Jumat, 06 Oktober 2017

Panglima TNI Melantik Kenaikan Pangkat 8 Pati TNI

Panglima TNI Melantik Kenaikan Pangkat 8 Pati TNI

(Puspen TNI).  Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo didampingi Kasad Jenderal TNI Mulyono, Kasal Laksamana TNI Ade Supandi dan Kasau Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, menerima laporan korps dan melantik kenaikan pangkat delapan Perwira Tinggi (Pati) TNI, di Kantor Panglima TNI, Jl. Merdeka Barat No.2, Jakarta Pusat, Jumat (6/10/2017).

Dalam sambutannya Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengatakan bahwa, kenaikan pangkat pada hakekatnya merupakan wujud penghargaan negara, atas prestasi dan pengabdiannya kepada negara dan bangsa.  “Kenaikan pangkat ini harus dapat dijadikan sumber motivasi sekaligus inspirasi untuk memantapkan kejuangan, idealisme, moralitas, militansi dan etika profesi keprajuritan serta terus berupaya meningkatkan profesionalisme keprajuritan yang berbasis pada jati diri TNI,” jelasnya.

Panglima TNI mengingatkan tentang harapan pemerintah kepada TNI untuk dapat menjaga stabilitas politik dan stabilitas keamanan dalam rangka mendukung program pembangunan infrastruktur pemerintah.  “Kepada para Perwira sekalian khususnya unit-unit kerja terkait, untuk menuangkan pemikiran-pemikiran cerdasnya terkait penguatan peran dan tugas TNI dalam menjaga stabilitas keamanan, updating strategi penyelesaian masalah dengan pembangunan infrastruktur dan kesejahteraan di seluruh tanah air,” tuturnya.

Pada kesempatan tersebut, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menegaskan bahwa reputasi suatu lembaga negara tidak dibangun dalam sehari, tetapi dibangun dan dipelihara bertahun-tahun serta dilakukan secara terus menerus. “Reputasi yang baik itu harus menjadi tantangan tersendiri bagi kita semua untuk terus mempertahankan dan lebih meningkatkan lagi,” katanya.

Mengakhiri sambutannya, Panglima TNI berpesan kepada para Pati TNI yang naik pangkat agar selalu menjaga reputasi, karena disitulah pangkat, jabatan, kehormatan para Perwira dipertaruhkan. “Semakin tinggi pangkat para Perwira, pasti dituntut untuk lebih arif dalam bersikap, bijaksana dalam setiap mengambil keputusan, penuh dedikasi dan integritas diri sebagai seorang Perwira Tinggi,” pungkasnya.

Adapun 8 (delapan) Pati TNI yang naik pangkat, terdiri dari tiga Pati TNI AD, yaitu Brigjen TNI Bambang Sudiono (Kapok Sahli Kasad Bid. Sosial dan Budaya), Brigjen TNI Gunung Iskandar (Waaspers Kasad) dan Brigjen TNI Erwin Septiansyah, S.I.P. (Dir E Bais TNI). Tiga Pati TNI AL, yaitu  Laksda TNI Guguk Handayani (TA. Pengkaji Bid. Sismennas Lemhannas), Laksma TNI Budhiyanto (Danpusdikbangspes Kodiklat TNI) dan Brigjen TNI (Mar) Suhono (Wagub AAL).  Dua Pati TNI AU, yaitu Marsma TNI Samsul Rizal (Danlanud Lwj) dan Marsma TNI Budi Prasetyono, S.T. (Kapusada Baranahan Kemhan RI).

0 komentar:

Posting Komentar