Bakamla RI Tangkap Dua Kapal Pencuri Ikan Asal Vietnam di Perairan Natuna

Bakamla RI Tangkap Dua Kapal Pencuri Ikan Asal Vietnam di Perairan Natuna


Natuna, 25 April 2018 (Humas Bakamla RI) --- KP Hiu Macan 001, milik Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang tergabung dalam operasi rutin Bakamla RI, berhasil menarik dua kapal ikan asing (KIA) asal Vietnam, di perairan Natuna, Rabu (25/4/2018).

Sampai berita ini diturunkan, dua kapal berbendera Vietnam tersebut masih dalam proses ditarik menuju Stasiun PSDKP Pontianak guna menjalani proses hukum lebih lanjut.

Saat KP Hiu Macan 001 yang dinakhodai oleh Capt. Samson melakukan patroli di sekitar perairan Natuna, di kejauhan tampak dua kapal yang berlayar berdampingan. Gelagat mencurigakan mulai terlihat saat KP Hiu Macan 001 mendekat dan memberikan aba-aba untuk melambatkan laju. Alih-alih merapat, kedua KIA itu malah menghindar dan melaju lebih cepat.

Drama pengejaran pun terjadi di perairan yang terkenal memiliki ikan yang melimpah itu.

Pengejaran yang dilakukan berbuah manis karena berhasil mengamankan kapal beserta awak dengan jumlah total 21 orang. Dalam melaksanakan operasinya, kedua KIA ini terhubung dengan alat tangkap pair trawl.

KIA Vietnam yang diketahui bernomor lambung BV xxxx2 TS mengangkut 17 orang anak buah kapal (ABK), dan BV xxx7 TS mengangkut 4 orang ABK. Setelah melalui pemeriksaan singkat, baik kapal maupun ABK tidak memiliki dokumen yang sah.

Autentikasi: Kasubbag Humas Bakamla RI Mayor Marinir Mardiono
Foto-foto: Humas Bakamla RI
Readmore »

Tangkal Informasi Hoax TMMD KE 101 Nganjuk Bekali Masyarakat dengan UU ITE

Tangkal Informasi Hoax TMMD KE 101 Nganjuk Bekali Masyarakat dengan UU ITE

TMMD Ke 101 Kodim 0810/Nganjuk di desa Lengkonglor kecamatan Ngluyu tidak hanya mengerjakan sasaran fisik saja. Sasaran non fisik pun gencar dilaksanakan. Berbagai program disosialisasikan guna pemerataan pengetahuan sehingga pemerataan kesejahteraan pun bisa terealisasi. Tak terkecuali sosialisasi hukum pun dilaksanakan.

Bertempat di pendopo kecamatan Ngluyu, Satgas TMMD ke 101 bekerjasama dengan Polres Nganjuk gelar sosialisasi UU Medsos dan Pasal Ujaran Kebencian di Medsos, Selasa ( 24/04 ).

Kali ini sosialisasi/pembekalan ditujukan kepada seluruh Kades beserta perangkat se kecamatan Ngluyu.

Tampak pula hadir dalam kegiatan tersebut Sumanto, S.Sos Sekcam Ngluyu, Kapten Inf Suwanto Danramil 0810/20 Ngluyu, AKP Yogi Ardi Khristanto, S.H Kasat Reskrim Polres Nganjuk dan Ipda Rudi Agus. S Kanit Binmas Polsek Ngluyu.

” Masyarakat Ngluyu saat ini patut bersyukur. Sudah dibuatkan jalan tembus, diberikan ilmu keterampilan dan sekarang dibekali dengan pengetahuan hukum,” kata Kapten Inf Suwanto mengawali sambutannya.

Kapten Inf Suwanto juga berharap kedepannya nanti kecamatan Ngluyu bisa lebih maju sehingga pemerataan pembangunan dan kesejahteraan bisa tercapai.

Sementara itu menurut AKP Yogi Ardi Khristanto, S.H yang bertindak sebagai narasumber mengatakan bahwa saat ini sangat mudah untuk melakukan tindakan fitnah terhadap orang lain.

” Sambil duduk-duduk di rumah, sambil pegang gadget kita bisa melakukan fitnah terhadap orang lain,” kata AKP Yogi Ardi Khristanto, S.H dalam materinya.

Menurut AKP Yogi Ardi Khristanto, S.H fitnah atau ujaran kebencian saat ini bisa dilakukan di berbagai media sosial ( Medsos ). Diantaranya update status di Whatsapp, Facebook, Instagram dll.

” Dan itu bisa dilaporkan kepada kami yang penting ada barang bukti. Kalau merasa tidak senang cukup di capture atau di screenshoot kemudian dijadikan barang bukti pelaporan,” lanjut AKP Yogi Ardi Khristanto, S.H.

Di akhir penyampaian materinya AKP Yogi Ardi Khristanto, S.H berharap program TMMD ini bisa berjalan lancar dan sukses. Untuk itu AKP Yogi Ardi Khristanto, S.H berpesan kepada seluruh hadirin yang notabenenya adalah perangkat desa agar semakin intens melakukan komunikasi, koordinasi dan kolaborasi demi kelancaran program dan kesuksesan program TMMD ini.
Readmore »

PESERTA LATIHAN “ PEDANG 2018 ” PRAKTEK PENANGGULANGAN DAN DEKONTAMINASI NUKLIR/RADIOLOGI

PESERTA LATIHAN “PEDANG 2018” PRAKTEK PENANGGULANGAN DAN DEKONTAMINASI NUKLIR/RADIOLOGI

Batam, Rabu 25 April 2018 (Humas Bakamla RI)
 Peserta Latihan Bimbingan Teknis Penanganan Zat Radioaktif dengan nama sandi Latihan “ Pedang 2018 ” , Bakamla RI dengan Badan Pengawas Tenaga nuklir (BAPETEN) melaaksanakan latihan praktek umum cara Penanggulangan dan Dekontaminasi Nuklir/Radiologi di Ballroom, I Hotel Baloi, Komplek Baloi Kusuma Indah, No. 7 Lubuk Baja, Kota Batam, Kepulauan Riau, Rabu (25/04/2018).

Teori dan praktek umum disampaiakan Toto Heryanto, M.Si., dari Direktorat Keteknikan dan Kesiapsiagaan Nuklir BAPETEN RI, yang menjelaskan tentang Kedaruratan Nuklir/Radiasi yakni penyebab terjadi kedaruratan antara lain sumber berbahaya tanpa pengawasan (ditinggalkan, hilang, dicuri atau atau ditemukan), penyalahgunaan sumber radiasi industri kesehatan dan industri berbahaya (contoh yang digunakan untuk radiografi), paparan dan kontaminasi publik dari sumber yang tidak diketahui asalnya, paparan radiasi serius, ancaman/tindakan kejahatan serta kecalakaan transportasi.

Jenis Bahaya Radiasi antara lain Paparan Eksternal menyerang seluruh tubuh atau sebagian tubuh. Sedangkan Kontaminasi bisa dari aspek Eksternal seperti bahan radioaktif pada permukaan tubuh dan aspek Internal yaitu bahan radioaktif terhirup, tertelan, terserap melalui kulit atau luka yang ditimbulkan dari Sumber Terbuka dan Sumber Tertutup.

Tindakan Penanggulangan yang diambil memprioritaskan penyelamatan jiwa, menetapkan perimeter keselamatan (safety perimeter), kendalikan akses keluar masuk area dalam perimeter keselamatan, menetapkan perimeter keamanan (security perimeter/police line) dengan radius lebih jauh dari perimeter keselamatan yang telah ditetapkan. 

Tindakan penanggulangan lebih lanjut berdasarkan pengkajian dan rekomendasi tim pengkaji radiologik (radiological assessor) meliputi pengendalian kontaminasi dan dekontaminasi personil, peralatan, publik dan lingkungan, Mengendalikan dan isolasikan zona kedaruratan sesuai hasil monitoring, melakukan monitoring medis segera terhadap personil dan publik dan monitoring jangka panjang berkelanjutan dan melakukan monitoring lingkungan berkelanjutan. 

Lebih lanjut Toto Heryanto, M.Si., menyampaikan beberapa tindakan perlindungan yang harus diperhatikan yaitu Tidak Menyentuh secara langsung dengan tangan, barang yang diduga merupakan zat radioaktif, melaksanakan tindakan penyelamatan jiwa dan tindakan penting lain, maksimal dalam jarak 1 m, dan meminimalisasi waktu tindakan dalam radius 10m. Tindakan Proteksi Radiasi dapat menggunakan alat ukur yang sesuai, menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) pada jarak 100 m.

Sebelum masuk ke safety perimeter, mencegah kontaminasi internal dan eksternal, hindari kontaminasi internal melalui ingesti oral secara tidak sengaja, menjaga agar tangan tidak terkena mulut, Jangan makan, minum, atau merokok di area penanggulangan, pastikan paparan yang diterima responder dan melakukan pengukuran kontaminasi dan dekontaminasi.

Tindakan Penilaian terhadap Bahaya dan Penetapan Perimeter Pada Saat Tiba di Lokasi menurut narasumber dengan mentukan apakah suatu kejadian yang dihadapi merupakan kedaruratan nuklir/radiologi, segera menghubungi STD BAPETEN, jika diperlukan. Untuk kejadian yang berpotensi merupakan kedaruratan nuklir/radiologi bila Anda petugas yang datang pertama, tentukan perimeter berdasarkan kajian bahaya.

Kemudian memperhatikan area yang ditetapkan oleh penanggap awal yang tiba lebih dulu selanjutnya menetapkan area tindakan, menghubungi Pusat Krisis Kesehatan Kemenkes kepentingan medis radiologi, dunakan Pakain proteksi (PPE, respiratory device, double gloves, boots, and personal dosimeters (electronic alarming dosimeters), sesuai kebutuhan, mengikuti petunjuk dan instruksi petugas proteksi radiasi untuk melindungi petugas dan korban dari paparan atau kontaminasi.

Hal ini ditentukan berdasarkan penilaian dari penanggap awal Keselamatan pekerja kedaruratan dan Keselamatan masyarakat dan lingkungan. Tindakan dapat diperluas bila dimungkinkan untuk melakukan monitoring radiologi namun Jangan mengurangi ukuran perimeter, kecuali setelah ada masukan dari pengkaji radiologi.

Sesi pelajaran terakir peserta melaksanakan praktek menggunkan alat proteksi APD, kemudian praktek umum dekontaminasi radiasi dan pencarian sumber radio aktif menggunakan alat deteksi radiasi.

Autentikasi Kasubbag Humas Bakamla RI Mayor Marinir Mardiono


Readmore »

Bakamla RI Gelar Pelatihan Water Rescue Sukarela di Banyuwangi

Bakamla RI Gelar Pelatihan Water Rescue Sukarela di Banyuwangi

Banyuwangi, 25 April 2018 (Humas Bakamla RI) --- Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla RI) mengadakan pelatihan Water Rescue Sukarela bagi nelayan Banyuwangi di TPI Satelit Muncar Kabupaten Banyuwangi Provinsi Jawa Timur, Rabu (25/4/2018).

Amanat UU Nomor 32 Tahun 2014 menyatakan bahwa fungsi Bakamla RI adalah memberikan bantuan pencarian dan pertolongan di wilayah perairan Indonesia dan wilayah yurisdiksi Indonesia. Kegiatan ini dilaksanakan untuk mengakomodir amanat tersebut, dengan penekanan 'Sadar Selamat' kepada para pengguna jasa laut, dalam hal ini nelayan.

Kegiatan yang berlangsung sampai dengan 27 April 2018 dibuka oleh Kombes Pol Suharwiyono, S.H., M.H., Kepala Sub Direktorat Pengembangan Potensi Keamanan dan Keselamatan Laut Bakamla RI, kemarin (24/4).

Dalam sambutannya Kombes Pol Suharwiyono menyampaikan bahwa Pelatihan Water Rescue Sukarela ini adalah program kerja Bakamla RI untuk memberikan pengetahuan dan wawasan dasar kepada para nelayan mengenai keterampilan berenang, teknik bertahan hidup dan penyelamatan korban.


Kegiatan ini turut dihadiri oleh perwakilan stakeholder terkait di Banyuwangi, antara lain Kepala Dinas Perikanan dan Pangan, Kepala Dinas Sosial, Kepala Unit Pelaksana Teknis Pelabuhan dan Pengelolaan Sumberdaya Kelautan dan Perikanan (UPT P2SKP), Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Camat Muncar, Danramil Muncar, Komandan Pos TNI AL Muncar, Kepala Satuan Polairud Muncar, Kapolsek Muncar, Kepala Puskesmas Muncar, dan Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Banyuwangi.


Autentikasi: Kasubbag Humas Bakamla RI Mayor Marinir Mardiono
Foto-foto: Humas Bakamla RI
Readmore »

Kasau Dampingi Panglima TNI Resmikan 4 Koleksi Pesawat dan Museum Engine di Muspusdirla

Kasau Dampingi Panglima TNI Resmikan 4 Koleksi Pesawat dan Museum Engine di Muspusdirla

Yogyakarta - Dispenau (24/4) Kasau Marsekal TNI Yuyu Sutisna, S.E., M.M. mendampingi Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.IP. meresmikan penambahan 4 koleksi pesawat terbang dan Museum Engine di Museum Pusat Dirgantara Mandala (Muspusdirla), Yogyakarta, Selasa (24/4/2018).

Keempat koleksi pesawat terbang tersebut terdiri dari pesawat C-130 B, Fokker F-27, Ilyushin ll-14, Avia-14 dan pesawat F-4 Hawker Hunter. Sedangkan Museum Engine berisi 36 koleksi engine dari berbagai jenis pesawat dan diberi nama R. Ahmad Imanullah sebagai bentuk penghargaan kepada Alm. Mayor Pnb R. Ahmad Imanullah atas jasa dan pengorbanan yang telah didedikasikan kepada TNI AU, bangsa dan negara.

Secara bertahap, TNI AU akan terus melengkapi koleksi pesawat terbang yang pernah digunakan TNI AU dalam berbagai operasi untuk menegakkan kedaulatan NKRI.

Dalam sambutannya Panglima TNI mengajak agar bangsa Indonesia untuk tidak melupakan sejarah. Panglima TNI mengingatkan agar jangan sekali-kali melupakan sejarah (Jas Merah). "Indonesia pernah menjadi Angkatan Udara yang terbesar di wilayah Asia Tenggara. Dengan kekuatan Air Power yang besar pada saat itu, Indonesia mampu membuat Belanda angkat kaki dari tanah Papua" ujar Panglima TNI.
Panglima berharap tambahan koleksi pesawat dan museum engine pesawat dapat menginspirasi para generasi muda untuk mengetahui sejarah masa lalu sehingga memiliki jiwa juang, kebanggaan dan semangat patriot dalam mengabdikan dirinya demi bangsa dan negara.

Pada acara yang ditandai dengan penekanan tombol sirine, pemotongan pita dan penandatangan prasasti tersebut, juga di tampilkan Theatrikal yang menceritakan sejarah Operasi Mandala dan tari-tarian tradisional yang mengkisahkan keperkasaan pesawat Hercules yang dilukiskan sekuat Bima.

Seusai peresmian Panglima dan rombongan melakukan peninjauan ke dalam pesawat C-130 B dan museum Engine. Selain itu, diberikan pula penghargaan dan tali asih kepada keluarga Alm. Mayor Pnb R. Ahmad Imanullah dalam bentuk lukisan yang langsung ditandatangani oleh Panglima TNI.

Ikut hadir pada kegiatan ini Wakasau, Irjenau, Koorsahli Kasau, Asrena, Aslog dan Asops Kasau, Dankoharmatau, Dankodiklatau, Gubernur AAU, Danseskoau, Danpuspomau, Danlanud Adisutjipto, Kadisfaskonau, Kadisminpersau dan Kadispenau.

Selain itu hadir juga para Alumni AAU 1986 (Adem.86), Pangdam IV/Diponegoro, Kapolda DIY, Forkopimda DIY, Herky Family (Hercules), Kalong Family (Fokker) dan Avia Family (Avia).

Readmore »

TARI PERSEMBAHAN MENYAMBUT KEDATANAGAN DANLANTAMAL IV DAN KETUA KORCAB IV DJAB DI TBK

TARI PERSEMBAHAN MENYAMBUT KEDATANAGAN DANLANTAMAL IV DAN KETUA KORCAB IV DJAB DI TBK

Tanjungpinang 24 April 2018, Kedatangan Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut (Danlantamal) IV Tanjungpinang Laksamana Pertama TNI R. Eko Suyatno, S.E., M.M., bersama Ketua Korcab IV Daerah Jalasenastri Armada Barat (DJAB) Ny. Irmelda R. Eko Suyatno di Tanjung Balai Karimun (TBK) disambut dengan Tarian Persembahan Sekapur Sirih saat tiba di Dermaga Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) TBK, Selasa (24/4).

Kedatangan Danlantamal IV bersama Ketua Korcab IV DJAB dalam rangka pelaksanaan Serah Terima Jabatan (Sertijab) Komandan Lanal TBK yang akan dilaksanakan pada tanggal Rabu 25 April 2018.

Selain disambut dengan Tarian Sekapur Sirih Danlantamal IV bersama Ketua Korcab IV juga disambut FKPD diantaranya Bupati TBK H. Azmi, Ketua DPRD, Kapolres dan Dandim/01 TBK.

Pada kesempatan tersebut turut mendampingi Danlantamal IV antara lain Para Asisten Danlantamal IV, Kakuwil Lantamal, Kawasharkan Mentigi dan Para Danlanal Jajaran Lantamal IV serta Pengurus Korcab IV DJAB. (Penlantamal IV).
Readmore »

Malam Puncak HUT ke 8 GARUDA - Gerakan Artis Usaha Dana Amal.

Malam Puncak HUT ke 8 GARUDA - Gerakan Artis Usaha Dana Amal.

Gerakan Artis Usaha Dana Amal dibawah Pimpinan Hj. Waty Siregar patut diacungi jempol dan diteladani kepemimpinannya menjaga Tali Silaturahim sesama anggota dalam sebuah kegiatan sosial, sebagai artis senior yang dikenal sejak kemunculannya di era tahun 70'an lewat film 'Sembilan Janda Genit, Zaman Edan' selalu menekankan anggotanya untuk berbagi menyisihkan hartanya kepada kaum papa Anak Yatim Piatu, Fakir Miskin & Rumah Ibadah.

Seperti baru saja diketahui GARUDA atau Gerakan Artis Usaha Dana Amal ini menggelar malam puncak HUT ke Delapan sekaligus merayakan Hari KARTINI, tidak tanggung2 menggandeng 'JCL Enterprise /Pimp. Jose Choa Linge' bertindak sebagai Event Organizer menghasilkan acara yang spektakuler dan memberi kesan yang tidak bisa dilupakan para Anggotanya dan juga para Artis Senior yang Terlibat sebagai pengisi Acara.

Acara ditandai dengan Kehadiran Cover Girl Indonesia 'Andi Azila Inayah Madrika (13 Tahun)' membawakan Tarian 4 Etnis merupakan gabungan 4 suku yang ada di Sulawesi Selatan, seperti : Bugis, Makassar, Toraja & Mandar. Begitu pula kehadiran 4 penari dari Mandala Dancer persembahkan Tarian Jaipongan yang di modifikasi kekinian tetap tak menghilangkan keKhasan dari Budaya Indonesia dari Tanah Pasundan.



Acara bergulir menambah hangat suasana saat dipandu oleh Host "Jose Choa Linge & Yana Achbarie' membawa runtutan acara yang sudah disiapkan Panitia dengan ditandai Kata Sambutan dari Pimpinan Garuda Hj. Waty Siregar dan sekaligus membacakan Puisi mengajak para anggotanya selalu semangat kepakkan sayap seperti Burung Garuda dalam mencintai Anak Yatim dan kaum Dhuafa. Demikian pula Hj. Sumarni Padil sebagai Penasehat Garuda lebih menekankan sosok yang perlu diteladani para kaum wanita tentang Emansipasi sebagaimana perempuan2 Indonesia harus memiliki Citra diri keteladanan sosok dari Kartini.

Selain itu, para Anggota sosial ini menampilkan kebolehannya menyanyikan lagu sakral Ibu Kita Kartini ciptaan WR Soepratman dipimpin 'Titin Kartomi' seakan mengajak kembali para kaumnya untuk mengenang sosok Kartini sebagai suri teladan. Selanjutnya Penyanyi Imut 'Maya Angela' mengusung Album rekamannya yang diciptakan sang Maestro A Riyanto berjudul 'Emansipasi Wanita', sangat cocok dengan suasana yang diusung GARUDA tema hari Kartini.


Acara ini ditutup dengan Lomba Kebaya yang diminati para Anggota Garuda dan Para Artis Film / Sinetron dan Penyanyi yang terlibat sebagai Peserta diacara ini, seperti: 'Tien Kadaryono, Indah Pajarwati, Marni, Dewi Sri, Nani Rosmawarsari, Yolanda Kano, Oneng Suprapti, Lelly Majo, Lydia Mandasari, dll
dan Panitia menghadirkan Dewan Juri Kehormatan dari kalangan yang ahli dibidangnya, seperti 'Andi Risca Rahayu - Finalis Putri Indonesia 2001, Hj. Djumriah Linge - Ratu Kebaya 1970 & Para Aktor Film Pria Alfian dan Yos Santo turut ambil bagian sebagai Juri.

Dewan Juri sudah sepakat memilih para Juaranya, sbb:

Juara I : Lydia Mandasari,
Juara II : Dewi Sri,
Juara III : Harni Ahmad,
Favorite : Nani Rosmawarsari,
Juara Harapan I : Nur'aeni Anggraeni.

Selain para Juara menerima Tropy, Slempang, Hadiah Hiburan dari Sponsor juga membawa pulang Uang Tunai.

Diakhir bincang2 dengan sang penggagas acara Kartini Jose Choa Linge pemilik JCL Enterprise, ditempat sama memperkenalkan kehadiran dua Tokoh berpengaruh di Film kehadiran Ketua Umum Persatuan Artis Film Indonesia (PARFI) 'Febryan Aditya' & Keta Umum Perkumpulan Artis Film Indonesia (PAFINDO) 'HRM Bagiono Prabowo', hadir memenuhi Undangan GARUDA Demikianlah berita ini langsung diturunkan dari Villa Puri Cinta milik 'Chintami Atmanagara', Cisarua - BOGOR, 21 - 22 April 2018. (NR).
Readmore »

Bakamla RI Giatkan Pertukaran Informasi dan Assessment SPD di Tual

Bakamla RI Giatkan Pertukaran Informasi dan Assessment SPD di Tual

Jakarta, 24 April 2018 (Humas Bakamla RI)--- Bakamla RI melalui Direktorat Data dan Informasi melaksanakan kegiatan Pertukaran Informasi Kamla ke sejumlah instansi terkait dan Assessment Sistem Peringatan Dini di Stasiun Pemantauan Keamanan dan Keselamatan Laut (SPKKL) Tual, Maluku Tenggara, beberapa waktu lalu.

Kegiatan yang berlangsung pada 9 – 13 April 2018 ini dimaksudkan untuk mewujudkan bangunan sinergitas antara Bakamla RI dengan instansi terkait serta mengukur kemampuan SPD yang melibatkan stasiun pemantauan kamla dalam mendukung kegiatan Operasi Keamanan Laut yang optimal.

Dalam kegiatan ini, Kasubdit Informasi AKBP Muhamad Ali, S.H. membagi anggotanya menjadi dua tim, yaitu tim Pertukaran Informasi Kamla yang dikoordinatori oleh Kasi Pengelolaan Pertukaran Informasi Adriansyah Putra H., S.Si., M.S., dan tim Assessment SPD yang dikoordinatori oleh Kasi Pengembangan Sistem Informasi Insan Aulia, S.T.

Untuk membangun sinergitas melalui Pertukaran informasi Kamla tim pertama melakukan kunjungan antara lain ke Lanal Tual diterima Pasops Lanal Tual Kapten Aris Alfatah, Kantor PSDKP Tual diterima Kepala PSDKP Tual Salman Mokoginta, Kantor Bea Cukai Tual di terima Kasi Penyidikan dan Penindakan Arif Pribadi, Pos SAR Tual diterima Kepala Kantor SAR Ahmat Henaulu, Kantor Imigrasi Tual diterima Kepala Kantor Imigrasi Dewa Putu sudira, dan kunjungan ke HNSI Tual diterima Ketua HNSI Tual JB Narahawamin.

Dari diskusi yang berlangsung, terpapar berbagai ancaman dan tantangan yang dihadapi instansi terkait di wilayah Perairan Tual. Beberapa permasalahan dibahas dalam pertemuan tersebut, seperti belum adanya pengolahan ikan di Tual, sehingga memungkinkan terjadinya perpindahan kontainer di tengah laut, dan hal ini membutuhkan perhatian khusus oleh aparat. Selain itu Tual dan Saumlaki sebagai entry point kapal yacht di wilayah Maluku sehingga potensi penyelundupan yang terjadi di Perairan Pulau Aru dan wilayah Maluku Barat Daya patut diwaspadai. Termasuk juga potensi kecelakaan yang cukup tinggi dikarenakan peralatan nelayan dalam hal navigasi, komunikasi dan pelampung yang tidak dimiliki sehingga melaut cukup jauh ke tengah laut dengan peralatan seadanya.

Sementara itu, tim lain bekerja melakukan assessment terhadap SPKKL Tual, berkoordinasi dengan Kepala dan personel SPKKL Tual terkait kendala yang dialami dalam pelaksanaan pemantauan perairan maupun kendala dalam melaksanakan koordinasi dengan instansi terkait pertukaran informasi, maupun dukungan terhadap kegiatan operasionalnya.

Autentikasi :
Kasubbag Humas Bakamla RI, Mayor Marinir Mardiono
Foto : Humas Bakamla RI
Readmore »

Pangarmabar Hadiri 6th Indian Ocean Naval Symposium (IONS) 2018 Di Teheran, Iran

Pangarmabar Hadiri 6th Indian Ocean Naval Symposium (IONS) 2018 Di Teheran, Iran

Jakarta, 24 April 2018- Panglima Komando Armada RI Kawasan Barat (Pangarmabar) Laksamana Muda TNI Yudo Margono, S.E.,M.M. mewakili Kasal menghadiri kegiatan Indian Ocean Naval Symposium’s (IONS) Tahun 2018 yang dilaksanakan di Teheran, Iran. Simposium yang berlangsung selama 4 hari yaitu mulai tanggal 22 s.d 25 April 2018 tersebut, dibuka pada hari Senin 23 April 2018 dengan upacara pembukaan dipimpin oleh Commander I.R.I. Navy, Rear Admiral Hossein Khanzadi.

Kegiatan simposiun hari pertama tersebut diawali dengan sambutan pembukaan oleh Commander I.R.I. Navy yang dilanjutkan dengan peluncuran perangko IONS. Kegiatan dilanjutkan dengan laporan IONS Chairman 2016-2018 yang dijabat oleh Commander Of Bangladesh Navy dan serah terima IONS Chairman dari Commander Of Bangladesh Navy kepada Commander Of I.R.I. Navy selaku IONS Chairman 2018-2020.

Dihari pertama simposium, dibahas 2 topik hangat yaitu Security Vision Of Indian Ocean yang dipaparkan oleh 3 orang panelis dari Perancis, Australia dan India. Sementara topik kedua adalah Maritime Trade Vision Of Indian Ocean dengan pemapar dari 3 negara panelis yaitu Iran, Pakistan dan Afrika Selatan.

Seperti diketahui bersama bahwa The "Indian Ocean Naval Symposium" (IONS) adalah inisiatif sukarela yang bertujuan untuk meningkatkan kerjasama maritim diantara angkatan laut negara-negara pesisir Wilayah Samudra Hindia dengan menyediakan forum terbuka dan inklusif untuk pembahasan isu-isu maritim yang relevan secara regional. Dalam prosesnya, melalui kegiatan ini bertujuan untuk menghasilkan aliran informasi antar angkatan laut yang akan mengarah pada pemahaman umum dan kemungkinan solusi kooperatif kedepannya.

Hal tersebut berdasarkan pada kondisi Samudera Hindia yang merupakan suatu wilayah dengan aktivitas global yang intens dan termasuk salah satu jalur pelayaran tersibuk di dunia serta mengandung sumber daya yang melimpah. Keduanya telah dieksploitasi seperti halnya sumber energi potensial masa depan yang berada di dasar laut. Hal ini tentu meningkatkan potensi salah paham, sengketa, dan bahkan konflik antar negara dalam bersaing satu sama lain untuk memanfaatkan secara penuh wilayah Samudera Hindia.

Namun berkat kerjasama yang dinamis maka Samudera Hindia terus menjadi wilayah maritim yang stabil dan aman. Stabilitas ini tentunya berkat adanya hukum laut yaitu UNCLOS dan pelaksanaannya melalui perjanjian-perjanjian, organisasi, dan kesepakatan, sehingga telah menghasilkan kerangka dalam mengatur laut dan sumber dayanya. 

Untuk mempertahankan kondisi stabil dan aman maka dibutuhkan banyak perjanjian, pedoman, dan turunan hukum nasional yang perlu untuk dirumuskan guna mengatasi meningkatnya kompleksitas keamanan maritim di masa depan. Sehingga forum seperti ini, akan terus menjadi platform untuk berdiskusi, berdialog dan saling pengertian dalam usaha bersama menjaga stabilitas dan keamanan di wilayah kita bersama.

Ada 32 (23 anggota dan 9 pengamat) Angkatan Laut yang tergabung di IONS yang secara geografis yang dikelompokkan ke dalam empat sub-wilayah berikut yaitu pertama wilayah Asia Selatan terdiri dari Bangladesh, India, Maladewa, Pakistan, Seychelles, Sri Lanka, dan Inggris. Kedua Wilayah Asia Barat yaitu Iran, Oman, Arab Saudi, dan UEA. Ketiga wilayah Afrika Timur yaitu Prancis, Kenya, Mauritius, Mozambik, Afrika Selatan, dan Tanzania. Sedangkan keempat adalah wilayah Asia Tenggara dan Australia yaitu Australia, Indonesia, Myanmar, Singapura, Thailand dan Timor Leste. Sedangkan yang menjadi negara pengamat diantaranya Cina, Jerman, Italia, Jepang, Malaysia, Madagaskar, Belanda, Rusia, dan Spanyol.
Readmore »

Danlanal Bandung Pimpin Pengamanan Laut Kunker Presiden RI Ke Pangandaran

Danlanal Bandung Pimpin Pengamanan Laut Kunker Presiden RI Ke  Pangandaran

Jakarta, 24 April 2018, Komandan Lanal Bandung Kolonel Laut (P) Sunar Solehuddin S.H., selaku Dansatgas Pengamanan Laut memimpin pelaksanaan pengamanan Laut pada kunjungan kerja Presiden RI Ir. H. Joko Widodo dalam rangka Peninjauan Offshore ke Keramba Jaring Apung (KJA)  dan melepas benih ikan di lokasi Keramba Jaring Apung (KJA) di Wilayah Perairan PPI Cikidang Kab. Pangandaran, Jawa Barat.

Kegiatan pengamanan laut  kunjungan kerja Presiden RI tersebut dilaksanakan dalam rangka menjamin keamanan dan keselamatan Presiden RI selaku pejabat VVIP agar selama proses kegiatan dapat berlangsung dengan aman dan lancar khususnya pada saat proses kegiatan dengan menggunakan sarana alat apung serta selama kegiatan diatas keramba. Pam laut tersebut dipimpin secara langsung oleh Danlanal Bandung Kolonel Laut (P) Sunar Solehuddin, S.H., selaku Dansatgas Pam Laut dengan dibantu oleh Komandan KRI Bung Tomo-357 Kolonel Laut (P) Heri Triwibowo serta Perwira Staf dan para prajurit Lanal Bandung. Selain itu, pengamanan turut melibatkan aparat TNI-Polri dari Korem 062/Tarumanegara serta personil Satpolair Pangandaran.

Dalam pelaksanaan Pengamanan Laut Kunjungan Kerja Presiden RI tersebut, Koarmabar melibatkan beberapa unsur yaitu KRI Bung Tomo-357 beserta 2 unit Sea Rider , Sea Rider Kopaska beserta 7 prajurit Kopaska, Perahu Karet Posal Pangandaran  serta penyelam Lanal Bandung. Selain itu, Pengamanan juga dibantu oleh instansi lain seperti unsur KKP serta Satpolair Pangandaran.

Rangkaian kegiatan berjalan dengan sukses dimana semua berkat hasil kerjasama yang baik antara Lanal Bandung selaku Satgas Pam Laut  yang melaksanakan Koordinasi Pam beserta Jajaran (Paspampres dan Aparat Samping). Selama peninjauannya ke keramba jaring apung , Rombongan Presiden RI menggunakan Sea Rider milik KRI Bung Tomo-357.

Adapun Pejabat yang mendampingi RI 1 antara lain Menteri Kelautan dan Perikanan Ibu Puji Astuti, Menteri PUPR Ir. Mochamad Basoeki Hadimoeljono, M.Sc., Ph.D., Menseskab Pramono Anung, Menhub Budi Karya, Gubernur Jawa Barat Dr. (H.C.) H. Ahmad Heryawan, Lc., M.Si., Dan Paspam Pres, Pangdam III/Slw, Kapolda Jawa Barat, Kabinda Jawa Barat serta Set Mil Pres.
Readmore »

Kasarmabar Terima Kunjungan Kehormatan Komandan Kapal Perang Perancis

Kasarmabar Terima Kunjungan Kehormatan Komandan Kapal Perang Perancis

Jakarta, 23 April 2018, Kepala Staf Komando Armada RI Kawasan Barat (Kasarmabar) Laksamana Pertama TNI Heri Kusmanto, S.E., M.M., mewakili Pangarmabar menerima kunjungan kehormatan dua komandan kapal perang perancis di Ruang VVIP Makao Koarmabar Jakarta Pusat, Senin (23/4).

Kedua komandan kapal perang tersebut yaitu Komandan LHD Dixmude Kolonel Jean Porcher dan Komandan FHS Surcouf Letkol Christine Ribbe. Dalam kesempatan tersebut, Kasarmabar mewakili Pangarmabar mengucapkan selamat datang kepada kedua komandan kapal jenis  Mistral Class Amphibious Assault Ship dan  Class Frigate Aconit di Markas Komando Koarmabar.

Pangarmabar Laksamana Muda TNI Yudo Margono, S.E., M.M., dalam sambutannya yang disampaikan Kasarmabar mengatakan bahwa hubungan antara kedua negara dan angkatan laut telah lama terjalin dengan baik. Indonesia dan Perancis memiliki kesamaan visi dalam hal kemaritiman khususnya keamanan maritim dikarenakan Perancis memiliki wilayah zona ekonomi ekslusif terluas kedua dan Indonesia negara kepulauan terbesar dengan dua pertiga wilayah adalah lautan dan selat.

Lebih lanjut dikatakan Kasarmabar bahwa kedua angkatan laut memiliki kerja sama di bidang pendidikan di mana perwira angkatan laut Indonesia telah mengirimkan para perwiranya dalam  pendidikan, sekolah maupun kursus di Perancis, dan juga anggota kapal perang melaksanakan pertukaran siswa/Cadet saat melaksanakan latihan bersama. Sedangkan di bidang pertahanan, Indonesia memiliki hubungan dengan industri pertahanan Perancis yaitu dengan adanya pengadaan dua kapal perang Indonesia yang berasal dari perancis, yaitu KRI Rigel-933 dan KRI Spica-934.

Sementara itu, ke dua angkatan laut juga berpartisipasi pada kegiatan-kegiatan simposium tingkat internasional seperti Indian Ocean Naval Symposium atau IONS. Perancis juga berpartisipasi dalam Jakarta International Defense Dialogue (JIDD) dan Indo Pertahanan Expo 2017. Sedangkan pada pelaksanaan Latihan Bersama Multilateral Komodo yang diselenggarakan oleh TNI Angkatan Laut pada tahun 2014, Perancis berpartisipasi sebagai peninjau dan pada Latihan Bersama Multilateral Komodo 2016 di Padang, Perancis ikut berpartisipasi menjadi bagian dari latihan multilateral begitu juga dengan tahun 2018 ini di Lombok.

Pada kesempatan tersebut, Komandan LHD Dixmude dan Komandan FHS Surcouf menyaksikan pemutaran video profil Koarmabar untuk mendapatkan pemahaman tentang tugas-tugas Koarmabar. Kunjungan kehormatan tersebut diakhiri dengan tukar menukar cinderamata dan foto bersama.

Turut mendampingi Kasarmabar dalam kegiatan tersebut, Asops Pangarmabar, Aspers Pangarmabar, Aspotmar Pangarmabar dan Komandan Satfibarmabar.

Readmore »

PANGLIMA KOLINLAMIL : TIDAK ADA TOLERANSI BAGI PRAJURIT YANG MELANGGAR ATURAN DAN HUKUM

PANGLIMA KOLINLAMIL : TIDAK ADA TOLERANSI BAGI PRAJURIT YANG MELANGGAR ATURAN DAN HUKUM

JAKARTA, 24 April 2018, Pimpinan TNI AL tidak akan mentolerir oknum prajurit yang melanggar hukum dan akan ditindak tegas, apalagi sampai melukai rakyat, sehingga tidak boleh ternoda oleh prajurit yang melanggar, kita akan melaksanakan penegakan disiplin dan hukum yang berlaku.  Demikian dikatakan Panglima Kolinlamil Laksda TNI R. Achmad Rivai, S.E., M.M terkait dengan prajuritnya yang terlibat dalam tindak pelanggaran hukum dimasyarakat.

Pelanggaran hukum yang dilakukan prajurit merupakan pelanggaran terhadap Trisila Angkatan Laut, Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan Delapan Wajib TNI.

Panglima Kolinlamil menjelaskan pihaknya akan meneruskan perintah Panglima TNI untuk menindak tegas prajuritnya yang terbukti melakukan tindak pidana sesuai dengan hukum yang berlaku.

Salah satu prajurit Kolinlamil Sertu Tku Zhanni Ilham ditindak tegas diberhentikan dengan tidak hormat berdasarkan Surat Keputusan Kasal Nomor Kep/582/III/2016karena terbukti melakukan tindak pidana desersi dan criminal yang merugikan serta mencemarkan TNI AL.

“Tindakan tegas ini agar menjadi pelajaran bagi prajurit lainnya dilingkungan Kolinlamil khususnya” tegas Panglima Kolinlamil.

Oknum ini melakukan tindak pidana desersi pada tahun 2014 dan sudah mendapat putusan dari Pengadilan Militer II-08 Jakarta dengan Nomor : 247-K/PM II-08/AL/X/2015 tanggal 27 November 2015 berupa Pidana Pokok 15 (lima belas) bulan Penjara dan Pidana Tambahan diberhentikan dengan tidak hormat dari Dinas Militer.

Prajurit yang terakhir berdinas dibagian Personel Denmako Kolinlamil diberhentikan secara tak hormat karena juga terlibat dalam penggelapan kendaraan roda empat dan  penyekapan (merampas kemerdekaan seseorang) terhadap warga sipil selama 4 hari di rumahnya.

"Ini merupakan suatu bentuk punishment dari pimpinan terhadap prajurit TNI Angkatan Laut yang melakukan kejahatan pidana," ujar Pati bintang dua alumni AAL 1988 ini.

Proses pemberhentian dengan tidak hormat ini dilaksanakan dalam upacara dengan melepas seragam oknum prajurit tersebut, dan kembali dijadikan warga sipil.

Oknum prajurit itu telah memenuhi unsur pidana dengan hukuman pemecatan dari dinas militer. Keputusan itu sesuai dengan kebijakan Panglima TNI yang menyatakan bahwa setiap pelanggaran pidana berat akan diberhentikan dengan tidak hormat.

Pangkolinlamil mengatakan, tindakan tegas pimpinan TNI AL ini sebagai wujud dari komitmen untuk mengapresiasi segala bentuk prestasi dan pelanggaran yang dilakukan anggota TNI AL, khususnya di jajaran Kolinlamil.

“Pedoman dalam diri setiap prajurit yaitu Trisila Angkatan Laut, Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan Delapan Wajib TNI dapat dihayati dan dilaksanakan," ucapnya.

"Setiap prajurit agar senantiasa menjaga nama baik diri sendiri, keluarga serta TNI Angkatan Laut dengan senantiasa meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan YME dan selalu meningkatkan disiplin, tata tertib dan peraturan dinas dalam TNI AL," tutupnya.(Dispen Kolinlamil)

Readmore »

PERSONEL BAKAMLA RI DAPAT PEMBEKALAN EFEK BIOLOGIS AKIBAT RADIASI PENGION

PERSONEL BAKAMLA RI DAPAT PEMBEKALAN EFEK BIOLOGIS AKIBAT RADIASI PENGION

Batam, Selasa 24 April 2018 (Humas Bakamla RI)
Personel Bakamla RI yang terlibat dalam Latihan dan Bimbingan Teknis Penanganan Zat Radioaktif Tahun 2018, mendapat pembekalan materi Efek Biologis Akibat Radiasi Pengion, yang dipaparkan oleh I Putu Elba Duta Nugraha dari Direktorat Keteknikan dan Kesiapsiagaan Nuklir Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten RI), di Ballroom, I Hotel Baloi, Komplek Baloi Kusuma Indah, No. 7 Lubuk Baja, Kota Batam, Kepulauan Riau, Selasa (24/04/2018).

Efek biologis akibat radiasi pengion menurut narasumber dari Bapeten tersebut antara lain Deterministik (efek ambang atau non-stokastik ) misalnya pengeruhan lensa mata, kerusakan kulit, kemandulan, kerontokan rambut dan lain lain. Efek Deterministik terdapat nilai ambang dosis (di bawah dosis ini, efek tidak dapat diamati), tingkat keparahan meningkat seiring dosis, mengenai sel dalam jumlah besar.

 Hal tersebut hanya dapat terjadi jika dosis di atas ambang ~ 1 Sv, efek terlihat segera setelah paparan antara lain Luka bakar pada kulit, seperti terbakar sinar matahari, kesakitan, kerusakan pada darah, radikal bebas menyerang sel-sel tubuh dan menghancurkannya. Semakin tinggi dosis semakin kuat efeknya, dan jiika terlalu banyak sel yang mati, maka organ tubuh akan mati.

 Dampak dari Efek biologis akibat radiasi pengion lainnya adalah Efek Stokastik yaitu tidak ada nilai ambang, probabilitas dari efek ini meningkat seiring dosis, umumnya mengenai hanya satu sel misalnya, kanker, efek genetik. Materi tersebut merupakan salah satu pelajaran teori yang disampaikan oleh narasumber dari Bapeten I Putu Elba Duta Nugraha.

 Pelajaran kelas dilanjutkan dengan materi lain yakni Implementasi Keamanan Nuklir Di Indonesia disampaikan oleh Alfa Gunawan Zulqarnain dari Direktorat Keteknikan dan Kesiapsiagaan Nuklir Bapeten RI kemudian pelajaran teori Pengenalan Alat Ukur Radiasi (AUR) oleh Nurman Rahmadi, ST., dari Direktorat Keteknikan dan Kesiapsiagaan Nuklir Bapeten RI.

Autentikasi Kasubbag Humas Bakamla RI Mayor Marinir Mardiono
Readmore »

H. Pardi, Calon Senator DPD RI DKI Jakarta Serahkan Syarat Dukungan ke KPUD

H. Pardi, Calon Senator DPD RI DKI Jakarta Serahkan Syarat Dukungan ke KPUD

Jakarta, Mantan Anggota DPD RI H. Pardi di dampingi para Relawan resmi mendaftar ke KPUD DKI Jakarta sebagai syarat yang di tentukan untuk lolos sebagai Calon Anggota DPD RI Periode 2019 - 2024 yaitu sebanyak 3000 KTP warga DKI Jakarta yang diterima Komisioner M. Fadilah di Kantor KPUD DKI Jakarta Jalan Salemba Raya No 15 Jakarta, Minggu (22/4).

Pardi mengungkapkan, Alhamdulillah Saya bersama para relawan se-DKI Jakarta yang selama ini terus mendampingi sudah menyerahkan syarat dukungan calon DPD RI warga DKI Jakarta sebanyak 3000 ke KPUD DKI Jakarta yang diterima langsung salah satu Komisioner M. Fadilah. "Sesuai jadwal yang ditetapkan penyerahan dukungan tanggal 22 April sampai 26 April 2018, Saya yang pertama dan menurut Petugas KPUD berkas-berkas sudah rapi dan nanti pada tanggal 29 April 2018 di umumkan," ujar H. Pardi kepada wartawan usai penyerahan berkas.

Selanjutnya H. Pardi mengatakan, dalam mensukseskan pencalonannya sebagai Anggota DPD RI bersama para relawan diantaranya Forum Jakarta Selatan, Barisan Muda Pademangan, Komunitas Vespa, Laskar Merah Putih Jakarta Barat dan komunitas lainnya yang ada di Jakarta Pusat / Jakarta Selatan / Jakarta Timur / Jakarta Barat / Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, akan selalu melakukan kegiatan sosial di masyarakat sekaligus menyerap aspirasi. "Saya harus terjun langsung ke masyarakat tanpa harus di undang, karena sebagai calon Anggota DPD RI harus mengetahui langsung bagaimana keluhan masayarakat. Selain itu bagi warga yang ingin menyalurkan Aspirasi bisa datang ke "Rumah Aspirasi H. Pardi" Jalan Suci Gang Industri Kelurahan Susukan, Kecamatan Ciracas Jakarta Timur," imbuhnya.

Lanjutnya, dirinya mohon Do'a dan minta dukungannya bagi warga DKI Jakarta agar dalam pencalonannya mendapat Ridho dan nanti bila terpilih akan Amanah. Berbekal pengalamannya sebagai Anggota DPD DRI, Insya Allah akan berbuat lebih banyak kepada warga khususnya yang kurang mampu.

"Provinsi DKI Jakarta sebagai barometer Ibukota Negara, jadi masyarakatnya harus hidup sejahtera dan makmur," pungkasnya. (Red)
Readmore »

Uji Kemampuan Fisik, Makoopsau I Gelar Tes Samapta

Uji Kemampuan Fisik, Makoopsau I Gelar Tes Samapta

Jakarta, Penkoopsau I Selasa, (24/4). Makoopsau I melaksanakan tes samapta semester I tahun 2018 bagi seluruh anggota Makoopsau I yang berlangsung dari tanggal 24 - 26 April 2108 bagi Perwira, Bintara, Tamtama dan PNS Makoopsau I.Pagi tadi (24/4) berlangsung tes samapta bagi Perwira Makoopsau I yang diikuti oleh seluruh pejabat Makoopsau I serta seluruh Pamen dan Pama, di lapangan olah raga Galaxy Makoopsau I.

Menurut Komandan Denma Koopsau I Letkol Kal Bagus Setiawan, pelaksanaan tes samapta bagi personel merupakan program kerja rutin yang dilaksanakan secara berkala, dimaksudkan selain menguji kemampuan fisik juga untuk mengetahui sejauh mana kesiapan kesamaptaan personel yang sudah dibina selama enam bulan terakhir melalui kegiatan olah raga rutin dan pembinaan fisik siang setiap hari rabu.Kesehatan dan kesegaran jasmani personel sangat penting untuk terus dibina dan ditingkatkan, karena muaranya bukan untuk kesehatan personel bersangkutan, tetapi tentunya bermuara pada kesiapan personel dalam melaksanakan tugas sehari-hari. 

Sebagai Kotama Operasi, personel Makoopsau I dituntut untuk memiliki kesemaptaan yang prima dan kesehatan yang baik dalam rangka mengemban tugas-tugas Koopsau I, sehingga diharapkan kinerja satuan akan semakin baik dan optimal, pungkas Letkol Bagus.

Test kesamaptaan jasmani yang meliputi Samapta “A” berupa lari dengan jarak tempuh 2400 meter dan Samapta “B” meliputi push up, sit up, dan suthle run ini, dipimpin langsung oleh staf seksi Binjas Koopsau I dibawah komando Letkol Kes Nono Widihartono. 
Readmore »

Bakamla RI Kunjungi Kapal Perang Inggris

Bakamla RI Kunjungi Kapal Perang Inggris

Jakarta, 24 April 2018 (Humas Bakamla RI) Dalam rangka penguatan kerja sama pertahanan militer antara Indonesia dengan Iggris, Kapal Perang Angkatan Laut Kerajaan Inggris bersandar di Jakarta. Hal ini memicu perhatian Kepala Biro (Karo) Umum Bakamla RI Brigjen TNI (Mar) Sandy M. Latief untuk melihat langsung kapal tangguh tersebut yang sandar di JICT 2 Dermaga 2013 Kaluku, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (24/4/2018).

Kedatangan Karo Umum Bakamla RI yang mewakili Kepala Bakamla RI, disambut dengan hangat dan antusias oleh Komandan Her Majesty's Ship (HMS) Albion Captain Tim Neild (RN). Kapal yang membawa serta 500 orang awak ini, telah singgah di Jakarta sejak tanggal 22 April 2018.

Bakamla RI sebagai mitra dalam pertahanan maritim di Indonesia, turut menyambut baik kedatangan HMS Albion. Diharapkan kerja sama pertahanan militer antar kedua negara dapat terjalin dengan baik dan semakin menguat dari waktu ke waktu.

Kegiatan ini turut dihadiri pula perwakilan dari beberapa stakeholder, antara lain Waasrena Kasal Laksma TNI Muhammad Ali, S.E., M.M., Direktur Bela Negara Ditjen Potensi Pertahanan Laksma TNI Dr. M. Faisal, serta sejumlah undangan lainnya.

Autentikasi: 
Kasubbag Humas Bakamla RI, Mayor Marinir Mardiono
Readmore »

TNI AU Tidak Pernah Alokasikan Lahan Cikopo untuk Kawasan Translok

TNI AU Tidak Pernah Alokasikan Lahan Cikopo untuk Kawasan Translok

Dispenau (23/4). Pernyataan beberapa warga keluarga dari purnawirawan TNI AU di Cikopo Purwakarta yang mengklaim lahan seluas 16,96 Ha yang mereka tempati sebagai lokasi Transmigrasi Lokal (Translok) TNI AU, secara hukum sangat tidak berdasar.  

Keputusan Menteri Pertahanan Keamanan/Panglima ABRI (Kepmenhankam/Pangab) tahun 1974 yang mereka jadikan pijakan hukum, bukan berarti pembenaran untuk menempati dan menguasai lahan, mengingat Kepmenhankam tersebut hanya mengatur penyelenggaraan Translok secara umum.

Disisi lain, TNI AU juga tidak pernah menyatakan lahan Cikopo Purwakarta sebagai areal Translok bagi 8 KK Purnawirawan TNI AU.  

Lahan tanah yang berada di desa Cikopo Kecamatan Bungursari Purwakarta itu sudah sah secara hukum merupakan aset Negara pada Kementrian Keuangan cq. TNI AU dengan registrasi SIMAK BMN nomor 50306000000013 dan terdaftar pada IKN TNI AU nomor 50508013 bersertifikat hak pakai nomor 12 tanggal 19 Oktober 1983. 

Dengan demikian, klaim sepihak dari warga beberapa anak dari keluarga purnawirawan TNI AU di Cikopo yang mengaku sebagai peserta Traslok TNI AU tidak punya dasar hukum, konsekuensinya hak kepemilikan atas lahan Cikopo bertentangan secara hukum. TNI AU mengizinkan para purnawirawan untuk menempati lahan negara tersebut dalam rangka pengamanan aset, sehingga bila suatu saat TNI AU membutuhkan untuk kepentingan dinas (latihan) maka lahan tersebut harus segera dikosongkan. Tidak ada satu pun dasar hukum yang menyebutkan bahwa para purnawirawan TNI AU yang menempati lahan tersebut untuk dijadikan hak milik pribadi atau dimanfaatkan hingga ke anak cucunya.

Perlu pula diluruskan bahwa tidak benar kalau lahan TNI AU di desa Langen Tasikmalaya yang ditempati para Purnawirawan TNI AU sudah bersertifikat atas nama Purnawirawan TNI AU, yang benar adalah sertifikat lahan tersebut atas nama TNI AU.

Tindakan penertiban yang dilakukan TNI AU terhadap aset negara di Cikopo bukan tanpa prosedur, karena jauh-jauh hari, TNI AU melalui Lanud Suryadarma pada 2014 sudah melakukan sosialisasi dan mediasi. Bahkan TNI AU juga sudah menawarkan rumah tinggal sementara, biaya kerohiman dan dukungan akomodasi, tetapi warga menolaknya.     

Semoga penjelasan ini memberikan pencerahan kepada anak-anak keluarga purnawirawan TNI AU yang menempati tanah TNI AU di Cikopo Purwakarta dan Negara kita adalah Negara hukum, sehingga apabila keberatan dipersilakan menempuh jalur hukum.
Readmore »

Bakamla RI Cermati Perpindahan Zat Radioaktif Melalui NKRI

Bakamla RI Cermati Perpindahan Zat Radioaktif Melalui NKRI

Jakarta, 24 April 2018 (Humas Bakamla RI) --– Berkembangnya isu perpindahan zat radioaktif secara ilegal melalui laut Indonesia menuju Korea Utara, mencuri perhatian Bakamla RI dalam upaya pengamanan potensi radiasi di wilayah perairan dan yurisdiksi Indonesia. Hal ini dibahas dalam kunjungan Director Nuclear Security Division, International Atomic Energy Agency (IAEA) Mr. Raja Abdul Aziz Raja Adnan di Kantor Pusat Bakamla RI, Gedung Perintis Kemerdekaan, Jl. Proklamasi No. 56, Jakarta Pusat, Selasa (24/4/2018).

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) Prof. Dr. Ir. Jazi Eko Istiyanto, M.Sc. IPU, dan Deputi Perizinan dan Inspeksi Bapeten Dr. Khoirul Huda, M.Eng. Bakamla RI dan Bapeten selaku instansi penjuru dalam bidang keamanan nuklir di Indonesia, membahas secara khusus mengenai peningkatan kerja sama Indonesia dengan IAEA. Pembahasan bertujuan untuk mendapatkan solusi terbaik dalam pencegahan lalu lintas zat radioaktif ataupun nuklir secara ilegal melalui perairan Indonesia.

Dengan adanya kunjungan Director Nuclear Security Division IAEA, Bakamla RI berharap adanya kerja sama yang berkelanjutan dengan IAEA. Bentuk kerja sama difokuskan pada peningkatan kapasitas personel dalam meningkatkan kemampuan pengawasan dan pemantauan lalu lintas zat radioaktif. Peningkatan kapasitas ini dapat berupa pelatihan, pertukaran informasi, seminar, dan sebagainya.

Selain itu, hal yang paling penting adalah membuka peluang untuk dilakukannya Subject Matter Expert Exchange, atau lebih dikenal dengan pertukaran informasi para ahli dari stakeholder terkait. Pertukaran informasi ini mengerucut pada antisipasi ancaman penggunaan senjata nuklir oleh negara-negara yang bersengketa, teroris, dan 'perlombaan' dalam penggunaan senjata nuklir antar negara-negara besar.

Rangkaian kunjungan Director Nuclear Security Division IAEA berlanjut ke Batam untuk menyaksikan kegiatan latihan bersama antara Bakamla RI dengan Bapeten. Latihan ini bertajuk 'Bimbingan Teknis Penanganan Zat Radioaktif' yang berlansung sejak hari ini sampai dengan tiga hari ke depan.


Autentikasi: 
Kasubbag Humas Bakamla RI, Mayor Marinir Mardiono

Foto:
Humas Bakamla RI
Readmore »

Bakamla RI Latih Nelayan Banyuwangi Penyelamatan di Laut

Bakamla RI Latih Nelayan Banyuwangi Penyelamatan di Laut
   

Banyuwangi, 24 April 2018 (Humas Bakamla RI)-Sebagai wujud kepedulian terhadap keselamatan nelayan di laut, Bakamla RI menggelar acara Pelatihan Water Rescue, dibarengi pembagian sejumlah life jacket kepada puluhan nelayan, di Kabupaten Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur, Selasa (24/4/2018).

Kegiatan dilaksanakan Direktorat Kerja Sama Bakamla RI melalui Subdirektorat Pengembangan Potensi Keamanan dan Keselamatan Laut (P2K2L), yang menyadari perlunya terus ditumbuhkan kesadaran nelayan terhadap keselamatan dan keamanan pelayaran. Upaya tersebut sebagai upaya pencegahan kecelakaan pelayaran yang hingga saat ini masih terjadi.

Penyematan life jacket dilakukan secara simbolis oleh Camat Muncar Drs Lukman Hakim M.si, Ketua BPBD Banyuwangi Fajar Suasana, S.H, dan Kepala Dinas Perikanan dan Pangan Hari Cahyo Purnomo, didampingi Kasubdit P2K2L Kombes Pol Suharwiyono, S.H., M.H.

Penyerahan life jacket ini merupakan bentuk nyata amanat tugas Bakamla RI dalam Perpres Nomor 178 Pasal 3(f) dimana Bakamla RI mempunyai fungsi memberikan bantuan pencarian dan pertolongan di wilayah perairan Indonesia dan yuridiksi Indonesia. Pemilihan lokasi di Banyuwangi dikarenakan masyarakat Banyuwangi sebagian besar merupakan nelayan tradisional, dan tinggal di desa pesisir tepi pantai.

Suharwiyono mengatakan, ”Setelah pembagian kami imbau mereka untuk standby terus life jacket dikapal. Karena bantuan itu kita berikan sebagai upaya mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak kita inginkan.”

“Jangan main-main pada keselamatan pelayaran. Lebih baik tidak pergi dari pada tidak pernah sampai ke tujuan,” tegasnya pula.

Rencananya, kegiatan pelatihan kepada para nelayan Banyuwangi ini akan dilakukan hingga Sabtu mendatang. Usai pembagian life jacket, pada hari pertama pelatihan ini akan diberikan penyuluhan beberapa materi untuk mengedukasi nelayan berkaitan keamanan dan keselamatan di laut, dengan menghadirkan nara sumber dari Basarnas yang kompeten dibidangnya. Tim nara sumber diketuai Gugus Widoyoko yang menjabat sebagai Kasie penyiapan potensi dari Basarnas Pusat, bersama Prahista Dian Yudi Winata memberikan materi pengantar MFR (Medical First Responder), Risky Putra Buana memberikan materi Subtansi Basarnas, Dian Susetyo memberikan materi pemindahan korban, dan Irwan Fery Winata memberikan materi Kedaruratan Lingkungan.

Turut serta dalam rombongan Bakamla RI yaitu Kasi Potensi Keselamatan Laut Tri Rah Astuti, S.E., Dokter Kesehatan Bakamla RI dr. Sherly dan Serka Rum Karyadi, Tim Aju Penyelenggaraan Riandi Yudha Gunawan, S.IP., M.Han dan staf Potensi Keamanan Laut M. Abdul Aziz.


Autentikasi :
Kasubbag Humas Bakamla RI, Mayor Marinir Mardiono
Foto : Humas Bakamla RI
Readmore »

DIREKTUR LATIHAN BAKAMLA RI BUKA LATIHAN PENANGANAN ZAT RADIOAKTIF

DIREKTUR LATIHAN BAKAMLA RI BUKA LATIHAN PENANGANAN ZAT RADIOAKTIF

Batam, Selasa 24 April 2018 (Humas Bakmla RI)
Direktur Latihan Bakamla RI Laksamana Pertama TNI Eko Jokowiyono, S.E., M.Si., membuka Latihan dan Bimbingan Teknis Penanganan Zat Radioaktif Tahun 2018, di Ballroom, I Hotel Baloi, Komplek Baloi Kusuma Indah, No. 7 Lubuk Baja, Kota Batam, Kepulauan Riau, Selasa (24/04/2018). Acara pembukaan diawali dengan laporan kesiapan latihan oleh Kasubdit Penyelenggaraan Latihan Bakamla RI Kombes Pol. Benny Iskandar, S.IK., M.Si., selaku Ketua Panitia latihan, dilanjutkan penyematan tanda peserta latihan oleh Dirlat kepada perwakilan peserta latihan.

Pada kesempatan tersebut Direktur Latihan selaku Penanggung Jawab Latihan membacakan amanat Deputi Operasi dan Latihan Bakamla RI Laksamana Muda TNI Semi Djoni Putra, antara lain kegiatan bimbingan teknis ini juga merupakan upaya Bakamla RI dalam menyiapkan aparatur dengan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi di bidang keamanan dan keselamatan laut khususnya dalam penanganan zat radioaktif, sehingga nantinya petugas pelaksana di lapangan dapat melaksanakan pemeriksaan dengan prosedur dan peralatan yang memenuhi standar keselamatan dalam menangani zat radioaktif.

Lebih lanjut Deputi Operasi dan Latihan menyampaikan pemanfaatan sumber radioaktif di indonesia sudah sangat luas dan mencakup berbagai bidang, baik di bidang industri, pertanian, kesehatan, penelitian dan pendidikan. Sesuai standar internasional, perpindahan sumber radioaktif dalam dan antar negara harus menjadi pusat perhatian, terutama standar pengawasan, standar administratif, standar keselamatan, dan standar kendali teknis. 

Untuk memastikan bahwa perpindahan tersebut, menurut Deputi Operasi dan Latihan dilakukan dengan cara yang aman dan selamat, pengawasan lalu lintas sumber radioaktif merupakan langkah strategis, utamanya pengawasan peredaran sumber radioaktif yang dilakukan melalui laut. salah satu upaya yang akan dilakukan Bakamla adalah bekerja sama dengan Bapeten untuk berperan aktif mengawasi kapal-kapal pembawa sumber radio aktif yang berlayar di perairan indonesia, baik yang secara legal maupun ilegal. maka bakamla secara kontinu bekerja sama dengan bapeten melaksanakan peningkatan kemampuan sumber daya manusia dalam penanganan zat radioaktif di laut.

Dalam kegiatan bimtek kali ini, Lanjut Deputi Opslat para peserta akan diberikan pengetahuan dan praktik tentang implementasi keamanan nuklir di indonesia, meliputi: efek radiasi dan prinsip keselamatan, pengenalan alat ukur radiasi, penanganan dan dekontaminasi zat radioaktif serta akan diberikan simulasi (desktop exercise dan latihan lapangan) tentang penanganan terpadu penyelundupan zat radioaktif melalui laut. 

Hadir dalam acara Pembukaan latihan ini Derektur Latihan Bakamla RI Laksma TNI Eko Jokowiyono, S.E., M.Si., Kepala Kantor Kamla Zona Maritim Barat Laksma TNI Eko Murwanto, S.Sos., Kasubditduklat Kolonel Laut (T) Robby Darwin S, S.E., Kasubditgarlat Kombes Pol Benny Iskandar, S.IK., M.Si., Komandan KN. Bintang Laut – 4801 Mayor Laut (P) Hendra Kurniawan, Pasi Intel Pangkalan Angakatan Laut Batam Mayor Laut (P) Wijoyo Danuasmoro, Kadis Lingkungan Hidup Batam Heman Rozie, Kabid Pusat Data BP Batam Harlas, Kasi Keamanan Pelabuhan dan Patroli Batam Afrizal Tanjung, Staf Badan Intelijen Negara Daerah Kepri Wing Gondo P dan Nahkoda KNP-330 Feryzal serta para peserta dan panitia latihan.

Autentikasi Kasubbag Humas Bakamla RI Mayor Marinir Mardiono
Readmore »

Fashion Clear Brilliant, Teknologi Perawatan Kecantikan Terbaru untuk Cegah Penuaan pada Kulit Wajah

Fashion Clear Brilliant, Teknologi Perawatan Kecantikan Terbaru untuk Cegah Penuaan pada Kulit Wajah 


JIKA ingin cantik maka harus bisa menahan rasa sakit, tentu adalah ungkapan yang sudah lama familiar terdengar di telinga kaum wanita. Tetapi, seiring dengan perkembangan zaman dan teknologi, kini rasanya ungkapan beauty is pain tidak lagi berlaku.

Sebab, sejatinya sekarang sudah banyak sederet perawatan kecantikan yang tidak menyertakan rasa sakit berlebihan. Bahkan, kini banyak treatment kencatikan tidak membutuhkan waktu yang lama.

Contohnya, treatment pencegahan terjadinya penuaan dini teranyar yakni Clear+Brilliant, yang dikabarkan menjadi salah satu perawatan kecantikan favorit dari para selebrita dunia. Sebut saja seperti Kim Kardashian, Jennifer Aniston, Drew Barrymore, Khloe Kardashian, hingga sosok selebriti Tanah Air Olla Ramlan. Lalu apa sih yang dimaksud dengan perawatan Clear+Brilliant tersebut?

Treatment Clear+Brilliant ini adalah perawatan skin tightening (pengencangan kulit) dengan sistem laser. Clear+Brilliant disebutkan merupakan teknologi terbaru yang terbukti secara klinis dapat membantu untuk memperbaiki tekstur kulit wajah sehingga menjadi halus, pori-porinya mengecil, dan melawan sekaligus sebagai pencegahan efek penuaan dini, dan juga mengurangi kerutan halus.

Tidak hanya menghaluskan kulit, membuat pori-pori wajah yang tadinya besar menjadi lebih kecil, dan mengurangi kerutan halus. Lebih lanjut, treatment kecantikan ini juga bisa berfungsi untuk upaya memperbaiki tidak hanya tekstur namun juga warna kulit, dan menyamarkan noda-noda juga flek hitam di wajah.

Keunggulan dari perawatan ini dibandingkan dengan perawatan jenis skin tightening lainnya, dituturkan oleh dr. Kartini Ong dari Crystal Aesthetic Clinic, perawatan satu ini termasuk dalam jenis kategori perawatan yang ringan. Hal ini berbeda dengan perawatan serupa lainnya seperti Ulthera dan Thermage yang kategori tingkatannya sudah lebih berat.

"Treatment Clear+Brilliant ini jenisnya lebih mild, misalnya untuk yang masih usia kepala 2 ingin sudah melakukan perawatan anti-aging, namun tidak mau yang terlalu berat seperti perawatan untuk usia 40 ke atas, ya ini jenisnya lebih ringan. Selain keunggulan lainnya dibandingkan dengan treatment skin tightened yang lain, perawatan ini sekaligus menjaga supaya kulit wajah enggak kusam walau terpapar polusi ataupun karena efek lifestyle yang dijalani," jelas dr. Kartini Ong. di Crystal Aesthetic Clinic, Menteng, Jakarta Pusat.

Lebih lanjut, dr. Kartini juga mengungkapkan bahwa dalam aplikasinya yang biasanya hanya memakan waktu sekira 30 menit. Nantinya alat laser tersebut bisa dikondisikan sesuai jenis kulit dan keinginan sang pasien sendiri, karena ada dua metode yang bisa digunakan yakni original dan parmea.

"Dalam pengerjaannya bisa yang original, yang mana biasanya untuk kulit wajah dengan pori-porinya besar, jadi pori-pori kulit pasien bisa mengecil sekaligus selain menghilan
Readmore »

KASUBDITDUKLAT TINJAU UNSUR PENDUKUNG PENANGGULANGAN RADIASI NUKLIR 

KASUBDITDUKLAT TINJAU UNSUR PENDUKUNG PENANGGULANGAN RADIASI NUKLIR 

Batam, Senin 23 April 2018 (Humas Bakamla RI)
Kepala Sub Direktorat Dukungan dan Latihan (Kasubditduklat) Bakamla RI Kolonel Laut (T) Robby Darwin selaku Koordinator Logistik Latihan Penanggulanagan Radiasi Nuklir tahun 2018, meninjau KN. Bintang Laut-4801, yang bersandar di Dermaga Pangkalan Armada Keamanan Laut Zona Maritim Barat di Barelang, Batam, Kepulauan Riau, Senin (23/04/2018). 

KN. Bintang Laut – 4801 yang dikomandani Mayor Laut (P) Hendra Kurniawan, merupakan salah satu unsur pendukung yang terlibat dalam Latihan Penanggulanagan Radiasi Nuklir tahun 2018, yang diselenggarakan oleh Bakamla RI bekerjasama dengan Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten RI) yang akan digelar dalam waktu dekat di perairan Batam.

Kasubditduklat Bakamla RI beserta rombongan didampingi Komandan KN. Bintang Laut Mayor Laut (P) Hendra Kurniawan dan Perwira Pelaksana Kapten Laut (P) Mang Ampu Tua S, memeriksa secara fisik kesiapan dan perlengkapan yang akan digunakan dalam latihan tersebut.

Turut dalam rombongan Kasubditduklat Bakamla RI, yakni Kasilatops Udara Maritim Sahlani, S.T., Msi, Staf Kom Opsla Serma Kom Abjen Marbun serta beberap personel Staff Bakamla RI yang terlibat dalam latihan ini. Rencananya Latihan dan Bimbingan Teknis Penanganan Zat Radioaktif yang diberi nama sandi “ PEDANG 2018 ”, akan dibuka besok Selasa 24 April 2014 di Batam.

Autentikasi Kasubbag Humas Bakamla RI Mayor Marinir Mardiono
Readmore »

SEBANYAK 16 CPNS BARU PERKUAT KAPAL PATROLI BAKAMLA RI

SEBANYAK 16 CPNS BARU PERKUAT KAPAL PATROLI BAKAMLA RI

Batam, Senin 23 April 2018 (humas Bakamla RI)
 Sedikitnya 16 personel Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) turut memperkuat kapal patroli Bakamla RI di Batam. Ke-16 Pegawai baru tersebut berdinas di KN. Bintang Laut – 4801 berjumlah empat orang, sementara 11 CPNS lainnya diproyeksikan sebagai ABK dari KN. Belut Laut – 4806. . Saat ini mereka sedang melaksanakan kegiatan rutin sehari-hari berupa pembinaan fisik dan pembersihan disekitar dermaga dan lingkungan Kantor Pangkalan Armada Keamanan Laut Zona Maritim Barat di Barelang, Batam, Kepulauan Riau, Senin (23/04/2018).

 Aktifitas sehari-hari sebagai ABK kapal patroli, CPNS Bakamla RI Angkatan II tahun 2016, harus menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja baru di kapal termasuk CPNS wanita. “Dengan adanya CPNS baru yang masuk ke KN. Bintang Laut – 4801, sangat membantu dalam memperkuat operasional kapal, terutama menambah kekuatan divisi jaga dan perawatan serta pembersihan kapal”, demikian dikatakan Perwira Pelaksana (Palaksa) KN. Bintang Laut – 4801 Kapten Laut (P) Mang Ampu Tua S.

 Ada empat CPNS baru yang masuk ke KN. Bintang Laut terdiri dari 3 CPNS pria dan satu CPNS wanita. Dengan demikian KN. Bintang Laut diperkuat 25 ABK terdiri dari 22 ABK pria dan tiga ABK wanita. Dalam melaksanakan tugas sehari-hari mereka memiliki tanggung jawab sama, baik ABK pria maupun wanita.

Autentikasi Kasubbag Humas Bakamla RI Mayor Marinir Mardiono
Readmore »

Korp Baret Merah Gelar Syukuran HUT Ke-66

Korp Baret Merah Gelar Syukuran HUT Ke-66
 
Malang, Dalam rangka memperingati HUT ke-66 Komando Pasukan Khusus (Kopassus) tahun 2018, Prajurit TNI Korp Baret Merah menggelar acara Syukuran Hari Ulang Tahun (HUT) ke-66 Kopassus Tahun 2018 yang jatuh pada tanggal 16 April, bertempat di Aula Doktrin Pendidikan Kejuruan (Dodikjur) Rindam V/Brawijaya, Malang, Jawa Timur, Minggu (22/4/2018).
 
Acara Syukuran HUT ke-66 Kopassus tahun 2018 diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dilanjutkan Hymne Komando, yang dihadiri 700 orang Keluarga Besar Korp Baret Merah se-Jawa Timur, baik yang masih aktif ataupun yang sudah purnawirawan.
 
Pada kesempatan tersebut, Letkol (Purn) Subandi selaku Ketua Panitia mengatakan bahwa, Korp Baret Merah yang berada di wilayah Jawa Timur setiap tahunnya selalu melaksanakan syukuran dalam rangka memperingati HUT Kopassus. “Syukuran ini sekaligus Reuni Korp Baret Merah untuk menjalin silaturami dan semangat kebersamaan yang tidak pernah luntur,” ucapnya.
 
Acara Syukuran HUT ke-66 Kopassus Tahun 2018 mengangkat tema “Melalui Reuni Korp Baret Merah Jatim Sekaligus Memperingati HUT Kopassus ke-66 Tahun 2018 Kita Wujudkan Semangat Jiwa Korsa Sesama Korp Baret Merah Dalam Pengabdian Kepada Bangsa dan Negara Dimanapun Bertugas dan Berada”.
 
Sementara itu, Dandim 0830/Surabaya Utara Letkol Inf Wing Sandya Udayanto dalam sambutannya menyampaikan pesan Danrem 081/DSJ Kolonel Inf R. Sidharta Wisnu Graha, S.E. selaku Pembina Korp Baret Merah Jawa Timur bahwa, dalam menghadapi Pemilukada 2018 maupun Pilpres 2019, agar anggota yang masih aktif selalu mengikuti petunjuk Panglima TNI yaitu tetap menjaga netralitas. “Jangan arogan dan sombong, kokoh persatuan dan soliditas TNI-Polri serta jangan buat malu dalam berprilaku dan bergaul,” tegasnya.
 
Turut Hadir pada acara tersebut, diantaranya Pabandya Ops Dam  V/Brw Letkol Inf Yoky Malinton, Pasi Pers Korem 081/Dsj Mayor Inf Misirin (Prajurit Kopassus terbaik pemecah Record Terjun Payung CRW Asia Tenggara dengan 17 Susun) dan  Serka (Purn) Asmujiono (Penakluk Puncak Gunung tertinggi di dunia Mount Everest 26 April tahun 1997 pukul 15.30 Waktu Nepal). (Red).
Readmore »

Peringati Hari Bumi Satgas Yonif Raider 515 Kostrad Bersama Mahasiswa Pattimura Adakan Penghijauan


Peringati Hari Bumi Satgas Yonif Raider 515 Kostrad Bersama Mahasiswa Pattimura Adakan Penghijauan

(Penkostrad. Senin, 23 April 2018). Sehari setelah Hari Kartini tepatnya pada tanggal 22 April, Masyarakat Indonesia dan Dunia pada hari tersebut memperingati hari yang cukup penting, Hari yang dimaksud adalah hari Bumi sedunia, peringatan Hari Bumi digunakan sebagai penanda dalam gerakan peduli lingkungan modern. Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, hari bumi lantang diperingati oleh banyak pihak dan gerakan guna menyadarkan betapa pentingnya kelestarian alam.

Pos Mamala Satgas Pamrahwan Maluku Yonif Raider 515 Kostrad bersama Himpunan Mahasiswa Pecinta Alam Universitas Pattimura Ambon yang tergabung dalam organisasi (GEMPA) Geograf Mahasiswa Pecinta Alam dalam menyambut peringatan Hari Bumi Se-Dunia kali ini melaksanakan penanaman pohon bersama dilingkungan Negeri Mamala ( 21/4)

Sebanyak 500 (Lima Ratus) Bibit Pohon dari berbagai jenis mulai dari Rambutan, Duku, Durian, Mahoni, Trembesi hingga Jati akan di tanam tersebar pada tiga titik. Titik pertama ditanam di sekitar Pantai Kaki Air Hitilatu, titik kedua disekitar kanan kiri jalan utama dan titik ketiga di pegunungan Wapaue, tempat tersebut dipilih karena sesuai dengan kontur tanah dan curah hujan di wilayah Maluku.

Dosen Universitas Pattimura Doktor Muhammad Amin Saiba yang dalam kesempatan ini ikut melaksanakan kegiatan penanaman pohon mengatakan, “Kegiatan penanaman pohon bersama TNI dalam hal ini Pos Mamala Satgas Yonif Raider 515 Kostrad dalam rangka menyambut Hari Bumi merupakan bentuk kepedulian aparat TNI khususnya anggota Satgas karena tidak hanya menjadi pelopor terciptanya Kamtibmas namun juga pelopor dalam kepedulian terhadap lingkungan salah satunya ikut serta dalam meyambut Hari Bumi Se Dunia bagi masyarakat”.

Komandan Pos Mamala Satgas Yonif Raider 515 Kostrad Lettu Inf Rahmat Hidayat mengatakan, “Kami beserta anggota Pos Mamala akan berusaha agar selama keberadaan kami di Negeri Mamala dan sekitarnya dapat memberikan dampak positif, tidak hanya dalam bidang Kamtibmas melainkan juga kepedulian terhadap lingkungan hal ini sesuai dengan semboyan kami yaitu harus Peduli Berbuat dan Bertanggungjawab dalam segala hal untuk Rakyat”.

Dalam kesempatan yang sama Raja Negeri Mamala Bp. Ramli Malawat juga memberikan apresiasinya kepada pihak Mahasiswa Pecinta Alam dan personil Pos Mamala dari Satgas Yonif Raider 515 Kostrad yang telah berperan penuh dalam gerakan penananam pohon di Negeri Mamala.

Autentikasi
Kapen Kostrad, Kolonel Inf Putra Widyawinaya
Readmore »

Itkostrad Periksa Pembangunan Rumah Dinas di Brigif Raider 9 Kostrad

Itkostrad Periksa Pembangunan Rumah Dinas di Brigif Raider 9 Kostrad

(Penkostrad. Senin, 23 April 2018). Inspektorat Kostrad mengunjungi satuan Brigif Raider 9 Kostrad yang berkedudukan di Kabupaten Jember dalam rangka pengawasan pembangunan fasilitas satuan yaitu pembangunan rumah dinas type 45 sebanyak 10 KK, rehab type 38 menjadi type 45 sebanyak 15 KK dan type G 90 sebanyak 4 KK di Mabrigif Raider 9/DY/2 Kostrad. (21/4/2018).

Itkostrad yang di pimpin Letkol Kav Ahus M mengecek mulai dari bahan bangunan yang digunakan, bentuk bangunan sampai fasilitas seperti kamar, dapur dan air. Turut mendampingi dari manager proyek bapak Siswoyo  dan Pasilog Brigif Raider 9 Kostrad Kapten Inf Tarto.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Tim Wasbangfas atas kunjungannya ke Brigif Raider 9 Kostrad karena dapat memantau dan langsung mengecek hasil dari pembangunan  yang sudah dikerjakan sehingga kami mengharapkan bangunan tersebut sesuai dengan standar dan layak huni bagi prajurit nantinya", ungkap Kapten Inf Tarto.

Autentikasi
Kapen Kostrad, Kolonel Inf Putra Widyawinaya
Readmore »

Cegah Pelanggaran Lalu Lintas, Yonarmed 13 Kostrad Periksa Kendaraan Prajurit

Cegah Pelanggaran Lalu Lintas, Yonarmed 13 Kostrad Periksa Kendaraan Prajurit

(Penkostrad. Senin, 23 April 2018). Untuk meningkatkan kedisiplinan prajurit terutama disiplin dalam berkendaraan satuan Yonarmed 13/2/1 Kostrad mengadakan pengecekan kendaraan bermotor baik roda dua maupun roda empat. Sukabumi, Senin (23/4/2018).

Kendaraan tersebut diperiksa baik kondisi fisik kendaraan maupun kelengkapan administrasi. Hal tersebut meliputi surat-surat seperti SIM, STNK dan BPKB. Sedangkan untuk kelengkapan kendaraan antara lain lampu sein, lampu depan, lampu rem,spion, ban dan lain-lain.

Pemeriksaan ini bukan untuk mencari kesalahan ataupun kekurangan bagi prajurit akan tetapi untuk meningkatkan kedisiplinan berlalu lintas bagi prajurit Yonarmed 13/2/1 Kostrad dengan harapan seluruh kendaraan yang dimiliki oleh prajurit adalah kendaraan yang tertib administrasi dan kelengkapan kendaraanpun sesuai standart dari Kepolisian untuk mengurangi tingkat pelanggaran lalu lintas.

Pada saat berlangsungnya pengecekan, apabila ditemukan  kendaraan bermotor didapati tidak memenuhi persyaratan yang sesuai dengan standar yang telah ditentukan, maka pemilik kendaraan diberikan peringatan dan di data untuk segera melengkapinya.

Autentikasi
Kapen Kostrad, Kolonel Inf Putra Widyawinaya
Readmore »

Reposisi ADIZ, antara Harapan dan Kenyataan

Reposisi ADIZ, antara Harapan dan Kenyataan

Zona identifikasi pertahanan udara atau Air Defence Identification Zone (ADIZ) adalah permasalahan lama yg belakangan ini menjadi isu hangat yang ramai dibicarakan publik. Tidak saja di kalangan militer, namun masyarakat sipil dan pengamat pertahanan pun ikut angkat bicara. ADIZ menjadi menarik, karena terkait dengan perkembangan lingkungan strategis, baik pada lingkup global maupun regional, di mana ancaman terhadap suatu negara tidak lagi berdasar pada batas fisik daratan atau lautan, tetapi juga sudah menyentuh aspek udara. Belakangan, justru aspek udara menjadi ruang yang nyata masuknya ancaman ke dalam sebuah negara, tidak terkecuali bagi Indonesia.  

Dengan wilayah yang demikian luas, Indonesia memang sangat rentan terhadap ancaman yang datang melalui media udara. Dalam kondisi seperti ini, maka diperlukan ruang peringatan dini wilayah udara nasional, yang berfungsi sebagai sarana bagi negara dalam mengontrol sistem pertahanannya melalui penetapan ADIZ. Mekanisme dan prosedur pelaksanaan ADIZ tentu disesuaikan dengan aturan hukum dan undang-undang, baik nasional maupun aturan hukum internasional yang telah diratifikasi.  

Posisi ADIZ dalam Sistem Pertahanan Udara Nasional (Sishanudnas) saat ini dirasa belum menjawab pola pertahanan udara berlapis, karena masih parsial di pulau Jawa saja. Padahal idealnya ADIZ mencakup seluruh wilayah udara nasional di atas ruang udara teritorial sampai ruang udara di atas Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia, sehingga semua pesawat terbang yang masuk wilayah Indonesia dari arah mana saja wajib melapor kepada Indonesia. 

Kepala Staf TNI AU (Kasau) Marsekal TNI Yuyu Sutisna, S.E, M.M., saat memberikan keterangan pers kepada media saat pelaksanaan gladi bersih HUT ke-72 TNI AU di Lanud Halim Perdanaksuma Jakarta (Sabtu, 7/4) mengatakan, Air Defence Identification Zone (ADIZ) yang ada saat ini sudah tidak relevan lagi, karena hanya meliputi Jawa, padahal ancaman sekarang tidak hanya di pulau Jawa saja. Dengan demikian perlu upaya untuk memperlebar cakupannya, sehingga TNI AU dapat lebih maksimal dalam menjaga wilayah udara Indonesia.

Untuk menuju reposisi ADIZ, saat ini sangat terbuka lebar karena sudah ada payung hukum berupa Peraturan Pemerintah (PP) tahun 2018 tentang Pengamanan Wilayah Udara (Pamwilud). Dalam pasal 6 ayat (2) dijelaskan bahwa selain menetapkan kawasan udara terlarang dan kawasan udara terbatas, Pemerintah juga dapat menetapkan ADIZ.  

Substansi penetapan ADIZ dalam konteks sekarang adalah melakukan reposisi ADIZ agar benar-benar menjadi sarana efektif dalam urusan penyelenggaraan pertahanan dan kedaulatan negara, sekaligus menjamin terselenggaranya keselamatan penerbangan dalam arti luas. Dengan terkontrolnya ruang udara nasional, maka secara dini dapat diketahui aktivitas semua penerbangan yang melalui atau dari wilayah udara Indonesia. Dengan demikian, bila terlihat indikasi pesawat yang mempunyai niat “permusuhan” dapat secara lebih awal diketahui, dan diantisipasi oleh negara untuk mencegah kemungkinan-kemungkinan buruk yang dapat terjadi. Dalam hal ini, sesungguhnya negara yang direpresentasikan oleh TNI AU, telah memainkan peran dan fungsinya melindungi segenap kepentingan nasional dan bangsanya. 

Langkah-langkah sosialisasi secara intensif kepada dunia penerbangan terkait reposisi ADIZ, baik di internal Kementrian/Lembaga negara, maupun eksternal masyarakat internasional, menjadi hal yang sangat penting, mengingat reposisi ADIZ dan pemberlakuannya tentu akan mendapat berbagai macam respon, baik positif maupun negatif. Terlepas dari respon positif atau negatif tersebut, makna terpenting dan mendasar dari reposisi pemberlakuan ADIZ adalah terwujudnya kedaulatan negara dan terlindunginya kepentingan nasional.
Readmore »

Penjelasan tentang Aset Tanah TNI AU di Cikopo, Purwakarta

Penjelasan tentang Aset Tanah TNI AU di Cikopo, Purwakarta

Sehubungan dengan terjadinya klaim sepihak yang dilakukan oleh keluarga purnawirawan TNI AU dan warakawuri atas sebidang tanah yang merupakan aset TNI AU, dengan ini Dinas Penerangan Angkatan Udara (Dispenau) memberikan penjelasan sebagai berikut :

Aset tanah TNI AU yang berada di Desa Cikopo, Kecamatan Bungursari, Kabupaten Purwakarta, seluas 16,96 Ha merupakan tanah negara c.q. TNI AU dan telah memiliki legalitas berupa sertifikat nomor 12 tahun 1983 dan Inventaris Kekayaan Negara nomor 50508013.

Berita yang beredar bahwa TNI AU melakukan tindakan main hakim sendiri adalah tidak benar karena pihak TNI AU belum melakukan eksekusi atau tindakan aksi pengosongan lahan tersebut. Jauh hari sebelumnya TNI AU dalam hal ini Lanud Suryadarma telah melakukan mediasi dan sosialisasi kepada keluarga purnawirawan yang berada di atas tanah TNI AU tersebut dan para perwakilan keluarga tersebut merespon dengan tidak ada keberatan

Surat Komandan Lanud Suryadarma Nomor B/205/III/2018 tanggal 23 Maret 2018 telah meminta kepada para 7 kepala keluarga tersebut untuk mengosongkan lahan dan diberi tenggat waktu selama 1 bulan hingga 22 April 2018. Karena Lokasi tersebut saat ini sudah dijadikan sebagai lahan bisnis oleh pihak-pihak yang memanfaatkan situasi dan berdampak negatif terhadap lingkungan.

TNI AU akan memanfaatkan Aset tanah tersebut sebagai tempat latihan dan akan dibangun helipad serta dropping zone bagi pesawat-pesawat helikopter yang bermarkas di Lanud Suryadarma, Kalijati Subang.

Saat ini, aset tanah TNI AU tersebut diduduki oleh 7 keluarga yang terdiri dari 2 warakawuri (istri purnawirawan) dan 5 keluarga yang merupakan anak-anak dari purnawirawan, yang sudah tidak berhak lagi menempati lokasi tersebut, apalagi kehidupannya sudah mapan, hanya karena mereka ingin memiliki tanah milik negara c.q. TNI AU, maka berbagai upaya dilakukan untuk menguasai lahan tersebut, termasuk 2 kali mengajukan permohonan sertifikat ke kantor BPN setempat dengan mengatasnamakan warga masyarakat cikopo.

Surat Keputusan Menhankam/Pangab Nomor Kep/B/28/VII/1974 yang dijadikan rujukan bagi para pemukim di lahan TNI AU tersebut sebagai perintah pemukiman kembali para pensiunan ABRI, bukan berarti memiliki tanah negara karena perintah tersebut hanya bersifat sementara dan dapat sewaktu-waktu dikosongkan apabila TNI AU membutuhkan lahan tersebut untuk kepentingan dinas. 

TNI AU tidak akan menolerir apabila ada pihak-pihak yang memanfaatkan situasi ini untuk mendapatkan keuntungan secara pribadi. Tindakan yang dilakukan oleh para pemukim tersebut telah merusak dan mencabut papan informasi yang berbunyi "Tanah Milik TNI AU" hal ini merupakan tindakan yang melawan hukum dan aksi penyerobotan tanah yang bukan miliknya.
Readmore »

Peringati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW, Syukuran dan Doa Bersama di Masjid At-Tauhid Indobatt-03

Peringati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW, Syukuran dan Doa Bersama di Masjid At-Tauhid Indobatt-03

(Penkostrad. Senin, 23 April 2018). Bertempat di Masjid At- Tauhid Satgas Yonkomposit TNI Konga XXXV-C UNAMID, menyelenggarakan kegiatan peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW, syukuran atas terselenggaranya kegiatan CIMIC pembangunan renovasi Masjid dan Mushola serta doa bersama dalam rangka perjalanan rotasi Satgas yang akan kembali ke tanah air. El Geneina, Sudan Afrika, Jum’at (20/04).

Acara di awali dengan sholat Maghrib berjamaah, kemudian dilanjutkan dengan sambutan Komandan Satgas Yonkomposit TNI Konga XXXV-C UNAMID Letnan Kolonel Inf Syamsul Alam, S.E, yang dalam sambutannya, mengajak semua prajurit untuk meneladani sifat dan sikap Nabi Muhammad SAW selama menjalani kehidupan, terutama dalam keadaan susah dan duka, ini di alami sebelum melaksanakan Isra Mi’raj dan juga mengajak prajurit, agar lebih menjaga dan memantapkan keimanan serta ketaqwaan kepada Allah SWT terutama dalam menegakkan sholat lima waktu untuk dapatnya selalu berjamaah di masjid.

“Ujian-ujian, cobaan dan tantangan Nabi Muhammad SAW yang pernah dialami belum tentu manusia akan sanggup menghadapi cobaan atau beban tersebut, namum beliau tetap bersandar kepada Allah SWT, dan Beliau mengingatkan kita semua agar selalu mengingat kepada Allah SWT, dan juga mengingatkan kita, dengan berkata “ingatlah Aku (Nabi Muhammad) dengan cara mengirimkan sholawat kepadaku,”ucapnya lagi.

 Acara dilanjutkan dengan pembacaan surat Yasin bersama-sama dan ceramah Isra Mi'raj, yang disampaikan oleh Ustadz Idris bahwa “Isra Miraj adalah perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram di Mekah ke Masjidil Al Aqsa di Yerusalem (isra), dengan tujuan menerima wahyu Allah SWT dan peristiwa Isra Miraj terjadi pada 621 Masehi, 2 tahun setelah wafatnya sang istri Siti Khadijah dan paman Rasulullah Abu Thalib.

Acara kemudian dilanjutkan dengan shalat Isya berjamaah, dilanjutkan acara syukuran selesainya pembangunan renovasi Masjid, Mushola dan Madrasah di AOR Indobatt 03 yang ditandai dengan penyerahan sertifikat kepada perwakilan 6 prajurit Satgas yang telah berkontribusi dan berperan secara langsung dalam pembangunan renovasi Masjid, Mushola dan Madrasyah yang sebelumnya dilaksanakan do’a bersama sekaligus selamatan dalam rangka rotasi Satgas Yonkomposit TNI Konga XXXV-C UNAMID, agar berjalan dengan aman dan lancar yang ditandai pemotongan tumpeng dan diakhiri dengan ramah tamah.

Autentikasi
Kapen Kostrad, Kolonel Inf Putra Widyawinaya
Readmore »

Prajurit Kostrad Ikuti Sosialisasi Kodalops di Kodam Jaya

Prajurit Kostrad Ikuti Sosialisasi Kodalops di Kodam Jaya

(Penkostrad. Senin, 23 April 2018). Kegiatan Sosialisasi doktrin Pelaksanaan Komando dan Pengendalian Operasi TNI AD TA 2018 kepada personel Kostrad, Kopassus dan Kodam Jaya oleh Tim dari Pussenif yang diketuai oleh Kolonel Inf Eduard Ginting, SE di hadiri Asisten, Kabalak, serta perwakilan Perwira dari Jajaran Kostrad, Kopassus dan Kodam Jaya bertempat di Aula Kodam Jaya.

Kegiatan sosialisasi ini dibuka oleh Asops Kasdam Jaya Kolonel Inf Moch. Zamroni mewakili Pangdam Jaya. Dalam amanat Pangdam Jaya yang dibacakan oleh Asops Kodam Jaya, Bahwa sosialisasi doktrin pelaksanaan Komando dan Pengendalian Operasi TNI AD ini, bertujuan untuk menyampaikan pemahaman tentang maksud dari doktrin pelaksanaan Kodalops TNI Angakatan Darat terutama yang berkaitan dengan kebijakan – kebijakan baru dari pimpinan TNI Angakatan Darat. Yang mana Kebijakan tersebut perlu dipahami dan dilaksanakan oleh seluruh prajurit TNI AD khususnya Prajurit Kostrad, Kopassus dan khususnya Kodam Jaya sendiri.

Komando Pengendalian Operasi (Kodalops) yang dilaksanakan secara efektif dan efisien merupakan salah satu penunjang utama dalam pencapaian keberhasilan suatu operasi militer.

Doktrin yang dianut dari pelaksanaan Kodalops TNI AD adalah merupakan suatu bentuk penjabaran dari doktrin induk operasi yang berisikan tentang tataran, kewenangan, dan status Kodalops serta sistem Kodalops yang meliputi pengorganisasian, proses pengambilan keputusan taktis (PPKT), fasilitas Kodalops dan manajemen informasi.

Pelaksanaan sosialisasi ini dihadiri kurang lebih sebanyak 120 orang dari satuan jajaran Kostrad, Kopasus dan Kodam Jaya.

Autentikasi
Kapen Kostrad, Kolonel Inf Putra Widyawinaya
Readmore »

TPQ Miftahul Jannah Yonif Para Raider 503 Kostrad Ziarah Religi ke Masjid Lawang Sewu

TPQ Miftahul Jannah Yonif Para Raider 503 Kostrad Ziarah Religi ke Masjid Lawang Sewu

 (Penkostrad. Senin, 23 April 2018). Segenap Takmir Masjid Fisabillah dan Siswa TPQ Miftahul Jannah Yonif Para Raider 503/MK Kostrad beserta orang tua mengadakan ziarah religi  ke Masjid-masjid sejarah yang berada di daerah Malang Jawa Timur. Minggu (22-04-2018)

Ziarah Religi di Masjid-masjid sejarah yang berada di daerah Malang Jawa Timur yang dikunjungi adalah, Masjid Lawang Sewu, dan Masjid Cheng Ho di sekitaran Malang, Jawa Timur.

Dalam kunjungan ziarah religi di Masjid-masjid sejarah tersebut dimaksudkan untuk melihat dari dekat dan mengenang perjuangan para wali dalam syiar penyebaran agama Islam di tanah Jawa serta meningkatan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT.

Salah satu Takmir Masjid Fisabillah, Letda Inf Dianata Panji Prasugi mengatakan. “Ziarah Religi di Masjid-masjid sejarah bukanlah masuk domain ibadah Mahdhah (ibadah ritual, yang tata caranya memang sudah ditetapkan) namun sebagai salah satu bentuk kebaikan/ibadah Ghoiru Mahdhah (sebagaimana tolong menolong, kasih sayang, dll) sehingga kaidahnya adalah diperbolehkan selama tidak melanggar larangan-larangan yang ditetapkan syariat.”

Autentikasi
Kapen Kostrad, Kolonel Inf Putra Widyawinaya
Readmore »

Prajurit Divisi Infanteri 1 Kostrad Sumbang Darah

Prajurit Divisi Infanteri 1 Kostrad Sumbang Darah

 (Penkostrad. Senin, 23 April 2018). Prajurit Divisi Infanteri Kostrad Cilodong sebanyak 50 orang dan 100 orang warga Perumahan Kalibaru Permai, Kelurahan Kalibaru, Cilodong, turut berpartisipasi dalam kegiatan sosial donor darah yang diadakan di Masjid Baitussalam, RW07, Kelurahan Kalibaru, Sabtu (21/4).

Ketua panitia donor darah, Imam Prabowo mengatakan, kegiatan donor darah tersebut diadakan dengan tujuan menyambut Ramadan yang akan datang beberapa minggu lagi dan juga Isra Mi'raj.

“Selain itu, kami juga ingin meningkatkan tali silaturahmi antar warga dan anggota TNI, khususnya jajaran Divisi Infanteri 1 Kostrad Cilodong untuk membantu saudara kita yang membutuhkan tambahan darah,” ucap Imam.

Hardi ismanto, Ketua DKM Masjid Baitussalam mengatakan, pihaknya mengapresiasi anggota Kostrad yang mau berpartisipasi dalam kegiatan donor darah tersebut. Menurutnya hal tersebut merupakan wujud kemanunggalan dan kepedulian TNI kepada masyarakat.

“Masjid juga ingin menjadi tempat yang bermanfaat atau rahmatan lil ‘alamin,” sambung Hardi.

Dalam kesempatan tersebut, dia juga mengenalkan kepada masyarakat bahwa di Masjid Baitussalam ada rumah tahfiz yang sudah memiliki 13 orang santri yang sudah menguasai 10 sampai 15 juz. “Sudah sampai dua angkatan santri yang kami bina di sini,” ujarnya.

Saat ini rumah tahfiz sedang menjalani proses rehabilitasi untuk menambah ruangan para santri, namun mereka masih terkendala anggaran sehingga pembangunan agak terhambat, terlebih mereka berncana membuat gedung tiga lantai dan sekarang pembangunanya baru menuju dua lantai.

“Kami berharap bantuan dari warga Depok, jika ada yang mau menyisihkan sedikit rejekinya untuk pembangunan rumah tahfiz ini,” harapnya.

Autentikasi
Kapen Kostrad, Kolonel Inf Putra Widyawinaya
Readmore »