Kamis, 12 Oktober 2017

UNIVERSITAS INDRAPRASTA PGRI KEMBALI GELAR WISUDA KE 58

UNIVERSITAS INDRAPRASTA PGRI KEMBALI GELAR WISUDA KE 58

Wajah gembira bercampur haru terpancar pada Wisudawan dan keluarga pada Rabu. 11 Oktober 2017, dimans Universitas lndraprasta PGRI (UNINDRA) kembali menyelenggarakan kegiatan akademik bempa pelaksanaan Wisuda Ke 58 Tahun Akademik gasal 2016/2017 pada tanggal 11 Oktober 2017, benempat di Sasano Utomo Taman Mini Indonesia Indah Jakana Timur pada pukul 08.30 sampai dengan selesai. 

Seperti bíasanya upacara Wisuda ini dilaksanakan dengan Sidang Terbuka senat Universitas yang dipimpin langsung Rektor UNINDRA merangkap Senat Universitas, Prof. Dr. H. Sumaryoto.

Mahasiswa yang diwisuda terdiri dari 158 mahasiswa Program Pascasarjana (S2) dan 874 mahasiswa Program Sarajana (S1). Jumlah Total 1.032 wisudawan.

Orasi ilmiah disampaikan oleh Prof. Dr. Soegeng Santoso, M. Pd beliau adalah dosen sekaligus juga Guru Besar Tetap Universitas Indraprasta PGRI dengan judul orasí adalah Guru Menggeliat Perhatian Meningkat. Selain itu wisuda juga dihadirí oleh beberapa undangan antara lain Koordinator Kopertis Wilayah III, PB PGRI, pengurus Yayasan (YPLP PT), dewan kurator UNINDRA dan lain-lain.

Dalam sambutannya Prof Sumaryoto menjelaskan, bahwa selama 8 tahun terakhir dari jumlah mahasiswa yang pertama berdiri di bawah 5.000 mahasiswa, pada 2013 sudah mencapai 34 ribuan fenomena yang menggembirakan tapi juga menjadi suatu tanggungjawab yang cukup berat dan menantang, karena kita juga terikat dengan peraturan dari pemerintah tentang rasio dosen; mau tidak mau dosen-dosen yang masih Junior dosen yang baru direkrut, dosen yang masih pemula masih sedikit dosen-dosen yang bergelar guru besar atau Profesor, Namun demikian usaha keras yang tidak kenal lelah dan terutama dengan bantuan dari Kopertis, setahap-demi setahap, bisa mencapai status yang profesional, menjadi dosen yang tersertifikasi yang punya nomor induk dan dosen yang memang punya kompetensi untuk mengajar, walaupun masih Junior sekarang memang sedang dalam proses maka kita harus dipersiapkan secara matang secara cermat dengan sistem sekarang ini kita diberikan kewenangan untuk menginput sendiri laporan-laporan akademik secara berkala ke pemerintah dalam laporan kita hanya dengan masalah internal tapi juga memberikan suatu kontribusi kepada pihak lain.

Dalam waktu dekat ini berada dalam program Bimas dengan LBH dari Semarang Jawa Tengah sedang memperjuangkan nasib kawasan hutan lindung di Kabupaten Kebumen Selatan, ini bukti bahwa Unindra juga tidak hanya berpikir tentang dirinya tapi peduli kepada masyarakat terutama masyarakat yang membutuhkan bantuan, baik segi hukum maupun dari segi yang lain.

 Juga baru-baru ini juga mendapat prestasi yang sangat membanggakan yaitu program studi matematika menjadi juara kedua di bawah UGM, Unindra dengan kondisi yang memang di kelas menengah kebawah karena kita mengentaskan, tapi bisa berkiprah secara akademik di jajaran perguruan tinggi yang ternama, tegasnya.

Sementara itu, Koordinator Kopertis Wilayah III Jakarta yang diwakili Sekretaris Kopertis, Dr Putut Pujogiri mengucapkan selamat kepada wisudawan yang telah berhasil menyelesaikan serangkaian proses pembelajaran, ini adalah gambaran komitmen kerja keras dan kerja cerdas mahasiswa selama menjalani pendidikan di Unindra disertai doa orang tua dan keluarga.

“Unindra yang terus menunjukkan komitmennya untuk meningkatkan mutu pendidikan ini khususnya dalam membangun sumber daya insani yang profesional kreatif dan memiliki integritas. Saat ini, kita masih harus berjuang mengejar ketertinggalan, terutama dalam menghasilkan riset dan teknologi inovatif,” katanya.(Nrl)

0 komentar:

Posting Komentar