Minggu, 08 Oktober 2017

Presiden Jokowi Apresiasi Sekolah Tinggi Manajemen Transportasi dan Logistik Trisakti

Presiden Jokowi Apresiasi Sekolah Tinggi Manajemen Transportasi dan Logistik Trisakti

Jakarta,
Disela kegiatan Aksi Kebangsaan Pimpinan Perguruan Tinggi Melawan Radikalisme di Nusa Dua Bali, yang juga dihadiri Presiden RI, Ir H Joko Widodo, Sekolah Tinggi Manajemen Transportasi dan Logistik Trisakti (STMT Trisakti) memperoleh apresiasi khusus dari Presiden Jokowi, yang mana STMT Trisakti saat ini telah mengembangkan Prodi Logistik (Enggineering/Keteknikan).

Presiden Jokowi menegaskan bahwa Lembaga Pendidikan Tinggi agar bisa mengembangkan Prodi yang dibutuhkan dunia industri, yang berbasis STEM (Sciences, Technology, Engginering ad Mathematical) dimana prodi tersebut untuk mengantisipasi kebutuhan Dunia Industri (Infrastructur. Trasportation and Logistics, and Manufacturing Industries) saat ini dan kebutuhan SDM kedepan.

Ketua STMT Trisakti, Dr. Ir Tjuk Sukardiman, MSi pada wartawan menegaskan, bahwa pihaknya bersyukur untuk program studi Logistik di STMT Trisakti saat ini sudah memperoleh ijin dari Kemenristek Dikti, dan tahun akademik 2017-2018 ini telah banyak Mahasiswa yang mengambil prodi Logistik di STMT Trisakti.
Diakuinya bahwa Prodi Logistik di STMT Trisakti telah sesuai dengan Regulasi Kementerian Ristek Dikti, dimana prodi yang baru dibuka tersebut mengacu pada Sciences, Technology, Engginering and Mathematical, yang sangat dibutuhkan dunia industri, Presiden Jokowi saat menutup kegiatan Aksi Kebangsaan Melawan Radikalisme tersebut juga menyebutkan keinginannya agar seluruh Perguruan Tinggi dapat mengembangkan Prodi IT, Online, Animasi, Transportasi dan Logistik, dan dua prodi baru STMT Trisakti telah memperoleh ijin dari Kemenristek Dikti.
Tjuk Sukardiman juga menegaskan, bahwa pihaknya telah melakukan kerjasama dengan dunia usaha, Lembaga dan Perusahaan Nasional yang bergerak dibidang Transportasi dan Logistik, bahkan juga telah melakukan MoU dengan perusahaan asing bidang usaha Penerbangan, Perkapalan serta Logistik yang ada di Indonesia sehingga bagi mahasiswa Prodi Logistik dan Transportasi nantinya akan lebih mudah melakukan praktek lapangan, dan memperoleh ilmu tambahan dari para pimpinan perusahaan tersebut.

Saat disinggung akan rencana peningkatan dari Sekolah Tinggi Manajemen Transportasi ke Institute Manajemen Transportasi dan Logistik, Tjuk Sukardiman menegaskan, bahwa untuk perubahan bentuk lembaga ke Institute pihaknya terus berupaya mengikuti aturan yang ada, dimana untuk bisa menjadi Institute harus memiliki 6 Prodi, sementara saat ini STMT Trisakti memiliki 3 Prodi dan sedang mengajukan 3 prodi lainnya, kita terus menyiapkan dan berharap Kemenristek Dikti dapat memberikan ijin operasional 3 prodi lagi, sehingga STMT Trisakti bisa menjadi institute, tegasnya.

Untuk kesiapan menjadi Institute sebenarnya STMT Trisakti tidak terlalu sulit, karena sarana, prasarana juga rasio dosen, khususnya untuk prodi baru sudah memenuhi aturan, kita telah merekrut tenaga ahli dibidang industri, ungkapnya.(Nrl)

0 komentar:

Posting Komentar