KASAL TATAP MUKA DENGAN PRAJURIT LANAL MATARAM

KASAL TATAP MUKA DENGAN PRAJURIT LANAL MATARAM

Mataram, 19 Oktober 2018 Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Siwi Sukma Adji, S.E., M.M., melaksanakan kunjungan kerja (Kunker) di Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Mataram serta bertatap muka langsung dengan para prajurit Lanal Mataram bertempat di Markas Komando Lanal Mataram, Lombok, Nusa Tenggara Barat, Jumat (19/10).

Kedatangan orang nomor satu dijajaran TNI AL di NTB tersebut disambut oleh Danlantamal VII Kupang Brigjen TNI (Mar) Kasirun Situmorang, S.H., dan Danlanal Mataram Kolonel Laut (P) Ludi Muharjo.

Dalam acara tatap muka dengan para prajurit, Kasal memberikan motivasi dan semangat kepada seluruh prajurit Lanal Mataram berkaitan dengan kejadian gempa yang melanda Lombok. Kasal menghimbau kepada prajurit agar tetap selalu waspada dan memperhatikan gedung atau bangunan-bangunan yang berada pada zona rawan gempa serta apabila membangun gedung supaya memperhatikan jenis bangunan yang ramah terhadap bencana.

Pada kesempatan ini pula, Kasal juga mengungkapkan rasa syukur kepada Allah S.W.T, karena seluruh prajurit Lanal Mataram semuanya masih diberikan kesehatan dan keselamatan.

Turut hadir mendampingi Kasal antara lain, Aslog Kasal Laksamana Muda TNI Mulyadi, S.IP., M.A.P., Waasrena Kasal Laksamana Pertama TNI Rahmat Eko Rahardjo, M.Tr (Han)., Wakil Panglima Komando Tugas Gabungan Terpadu (Wapangkogasgabpad) Rehabilitasi dan Rekonstruksi Lombok Laksamana Pertama TNI Nur Singgih Prihartono, S.E.,M.Tr (Han)., Danlantamal V Laksamana Pertama TNI Edwin, S.H., Danpuspenerbal Laksamana Pertama TNI Dwika Djahja Setiawan, Kadisfaslanal Laksamana Pertama TNI Puguh Santoso, S.E., M.M., dan Kadispenal Kolonel Laut (P) Mohamad Zaenal, S.E., M.M., M.Soc., S.c.
Readmore »

LAKSAMANA TNI (PURN) ADE SUPANDI LUNCURKAN BUKU KEMARITIMAN

LAKSAMANA TNI (PURN) ADE SUPANDI LUNCURKAN BUKU KEMARITIMAN

Jakarta, 18 Oktober 2018,Dua buku telah diluncurkan, yaitu Biografi yang berjudul “Kasal Kedua Dari Tanah Pasundan” dan “Fondasi Negara Maritim”, keduanya merupakan hasil karya dari Laksamana TNI (Purn) Ade Supandi, S.E., M.A.P., Mantan Kepala Staf Angkatan Laut periode 2015-2018. Acara peluncuran tersebut di hadiri oleh Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Siwi Sukma Adji, S.E., M.M., bertempat di Gedung Balai Samudera, Kelapa Gading, Jakarta, Kamis (18/10).

Dalam sambutannya Kasal Laksamana TNI Siwi Sukma Adji, S.E., M.M., mengatakan bahwa, pandangan dan pemikiran Laksamana Ade Supandi yang dituangkan dalam kedua buku ini, merefleksikan tata cara berpikir dengan tidak sekedar memberikan gagasan, akan tetapi ikut serta dalam proses dan implementasi membangun Indonesia sebagai negara maritim yang kuat.

“Untuk itu saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada beliau yang telah memberikan sumbangsih pemikiran sebagai inspirasi bagi kita semua”, ungkap Kasal.

Dua buku tersebut berjudul “Kasal Kedua dari Tanah Pasundan” dan Fondasi Negara Maritim”, pada buku pertama biografi tentang penulis dengan merekonstruksi siapa yang terjadi mulai dari saat lahir dalam pengasuhan dan bimbingan orang tua, lingkungan keluarga, lingkungan sekolah, lingkungan masyarakat dan lingkungan kerja, hingga perjalanan hidup Laksamana (Purn) Ade Supandi menjadi Kepala Staf Angkatan Laut. Dalam buku tersebut Laksamana (Purn) Ade Supandi ingin berpesan agar menjalani kehidupan dengan penuh rasa syukur, mengembangkan diri dalam etika melalui kerja keras, kerja cerdas, dan senantiasa dalam jalan yang benar.

Buku kedua berjudul “Fondasi Negara Maritim” lebih mengemukakan bagaimana membangun Indonesia sebagai sebagai negara maritim yang kuat. Secara keseluruhan fondasi maritim mengarahkan pada terwujudnyaocean leadership atau kepemimpinan yang bervisi maritim untuk mencapai kebijakan maritim yang terintegrasi. Kebijakan tersebut menjadi cerminan dalam mencapai tata kelola maritim yang baik dalam bingkai negara dan peradaban maritim yang maju.

Dalam bedah buku tersebut, turut hadir sebagai moderator yaitu Tina Talisa, dan menghadirkan para panelis diantaranya Laksamana TNI (Purn) Bernard Kent Sondakh, Prof. Dr. Anhar Gonggong, Prof. Dr. Rokhmin Dahuri dan Prof. Dr. Indroyono Susilo. Dalam kesempatan tersebut hadir pula Menteri Perhubungan, Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal), Para Pejabat Mabes TNI dan Polri, Para Pejabat  Teras Mabesal, Para Mantan Kepala Staf Laksamana TNI (Purn) Laksamana TNI (Purn) Widodo AS, Laksamana TNI (Purn) Arief Kushariyadi, Laksamana TNI (Purn) Slamet Soebijanto, serta para tamu undangan lainnya.
Readmore »

Pemusnahan Ribuan Botol Miras Dan Ribuan Bungkus Rokok Ilegal Hasil Tangkapan F1QR Lanal Dumai

Pemusnahan Ribuan Botol Miras Dan Ribuan Bungkus Rokok Ilegal Hasil Tangkapan F1QR Lanal Dumai

Jakarta, 19 Oktober 2018,-- Pangkalan TNI AL Dumai laksanakan pemusnahan ribuan botol Minuman Keras (Miras) berbagai merk dan ribuan bungkus Rokok illegal hasil tangkapan Tim Fleet One Quick Response (F1QR) Lanal Dumai beberapa waktu. Kegiatan pemusnahan dilaksanakan di Lapangan Mako Lanal Dumai, Jalan Yos Sudarso, Kec. Dumai Timur, Kota Dumai, Jumat (19/10).

Hasil Tangkapan Lanal Dumai yang dimusnahkan terdiri dari Minuman Keras berbagai macam merk sebanyak 145 Kotak dan Rokok merk Red sebanyak 350 Tim hasil tangkapan Patkamla II-I-59/Combat Lanal Dumai di Perairan Sungai Siak Kecil serta Minuman Keras berbagai macam merk sebanyak 368 Kotak hasil tangkapan Posal Tembilahan Lanal Dumai di Perairan Sungai Enok Dalam Inhil. Minuman Keras berbagai macam merk 316 Kotak, muatan KM. Fasri 3 GT 3, hasil tangkapan Posal Tembilahan Lanal Dumai di Perairan Sungai Enok Dalam Inhil pada bulan September 2018.

Dalam acara pemusnahan Miras dan Rokok illegal tersebut, Komandan Lanal Dumai Kolonel Laut (E) Yose Aldino menyampaikan bahwa ribuan botol Miras berbagai merk dan ribuan bungkus Rokok illegal ini kita musnahkan setelah melaksanakan koordinasi ke Komando Atas dan instansi samping, pemusnahan ini dilaksanakan karena ribuan botol Miras dan ribuan bungkus Rokok Ilegal tersebut pada saat ketiga kapal ditemukan tanpa Nakhoda serta ABK dan sudah dilakukan pencarian namun sampai saat ini belum tertangkap atau belum ditemukan. Terhadap kapal dan muatan sudah diumumkan di Media Cetak selama tiga hari berturut-turut, namun sampai saat ini belum ada yang merasa memiliki, karena muatan Miras tanpa dokumen dan merupakan barang yang dilarang beredar di masyarakat dan muatan rokok juga tanpa memiliki dokumen sehingga sudah sewajarnya muatan kapal tersebut dimusnahkan. Pemusnahan ribuan botol Miras dan ribuan bungkus Rokok ilegal dilaksanakan dengan cara digilas dengan alat berat Stoom Walls, ujar Danlanal. 

Pemusnahan ribuan botol Miras dan ribuan bungkus Rokok ilegal dilaksanakan secara langsung (Video Confrens) di Jajaran Koarmada I antara lain Lanal Dumai, Lanal Batam dan Lanal Tanjung Balai Karimun yang dipimpim langsung oleh Panglima Koarmada I Laksamana Muda TNI Yudho Margono, S.E., M.M., di Batam.

Setelah pemusnahan Miras dan Rokok dilaksanakan, pihak Lanal Dumai melaksanakan penandatanganan berita acara. Turut Hadir pada acara tersebut, Danlanal Dumai, Walikota Dumai, Palaksa Lanal Dumai, Kejaksaan Negeri Dumai, Pengadilan Negeri Dumai, Bea dan Cukai Kota Dumai, Polres Dumai, Danden Rudal 004 Kota Dumai, Satradar Kota Dumai, Kodim 0320 Dumai dan KSOP Kota Dumai.
Readmore »

Tatap Muka Ketua Daerah Jalasenastri Armada I Dengan Anggota Cabang III Korcab 3 DJA I Lanal Lampung

Tatap Muka Ketua Daerah Jalasenastri Armada I Dengan Anggota Cabang III Korcab 3 DJA I Lanal Lampung

Jakarta, 19 Oktober 2018, Ketua Daerah Jalasenastri Armada I Ny. Vero Yudo Margono melaksanakan kunjungan kerja dan bertatap muka dengan Anggota Cabang III Korcab 3 DJA I Lanal Lampung, Jumat (19/10).

Pada kesempatan tersebut, Ketua Daerah Jalasenastri Armada I menyampaikan ucapan terima kasih atas penyambutan dari Keluarga Besar Lanal Lampung dan memperkenalkan Pengurus Daerah Jalasenastri Armada I yang ikut mendampingi dalam kunjungan kerja ini.

Lebih lanjut disampaikan bahwa kunjungan kerja ini merupakan program kerja Pengurus Daerah Jalasenastri Armada I, juga dimaksudkan untuk bersilaturahmi dengan Anggota Jalasenastri dan Keluarga Besar Lanal Lampung. Melalui kegiatan ini diharapkan dapat memberi masukan bagi Pengurus Daerah Jalasenastri Armada I untuk membuat program kerja yang sesuai dengan kebutuhan.   

Kegiatan ini juga bertujuan untuk mengetahui kegiatan yang sudah berjalan dengan baik dan kendala yang dihadapi selama ini agar dalam menjalankan organisasi Jalasenastri di daerah tidak ada lagi keragu-raguan serta dapat menyamakan persepsi dan langkah dengan Pengurus Pusat demi meningkatkan kinerja dan kemajuan organisasi Jalasenastri. 

Diakhir sambutannya, Ketua Daerah Jalasenastri Armada I berpesan kepada Anggota Jalasenastri Cabang III Korcab 3 DJA I Lanal Lampung agar menjadikan organisasi Jalasenastri sebagai wadah untuk mengembangkan diri dengan melaksanakan kegiatan-kegiatan yang menambah wawasan, kreatifitas dan keterampilan sehingga keberadaan Jalasenastri di daerah-daerah seperti di lampung ini dapat lebih maju dan menjadi kebanggan tersendiri bagi Ibu-ibu Jakasenastri. Hindari sedapat mungkin dengan sesama anggota, utamanya diantara pengurus agar selalu menjaga kekompakan dan kerjasama yang baik.

Pada kegiatan kunjungan kerja tersebut, juga dilaksanakan penyerahan tali asih dari Ketua Daerah Jalasenastri Armada I kepada Warakawuri dan Anak Yatim serta Anak Berkebutuhan Khusus.  

Turut hadiri pada kegiatan tersebut, Wakil Ketua Daerah Jalasenastri Armada I, Pembina Cabang III Korcab 3 DJA I, Ketua Cabang III Korcab 3 DJA I, Pengurus Daerah Jalasenastri Armada I, Pembina Harian PD Jalasenastri Armada I.
Readmore »

F1QR LANTAMAL IV KEMBALI TANGKAP TERDUGA PELAKU PENCURIAN DI KAPAL SL. LAY VESSEL 108

F1QR LANTAMAL IV KEMBALI TANGKAP TERDUGA PELAKU PENCURIAN DI KAPAL SL. LAY VESSEL 108

Tanjungpinang, 18 Oktober 2018, Tim Fleet One Quick Response (F1QR) Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) IV melalui Unit I Kejahatan dan Kekerasan di Laut (Jatanrasla) kembali berhasil menangkap Y salah satu dari empat target buruan yang merupakan terduga pelaku pencurian diatas Kapal Kargo SL. Lay Vessel 108 beberapa hari yang lalu. Penangkapan tersebut berlangsung pada Rabu 17 Oktober 2018 pukul 12.15 Wib di Batam. 

Hal tersebut disampaikan Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut (Danlantamal) IV Tanjungpinang Laksamana Pertama TNI R. Eko Suyatno, S.E., M.M., saat memberikan keterangan pers kepada awak media di Fasharkan Mentigi, Tanjung Uban, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau. Kamis (18/10).

Lebih lanjut Danlantamal IV menyampaikan bahwa tertangkapnya Y merupakan hasil pengembangan dari rekannya R yang lebih dahulu tertangkap Unit I Jatanrasla F1QR Lantamal IV bersama dengan barang bukti speed boat yang digunakan komplotannya untuk melalukan aksi pencurain serta barang-barang hasil curian dari Kapal Kargo SL. Lay Vessel 108 pada Kamis 11 Oktober 2018 sekira pukul 18.15 WIB di salah satu rumah penduduk yang berjarak 500 meter dari rumah R di Pulau Akar Kelurahan Setoko Kecamatan, Bulang Batam.

Tertangkapnya Y berkat adanya informasi intelijen yang diperoleh Unit I Jatanrasla F1QR Lantamal IV bahwa Y akan menemui temannya di Bundaran Perumahan Griya Permai Batuaji Batam. Selanjutnya proses penyergapan disiapkan dengan menempatkan personel Unit I Jatanrasla F1QR. Usaha tersebut membuahkan hasil dan Y pun muncul di lokasi tersebut dengan menggunakan sepeda motor dan langsung di ringkus Unit I Jatanrasla F1QR Lantamal IV. Meskipun Y sempat melarikan diri kearah perumahan warga Griya Permai Batuaji Batam, namun karena kesigapan Unit I Jatanrasla F1QR Lanrtamal IV akhirnya Y bisa ditangkap.

 Menurut Pengakuan Y bahwa sebelum melakukan pencurian komplotan mereka yang terdiri dari R dan Y (sudah tertangkap) serta ketiga temannya masing-masing berinisial K, F dan A bertemu di tempat kost F selanjutnya membahas dan merencakan pencurian terhadap kapal-kapal yang berada di Batuampar dengan terlebih dahulu dilakukan pembagian tugas mulai dari bagian yang memantau, bagian yang menaiki kapal dan bagian yang mengemudikan speed boat. Dari pengakuan Y juga bahwa sebelum beraksi komplotan tersebut terlebih dahulu menggunaka narkoba jenis shabu.

Selanjutnya untuk proses pengembangan serta pemeriksaan lanjutan Y sementara ditahan di Markas Tim Intelijen Lantamal IV. (Penlantamal IV)
Readmore »

EMPAT JABATAN KOMANDAN KRI SATKAT KOARMADA I DISERAHTERIMAKAN

EMPAT JABATAN KOMANDAN KRI SATKAT KOARMADA I DISERAHTERIMAKAN

Tanjungpinang 17 Oktober 2018, Empat Jabatan Komandan Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) yang berada di jajaran Satuan Kapal Cepat (Satkat) Komando Armada I (Koarmada I) diserahterimakan. Upacara serah terima jabatan tersebut dipimpin Komandan Satkat (Dansatkat) Koarmada I Kolonel Laut (P) Sirilus Arif Susbintoro., S.E., di Dermaga Fasharkan Mentigi Tanjung Uban, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau (Kepri). Rabu (17/10).

Empat Jabatan Komandan KRI yang diserahterimakan antara lain Komandan KRI Halasan-630 dari Letkol Laut (P) Sandy Kurniawan kepada Letkol Laut (P) Faisal M, Komandan KRI Beladau-643 dari Letkol Laut (P) Edy Setyawan Kepada Letkol Laut (P) I Made Ardyan Budi, Komandan KRI Siwar-646 dari Letkol Laut (P) I Nyoman Amenthia Kepada Letkol Laut (P) Marvill Maffel, dan Komandan KRI Parang-647 Letkol Laut (P) Eko Budi Prabowo Kepada Mayor Laut (P) Rubiyanto.

Dansatkat koaramada I pada kesempatan tersebut antara lain mengatakan, serah terima jabatan Komandan KRI merupakan wujud kepercayaan dan penghormatan dari Pemimpin TNI AL yang diberikan kepada pejabat yang bersangkutan serta tuntutan wajar dari suatu organisasi yang dinamis, agar tercipta suasana dan semangat baru di lingkungan organisasi. Pembinaan personel juga merupakan bagian dalam menselaraskan antara tour of duty dan tour of area yang diharapkan mampu memberikan pengkayaan pengalaman bagi personel, disamping untuk mengembangkan kepemimpinan dengan berbagai improvisasi dan inovasi serta daya kreativitas, sehingga dapat menghasilkan output organisasi yang sehat dan dinamis sesuai tujuan dan sasaran organisasi.

Selanjutnya Dansatkat Koarmada I menyampaikan, tugas bagi unsur KRI Satuan Kapal Cepat dimasa mendatang cukup berat dan semakin komplek sesua dengan perkembangan lingkungan strategis yang sulit diprediksi, kondisi ini merupakan suatu tantangan yang harus dihadapi, untuk itu setiap Komandan KRI memiliki tugas dan tanggung jawab untuk membina kesiap-siagaan dan kemampuan Alut Sista, serta personel profesional yang memiliki kejuangan tinggi, sehingga setiap saat mampu hadir di laut guna menegakkan, mempertahankan dan mengamankan kedaulatan serta keutuhan perairan nusantara.

Upacara Sertijab tersebut dihadiri seluruh Komandan KRI yang sedangn sandar di Dermaga Tanjung Uban dan diikuti pasukan upacara 1 Peleton, 2 Peleton Bintara dan 1 Peleton Tamtama. (Penlantamal IV).
Readmore »

Bakamla RI dan ABF Patroli Bersama di Perbatasan Indonesia - Australia

Bakamla RI dan ABF Patroli Bersama di Perbatasan Indonesia - Australia

Kupang, Jumat 19 Oktober 2018 (Humas Bakamla RI) Dalam rangka meningkatkan keamanan laut di kawasan, Bakamla RI melaksanakan patroli terkoordinasi luar negeri dengan Australian Border Force (ABF) dan Maritime Border Command (MBC) di wilayah perairan perbatasan Indonesia - Australia, sejak Senin (15/9).

Operasi bersama ini melibatkan beberapa unsur dari Indonesia dan Australia, antara lain KN Gajah Laut-4804 Bakamla RI, KP Orca-6004 Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Kapal Thaiyak ABF, dan satu pesawat patroli udara maritim ABF.

Dalam operasi ini, Direktur Operasi Laut Bakamla RI Kolonel Laut (P) NS Embun, bertindak sebagai Penanggung Jawab Operasi. Sedangkan Pengendali Operasi, diemban oleh Kolonel Laut (P) Imam Hidayat, yang sehari-hari bertugas sebagai Kasubdit Penyelenggara Operasi Laut Bakamla RI. Sedangkan Komandan Satuan Tugas Operasi dipimpin oleh Letkol Laut (P) Asep Budiman yang sehari-hari menjabat sebagai Kasubdit Rencana Operasi Udara Maritim Bakamla RI.

Sampai saat ini, operasi bersama telah berhasil dilaksanakan sebanyak delapan kali. Operasi ini merupakan kegiatan rutin antara Bakamla RI dengan ABF, dan setiap tahunnya dilaksanakan sebanyak dua kali.

Dalam menjalankan misinya, armada kapal patroli yang dikerahkan mendapat dukungan data dari Pusat Informasi Maritim (PIM) Bakamla RI. Selain itu, dukungan informasi dari Stasiun Pemantauan Keamanan dan Keselamatan Laut (SPKKL) Bakamla RI di Kupang juga didapatkan dengan baik. Tidak lupa, pesawat patroli udara maritim ABF juga turut ambil bagian dalam formasi laut gabungan di wilayah tersebut.

Metode operasi bersama meliputi kegiatan deteksi ancaman wilayah laut, dan respon yang diberikan. Hasil deteksi akan mendaptakan respon berupa tindak lanjut ancaman yang terjadi. Tindakan yang diberikan tentunya berbeda-beda, sesuai dengan kondisi ancaman yang dihadapi.

Diharapkan dengan digelarnya operasi laut bersama ini dapat meningkatkan kerja sama keamanan laut, khususnya di perairan perbatasan Indonesia - Australia. Operasi ini juga dapat mencegah, dan menindak aktifitas illegal didaerah operasi. Selain itu, pertukaran informasi juga dapat ditingkatkan dengan adanya operasi ini.

Autentikasi: Kasubbag Humas Bakamla RI Mayor Marinir Mardiono
Foto-foto: Humas Bakamla RI
Readmore »

PENGALIHAN HAK TANAH TANPA SETAHU PEMILIK

PENGALIHAN HAK TANAH TANPA SETAHU PEMILIK

Setelah lama menunggu kejelasan tanah peninggalan orang tua, kakek Alm Biang bin buya.Hari ini Rabo, 17 okt 2018 jam 10.45 ahliwaris datang untuk yg ke IIke kantor kelurahan limo untuk konfirmasi dengan dihadiri salah seorang dari pt. Urecon.

Dalam pertemuan itu Lurah kelurahan limo Danudi Amin S.E menjelaskan kepada ahliwaris kalo pengalihan hak girik C58 a. N Biang bin Buya silahkan dari pihak urecon koordinasi dg Pt.Megapolitan.

Danudi dalam hal ini juga tidak mau mengambil resiko terlalu jauh.

Ditempat yg sama Bonang salah satu dari ahliwaris mengatakan kalo dia dan keluarga tidak akan mundur untuk memperjuangkan haknya. (Ogiek).
Readmore »

Pisah Sambut Kadispenal Digelar Sederhana Penuh Khidmat

Pisah Sambut Kadispenal Digelar Sederhana Penuh Khidmat

Pisah sambut sebagai tradisi pelepasan pejabat di lingkungan TNI AL juga digelar dalam pelepasan Kadispenal Laksma Gig Jonias Sipasulta yang akan menempati jabatan baru sebagai komandan Lantamal VIII Manado Sulawesi Utara serta penyambutan Kadispenal baru Kolonel laut (P) Mohammad Zaenal, Senin.

Acara pisah sambut yang rencana digelar pukul 09.00 WIB karena Kadispenal masih mengikuti kegiatan Kepala Staf Angkatan Laut akhirnya acara inti diundur hingga pukul 11.00 WIB Namun demikian acara pisah sambut tersebut diisi dengan berbagai hiburan baik dari musik country juga paduan suara dari ibu-ibu Jalasenastri serta beberapa pejabat dilingkungan Dispenal.

Tepat pukul 11.15 WIB kadispenal pun tiba dan langsung di daulat memberikan pesan dan kesan selama menjabat kadispenal dan dalam ungkapannya Laksma Gig Jonies Sipasulta menegaskan bahwa pengganti Kadispenal tidak jauh berbeda dengan dirinya karena beliau kerapkali berkomunikasi dengan, pada intinya Diharapkan seluruh Wartawan dan jajaran Dispenal memberikan dukungan penuh terhadap Kolonel Laut Mohamad Zaenal, mesti sudah tidak menjabat sebagai Kadispenal, bukan berarti hubungan dengan wartawan putus begitu saja, namun demikian akan terus dibina. dan bagi Wartawan yang ingin ke Menado, Lantamal VIII siap menyambut anda, ungkap Laksamana Pertama Gig Jonias Sipasulta.

Sementara Kadispenal baru, Kolonel Laut Mohamad Zaenal mengungkapkan, turut mengucapkan Selamat bertugas buat Laksma Gig Sipasulta dan beliau adalah senior saya dan guru saya, karena beliau telah banyak mengajari saya bagaimana bergaul dengan senior, sejawat dan yunior. dan bagaimana berhubungan dengan wartawan serta mengajari saya, bagaimana menjalin kerjasama dengan media, paparnya.

Usai sambutan pisah sambut dilanjutkan dengan penyerahan cinderamata dan kenang-kenangan serta dilanjutkan dengan foto bersama dan ucapan selamat pada kedua pejabat baru tersebut serta ramah tamah.

Kolonel Laut (P) Mohamad Zaenal, SE.. MM., M.Soc.Sc merupakan lulusan Akademi Angkatan Laut (AAL) Angkatan 34 Tahun 1988. Perwira TNI AL kelahiran Bandung Jawa Barat ini telah menjabat sebagai Palaksa KRI Sutedi Senoputra 378 di Komando Armada RI Kawasan Timur (KOARMATIM) tahun 1998, Komandan KRI Ajak 653 Koarmatim tahun 2004 Kaopsjar Seskoal tahun 2011, Paban III Lat Sopsal Mabesal tahun 2014, dan menjabat Sebagai Paban V Kerkamtas Sops TNI sejak tahun 2016.

Kolonel Laut (P) Mohamad Zaenal merupakan alumni Seskoal Angkatan 41 tahun 2003 ini, telah menyelesaikan jenjang pendidikan umum seperti, S1 Manajemen Unkris Jakarta pada tahun 2011. S2 Manajemen Unkris tahun 2014, serta pada tahun 2014 telah menyelesaikan S2 Master Of Social Science di UKM Malaysia.

Selama kariernya sebagai Perwira TNI AL didampingi oleh istri tercinta Ny. Asih Winarni Mohamad Zaenal serta putri tercinta Esmeralda Zenas Putri.(Nrl)
Readmore »

SUSJEMENSTRA TNI AL ANGKATAN KE-13 TP. 2018 RESMI DITUTUP

SUSJEMENSTRA TNI AL ANGKATAN KE-13 TP. 2018 RESMI DITUTUP

 

Seskoal, 15 Oktober 2018, -- Wakil Komandan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Wadan Seskoal) Laksamana Pertama TNI TSNB. Hutabarat, M.MS., secara resmi menutup Kursus Manajemen Strategik (Susjemenstra) TNI AL Angkatan ke-13 TP. 2018 di Gedung Auditorium Yos Soedarso Seskoal, Bumi Cipulir, Jakarta Selatan, Senin (15/10).

 

Dalam amanat Komandan Seskoal Laksamana Muda TNI Dr. Amarulla Octavian, S.T., M.Sc., D.E.S.D., yang dibacakan Wadan Seskoal mengatakan Kursus Manajemen Strategik TNI AL merupakan wahana pengembangan dan pematangan pola pikir dan pola tindak para perwira yang diorientasikan kepada upaya untuk memperluas cakrawala pandang dan mempertajam kemampuan analisis, sehingga para perwira memiliki visi jauh ke depan serta mampu mengambil inisiatif dan keputusan serta terobosan yang diperlukan secara cepat dan tepat.

 

Lebih lanjut dikatakan Danseskoal, bahwa Seskoal telah berhasil membina dan mendidik para perwira dengan pengetahuan dan ketrampilan dibidang Manajemen Strategik yang memiliki tingkat kemampuan untuk menghadapi dinamika perkembangan lingkungan strategis serta dapat mengembangkan kemampuan perencanaan yang mengedepankan prinsip-prinsip serta pertimbangan yang efektif dan efisien.

 

Diakhir amanatnya, Danseskoal mengharapkan agar para perwira lulusan Susjemenstra ini dapat memberikan masukan dan kontribusi yang positif bagi kemajuan di TNI AL serta dapat mengembangkan ide-ide pemikiran strategis secara konseptual terutama dalam bidang keangkatanlautan, kemaritiman, masalah pertahanan Negara di laut dan dapat menjadi penjuru dariLeader Of Change.

 

Upacara penutupan Susjemenstra TNI AL Angkatan ke-13 TP. 2018 ini ditandai dengan penanggalan tanda siswa kepada perwakilan siswa, penyematan Pin Kelulusan dan penyerahan piagam penghargaan kepada lulusan terbaik. Adapun sepuluh Pasis dengan predikat lulusan terbaik yaitu Mayor Laut (K) drg. Bambang Dwi L., M.M., Sp.Perio., Mayor Laut (T) Yohanes Enggar Riyadi, Mayor Laut (K) dr. Azis Sehanudin M. S.P., A.M.Kes., Mayor Laut (PM) Shodiq Mardiyan, S.T., Mayor Laut (P) Andik Putro Wibowo, Mayor Laut (P) Eko Agus Susanto, S.E, Mayor Laut (P) Adi Wirasmo, Mayor Laut (P) Noor Prastya Utomo, Mayor Laut (K/W) drg. Yulierni, Sp.KG.,dan Mayor Laut (P) Ferry Kurniawan.

 

Turut hadir dalam acara tersebut Kepala Dinas Pendidikan Angkatan Laut (Kadisdikal) Laksamana Pertama TNI Dr. Ivan Yulivan, S.E., M.M., M.Tr (Han)., Kepala Dinas Keuangan Angkatan Laut (Kadiskual) Laksmana Pertama TNI R. Anang Dwi Kuncoro, S.E., M.M., Kepala Dinas Material Angkatan Laut (Kadismatal) Laksamana Pertama TNI Kasih Prihantoro S.E., M.M., para pejabat utama Seskoal, Para Patun dan Dosen Seskoal serta undangan lainnya.

 


Readmore »

Kunjungan Tim Pembinaan Masyarakat TNI di Pengungsian Perang Suku

(Pendam XVII/Cen. Minggu, 14 Oktober 2018). Jalinan komunikasi antara Kodim 1714/Puncak Jaya dengan masyarakat selalu terjaga, sekalipun ketika berada di pengungsian akibat perang suku yang terjadi di kampung Tingginambut Kabupaten Puncak Jaya.

Komandan Kodim 1714/Puncak Jaya Letkol Inf Akmil Satria Martha Yudha Darmawi selaku Tim Pembinaan Masyarakat TNI wilayah Puncak Jaya melaksanakan kunjungan di pengungsian masyarakat akibat perang suku Distrik Tingginambut, Papua, Sabtu (13/10/2018).

Kunjungan bersama Tim Pembinaan Masyarakat TNI kali ini untuk melihat langsung kondisi pengungsi serta bertatap muka dengan masyarakat sebagai wujud perhatiannya di wilayah teritorial Kodim 1714/Puncak Jaya. 

Dandim 1714/Puncak Jaya menyampaikan bahwa tujuan kunjungan ke Distrik Tingginambut untuk melihat kondisi pengungsi dan bertatap muka secara langsung. “Kunjungan ini juga  bertujuan untuk memberikan semangat kepada pengungsi, karena saat ini masyarakat sangat mengharapkan bantuan logistik dari berbagai pihak, mereka tidak dapat bekerja dan mengungsi/numpang tinggal di daerah orang,” ungkapnya.

Terpancarkan wajah senang para pengungsi ketika bertemu dan berkomunikasi dengan anggota TNI yang mengunjungi pengungsian ini serta berharap situasi di kampung tempat tinggal mereka segera aman.

Dalam kegiatan tersebut Tim Pembinaan Masyarakat  TNI memberikan bantuan berupa paket sembako yang berisi beras dan mie instan untuk dapat digunakan memenuhi kebutuhan hidup bersama keluarga di pengungsian.

Kepala kampung Tingginambut Gundi Enumbi menyampaikan, terima kasih kepada bapak tentara atas kepedulian kepada pengungsi yang ada di Tingginambut. “Bantuan dari bapak tentara membantu meringankan beban warga di pengungsian akibat perang antar suku, kami harapkan bantuan bapak TNI agar perang suku ini selesai, kami ingin hidup damai di kampung kami,” ujarnya.

Tim Pembinaan Masyarakat TNI bersama Kodim 1714/Puncak Jaya juga akan mengajak instansi pemerintah yang berada di Kabupaten Puncak Jaya untuk ikut mewujudkan masyarakat yang aman dan sejahtera.
Readmore »

KRI dr. Soeharso-990 Berhasil Tangani 2.371 Korban Gempa dan Tsunami di Sulteng

KRI dr. Soeharso-990 Berhasil Tangani 2.371 Korban Gempa dan Tsunami di Sulteng
(Puspen TNI).  Sebanyak 2.371 pasien korban bencana gempa bumi dan tsunami yang terjadi di Kota Palu, Kabupaten Donggala dan Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, berhasil mendapat penanganan medis dengan baik oleh tim kesehatan Kapal Rumah Sakit KRI dr. Soeharso-990.
Kepala Rumah Sakit (Karumkit) KRI dr. Soeharso-990 Kolonel Laut (K) dr. Imam Hidayat, Sp.S. mengatakan bahwa pasien yang ditangani oleh tim kesehatan KRI dr. Soeharso-990 di Pelabuhan Pantoloan Palu, Sulawesi Tengah, Minggu (14/10/2018), didominasi oleh pasien akibat trauma berupa patah tulang dan luka robek pada jaringan permukaan.
Menurut Kolonel Laut (K) dr. Imam Hidayat, hingga hari ini dari 2.371 pasien mendapat perawatan medis di KRI dr. Soeharso-990 pasca bencana gempa bumi dan tsunami di Sulawesi Tengah. “252 masih di rawat inap namun 2.119 telah kembali ke rumah masing-masing untuk melakukan rawat jalan,” ucapnya.
Karumkit dr. Soeharso-990 juga mengatakan bahwa pasien korban bencana gempa bumi dan tsunami yang datang ke kapal rumah sakit mayoritas mengalami luka didaerah wajah atau sobek yang tidak tertangani dengan baik.
“Luka yang tidak ditangani dengan baik tersebut menimbulkan infeksi dan dapat menyebabkan cidera yang lebih parah seperti tidak berfungsinya suatu organ, sehingga tim medis langsung melaksanakan penanganan operasi agar organ tersebut dapat berfungsi dengan normal kembali,” ungkapnya.
Selanjutnya Kolonel Laut (K) dr. Imam Hidayat menyampaikan bahwa seluruh pasien yang di rawat di Rumah Sakit KRI dr. Soeharso-990  umumnya dirawat selama lima hingga tujuh hari, dan setelah kondisinya membaik diarahkan untuk melakukan rawat jalan.  Setelah pasien dinyatakan membaik kondisinya, maka akan dilakukan rawat jalan dan akan dikembalikan ke pusat kesehatan wilayah seperti rumah sakit umum atau pusat kesehatan masyarakat yang berada di Sulteng,” ujarnya.
Selain menangani pasien trauma akibat gempa bumi dan tsunami, Tim Kesehatan TNI juga berhasil membantu persalinan warga yang menjadi pengungsi. “Hingga hari ini kita berhasil membantu 13 proses persalinan, baik proses persalinan yang dilakukan dengan cara operasi dan tanpa operasi. Operasi dilakukan bagi pasien yang sudah tidak bisa melakukan persalinan normal,” kata Kolonel Laut (K) dr. Imam Hidayat.
Didatangkannya Rumah Sakit terapung milik TNI tersebut bertujuan membantu tanggap darurat dalam menangani pasien dengan cepat. Selain itu, Tim Kesehatan TNI melakukan pendampingan agar menghidupkan kembali fungsi kesehatan wilayah, sehingga dapat kembali berfungsi dengan normal atau mandiri dalam membantu pelayanan pasien.
KRI dr. Soeharso-990 diperkuat oleh 121 orang kesehatan, baik dari TNI dan sipil yang terdiri dari 38 dokter dari berbagai spesialis dan 83 paramedis seperti perawat dan apoteker.
Readmore »

SATGAS KJK 2018 TAMPILKAN BUDAYA INDONESIA DI KOREA

SATGAS KJK 2018 TAMPILKAN BUDAYA INDONESIA DI KOREA
Korea Selatan, 13 Oktober 2018, Satgas Kartika Jala Krida (KJK) 2018 menampilkan budaya Indonesia di Jeju, Korea Selatan. Penampilan budaya  tersebut disaksikan oleh Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal) Laksamana Muda TNI Wuspo Lukito, S.E., M.M., dan  Kepala Staf Angkatan Laut Korea Laksamana Sim Seung-Sob dalam acara cocktail party yang diadakan di geladak KRI Bima suci-945 yang sedang bersandar di Dermaga Jeju Naval Base, Korea Selatan, Sabtu(13/10).
Penampilan budaya yang diperankan prajurit KRI Bima Suci dan para Taruna dan Taruni  angkatan 65 ini menampilkan kesenian berupa Tari  Rampak Gendang, Tari Saman, Tari Rama dan Shinta serta Tari Reog. KRI Bima Suci yang dikomandani Letkol Laut (P) Widiyatmoko Baruno Aji ini menyelenggarakan  acara  Cocktail Party ini merupakan salah satu rangkaian dalam menyemarakan peserta International Fleet Review (IFR). Sebelumnya pada bulan September KRI Bima Suci telah mengikuti acara Safety Comfirst (SCF) Far East Tall Ship Regatta 2018 di kota Yeosu dan Vladivostok.
Wakasal dalam sambutannya mengatakan bahwa KRI Bima Suci adalah satu kapal tiang tinggi yang lebih besar dari kapal pendahulunya yakni KRI Dewaruci. KRI Bima Suci   setiap melaksankan pelayaran  ke luar negeri mempunyai tiga  misi yaitu misi diplomasi, duta budaya dan sebagai kapal latih untuk Taruna Akademi Angkata laut.
Diakhir sambutannya, Wakasal mengucapkan banyak terima kasih serta memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada pemerintah Republik Korea, khususnya Angkatan Laut Republik Korea atas keramahanya dalam menyelenggarakan event yang luar biasa ini.
Turut Hadir dalam kegiatan tersebut Ibu Wakil Ketua Umum Jalasenastri Ny Chichi Wuspo Lukito, Panglima Koarmada III Laksamana Muda TNI I.N.G Ariawan, S.E., M.M., Atase Pertahanan RI untuk Korea Selatan Kolonel Laut (E) Oka Wirayudhatama, S.E., Duta Besar RI untuk Korea Selatan Bapak Umar Hadi, para Pejabat Tinggi Angkatan Laut dari berbagai dunia, para Perwira pendamping Staf AAL serta para perwira dan anggota KRI Bima Suci.
Readmore »

F1QR LANTAMAL IV TANGKAP PELAKU PENCURIAN DI KAPAL KARGO

F1QR LANTAMAL IV TANGKAP PELAKU PENCURIAN DI KAPAL KARGO

Tanjungpinang 12 Oktober 2018,... Satu dari lima pelaku terduga pencurian diatas Kapal Kargo bernama SV. Lay Vessel 108 berbendera Malta berbobot 10.838 GT, ditangkap Unit I Jatanrasla Fleet One Quick Responce (F1QR) Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) di Pulau Akar Kelurahan Setoko, Bulang Batam. Hal tersebut dikatakan Wadan IV Kolonel Laut (P) Imam Teguh Santoso, S.T., M.Si saat memberikan keterangan pers kepada awak media di Fasharkan Mentigi, Tanjung Uban, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau. Jumat (12/10).

Wadan Lantamal IV menjelaskan bahwa penangkapan tersebut terjadi pada Kamis 11 Oktober 2018 ketika Unit 1 Jatanrasla F1QR Lantamal IV menggunakan sea rider melakukan patroli di sekitar Perairan Timur Pulau Sambu, kemudian melihat sebuah speed boat yang mencurigakan dari arah perairan Batuampar Batam haluan ke Tanjujg Pinggir Sekupang Batam. Selanjutnya sea rider Unit 1 Jatanrasla melaksanakan pengejaran terhadap speed boat tersebut. Pada saat bersamaan speed boat merubah haluannya mengarah ke perairan dangkal di hutan Bakau Tanjung Pinggir Sekupang Batam sehingga sea rider Unit 1/Jatanrasla tidak dapat masuk ke perairan hutan bakau. 

Dengan menggunakan sarana boat pancung, Unit 1/Jatanrasla F1QR Lantamal IV berhasil menemukan speed tanpa pengemudi yang didalamnya terdapat barang-baramg antara lain 1 unit Chain saw listrik merk makita, 2 buah mesin bor tangan baterai merk dewalt, 1 buah gerinda tangan baterai dan 1 buah baterai merk dewalt, 1 set kunci sock merk gearwremch, 1 set kunci merk sutontul, 1 bungkus kebel soket dan alat las serta 2 karung tembaga kabel welding dan kabel welding yang sudah di buka.

Selanjutnya berdasarkan informasi intelijen diketahui pengemudi speed boat yang ditinggalkan di hutan bakau diketahui berada Pulau Akar Kelurahan Setoko, Bulang Batam. Kemudian Unit 1 Jatanrasla segera melakukan penangkapan dan pelaku berhasil ditangkap 500 meter dari rumahnya yang berada di Pulau Akar Kelurahan Setoko, Bulang Batam.

Hasil pemeriksaan terhadap pengemudi speed boat tersebut diketahui berinisal R dan barang-barang yang berada di speed boat merupakan hasil curian dari atas kapal SL. Lay Vessel 108 di Perairan Timur Pulau Sambu. Selanjutnya dari pengakuan pelaku bahwa pencurian tersebut dilakukan bersama 4 orang berinisial Y pemilik speed boat, T, F dan A. Pengembangan pemeriksaan terhadap R terus dilakukan sehingga keberadaan 4 orang diketahui. Unit Jatanrasla F1QR Lantamal IV sedang melakukan pengejaran terhadap 4 orang terduga lainnya yang berada di beberapa tempat di Batam. Barang bukti speed boat dan barang-barang hasil curian saat ini telah diamankan di Pos Pengamat Angkatan Laut (Posmat) Tanjung Uban untuk proses pemeriksaan lanjutan. 

Hadir dalam pemberian keterangan pers tersebut Asintel Danlantamal IV, Asops Danlantamal IV, Aspotmar Danlantamal IV, Dansatrol Latamal IV serta Kafasharkan Mentigi. (Penlantamal IV)
Readmore »

Lanal Lhokseumawe Gelar Sosialisasi Tumor dan Kanker Peringati Hari Kesehatan TNI AL Tahun 2018

Dalam rangka memperingati HUT Kesehatan TNI Angkatan Laut Tahun 2018, Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Lhokseumawe menggelar acara Sosialisasi Tumor dan Kanker dengan tema “Menyiapkan Kesehatan Prajurit Siap Tempur” bertempat di Gedung Balai Prajurit Mako Lanal Lhokseumawe, Jalan KKA, Desa Paloh Igeuh, Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara, Jumat (12/10).

Pada acara Sosialisasi Tumor dan Kanker, Balai Pengobatan Lanal Lhokseumawe menghadirkan Narasumber dari Yayasan Sosialisasi Kanker Indonesia Kota Lhokseumawe dan Aceh Utara.
Palaksa Lanal Lhokseumawe Letkol Laut (P) Ade Prasetia yang mewakili Danlanal Lhokseumawe dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Narasumber Yayasan Sosialisai Lanker.
“Juga kepada seluruh Anggota dan Ibu-ibu Jalasenastri yang sudah hadir untuk mendengarkan sosialisasi tumor dan kanker,” katanya.

Palaksa Lanal Lhokseumawe berharap adanya keseriusan bagi Prajurit dan ibu-ibu untuk mendengar dan memahami apa yang akan disampaikan oleh narasumber, karena cara ini akan sangat bermanfaat bagi keluarga dan prajurit untuk mengetahui akan bahaya tumor dan kanker.

“Sehingga prajurit beserta keluarganya nantinya bisa menjaga diri sendiri dan keluarga yang dicintai dari terkena kanker dengan melakukan pencegahan-pencegahan yang diperlukan. Yang mana menurut data kanker termasuk dalam kategori penyakit yang mematikan,” jelasnya.

Adapun materi yang dipaparkan oleh narasumber antara lain penyebab munculnya tumor dan kanker serta bahayanya terkena kanker, ciri-ciri atau gejala orang yang terkena kanker, cara-cara mencegah terkena kanker dan anjuran-anjuran mengkonsumsi bahan-bahan atau makanan alami untuk mencegah timbulnya kanker.

Selama acara berlangsung seluruh Prajurit Lanal Lhokseumawe dan Ibu-ibu Jalasenastri sangat antusias mengikuti dan memberikan pertanyaan untuk memahami lebih baik lagi tentang cara yang lebih baik bila ada yang telah terkena Kanker.
Pada acara ini diikuti oleh seluruh Prajurit Mako Lanal Lhokseumawe, Ibu-ibu Jalasenastri dan Personel Pos Marinir Rancung.
Readmore »

Pangkoarmada I Lepas KRI Teluk Sabang-544 Peduli Gempa Palu-Donggala

Dalam rangka membantu dan meringankan beban para korban terdampak gempa dan tsunami di Palu - Donggala Sulawesi Tengah (Sulteng). TNI AL dalam hal ini Koarmada I kembali mengirimkan berbagai jenis bantuan melalui KRI Teluk Sabang-544 yang dilepas oleh Panglima Koarmada (Pangkoarmada) I Laksamana Muda TNI Yudo Margono, S.E., M.M., di Dermaga 300 Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (12/10)

Pangkoarmada I menjelaskan, KRI Teluk Cirebon-543 Satfib Koarmada I bertolak dari Jakarta dengan mengangkut bantuan berupa bahan makanan pokok seperti beras, minyak goreng, kopi, gula, teh, mie instant, air mineral dan lain sebagainya.

“Selain itu juga mengangkut peralatan lainnya berupa tenda lapangan, mesin genzet dan terpal, serta pakaian layak pakai, selimut, masker dan obat-obatan,” jelasnya.

Pangkoarmada I mengatakan, bantuan tersebut merupakan hasil pengumpulan bantuan dari instansi pemerintah maupun swasta seperti Ikatan alumni Lemhannas Angkatan LV, lembaga sosial, organisasi masyarakat, serta masyarakat umum yang dikumpulkan di Posko Peduli Gempa dan Tsunami Palu – Donggala Koarmada I, Jakarta Pusat.

Pengiriman bantuan ini merupakan yang kedua kalinya, dimana sebelumnya KRI Teluk Cirebon-543 pada minggu lalu telah diberangkatkan dari Jakarta dan saat ini kapal perang tersebut sudah sandar di Pelabuhan Makssar.

“Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk dan wujud kepedulian TNI Angkatan Laut dalam hal ini Koarmada I dalam rangka untuk membantu dan meringankan beban saudara-saudara kita yang tertimpa musibah di Sulawesi Tengah,” katanya.

Pelepasan bahan bantuan dengan menggunakan KRI Teluk Sabang-544 ini juga disaksikan oleh para Alumni SMA 45 Jakarta, Magister UBK, Alumni Lemhannas Angkatan LV, Perwakilan PT. Indofood dan Perwakilan PT. Multistrada, serta Para Pejabat Utama Koarmada I.
Readmore »

POSKO PEDULI KEPRI KIRIM BANTUAN KE PALU

Posko Peduli Bencana Alam Kepulauan Riau (Kepri) yang berada di Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) IV, Komando Resort Militer (Korem) 033 Wira Pratama dan Pemerintah Daerah Provinsi Kepri secara serempak mengirimkan bantuan bahan kontak ke daerah bencana yang berada di Palu, Sigi dan Donggala. Pengiriman bahan kontak tersebut menggunakan KRI Teluk Bintuni-520 yang bertolak dari Dermaga TNI Angkatan Laut Tanjung Uban, Mentigi, Kabupaten Bintan, Kepri. Jumat (12/10).

Bahan kontak yang berhasil dikumpulkan diantaranya beras sebanyak 6 ton dan 151 karung, air mineral 314 dus, biskuit 139 dus, minyak goreng 25 dus, pakaian layak pakai 629 koli, peralatan mandi 1 dus, mie instan 3127, teh 14 dus, susu 7 dus, karpet /tikar 2 buah, sembako 221 dus,selimut 100 buah. Barang-barang tersebut merupakan bantuan dari TNI/Polri dan masyarakat Kepri.
Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut (Danlantamal) IV Tanjungpinang Laksamana Pertama TNI R. Eko Suyatno,. S.E., M.M., pada kesempatan tersebut antara lain mengatakan secara simbolis pada hari ini seluruh TNI/Polri berserta Pemerintah Daerah Provinsi Kepulauan Riau menyerahkan bantuan bahan kontak untuk korban bencana alam di Palu, Donggala, dan Sigi Sulteng.

Danlantamal IV menyampaikan kepada semua elemen masyarakat untuk mendoakan seluruh korban bencana alam di Palu, Sigi dan Donggala Sulteng serta para prajurit TNI/Polri dan relawan yang sedang bertugas untuk mengevakuasi korban bencana alam tersebut. Sebagaimana diketahui bencana alam ini terjadi pada tanggal 28 September 2018 lalu telah menimbulkan korban baik korban jiwa maupun harta benda. Menurut informasi dari BNPB sebanyak 2.045 korban meninggal dunia sedangkan kerugian material diperkirakan mecapai milyaran rupiah. Untuk itu pada hari ini, akan dilaksanakan penyerahan secara simbolis bantuan untuk korban bencana alam gempa bumi dan tsunami di Palu, Sigi dan Donggala kepada Komandan KRI Teluk Bintuni-520 untuk selanjutnya bantuan tersebut diangkut menuju ke Palu.

Sementara itu, Gubernur Provinsi Kepri Dr. H. Nurdin Basirun, S.Sos, M.Si., mengatakan masyarakat Indonesia hari ini sedang menangis. Tetapi bersyukur dengan kejadian ini dapat kita hadir merasakan dengan bahu membahu untuk menggalang bantuan untuk para korban bencana alam di Sulteng.
“Apa yang dirasakan oleh saudara kita itulah tangisan kita bersama. Oleh karena itu kita doakan supaya seluruh korban diberikan kekuatan dan kesabaran pasti didalam kesulitan ada rahasia tuhan bagi mereka yang tabah,”ucapnya.

Menurutnya mari bersama – sama bangun kembali semangat mereka untuk membangun negeri yang tercinta ini. Tentunya semua pihak harus turut serta dalam membangun negeri ini. Hal ini dapat dilihat dari acara pada hari ini gerakan cepat seluruh elemen masyarakat, TNI dan Polri serta pemda sehingga hari ini bantuan dapat disalurkan. Moto yang dilahirkan diwilayah perbatasan ini yakni TNI Polri Rakyat Bersatu Kuat Tak Terkalahkan inilah bukti semua kita disini adalah bersaudara, “tutupnya.

Kegiatan tersebut dihadiri antara lain Komandan Korem 033/WP Brigjen TNI Gabriel Lema, S.Sos., Komandan Lanud RHF Kolonel Pnb M. Dadan Gunawan, S.T., M.M., Wadan Lantamal IV, Pra Sisten Danlantamal IV, Kakuwil dan Dansatrol Lantamal IV, Para Kadis dan Kasatker Lantamal IV, Komandan Kodim Bintan 0315, Kapolres Tanjungpinang dan Kapolres Bintan, Ketua Komisi I DPRD Kota Tanjungpinang dan ibu-ibu Dharma Pertiwi serta perwakilan elemen masyarakat.
Readmore »

IRJEN TNI KUNJUNGI SATGAS MARITIM KONTINGEN GARUDA XXVIII-K KRI SULTAN HASANUDDIN-366 DI LEBANON

IRJEN TNI KUNJUNGI SATGAS MARITIM KONTINGEN GARUDA XXVIII-K KRI SULTAN HASANUDDIN-366 DI LEBANON

Inspektur Jenderal (Irjen) TNI Letnan Jenderal TNI Muhammad Herindra, M.A., M.Sc melaksanakan kunjungan ke Satgas Maritim TNI Kontingen Garuda XXVIII-K/UNIFIL KRI Sultan Hasanuddin-366, Kamis (11/10) di Port of Beirut, Lebanon.

Kedatangan Irjen TNI ke KRI Sultan Hasanuddin-366 diterima langsung oleh Dansatgas Letkol Laut (P) Cecep Hidayat, S.E.,M.Si yang sehari-harinya juga menjabat sebagai Komandan KRI Sultan Hasanuddin-366.

Dalam kunjungannya, Irjen TNI melaksanakan peninjauan ke beberapa pos tempur seperti Anjungan dan Pusat Informasi Tempur (PIT) KRI Sultan Hasanuddin-366. Kegiatan diakhiri dengan pertukaran cinderamata dan foto bersama seluruh prajurit satgas.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Komandan Kontingen Garuda TNI UNIFIL, Kolonel  Inf Murbianto Adhi Wibowo, Chief of Staff MTF UNIFIL Kolonel Laut (P) Wasis Priyono, Atase Pertahanan RI Cairo Kolonel Laut (P) Kemas Ikhwan Madani dan Perwira staf Irjen TNI.



Satuan Maritim TNI Kontingen Garuda XXVIII-K/Unifil (United Nations Interim Force in Lebanon) yang dipimpin oleh Letkol Laut (P) Cecep Hidayat, S.E.,M.Si , adalah satgas yang bertugas sebagai pasukan pemeliharaan perdamaian dunia dibawah naungan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) selama satu tahun di wilayah perairan Lebanon dengan menggunakan KRI Sultan Hasanuddin-366.
Readmore »

Pangdam I/BB: Operasi Katarak Untuk 1000 Warga Tidak Mampu

Dalam rangka HUT TNI ke-73 Kodam I/BB bekerja sama dengan PT. Agincourt Resources, A New Vision, Inti Sumut dan Walubi Sumut melaksanakan bakti sosial kesehatan operasi katarak di rumah sakit tingkat II Putri Hijau Medan, Kamis (11/10/2018).

Dilokasi, warga Sumatera Utara berdatangan dari segala penjuru daerah tampak antusias memadati areal rumah sakit untuk mengikuti kegiatan bakti sosial ini.

Katarak merupakan perubahan pada lensa mata yang seharusnya jernih dan tembus cahaya menjadi keruh.

Katarak biasanya tidak terjadi secara tiba-tiba dan akibat dari katarak juga sangatlah beragam sesuai dengan tingkat kekeruhannya. Sebagian besar, katarak disebabkan oleh proses penuaan pada usia diatas 40 tahun.

Namun, hal ini dapat saja terjadi pada usia muda dikarenakan faktor penyakit lainya seperti diabetes, trauma (kecelakaan) yang mengakibatkan kerusakan pada mata serta kelainan bawaan (kogential) dan kurang gizi (zat anti oksidan).

Gejala yang timbul berupa penglihatan mulai kabur, seperti terhalang kabut, penglihatan berbayang, penglihatan pada siang hari kabur dibanding malam hari serta ukuran lensa pada kaca mata cepat berubah.

Pada kegiatan ini, Kodam I/BB berkomitmen untuk membantu operasi katarak bagi masyarakat yang kurang mampu.

Pangdam I/BB, Mayjen TNI MS. Fadhilah yang didampingi Kepala Rumah Sakit Tingkat II Putri Hijau, Kolonel Ckm dr. Farhaan Abdulah,So.,THT-KL menjelaskan bahwa, kegiatan ini dalam rangka HUT TNI ke-73 untuk membantu masyarakat untuk menyembuhkan penyakit katarak.

"Bakti sosial kesehatan operasi katarak ini dalam rangka HUT TNI ke-73 tahun 2018 yang bertujuan untuk membantu masyarakat menyembuhkan penyakit katarak yang diderita agar sembuh kembali lewat tindakan operasi. Kami targetkan sekitar 1000 orang pasien yang akan kita operasi di berbagai titik kegiatan diantaranya Medan dan Sibolga," ujar perwira yang pernah menduduki jabatan sebagai Kepala Pusat Penerangan TNI ini.

Panglima Kodam I/BB beserta asisten juga menyempatkan diri melihat dan berbincang dengan para pasien yang telah di operasi maupun yang baru akan dioperasi.

Kegiatan ini dilaksanakan dalam suasana aliran listrik yang padam dan terpaksa dibantu dengan aliran listrik dari genset milik Kodam I/BB, namun setelah personil perwira TNI yang mengontak manager PLN area Medan Lelan Hasibuan yang datang langsung ke RS Putri Hijau barulah aliran listrik di rumah sakit hidup kembali.
Readmore »

Satgas Divif 3 Kostrad Buka Akses Jalan Donggala-Palu

Kogasgabpad kerahkan Satuan Tugas Divisi Infanteri 3/Kostrad (Satgas Divif-3 Kostrad), melaksanakan pengamanan dan membuka akses jalan yang tertutup puing-puing sisa bencana alam gempa bumi di Kelurahan Loli Saluran, Kabupaten Donggala, Sulteng. untuk mengoptimalkan tugas tersbeut Satuan Setingkat Kompi (SSK)-2 Yonif Para Raider 432/WSJ pimpinan Kapten Inf Fajar Eko dilengkapi dengan alat berat, Kamis (11/10/2018).

Menurut komandan SSK tersebut pembukaan akses jalan sangatlah vital untuk dilakukan dan harus segera dilakukan.

“Akses jalan Donggala -Palu memiliki nilai strategis, tidak hanya untuk memperlancar distribusi logistik atau bantuan lainnya, namun juga menyiapkan infrastruktur sosial dan ekonomi masyarakat,” terang Fajar.

“Pasca bencana, puing-puing bangunan yang runtuh telah menghambat bahkan menutup akses, sehingga akan memperlambat berbagai aktifitas penting,” ujar Fajar.

Selain itu, menurut Fajar, sasaran lainnya yang penting adalah dalam rangka mendukung pembangunan perumahan dan sekolah serta fasilitas umum yang vital lainnya.

Saat dikonfirmasi di tempat lain, Danyonif PR 432/WSJ, Mayor Inf Gustiawan Ferdianto, mengatakan bahwa apa yang dilakukan mereka semata-mata untuk membantu pemerintah dan masyarakat.

“Dengan penuh tulus dan ikhlas, seluruh jajaran akan melakukan dengan upaya yang terbaik,” tegas Gustawan.

“Ini akan kami gempur, sampai akses jalan dapat berjalan dengan lancar dan tentunya roda perekonomian dan kegiatan sosial lainnya pun akan segera pulih,” tegas Gustawan.

“Poros jalan Donggala-Palu merupakan jalur utama perjalanan darat yang menghubungkan Sulbar dan Sulteng. Itulah alasan utama lainnya, pembukaan akses ini menjadi prioritas kami,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Danyonif PR 432 Kostrad ini juga mengajak berbagai pihak untuk turut terlibat secara langsung dalam upaya ini.

“Pelaksanaannya akan diupayakan secara lintas sektoral dan gotong royong. Kami sangat terdukung dengan langkah prokatif Dandim Letkol Made Maha. Tanpa arahannya, kami pun akan kesulitan dalam pemetaan wilayah tersebut” kata Gustiawan.

“Oleh karenanya, mari kita lakukan ini secara bersama-sama dengan penuh tulus, ikhlas sehingga dapat mempercepat Sulteng Bangkit seperti sebelum bencana,” pungkasnya.
Readmore »

Dandim Puncak Jaya: Doa Dari Puncak Jaya, Untuk Saudara Kami Di Palu dan Donggala

Bencana alam datang melanda tanah air, gempa bumi dan tsunami memorak-porandakan Palu dan Donggala di Sulawesi Tengah. Lebih dari 2.000 orang korban tewas dan lebih dari 16.000 orang mengungsi dan kehilangan tempat tinggal.
Bencana ini merupakan duka kita semua seluruh bangsa Indonesia, kesedihan itu menimpa saudara-saudara kita. tidak hanya menyebabkan kerusakan di Kota Palu dan Kabupaten Donggala dua Kabupaten lagi di Sulteng juga terdampak gempa magnitude 7,4 pada Jumat 28 September 2018 lalu.

Seluruh rakyat Indonesia turut berduka. Tak terkecuali masyarakat di Papua. Khususnya di sekolah Alkitab Mulia Distrik Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, tim pembinaan masyarakat TNI bersama prajurit dan ASN Kodim 1714/PJ menghadiri kegiatan ibadah dan Doa Bersama di Sekolah Alkitab Mulia, Puncak Jaya, Kamis (11/10/2018).

Kegiatan Doa Bersama ini adalah dalam rangka mendoakan negara dan bangsa Indonesia agar tetap kompak, solid dan bersatu serta mendoakan saudara-saudara kita di daerah yang terkena musibah khususnya didaerah Palu dan Donggala.

“Sebagai umat manusia yang beradab, toleransi merupakan hal yang sangat mendasar dalam menjalin hubungan yang baik antar umat beragama, guna tercapainya hubungan yang harmonis,” ungkap Letkol Inf Akmil Darmawi Dandim 1714/PJ selaku perwakilan tim pembinaan masyarakat TNI pada acara tersebut.

“Kami sangat berduka dan prihatin dengan bencana yang terjadi di Palu dan Donggala, dengan Doa Bersama ini sebagai bentuk kepedulian terhadap rekan dan saudara kita yang terkena musibah terutama di Daerah Palu Dan Donggala,” ungkap Pdt Aru Enumbi.

Pdt Aru Enumbi menambahkan, bahwa kegiatan berdoa bersama ini adalah untuk saudara-saudara kita di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah. Semoga yang gugur diterima oleh Allah,” ujarnya.

Acara Doa Bersama untuk korban gempa dan tsunami di Palu, Sigi, dan Donggala ini dilaksanakan penuh khidmat di halaman Sekolah Alkitab Mulia, Distrik Mulia, Kabupaten Puncak Jaya.

Melalui doa bersama lintas agama ini, kita ingin tunjukkan bahwa para korban tidak sendiri. “Mereka mempunyai teman, saudara di Papua yang peduli dan ikut mendoakan mereka di daerah Palu dan Donggala,” kata Pendeta Aru Enumbi.
Readmore »

Gerak Cepat, Kodam V/Bwj Kirim Prajurit Zeni dan Tim Medis ke Lokasi Gempa Situbondo

Gempa 6,4 skala richter yang mengguncang Kabupaten Situbondo, Jawa Timur (Jatim), Kamis (11/10/2018) pukul 01.46 WIB, berdampak ke beberapa daerah di sekitar Situbondo, termasuk Kepulauan Sapudi, Madura, Jawa Timur.

Akibat gempa itu, tiga orang warga dinyatakan meninggal dunia dan tujuh lainnya mengalami luka berat tertimpa reruntuhan tembok bangunan.

Mengetahui hal itu, Panglima Kodam (Pangdam) V/Brawijaya (Bwj), Mayjen TNI Arif Rahman, M. A, segera mengirim anggota Zipur Kodam V/Bwj dan tim medis yang terdiri dari dokter bedah dan umum.

“Personel Zeni tersebut kesana untuk mendata rumah-rumah yang rusak, kemudian langsung memperbaikinya. Sedangkan untuk tim medis, kita juga mengirimkan satu Dokter Bedah, satu Dokter Umum, dan enam orang Perawat ke lokasi gempa,” ujar Pangdam V/Bwj.

Sementara itu, Gubernur Jatim, H. Soekarwo menambahkan, kerusakan rumah para korban gempa tersebut, nantinya akan menjadi tanggung jawab pihak Pemprov Jatim.

“Masyarakat harus diberikan keyakinan bahwa semua kerusakan rumah yang jumlahnya 246 unit itu, akan menjadi tanggung jawab pemerintah provinsi,” kata Gubernur.

Ditambahkannya, saat ini masyarakat terdampak gempa sedang membutuhkan perawatan medis dan tempat tinggal sementara, karena mereka enggan dipindahkan dari lokasi gempa.
“Korban tidak mau dipindahkan. Jadi, pak Pangdam dan Kapolda tadi sudah menyiapkan tenda klinik untuk dijadikan rumah sakit sementara bagi para warga,” katanya.

Dalam peninjauannya ke Kabupaten Sumenep ini, Pangdam V/Bwj bersama-sama Gubernur dan Kapolda Jatim, tidak hanya membesuk para korban gempa di Kepulauan Sapudi saja, namun juga memberikan bantuan langsung kepada warga terdampak gempa, hingga meninjau pos-pos darurat yang didirikan di lokasi tersebut.

Bencana gempa bumi ini mengakibatkan tiga warga Situbondo meninggal dunia, yakni H. Nadar (60) warga Dusun Jambusok Desa Prambanan, selanjutnya Nuril Kamelia (7), dan Muhammar Umur (70), keduanya warga Dusun Jambusuk Prabanan.

“Para personel Zeni dan Tim Kesehatan diberangkatkan pukul 03.00 WIB dini hari menggunakan Kapal Motor Cepat (KMC) milik Bekangdam) V/Bwj,” pungkas Mayjen TNI Arif Rahman, M. A.
Readmore »

Masyarakat Puncak Jaya Datangi Pengobatan Massal Gratis dan Pembagian Sembako di Tingginambut

Kedatangan Tim Kesehatan di Kampung Tingginambut pagi itu membuat masyarakat berbondong bondong berkumpul dihalaman Puskesmas, mereka bergegas datang untuk mendapat pelayanan kesehatan gratis dari tim pembinaan masyarakat TNI/Polri pada Jumat,(12/10/2018).

Tim Pembinaan Masyarakat TNI/Polri bersama dengan Kodim 1714/Puncak Jaya melaksanakan Kegiatan Bakti Sosial berupa Pengobatan massal dan pembagian sembako dalam rangka HUT TNI Ke 73.

Kegiatan dilaksanakan dengan tema “Bakti Sosial TNI-Polri untuk Rakyat Papua” ini mendapatkan antusias dari masyarakat dengan kehadiran pasien tercatat 400 orang memeriksakan kesehatan di tempat pelayanan kesehatan gratis ini.

Tenaga kesehatan yang tediri dari Dokter tim pembinaan masyarakat TNI bekerjasama dengan RSU Mulia dan Puskesmas Tingginambut didukung oleh anggota Polres Puncakjaya bersama Kodim 1714/Puncak Jaya ini dengan sabar memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Kegiatan Bhakti Sosial pengobatan massal dan pembagian paket sembako yang dilaksanakan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian dan rasa tanggungjawab sosial TNI/Polri terhadap kondisi kehidupan masyarakat, khususnya masyarakat yang kurang mampu.

Adapun paket yang diberikan berupa beras 12 karung @50 Kg,10 Karung @ 25 Kg,Mie Instan 20 Karton, serta 500 Paket (paket terdiri dari garam 250 gram, kopi 25 gram dan 20 gram, Pinang, rokok dan permen).

Sementara itu sejumlah masyarakat menyampaikan terima kasih kepada TNI/Polri atas kedatangannya untuk memberikan bantuan bahan makanan serta pengobatan, yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat Tingginambut.

“Semoga kebersamaan ini tetap terjalin sehingga kedepannya TNI akan semakin dekat dan semakin dicintai oleh rakyat Papua khususnya di kampung Tingginambut”, ungkap Yopies Kogoya.

Masyarakat juga mengharapkan kepada bapak TNI khususnya di Kampung Tingginambut agar di tambah lagi Pos TNI. “Dengan adanya Pos TNI di kampung kami akan mencegah perang antar kampung yang selama ini sering terjadi, dan apabila ada pos TNI masyarakat akan merasa aman sehari hari”, tambah Yopies.

Pada kesempatan tim peninjau pembinaan masyarakat TNI Kolonel Inf Sugiyono menyampaikan bahwa,”TNI/Polri mengharapkan kepada masyarakat untuk saling membantu dalam menjaga keamanan di wilayah Papua khususnya di Tingginambut”.

“Apabila Bapak bapak mengetahui ada saudara kita yang masih memegang senjata sampaikan agar diserahkan kepada Aparat TNI Polri, karena dengan tidak adanya senjata ilegal maka bumi Papua akan Aman dan Damai”, tegas Sugiyono.

Kapolres Puncak Jaya, AKBP Agustinus Arie yang hadir pada kegiatan pengobatan massal dan pembagian sembako ini menyampaikan bahwa,”Kedatangan TNI/Polri merupakan wujud kecintaan kami kepada bapak dan ibu, kami harapkan kepada rekan rekan kita yang masih berseberangan untuk kembali dan bergabung ke pangkuan NKRI”.

Penyerahan Sembako secara simbolis diberikan tim peninjau kegiatan pembinaan masyarakat TNI/Polri Kolonel Inf Sugiyono bersama Kombes Pol Ramdani di Dampingi Kapolres Puncak Jaya dan Kasdim 1714/Puncak Jaya kepada Perwakilan masyarakat Kampung Tingginambut.

Hadir pada acara tokoh masyarakat, kepala Kampung Tingginambut serta anggota Satuan Kewilayahan TNI/Polri diwilayah Puncak Jaya.
Readmore »

Kasad : TNI AD turut sukseskan Pileg dan Pilpres 2019 dengan tetap menjaga Netralitas TNI

Kasad Jenderal TNI Multono memimpin serah terima tiga pejabat stategis di lingkungan Angkatan Darat dalam upacara serah terima jabatan (Sertijab) yang digelar di Aula Jenderal Besar A.H Nasution, Mabesad, Jakarta, Jumat (12/10/2018).

Ketiga pejabat yang melaksanakan serah terimanya meliputi Pangdam XVII/Cendrawasih dari Mayjen TNI George Elnadus Supit, S.Sos. kepada Mayjen TNI Yosua Pandit Sembiring, Gubernur Akmil dari Mayjen TNI Eka Wiharsa kepada Brigjen TNI Dudung Abdurachman, S.E., M.M., dan Direktur Keuangan Angkatan Darat dari Brigjen TNI Sasongko Hardono, S.Sos. kepada Kolonel Cku Temas, S.Sos., M.M.

Dalam amanatnya Kasad Jenderal TNI Mulyono mengatakan, serah terima jabatan di lingkungan TNI AD merupakan proses alamiah dalam konteks manajemen organisasi yang mekanismenya senantiasa mengacu pada prinsip pembinaan personel dan pembinaan organisasi yang saling berkaitan satu sama lain. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kinerja dan produktivitas organisasi, serta pengembangan karier bagi perwira yang bersangkutan.

Secara umum , Kasad menekankan kepada Para pejabat agar terus melanjutkan berbagai hal positif yang telah dirintis oleh pejabat sebelumnya.sedangkan secara khusus, Kasad menekankan kepada Mayjen TNI Yosua Pandit Sembiring selaku Pangdam XVII/Cen yang baru agar melakukan tindakan yang mampu menyeimbangan antara kepentingan keamanan negara dengan kesejahteraan masyarakat.

“dengan dihadapkan pada keberadaan Kelompok Separatis Bersenjata (KSB) yang masih menjadi ancaman bagi stabilitas keamanan masyarakat dan negara, Kodam XVII/Cen mengemban misi strategis. Karakteristik wilayah yang unik, baik dari aspek geografi, demografi, maupun kondisi masyarakat, serta kepentingan negara, ini merupakan tantangan yang memerlukan pemikiran dan perhatian khusus, serta inovasi yang kreatif dan produktif”, terang Kasad.

“oleh karenanya agar segala tindakan yang diambil dilakukan secara terpadu dan lintas sektoral dengan melibatkan pemerintah daerah, instansi/pihak terkait, serta seluruh masyarakat Papua dalam bingkai Kemanunggalan TNI-rakyat” tegas Kasad.

Sedangkan kepada Brigjen TNI Dudung Abdurachman selaku Gubernur Akmil yang baru, guna mencetak Perwira Abit Akmil yang berkelas dunia, Kasad menekankan agar segera melakukan langkah yang tidak hanya bersifat konsepsional namun juga implementatif.

“untuk menciptakan perwira yang profsional dan unggul, tanggap, tanggon dan trengginas maka perlunya upaya terobosan yang juga lintas sektoral seperti Kemenristek Dikti, dan berbagai Univeritas atau Perguruan Tinggi lainnya,”ujar Kasad.

“kemudian kepada Kolonel Temas selaku Dirkuad yang baru, saya harapkan mampu mendorong percepatan tata kelola dan pembinaan keuangan dilingkungan kita yang transparan dan akuntabel yang diselaraskan dengan berbagai jenis kegiatan Angkatan Darat” tambah Kasad.

Kasad Jenderal TNI Mulyono juga mengucapkan terima kasih kepada para pejabat lama dan berpesan agar berbagai hal positif yang dilakukan selama menjabat dapat dijadikan sebagai acuan dijabatan berikutnya.

“sebelum mengakhiri amanat, saya tekankan agar kita semua turut berpartisipasi aktif dalam mendukung suksesnya penyelenggaraan Pileg dan Pilpres 2019. Namun kita tetap dalam koridor Netralitas TNI demi kepentingan rakyat dan bangsa Indonesia melalui sistem kerja yang sinergis dan solid dengan Polri maupaun berbagai pihak lainnya yang terkait” pungkas Jenderal TNI Mulyono.
Pada acara tersebut hadir Wakasad Letjen TNI Tatang Sulaiman dan para pejabat teras TNI AD lainnya. Untuk selanjutnya Mayjen TNI George Elnadus Supit menjabat Asisten Teritorial Panglima TNI dan Mayjen TNI Eka Wiharsa menjabat sebagai Wadan Kodiklatad dan Brigjen Sasongko Hardono akan menduduki jabatan Staf Khusus Kasad.
Readmore »

 

CALEG PERINDO DPRD DKI DAPIL 9 NO.6

CALEG PERINDO DPRD DKI DAPIL 9 NO.6