Rabu, 20 Desember 2017

SIDANG SENAT TERBUKA UNIVERSITAS ISLAM JAKARTA DALAM RANGKA WISUDA SARJANA DAN PASCASARJANA KE 53

SIDANG SENAT TERBUKA UNIVERSITAS ISLAM JAKARTA DALAM RANGKA WISUDA SARJANA DAN PASCASARJANA KE 53

Bertempat di Gedung Balai Sudirman Jakarta pada 20 Desember 2017 Sidang Senat Universitas Islam Jakarta digelar dalam rangka Wisuda, hadir juga dalam acara tersebut keluarga Wisudawan, Ketua Kopertis Wilayah III, Pengurus Yayasan dan para dosen UIJ serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Rektor UIJ, Prof H Raihan menegaskan, bahwa Wisuda Sarjana dan Pascasarjana Tahun 2017 hari ini merupakan wisuda ke 53. Pada periode Tahun 2016-2017 ini, Universitas Islam Jakarta meluluskan sebanyak 423 orang mahsiswa, terdiri dari 282 orang untuk program Sarjana (S1) dan 141 orang untuk program Magister (S2), Atas nama citivas akademika Universitas Islam Jakarta saya menyampaikan selamat kepada para wisudawan/wati serta orang tua/wali dari wisudawan/wati dan keluarga, semoga wisuda ini menandai salah satu kesuksesan masa depan, ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut Prof Raihan juga menyampaikan pokok-pokok laporan kegiatan yang telah dilaksanakan, sebagai realisasi misi pendidikan tinggi yaitu Tri Dharma Perguruan Tinggi yang terdiri dari Bidang Pendidikan dan Pengajaran, telah dilakukan penguatan dan peningkatan mutu kelembagaan, serta berpedoman pada sistem penjaminan mutu internal maupun eksternal.


Seluruh Civitas Akademika UIJ juga telah meningkatkan kualitas dari sisi proses pembelajaran dan tentunya untuk supaya masyarakat juga meminati universitas Islam Jakarta, mutu pelayanan juga ditingkatkan Disamping itu saya rasa lulusan Universitas Islam Jakarta diharapkan mempunyai kelebihan-kelebihan,yang berkaitan dengan etika dan moral, karena dari sebagian kurikulumnya berlandaskan dari nilai-nilai agama, yaitu nilai absolute disamping nilai keilmuwan yang dimiliki, untuk bekerja mengemban profesinya di dunia kerja.
Dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi saat ini, UIJ juga terus berupaya mengantisipasi paradigma perkembangan ilmu teknologi tersebut, oleh karena itu dalam era digital saat ini, kita juga ingin di tahun 2018 ini seluruh pelayanan baik dari akademik keuangan maupun yang berkaitan dengan administratif melalui online system, oleh karena itu mulai Januari 2018, semua layanan insya Alloh bisa dilakukan dalam satu sistem manajemen yang dilakukan secara online, tegas Prof Raihan.(Nrl)

0 komentar:

Posting Komentar