Sabtu, 14 Oktober 2017

Sederetan Artis Meriahkan Pergelaran Seni Budaya

Sederetan Artis dan Budayawan Meriahkan Pergelaran Budaya Relawan Basuki Jarot

Bertempat di Lapangan Banteng Jakarta, sederetan Artis dan Budayawan meriahkan Pergelaran Seni Budaya, acara yang dikemas dengan keceriaan dan ajang kumpul seluruh rakyat Indonesia, dan warga Jakarta pada khususnya ini, menampilkan talk show, musik & tari, Flashmob, penampilan relawan, parade nusantara, stand up Comedy, serta DekIarasi dukung Jokowi Presiden 2 periode, dan lomba selfie.

Acara ini juga dimeriahkan oleh sederet artis ternama seperti Titiek Puspa, Addie MS, Andre Hehanusa, Charles Bonar Sirait, Chintami Atmanegara, Connie Constantia, Dian HP, Edo Kondologit, Gading & Gibran Marten, Lea Simanjuntak, Lim Zen-Agus Wisman Ucie Nurul (Elfas Singers), Marcel Aulia, Mongol Stress, Nafa Urbach, Netta KD, Nia Dinata, Nindy Ellesse, Sandro Tobing.

Menurut ketua panitia Rendy Relnhart, bahwa ini sebagai ucapan terimakasih pada Gubemur DKI 2012-2017, yaitu Jokowi, Ahok dan Djarot yang telah membawa perubahan bagi Jakarta.

Relawan Basuki Djarot yang merupakan masyarakat peduli Jakarta kini menggelar acara untuk memberi apresiasi dan ucapan terima kasih kepada 3 Gubemur DKI Jakarta dalam periode 2012-2017 yaitu Jokowi, Basuki dan Djarot tersebut. Ini merupakan periode emas karena memiliki 3 gubernur yang sangat luar biasa hasil kerjanya.

Ini ungkapan Terima Kasih Gubemur dengan tagline ”Kita Gak Lupa !" Acara ini dibuat dengan makna mendalam sesuai Tagline ”Kita Gak Lupa" yaitu :
1. Kita Gak Lupa buah karya 3 Gubernur DKI periode 2012-2017 yang telah merubah wajah Ibukota Jakarta setara kota-kota maju di dunia dan diharapkan dapat menjadi cambuk bagi pemimpin Jakarta ke Depan agar memiliki etos kerja yang sama tingginya, bahkan dapat lebih baik Iagi. Kedua Kita Gak Lupa proses PILKADA DKI Jakarta 2017 yang menjadi catatan terburuk bangsa ini dalam hal demokrasi yang membuat bangsa ini seolah terbelah dua. Acara ini diharapkan dapat membawa pesan untuk renungan kita bersama sebagai sebuah bangsa yang besar agar tidak terjadi kembali hal-hal yang merusak persatuan dan rasa nasionalisme.

Kita Gak Lupa juga dengan janji-janji kampanye Gubernur dan wakíl gubemur terpilih agar dapat menunaikan janji itu demi kemajuan ibukota dan kesejahteraan warga Jakarta.

Apapun rasa yang timbul dalam hati selama PILKADA 2017 yang lalu mari kita menatap ke depan dan merajut kembali semangat persatuan kita sebagai anak bangsa, agar bangsa lndonesia dapat tetap kokoh dan tidak mudah tercerai berai, kata Rendy Reinhart.(Nrl)

0 komentar:

Posting Komentar