Rabu, 04 Oktober 2017

Kolaborasi Strategis Danone AQUA dan HIMPAUDI  Membiasakan Minum Air Sejak Dini

Kolaborasi Strategis Danone AQUA dan HIMPAUDI  Membiasakan Minum Air Sejak Dini Melalui Program ”Aku Mau Air, Aku Sehat"

Jakarta, 5 Oktober 2017
Minum air yang sehat dan cukup dapat menghindarkan anak dari resiko gangguan kesehatan. Faktanya, berdasarkan riset di 13 negara yang dipublikasikan oIeh European Journal of Nutrition, kondisi sekarang menunjukkan jika 1 dari 4 anak di Indonesia masih kurang minum, dlmana 30% yang dikonsumsi bukanlah air.
Idealnya, anak pra-sekolah (usia 4 hingga 6 tahun) membutuhkan 1.2 Iiter air per hari (setara dengan 5-6 gelas), sedangkan anak usia 7-9 tahun membutuhkan sekitar 1.5 Iiter air (6-7 gelas setiap hari).

Lembaga pendidikan seperti PAUD memiliki peran penting untuk memberikan arahan dan jejak ingatan positif terhadap kebiasaan minum air sebelum, selama, dan sesudah beraktivitas fisik, sejak dini.

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Kesehatan telah mencanangkan Program Indonesia Sehat dengan pilar Paradigma Sehat. Pilar tersebut diimpIementasikan dengan menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sejak dini di kalangan masyarakat.



Untuk mendukung hal ini, Danone AQUA bekerja sama dengan Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) menandatangani nota kesepahaman untuk menggiatkan kebiasan minum air yang cukup pada anak usia dini di Indonesia. Nota kesepahaman ini ditandatangani oleh VP General Secretary Danone Indonesia, Leila Djafaar dan Ketua Umum HIMPAUDI, Prof. Dr. Ir. Netti Herawati, M.Si di Jakarta pada hari ini (5/10). Kolaborasi kedua belah pihak ini akan diwujudkan melalui reka cipta atau pencarian pola ajar terbaik untuk pendidikan minum sehat yang diikuti oleh tenaga pendidik dan peserta didik lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dari seluruh Indonesia. Metode ajar ini akan diimplementasikan oleh Iembaga PAUD dalam mengajarkan kebiasaan minum air pada anak.

Sebagai sebuah organisasi profesional dan mandiri yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas PAUD di Indonesia. HIMPAUDI akan mengajak lembaga dan tenaga pendidik PAUD untuk mengikuti pemilihan metode ajar terbaik dalam pendidikan minum sehat. Sebanyak kurang lebih 90 Iembaga PAUD, 786 tenaga pendidik, dan 4.500 peserta didik dari 34 provinsi di Indonesia turut berpartisipasi dalam kompetisi pencarian pola ajar pendidikan minum sehat ini. Metode ajar minum air yang menjadi pemenang kemudian akan dijadikan percontohan bagi PAUD di Indonesia dalam membangun pengetahuan dan ketrampilan anak usia dini, terkait kebiasaan minum air yang sehat, papar Leila Djafar.

Sementara Ketua Umum HIMPAUDI Prof Netti Herawati juga menegaskan, bahwa HIMPAUDI tergerak untuk membiasakan minum air sejak dini, karena hal tersebut sesuai dengan misi HIMPAUDI dalam menjalin kemitraan dengan dinia usaha, tegasnya

0 komentar:

Posting Komentar