KIRAB BUDAYA PAGUYUBAN JAWA TENGAH, PERKUAT PERSATUAN DAN KESATUAN BANGSA

KIRAB BUDAYA PAGUYUBAN JAWA TENGAH, PERKUAT PERSATUAN DAN KESATUAN BANGSA

Bertempat di areal Taman Mini Indonesia Indah (TMII), dalam rangkaian acara Pengukuhan Pengurus Paguyuban Jawa Tengah (PJT) digelar Kirap Budaya yang melibatkan 36 Paguyuban Kabupaten/Kota se-Jateng.

Ketua Umum PJT, Leles Sudarmanto SE.MM dalam kesempatan tersebut menegaskan, bahwa Kirap Budaya dengan menampilkan aneka kesenian tradisional masyarakat Jawa Tengah ini merupakan upaya untuk melestarikan budaya Jawa, serta membangun kecintaan generasi muda akan kesenian peninggalan leluhur kita. Mesti saat ini masuk jaman generasi Now terapi kita harus bisa menginformasikan pada masyarakat tentang seni budaya.


Melalui Kirap Budaya ini juga untuk meneguhkan eksistensi budaya lokal, segaligus sebagai perekat bangsa, ditengah keanekaragaman budaya nusantara.

Keragaman adalah nikmat yang harus kita syukuri, Paguyuban Jawa Tengah sangat mengapresiasi, inovasi dan kreativitas sebagaimana yang ditampilkan oleh seluruh peserta Kirap Budaya hari ini yang luar biasa, inilah bukti guyub rukun bersama-sama warga Jawa Tengah perantauan.



Inilah panggung guyub rukun saklawase warga Jawa Tengah pada khususnya dan masyarakat Indonesia pada umumnya, Guyub Gayeng adalah kata lain dari Persatuan dan Kesatuan yang menjiwai eksistensi NKRI.

Kita berharap para pemangku kebijakan di Pemerintah Pusat maupun Daerah hendaknya juga peduli pada paguyuban-paguyuban seperti PJT, tidak bisa ditampikkan begitu saja, mari kita bersama-sama nguri-uri paguyuban Jawa Tengah dan paguyuban lain, kegiatan hari ini diharapkan juga dapat diselenggarakan tiap tahun untuk kepentingan bersama, pegang teguh guyup bareng semoga bisa menjadi contoh paguyuban lain di negeri ini, tegas Leles Sudarmanto.



Ketua Panitia Kirap Budaya, Kanjeng Raden Aryo Tumenggung Teguh Cokronegoro juga menambahkan bahwa kegiatan Kirab Budaya yang diikuti 35 Kabupaten/Kota ini diharapkan bisa jadi icon Pariwisata di TMII, dan dijadikan agenda rutin tahunan.

Ketua Bidang Pariwisata dan Budaya ini juga menegaskan bahwa acara Pesta Rakyat ini juga bisa menjadi titik kumpulnya warga Paguyuban Jawa Tengah, dan kita tetap konsisten untuk tidak berpolitik serta bergerak dibidang Sosial, Seni dan Budaya, tegasnya. (Pry)

0 komentar:

Posting Komentar