Hari Bela Negara di Markas Komando Bakamla

Hari Bela Negara di Markas Komando Bakamla

Jakarta, 19 Desember 2018 (Humas Bakamla RI)--- Badan Keamanan Laut (Bakamla) Republik Indonesia melaksanakan Upacara Hari Bela Negara Ke-70. Bertindak selaku insepktur upacara Laksda Bakamla Drs. Frederik Kalalembang. Upacara dilaksanakan di Lapangan Apel Markas Komando Bakamla RI, Jl. Proklamasi No. 56, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (19/12/2018).

Upacara dimulai dengan mengheningkan cipta kemudian dilanjut pembacaan ikrar bela negara. Laksda Bakamla Frederik kemudian membacakan amanat dari Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan RI.

“Penetapan peristiwa bersejarah ini sebagai Hari Bela Negara merupakan penegasan bahwa Bela Negara sejak dulu telah memiliki konteks yang sangat luas. Bela Negara tidak dapat hanya dilakukan dengan kekuatan fisik dan senjata semata, namun harus dilakukan melalui beragam upaya dan profesi. Segenap aparatur negara, baik sipil maupun militer, yang tengah berjuang melakukan tugasnya di pelosok Tanah Air sesungguhnya sedang melakukan Bela Negara. Merekalah yang telah membuat Republik ini bias tetap eksis untuk hadir melayani rakyatnya,”kata Frederik membacakan amanat Kemenkopulhukam.

“Hal ini sekali lagi juga menegaskan bahwa Bela Negara adalah kerjasama segenap elemen Bangsa dan Negara. Bukan hanya pemerintah, apalagi sekedar nomenklatur program instansi atau satuan kerja tertentu saja. Bela Negara terutama adalah wadah peran dan kontribusi segenap komponen masyarakat. Dunia usaha, dunia pendidikan, media, hingga tokoh pemuda, tokoh agama, semua bias dan wajib ikut serta sesuai dengan bidang profesi masing-masing,” lanjutnya.

“Tugas Bela Negara tentulah bukan tugas yang ringan seiring dengan makin kompleksnya tantangan yang dihadapi. Namun saya yakin melalui sinergi antar segenap elemen Bangsa Indonesia, yang sipil, yang militer, yang menjalankan usaha, yang belajar dan mengajar, yang mewartakan berita, hingga yang menjadi teladan masyarakat, kita semua mampu membawa Indonesia menjadi negara yang berdaulat, mandiri, adil, dan makmur, serta berkepribadian dalam kebudayaan,” tutupnya.

Dalam upacara tersebut dihadiri ratusan personel Bakamla, pejabat eselon II, III dan IV yang bertugas di Jakarta.

Autentikasi :
Kasubbag Humas Bakamla, Letkol Bakamla Mardiono
Readmore »

Wisuda Sarjana dan Pascasarjana Universitas Islam Jakarta Ke 54, Lepas 492 Wisudawan

Wisuda Sarjana dan Pascasarjana Universitas Islam Jakarta Ke 54, Lepas 492 Wisudawan

Wajah Ceria penuh haru terpancar pada para Wisudawan maupun keluarga wisudawan yang hadir mengikuti upacara Wisuda ke 54 Universitas Islam Jakarta, Rabu 19 Desember 2018 yang digelar di Balai Sudirman Jakarta.

Menurut Rektor UIJ, Prof Raihan, M.Si bahwa seluruh wisudawan berjumlah 492 orang, dan terdiri dari 314 orang program S1, serta 176 orang untuk program S2, dan kita bersyukur juga turut diwisuda 3 orang program Doktor S3, hari ini adalah hari bersejarah, karena UIJ pertama kali mewisuda S3.

Keberhasilan meraih Sarjana maupun Magister, merupakan hasil kerja keras dalam menuntut ilmu yang hari ini berakhir, Namun demikian keberhasilan tersebut baru merupakan langkah awal bagi keberlanjutan studi ke jenjang yang lebih tinggi dan turut berpartisipasi di bidang profesi masing-masing untuk mengaplikasikan keilmuan ke tengah masyarakat, sehingga bagi yang ingin melanjutkan ke program S2 (Magister) maupun S3 (Doktor) diharapkan meniliki pandangan ilmu dan ketajaman berfikir, terutama dalam menghadapi problema kehidupan masyarakat di era digitalisasi 4.0 yang tidak hanya memerlukan keahlian, tetapi juga keterampilan dan kearifan serta keteladanan sebagai pengembangan nilai-nilai keilmuan berdasarkan nilai-nilai Agama sesuai dengan visi dan misi Universitas Islam Jakarta.


Jadilah Sarjana yang mempunyai etos kerja Islam dalam bidang profesi masing-masing, berasaskan ilmu Amaliah dan amal ilmiah, tingkatkan terus kompetensi Sesuai dengan perkembangan ilmu dan teknologi serta berakar budaya bangsa dilandasi dengan nilai-nilai agama, Pinta Prof Raihan.

Didepan para wartawan, Prof Raihan mengaku bersyukur dimana hari ini baru pertama kalinya UIJ wisuda S3 Prodi Pendidikan Agama Islam, ini menjadi sejarah bagi UIJ, dan tentunya dengan harapan, disamping dia bisa lebih bermakna di masyarakat dengan ide-idenya melalui penelitian tersebut, tentunya juga menjadi semangat bagi program-program studi lain untuk mengikuti jejak program S3, harapan Kita sebagai perguruan tinggi di Indpnesia, bisa tidak bisa dituntut harus meningkatkan kualitas dalam kompetisi.

 Kemudian di dalam cluster Dikti tiap tahun memberikan peringkat terhadap perguruan tinggi di seluruh Indonesia, dengan indikator yang berkaitan dengan sumber daya manusia, kemudian jumlah mahasiswa, Penelitian, publikasi jurnal internasional, dan kegiatan pengabdian masyarakat, dan UIJ di peringkat 188 dari 3.042 perguruan tinggi yang bisa di cluster, berarti ada 1000 perguruan tinggi yang tidak bisa di cluster, mudah-mudahan di tahun 2018-2019 ini, bisa memberikan peningkatan, tentunya kita tidak puas dengan 188 itu yang di Cluster oleh Dikti di tahun 2017 mau tidak mau juga harus meningkatkan kepada empat indikator tersebut, kemudian yang lainnya bulan Oktober kemarin kita mendapat akreditasi institusi dengan nilai B, dan kita bersyukur sehingga seluruh civitas dan mahasiswa lebih percaya diri, dalam berkompetisi di masyarakat maupun dunia kerja.

Di tahun ini kita juga terus mendorong dalam peningkatan guru besar dosen-dosen UIJ serta mendorong untuk secepatnya menyelesaikan S3, demikian juga bidang kepangkatan fungsional dari Lektor Kepala menjadi Lektor dan Guru Besar, sehingga ditahun yang akan datang ada peningkatan jumlah Guru Besar, Lektor Kepala dan Lektor, sehingga pemerintah memberikan pengakuan melalui Sertivikasi Dosen, dan saat ini sebagian besar dosen UIJ sudah tersertivikasi, untuk yang belum terus kita dorong agar tersertifikasi dosen perguruan tinggi, tegas Prof Raiman, M.Si.

Diera digital saat ini Universitas Islam Jakarta juga mengikuti perkembangan yang ada, dimana UIJ mau tidak mau harus mengikuti perubahan itu, bentuknya ada konsep e-learning kemudian semua pelayanan akademik di UIJ juga melalui elektronik, kemudian juga dosen juga dipacu untuk memasukkan bahan mengajarnya dan diskusi secara insentif di media elektronik, sehingga kedepan kita merencanakan ada 2 atau 3 kali melalui e-learning, dan kita siapkan pola pengajaran melalui era digital, tagas Rektor UIJ, Prof Raihan. (Nurul)
Readmore »

Babinsa Koramil 07/Kresek Saksikan Penyerahan Kunci

Babinsa Koramil 07/Kresek Saksikan Penyerahan Kunci

Tigaraksa - Upaya dalam sinergitas di wilayah Babinsa Koramil 07/Kresek Kodim 0510/Trs, Korem 052/Wkr Serda Sutoyo menyaksikan penyerahan kunci rumah di Kampung Etek Desa Kemuning Kecamatan Kresek Kabupaten Tangerang, Selasa (18/12/2018).

Serda Sutoyo Babinsa Desa Kemuning menyampaikan, penyerahan kunci tersebut di serahkan langsung oleh Kades Kemuning Murad kepada ibu Mukimah.

"Penyerahan kunci rumah tersebut bertanda pembangunan rumah tidak layak huni menjadi rumah layak huni sudah selesai dan di serahkan kembali kepada pemilik rumah ibu Mukimah," katanya.

Lebih lanjut Serda Sutoyo menambahkan, pembangunan rumah milik Mukimah di nilai layak untuk mendapatkan pembangunan rumah dari Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Desa Kemuning atas dasar usulan Babinsa.*#Kodim 0510/Trs.
Readmore »

Pak Herman Sulistyo 32 Kali Mengikuti Tonting Kodam Jaya

Pak Herman Sulistyo 32 Kali Mengikuti Tonting Kodam Jaya

Rindam Jaya-Condet, sungguh luar biasa seorang kakek Herman Sulistyo usia (63), beliau saat ditemui dan ditanya Danyon Mekanis 203/Arya Kamuning Letkol Inf Bangun Siregar, SH. setelah mengiringi Pasukan Pleton Beranting (Tonting) etafe terakhir dari Batalyon Infantri Mekanis 202/Tajimalela sampai finish di Rindam Jaya/Jakarta, Rabu (19/12/18)

Dari pengakuannya Kakek Herman telah mengikuti Tonting Yudha Wastu Pramuka Jaya (YWPJ) sejak tahun 1988-2018

Berarti sudah 32 tahun kakek mengiringi Tonting setiap tahun dengan jarak 200 km, kata Danyon 203/AK

Saat ditanya tentang alamat rumah, dengan terbata-bata Kakek Herman menyampaikan "saya tinggal di
Jl. Taman Makam Pahlawan Taruna Tangerang No. 4 RT 02/01 Kel. Sukasih Kota Tangerang", dan awalnya saya tertarik mengiringi pasukan tentara yang berjalan kaki sambil bernyanyi dengan riang dan gembira namun saya tidak kuat ikut berjalan kaki seperti pasukan tentara jadi saya mengikuti pasukan dengan bersepeda, ujarnya

Tonting etafe terakhir di iringi Kasdam Jaya Brigjen TNI Suharyanto bersama ratusan perwira corps Infanteri Kodam Jaya dari Markas Yonkav-7/Pragosa sampai finish di Rindam Jaya

Tonting yang diselenggarakan setiap tahun ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Lahirnya Pasukan Corps Infanteri yang saat ini Corps Infanteri telah berulang tahun yang ke 70, semoga pasukan corps infanteri tetap dapat melakasanakan setiap tugas yang diembannya dengan baik, ujar Danyon
Readmore »

JADIKAN NATAL 2018 SEBAGAI PERWUJUDAN PROFESSIONAL PRAJURIT DAN PNS TNI-AD UNTUK RAKYAT

JADIKAN NATAL 2018 SEBAGAI PERWUJUDAN PROFESSIONAL PRAJURIT DAN PNS TNI-AD UNTUK RAKYAT

Natal merupakan peristiwa yang sangat penting bagi umat Kristiani, karena peristiwa ini merupakan momentum Pernyataan Kasih Tuhan kepada umat manusia dan alam semesta ini.
Hal ini disampaikan oleh kasrem Letkol Kav Soleh S. Sos, dalam sambutannya pada acara bintal menjelang Natal bersama prajurit, PNS Serta Keluarga besar Korem 052/wkr di Aula Sudirman korem 052/Wkr Jl. Boulevard Diponegoro Lippo Karawaci Tangerang
Selasa (18/12)

Diharapkan segenap prajurit, PNS Serta Keluarga besar Korem 052/Wkr hendaknya senantiasa menghayati dan meresapi makna peristiwa besar itu, karena dengan hikmah Natal mengingatkan betapa hidup dan kehidupan manusia senantiasa perlu didasari atas nilai-nilai kesederhanaan, kerelaan berkorban, kesediaan menderita dan memilikii kepedulian terhadap sesama.

Dengan menghayati nilai-nilai tersebut diharapkan dapat menumbuhkan rasa kebersamaan dan meningkatkan profesionalime demi keutuhan bangsa dan negara”.

Sesuai dengan tema perayaan Natal tahun 2018”Jadikan Natal 2018 sebagai Perwujudan Professional Prajurit dan PNS TNI-AD untuk Rakyat”, Kesederhanaan dan keterbatasan tidak menjadi alasan bagi Prajurit dan PNS Korem 052/Wkr dalam menghadapi tantangan tugas tetapi justru menjadi kekuatan untuk dapat lebih sigap, tanggap, dan profesional dalam mencapai tugas pokok.

Sebelum mengakhiri sambutannya Kasrem menyampaikan ucapan terima kasih kepada Semua pihak yang telah memberikan dukungan serta arahan demi terselengaranya acara Natal ini.

*(By. Jecko Umbrella)*
Readmore »

Personel Lantamal I Mengikuti Pembinaan Teknis Fungsi Perawatan Personel Dari Diswatpetsal

Personel Lantamal I Mengikuti Pembinaan Teknis Fungsi Perawatan Personel Dari Diswatpetsal

Jakarta, 18 Desember 2018, Personel Lantamal I mengikuti Sosialisasi Pembinaan Teknis Fungsi Perawatan Personel yang disampaikan oleh Sekdiswatpersal Kolonel Laut (S) Dr. RA. Mulyadi, S.E., M.M., selaku Ketua Tim Safari Bintek bertempat di Gedung Yos Sudarso Mako Lantamal I, Jalan Serma Hanafiah No. 1 Belawan, Selasa (18/12).

Dalam sambutannya Danlantamal I Laksamana Pertama TNI Ali Triswanto, S.E., M.Si., mengucapkan selamat datang kepada Sekdiswatpersal beserta rombongan Bintek Diswatpersal di Mako Lantamal I. Melalui pelaksanaan Bintek fungsi Watpers ini, diharapakan Personel Lantamal I akan memiliki pengetahuan dan pandangan tambahan mengenai aturan dan syarat ketentuan yang berlaku di dalam kedinasan TNI AL seputar tanda jasa, keselamatan dan kesehatan kerja, administrasi dan jenis Veteran RI, santunan cacat, beasiswa, pembelian atau renovasi rumah melalui dinas, kesemaptaan serta Bintal Fungsi komando (BFK), dimana seluruh materi tersebut tentunya akan bermanfaat bagi seluruh Personel Lantamal I. Untuk itu, kepada seluruh Personel Lantamal I agar menyimak, mendengarkan serta jangan ragu atau takut untuk bertanya.

Sementara sambutan dari Kadiswatpersal Laksamana Pertama TNI Rubiyanto, S.E., M.M., Chrmp yang disampaikan Sekdiswatpersal mengucapan terima kasih kepada Komandan Lantamal I beserta seluruh anggota Lantamal I yang telah mendukung fasilitas dan menyambut Tim Safari Bintek dengan baik. Pembinaan teknis fungsi perawatan personel merupakan kegiatan untuk memberikan informasi, pemahaman dan bimbingan serta sosialisasi berkaitan dengan teknis perawatan personel kepada personel TNI Angkatan Laut. Kegiatan ini ditandai dengan adanya permasalahan di lapangan yang belum sinergitas/belum paham mengacu kepada ketentuan yang berlaku, sehingga terjadi ketidak sesuaian administrasi dan prosedur yang berdampak terhadap terhambatnya proses penyelesaian tugas bidang perawatan personel.

Terkait dengan berbagai permasalahan tersebut diatas sudah tentu menjadi kewajiban kita untuk memberikan pencerahan agar apa yang sudah menjadi hak personel tidak terabaikan justru sebaliknya untuk menjadi perhatian. Untuk itu saya mengajak kepada seluruh wilayah Lantamal I agar selalu meningkatkan dan memberikan perhatian terhadap hak personel.

Selesai materi oleh pemapar, dilanjutkan sesi tanya jawab oleh Tim Bintek dengan seluruh anggota Lantamal I beberapa hal ditanyakan diantaranya tentang perumahan, penggunaan Satya lencana .

Hadir dalam acara tersebut Para Asisten Danlantamal I, Kadis/Kasatker Lantamal I, Perwira, Bintara, Tamtama, PNS Lantamal I dan Yonmarhanlan I Belawan.

Readmore »

Tingkatkan Kemampuan Peperangan Ranjau, Satran Koarmada I Gelar Latihan Penyapuan Ranjau Di Perairan Kepri

Tingkatkan Kemampuan Peperangan Ranjau, Satran Koarmada I Gelar Latihan Penyapuan Ranjau Di Perairan Kepri

Jakarta, 18 Desember 2018, Dalam rangka mendukung tugas TNI Angkatan Laut, Satuan Kapal Ranjau Koarmada I menggelar Latihan Penyapuan Ranjau di Perairan Kepulaun Riau selama 4 hari mulai 15 hingga 17 Desember 2018.

Latihan Penyapuan Ranjau Satran Koarmada I melibatkan Unsur Latihan diantaranya KRI Pulau Rusa-726, KAL Marapas Satrol Lantamal IV, Tim Demolisi Satkopaska Koarmada I dan Tim Kesehatan dari Balai Pengobatan Fasharkan Lantamal IV. Kegiatan ini bertujuan untuk memelihara dan meningkatkan kemampuan perorangan maupun unsur-unsur serta menyinergikan dengan unsur terkait sebagai unsur pendukung dalam rangka melaksanakan Operasi Penyapuan Ranjau.

Komandan Satuan Kapal Ranjau Koarmada I Kolonel Laut (P) Rizaldi dalam sambutannya menyampaikan bahwa salah satu tugas TNI Angkatan Laut sebagaimana diamanatkan di dalam Undang-Undang adalah melaksanakan tugas TNI matra laut di bidang pertahanan, dimana hakekat pertahanan negara adalah segala usaha untuk mempertahankan kedaulatan negara, keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan keselamatan segenap bangsa dari ancaman dan gangguan terhadap keutuhan bangsa dan negara. Ancaman dimensi laut memiliki spektrum yang luas dan bereskalasi mulai dari intensitas rendah dalam bentuk tindakan kriminal, sabotase, teror, subversi, sampai dengan intensitas tinggi dalam bentuk pemberontakan senjata, perang terbatas, serta perang terbuka. Salah satu kegiatan yang termasuk dalam ancaman tersebut adalah blokade pelabuhan dan selat strategis dengan menggunakan peranjauan oleh Angkatan Laut negara lain.

Guna memelihara kemampuan pertahanan negara di laut dan dalam upaya menyikapi hakekat ancaman tersebut, diperlukan kesiapsiagaan unsur operasional TNI Angkatan Laut yang tinggi, khususnya dalam melaksanakan peperangan ranjau. Kondisi tersebut dapat dicapai apabila unsur-unsur Satuan Kapal Ranjau dapat memelihara dan meningkatkan fungsi asasinya di bidang peperangan ranjau melalui penyelenggaraan latihan terintegrasi dengan komponen kekuatan satuan TNI Angkatan Laut lainnya secara konsisten, serta berorientasi pada pencapaian tugas TNI Angkatan Laut, ujar Dansatran Koarmada I.

Sasaran Latihan Operasi Penyapuan Ranjau yakni menguasai teknis dan prosedur dalam penggunaan alat serta manuver lapangan, menguasai dan mahir dalam melaksanakan pendeteksian kontak bawah air, menguasai dan mahir dalam melaksanakan penggelaran APR mekanik, menguasai dan mahir dalam melaksanakan netralisasi kontak bawah air, menguasai dan mahir dalam melaksanakan pembuatan alur terobos dan melewati medan ranjau.

Adapun materi latihan meliputi deteksi kontak bawah air, penggelaran APR mekanik, netralisasi kontak bawah air, serta pembuatan alur terobos dan melewati medan ranjau.

Kaji ulang dan penutupan latihan dihadiri oleh Sekdis Opslatal Kolonel Laut (P) Bambang Irawan, Pelaku latihan yang terdiri dari Staf Satran, Sopsal, Kolat, Tim Demolisi Kopaska, Kesehatan, Dokumentasi, Perwira KRI Pulau Rusa dan Perwira KAL Marapas.
Readmore »

KRI Torani-860 Tangkap Kapal Tug Boat Tanpa Crew List Dan Tidak Laik Laut Di Sungai Banyu Asin

KRI Torani-860 Tangkap Kapal Tug Boat Tanpa Crew List Dan Tidak Laik Laut Di Sungai Banyu Asin

Jakarta, 17 Desember 2018, Keberadaan Unsur KRI Jajaran Koarmada I dalam memberantas kegiatan ilegal dan menegakkan hukum di laut terus membuahkan hasil. Kali ini KRI Torani-860 Satrol Lantamal XII berhasil menangkap Kapal Tug Boat dan Tongkang yang diduga berlayar tanpa dilengkapi Crew List dan Sijil dan beberapa dokumen lainnya tidak lengkap sehingga diduga melanggar Undang-Undang Pelayaran Nomor 17 Tahun 2018 di Perairan Sungai Banyu Asin Palembang, Senin (17/12).

Penangkapan berawal saat KRI Torani-860 melaksanakan patroli sektor di daerah Perairan Sungai Banyu Asin mendapatkan kontak kapal pada posisi 02° 11’ 98” S - 104° 55’ 30” T tepatnya di Ambang Luar Sungai Banyu Asin Palembang. Menindaklanjuti hal tersebut, KRI Torani-860 melaksanakan Pengejaran, Penangkapan, dan Penyelidikan (Jarkaplid) dilanjutkan dengan Peran Pemeriksaan dan Penggeledahan terhadap muatan, personel dan dokumen kapal tersebut.

Dari hasil pemeriksaan diketahui nama Kapal TB Alfun 06 dan TK Mashel 02, Kebangsaan Indonesia, Tonage TB 28 GT dan TK 95 GT, Tanda Selar GT 28 No. 241/Dda, Nakhoda M. Teguh, Pemilik Kapal Ahmad Luthfi, Jumlah ABK 3 orang, Rute Pelayaran dari Palembang tujuan Ambang Luar Palembang (PP), Muatan Dozer 2 Unit, Loader 2 Unit dan Fander.

Dugaan awal Kapal TB Alfun 06 dan TK Mashel 02 melakukan pelanggaran dan kesalahan karena selama  beroperasi  kapal  tanpa disertai Crew List dan Sijil melanggar Pasal 312 UU Pelayaran Nomor 17 Tahun 2008, jo Pasal 145 UU Pelayaran Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pengawakan Kapal, KKM kapal tidak ada melanggar Pasal 312 UU Pelayaran Nomor 17 Tahun 2008, jo Pasal 145 UU Pelayaran Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pengawakan Kapal, TB dan TK Tidak dilengkapi jangkar sehingga tidak laik laut melanggar Jo Pasal 117 UU Pelayaran Nomor 17 Tahun 2008 Tentang Keselamatan dan Keamanan Angkutan Perairan.

Berdasarkan dugaan kesalahan tersebut, Komandan KRI Torani-860 Mayor Laut (P) Agus Daryono memerintahkan agar Kapal TB Alfun 06 dan TK Mashel 02 di Adhoc menuju Posal Sungsang Lanal Palembang untuk diperiksa lebih lanjut.
Readmore »

DANSESKOAL PIMPIN UPACARA PENGUKUHAN JABATAN KAPUSJIANMAR SESKOAL DAN SERAH TERIMA JABATAN DIRJIANSTRAOPS, KADEPIPTEK SERTA PENYERAHAN JABATAN KASATKES SESKOAL

DANSESKOAL PIMPIN UPACARA PENGUKUHAN JABATAN KAPUSJIANMAR SESKOAL DAN SERAH TERIMA JABATAN DIRJIANSTRAOPS, KADEPIPTEK SERTA PENYERAHAN JABATAN KASATKES SESKOAL

Seskoal, 18 Desember 2018, Komandan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Danseskoal) Laksamana Muda TNI Dr. Amarulla Octavian, S.T., M.Sc., D.E.S.D. memimpin upacara Pengukuhan jabatan Kapusjianmar Seskoal dan Serah Terima Jabatan Dirjianstraops, Kadepiptek serta penyerahan jabatan Kasatkes Seskoal yang diselenggarakan di Lobby OB. Syaaf Seskoal, Bumi Cipulir, Jakarta Selatan, Senin (17/12).

Jabatan Kepala Pusat Pengkajian Maritim (Kapusjianmar) Seskoal dikukuhkan Komandan Seskoal kepada Kolonel Laut (P) Suharto, S.H., M.Si (Han). Jabatan yang diserahterimakan antara lain Direktur Pengkajian Strategi Operasi (Dirjianstraops) dari Kolonel Laut (P) Suharto, S.H., M.Si (Han) kepada Kolonel Laut (P) Dwi Jantarto, S.T., Jabatan Kepala Departemen Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Kadepiptek) dari Kolonel Laut (E) Saptono Djuniawan, S.E., M.AP.  kepada Kolonel Laut (E) Aris Ruru Pululungan, S.T. dan penyerahan jabatan Kasatkes Seskoal dari Letkol Laut (K) dr. Isdiyanto Septiadi, Sp.U., kepada Komandan Seskoal.

Dalam amanatnya, Danseskoal mengatakan, bahwa pergantian jabatan dalam suatu organisasi pada hakikatnya merupakan satu mata rantai pembinaan personel dalam rangka mendinamisasikan organisasi di Seskoal secara keseluruhan. Dinamisasi itu bertujuan agar organisasi senantiasa responsive, antisipatif serta adaptif terhadap setiap perubahan kondisi lingkungan strategis yang terjadi. Dengan demikian, pergantian jabatan seperti ini bukan hanya sekedar bermakna procedural pergantian personel semata, tetapi lebih bermakna substansial, yaitu suatu proses kesinambungan pembinaan satuan dalam konteks pembagunan Seskoal yang merupakan lembaga pendidikan tertinggi di TNI Angkatan Laut.

Dikatakan lebih lanjut, jabatan Dirjianstraops memiliki peran yang strategis, diantaranya adalah sebagai unsur pembantu pimpinan yang bertugas merencanakan, mengarahkan, dan membina kegiatan-kegiatan pengkajian strategik dan operasi serta penelitian lanjut, baik yang diprogramkan seskoal maupun mabesal. Jabatan Kapusjianmar memiliki peran  yang strategis diantaranya bertugas merencanakan, menyusun, menyiapkan dan melaksanakan kegiatan pengkajian dan penelitian kebijakan serta doktrin pertahanan negara di laut dan keamanan maritim. Sedangkan jabatan Kadepiptek Seskoal, sebagai unsur pelaksana dalam penyelenggaraan pengajaran di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi, yaitu bertugas untuk menyusun program kerja, menyiapkan dan melaksanakan test kemampuan, paket latihan dan aplikasi, menyelenggarakan program pengajaran dalam bidang studi pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi TNI Angkatan Laut baik pada program pendidikan reguler, maupun program pendidikan lainnya di lingkungan Seskoal.

Kegiatan ini dihadiri Wadan Seskoal Laksamana Pertama TNI TSNB. Hutabarat, M.MS. dan para pejabat utama Seskoal, serta undangan lainnya.(Nrl)
Readmore »

Danpusterad Bertekad Bangun Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Korupsi

Danpusterad Bertekad Bangun Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Korupsi

Jakarta - Komandan Pusat Teritorial Angkatan Darat (Danpusterad), Mayjen TNI Hartomo tidak mau ketinggalan dalam pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) serta Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) khususnya diwilayah Pusat Teritorial Angkatan Darat dengan mengumpulkan seluruh personel jajaran Pusterad sekaligus memimpin penanda tanganan pencanangannya, di Aula Gajah Mada Mapusterad Jalan Raya Setu Jakarta Timur, Selasa (18 Desember 2018).

Kegiatan pencanangan tersebut ditandai dengan penanda tanganan berupa berkas piagam berisi tekad menghindari segala bentuk Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) yang dihadiri para undangan diantaranya Dandenma Mabes TNI, Dandim 0505/Jakarta Timur, Kapolres Jakarta Timur, Ketua FKUB Jakarta Timur, tokoh agama, tokoh pemuda serta beberapa ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) wilayah Jakarta Timur.

Mayjen TNI Hartomo dalam sambutan tertulisnya mengatakan, Program reformasi birokrasi nasional merupakan program pemerintah dengan memuat visi reformasi birokrasi yaitu “menjadi pemerintahan kelas dunai (world class governance)” dalam rumusan lebih rinci yaitu terwujudnya pemerintahan yang profesional dan berintegritas tinggi yang mampu menyelenggarakan pelayanan prima dan manajemen pemerintahan yang demokratis agar mampu menghadapi tantangan melalui tata pemerintahan yang baik.



Lebih lanjut Danpusterad menambahkan, untuk tercapainya tujuan dan sasaran reformasi birokrasi dilingkungan Pusterad beserta satuan jajarannya, maka perlu dilaksanakan pencanangan sebagaimana yang kita lakukan saat ini.

Dilanjutkannya, zona integritas merupakan predikat yang diberikan kepada instansi pemerintah yang pimpinan dan jajarannya mempunyai komitmen untuk mewujudkan wilayah bebas korupsi (WBK) dan wilayah birokrasi bersih melayani (WBBM) khususnya dalam hal pencegahan korupsi dan peningkatan kualitas pelayanan publik dengan melaksanakan tertib administrasi dan tertib pertanggung jawaban keuangan yang transparan dan akuntabel sesuai dengan aturan yang berlaku, tutupnya.

Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB dan berakhir pukul 10.30 WIB tersebut, juga diikuti para pejabat lingkungan Pusterad diantaranya Wakil Komandan Pusterad, Brigjen TNI Joko Warsito, Sekretaris Pusterad, Kolonel Inf Toto Nurwanto, Ir Pusterad, Kolonel Czi Lalu Rudi Irham Srigede, S.T., M.Si, para Staf Ahli, para Direktur Pusterad, serta Dansatintelter, Kolonel Inf I Made Riawan, S. Psi. (Red).
Readmore »

Kodim 0501/JP BS Laksanakan Penghijauan Dalam Rangka Hari Juang Kartika ke-73 TA 2018

Kodim 0501/JP BS Laksanakan Penghijauan Dalam Rangka Hari Juang Kartika ke-73 TA 2018

Kodim 0501/JP BS melaksanakan penghijauan sepanjang Kali Sentiong Gempol, Jl. H. Ung RW.04 dan RW.05 Kel. Kebon Kosong, Kec. Kemayoran Jakarta Pusat, dengan melakukan penanaman bibit Pohon Mahoni sebanyak 28 batang.

Kegiatan diawali dengan apel bersama 3 Pilar dipimpin oleh Kasdim 0501/JP BS mewakili Dandim. Ditempat terpisah Dandim menuturkan bahwa penanaman bibit Pohon Mahoni ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Juang Kartika ke-73 Tahun 2018, dengan mengusung tema "TNI AD mengabdi dan membangun bersama rakyat".

Sebagai aparat komando kewilayahan, kami memiliki kewajiban moral untuk turut menjaga kelestarian wilayah.
" Bumi yang kita pijak saat ini adalah warisan untuk generasi mendatang, salah satu cara untuk melestarikannya adalah dengan penghijauan agar kelak dikemudian hari anak cucu kita masih bisa menikmati lingkungan yang sehat dan asri", urai Dandim.

Kegiatan penghijauan ini juga merupakan bentuk sinergitas dalam membantu program Pemerintah untuk mengatasi cuaca yang ekstrim akibat pemanasan global yang semakin hari semakin 
terasa.

Turut hadir dalam kegiatan penanaman pohon hari ini diantaranya adalah Kapolsek Kemayoran Kompol Saiful Anwar, Pasiter Kodim 0501/JP BS Mayor Arm Hasanudin, Danramil 07/Kemayoran Mayor Arh Didik W, Sekcam Kemayoran Samsudin serta Satpol PP Kecamatan Kemayoran para tokoh masyarakat dan tokoh pemuda.
Readmore »

Diplomasi Maritim Akhir Tahun, Bakamla RI Kunjungi Indian Coast Guard


Diplomasi Maritim Akhir Tahun, Bakamla RI Kunjungi Indian Coast Guard

New Delhi, 18 Desember 2018 (Humas Bakamla RI) Kepala Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla RI) Laksamana Madya A. Taufiq R., melaksanakan kunjungan kerja dalam rangka memperkenalkan diri dan melaksanakan High Level Meeting antara Indian Coast Guard (ICG) dan Indonesia Coast Guard/Bakamla, di Markas Besar Indian Coast Guard, New Delhi, India, (17/12/2018). 

Kunjungan tersebut juga sebagai bentuk dukungan untuk menjadikan Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia. Tidak hanya itu, kegiatan ini juga menunjukkan komitmen Indonesia dalam Pernyataan Bersama ‘Establishing Comprehensive Strategic Partnership between Indonesia and India’ dan ‘The Statement on Shared Vision of India-Indonesia Maritime Cooperation in The Indo-Pacific’ oleh Presiden RI dan Perdana Menteri India pada saat kunjungan kenegaraan 29 Mei lalu di Jakarta.


Selain itu, kunjungan tersebut juga merupakan bentuk pelaksanaan arahan Presiden RI untuk mengembangkan Bakamla agar dapat melaksanakan fungsi Coast Guard. Hal ini dituangkan dalam Surat Sekretariat Kabinet No : B.551/Seskab/9/2015 tanggal 30 September 2015.

Disamping itu, kegiatan ini juga merupakan salah satu bentuk peningkatan kerjasama regional dalam bidang keamanan maritim. 

Bakamla beserta Indian Coast Guard menyadari bahwa mereka memiliki ancaman di laut yang sama. Karenanya, dibutuhkan kerja sama yang melekat demi tetap terpeliharanya keamanan laut. 


Kehadirannya di India, Kepala Bakamla disambut oleh Pasukan Kehormatan Indian Coast Guard. 

Adapun rangkaian acaranya antara lain meliputi: Kunjungan Kehormatan dan Pertemuan Tingkat Tinggi antar pimpinan kedua instansi.

Dalam Pertemuan Tingkat Tinggi, Direktur Jenderal ICG Vice Admiral Rajendra Singh dan Laksamana Madya A. Taufiq R. membahas dan menyepakati beberapa hal, antara lain:
1. Penghargaan setinggi-tingginya atas kunjungan pertama Kepala Bakamla ke India setelah dilantik. Hal ini menunjukkan penekanan atas pentingnya kerja sama antara ICG dan Bakamla;
2. Percepatan finalisasi Memorandum of Understanding (MoU) Keamanan Maritim antara ICG dan Bakamla. Hal ini digunakan sebagai dasar penguatan kerja sama dalam pertukaran informasi, pembentukan jalur komunikasi (hotline), penetapan single point of contact, patroli terkoordinasi, latihan bersama, dan kegiatan peningkatan kapasitas lainnya;
3. Partisipasi Bakamla sebagai observer dalam National Level Pollution Response Exercise (NATPOLREX) yang dilaksanakan oleh ICG di Mumbai, 7/1/2019, yang akan datang. NATPOLREX dilaksanakan ICG dengan mengundang observer dari komunitas Coast Guard negara-negara tetangga;
4. Pelaksanaan Table Top Exercise, sekaligus kunjungan dari Kapal Patroli Bakamla di Port Blair, India, Mei 2019 yang akan datang;
5. Pernyataan saling mendukung dalam inisiatif penguatan kerja sama pada forum Head of Asian Coast Guard Agencies Meeting (HACGAM);
6. Usulan Bakamla terkait partisipasi Bakamla dan ICG dalam Patroli Terkoordinasi India-Indonesia, atau yang disebut Patkor Indindo. Usulan ini khususnya memberi penekanan mengenai fungsi-fungsi Coast Guard. Hal ini langsung disepakati untuk ditindaklanjuti oleh kedua instansi, sesuai dengan prosedur yang berlaku;
7. Undangan Bakamla kepada ICG untuk berpartisipasi dalam Maritime Security Desktop Exercise (MSDE), dan Latihan Penegakkan Hukum di Laut sebagai salah satu bentuk realisasi pilar Capacity Building dalam forum HACGAM di Jakarta Center for Law Enforcement Cooperation (JCLEC), Semarang. 

Pada kesempatan tersebut, Dirjen ICG menyerahkan dokumen publikasi dan panduan pelaksanaan pencemaran di laut yang telah disusun oleh ICG. Dokumen ini merupakan salah satu bentuk pertukaran informasi dan penguatan kapasitas yang langsung dilaksanakan oleh ICG dan Bakamla.

Selanjutnya Kepala Bakamla dan delegasi lainnya melanjutkan kunjungan ke Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia (APMM), dan Vietnam Coast Guard. APMM sendiri selain memiliki tugas dan fungsi yang sama dengan Bakamla, juga merupakan sebuah lembaga yang tumbuh menjadi salah satu Coast Guard terbesar di Asia Tenggara. 

Turut mendampingi Kepala Bakamla dalam kegiatan ini antara lain: Direktur Kerja Sama Laksma Bakamla Dade Ruskandar, S.H., M.H.; Kepala Kantor Kamla Zona Maritim Barat Laksma Bakamla Eko Murwanto, S.Sos.; Kasubdit Kerja Sama Luar Negeri Kolonel Bakamla Satya Pratama, S.Sos., M.Sc.; Kasubbag TU Kepala Bakamla Letkol Bakamla Ridwansyah; serta sejumlah staf lainnya.


Autentikasi: Kasubbag Humas Bakamla Letkol Bakamla Mardiono
Readmore »

Kodim 0503 Gelar Pembinaan Peta Jarak Jaring Teritorial Semester II Tahun 2018

Kodim 0503 Gelar Pembinaan Peta Jarak Jaring Teritorial Semester II Tahun 2018

Bertempat di Aula Kodim 0503 Jakarta Barat 74 peserta dari Ormas dan Organisasi Kepemudaan tingkat Kota, Kota Administrasi Jakarta Barat mengikuti kegiatan "Pembinaan Peta Jarak Jaring Teritorial Semester II Tahun 2018 Kodim Jakarta Barat".

Komandan Kodim 0503 Jakarta Barat, Letnan Kolonel Kav Andre Henry Masengi dalam sambutannya yang diwakili Danramil 01 Tamansari, Mayor Infantri Rohani, SIp,MM menegaskan bahwa dengan pertemuan ini diharapkan dapat membangun kebersamaan dan persaudaraan seluruh Ormas di Jakarta Barat, juga bersama jajaran Kodim 0503 Jakarta Barat, juga untuk bersama-sama menciptakan wilayah DKI Jakarta, khususnya Jakarta Barat yang aman, damai, tentram dan kondusif.

Jadikan kegiatan hari ini juga untuk meningkatkan Sinergitas jejaring untuk deteksi dini, guna cegah dini menghindari hal-hal yang tidak diinginkan bersama.

Dalam pesannya Komandan Kodim 0503 Jakarta Barat juga meminta seluruh Ormas, Tokoh Masyarakat maupun Tokoh Agama untuk bisa menjaga situasi menjelang Tahun Politik April 2019, agar pelaksanaan Pemilu dan Pilpres dapat berjalan secara Demokratis, Jujur, Bebas dan Rahasia, karena pembangunan 5 tahun kedepan akan ditentukan pada 19 Apil 2019 mendatang, paparnya.

Pada Desember ini Umat Kristen dan Katholik juga merayakan Perayaan Natal, untuk itu perlunya ormas-ormas juga bisa memberikan kesempatan Umat Kristen untuk merayakan Natal, berikan ruang dan waktu kepada umat Nasrani yang sebentar lagi akan melaksanakan kegiatan perayaan Natal, pintanya.

Kodim 0503 Jakarta Barat mengajak semua komponen masyarakat termasuk temen-temen Ormas di Jakarta Barat untuk senantiasa bergandengan tangan dalam melaksanakan pengamanan di wilayah Jakarta Barat, baik di Gereja maupun tempat Ibadah lainnya, agar perayaan natal bisa berjalan kondusif dan kita mengedepankan semangat toleransi kepada teman-teman kita yang merayakan Natal, ungkapnya.

Hal yang sama juga diungkapkan Danramil 01 Tamansari, Mayor Infantri Rohani, SIP,MM pada Wartawan, bahwa dalam pergantian tahun 2018 ke 2019, untuk wilayah Jakarta Barat ini juga akan digelar meriah sekali, maka kita juga berpesan kepada seluruh masyarakat yang ada di Jakarta Barat, Mari kita sama-sama bertanggung jawab di wilayah untuk terus menjaga agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, pintanya. (Pry)
Readmore »

Peserta Audisi Indonesia Top Model 2018 dari Makassar “Kecewa”

Peserta Audisi Indonesia Top Model 2018 dari Makassar “Kecewa”

Ajang pencarian bakat Indonesia Top Model 2018 yang dilaksanakan pada tanggal 6,7 hingga 8 Desember 2018 di epiwalk Rasuna Jakarta mendapat sorotan serius dari Peserta asal Makassar, Ahmad Yani orang tua peserta pada wartawan mengungkapkan kekesalannya, karena banyak janji-janji yang tertulis dalam brosur tetapi saat acara ternyata tidak ada seperti Kaos, Serempang dan Tropy yang dijanjikan, namun ternyata janji tinggal janji, hal tersebut sudah melanggar UU Perlindungan Konsumen.

Ahmad Yani juga mengungkapkan kekecewaannya, karena selama 3 hari mengikuti ajang pencarian bakat, namun peserta tidak memperoleh pembekalan bidang Modelling, dan tanpa ada roandom yang jelas, di hari pertama peserta hanya mendapatkan penyuluhan bahaya Narkoba, hari kedua tidak ada kegiatan, hanya mengikuti gladi saja, dan hari ketiga langsung lomba, jadi dengan uang pembayaran peserta senilai Rp.3.500.000,- (tiga juta lima ratus ribu rupiah) tidak memperoleh apa-apa, kaos dan serempang pun tidak diberikan, belum lagi uang yang harus kita keluarkan untuk menginap di hotel beberapa hari, namun kami harus pulang dengan kecewa, paparnya.

Acara dengan tema Mom and Kids Award 2018, seharusnya yang tampil di atas Catwolk adalah Ibu dan Anak, kekompakan ibu dan anak itulah yang harus dijunjung tinggi dan menjadi acuan juri, tetapi ada peserta yang tampil bukan dengan orang tua, seperti dengan neneknya atau tantenya, padahal ibunya ada, namun diwakili orang lain dan bisa memperoleh juara, dan saat kita protes ke dewan juri, alasanya hal tersebut tidak masalah, ini jelas tidak sesuai tema, protes kita akhirnya tidak ditanggapi dewan juri maupun penyelenggara dari YAPMI.

Yang lebih menyedihkan, peserta yang saat jalan di Catwolk sepatunya terlepas bisa masuk 10 besar dan dapat juara, sementara yang bagus masih banyak, ada peserta yang mendapat juara 2, setelah naik disuruh turun lagi dengan alasan tidak ada juara 2, bilangnya pemenangnya hanya 1, dan juara 2 tersebut juga tidak masuk dalam 10 besar, dan saat kita tanyakan tidak ditanggapi juri, jadi kami nilai iven ini tidak jelas, dan kriterianya juga tidak ada, ungkapnya penuh kekesalan. (Rl)
Readmore »

Pangdam Jaya: Teladani Nilai-Nilai Perjuangan dan Militansi Panglima Besar Jenderal Sudirman

Pangdam Jaya: Teladani Nilai-Nilai Perjuangan dan Militansi Panglima Besar Jenderal Sudirman

Kodam Jaya - Tangerang. Panglima Kodam (Pangdam) Jaya/Jayakarta Mayjen TNI Joni Supriyanto, memimpin upacara sekaligus secara simbolis memberangkatkan Peleton Beranting (Tonting) Yudha Wastu Pramuka Tahun 2018 di Lapangan Sewindu, Batalyon Infanteri Mekanis 203/Arya Kamuning, Brigif Mekanis-1 Pengaman Ibukota/Jaya Sakti, Jatake, Tangerang, Minggu (16/12).

Tonting Yudha Wastu Pramuka merupakan salah satu kegiatan yang dihelat dalam memperingati Hari Infanteri TNI AD yang jatuh pada 19 Desember 2018 mendatang. "Hakikatnya, Infanteri merupakan pasukan berjalan kaki yang dilengkapi dengan persenjataan ringan, dilatih dan disiapkan untuk melaksanakan pertempuran jarak dekat. Infanteri berasal dari kata ‘infant’ yang berarti kaki, biasanya untuk menggambarkan para tentara muda yang berjalan kaki di sekeliling para Kesatria. Oleh karena itu seorang infanteri harus memiliki kemampuan beladiri, menembak, dan bertempur dalam segala medan dan cuaca,” ujar Pangdam Jaya dalam sambutannya.

Lebih lanjut Pangdam Jaya mengatakan, pelaksanaan Peleton Beranting yang diadakan setiap tahun hendaknya, dapat dijadikan momentum untuk mewarisi nilai-nilai semangat perjuangan dan militansi Panglima Besar Jenderal Sudirman, yang memiliki sikap dan sifat keteladanan sebagai pemimpin yang rela berkorban, berjuang tanpa pamrih serta senantiasa dekat dengan rakyat. "Sebagai generasi penerus perjuangan yang tidak pernah merasakan secara langsung pahit getirnya perjuangan seperti yang dialami oleh para pendahulu, maka melalui kegiatan ini, hendaknya digunakan untuk lebih menghayati makna perjuangan tersebut guna dijadikan sebagai tradisi bagi Prajurit Infanteri sebagai pasukan jalan kaki,” pesan Pangdam.

Untuk diketahui, dalam Peleton Beranting kali ini, para prajurit Infanteri Kodam Jaya harus menempuh jarak 200 Kilometer yang terbagi dalam 10 etape selama tiga hari, tanpa mengenal batas waktu siang maupun malam. Dengan titik start di Batalyon Infanteri Mekanis 203/Arya Kamuning, Brigif Mekanis-1 Pengaman Ibukota/Jaya Sakti, Jatake, Tangerang, rute berlanjut ke wilayah Tangerang, Kota Depok dan berakhir di markas Rindam Jaya, Condet, Jakarta Timur pada 19 Desember 2018 mendatang.

Hadir pada acara pelepasan Peleton Pertama, Yudha Wastu Pramuka Jaya para pejabat teras Kodam Jaya/Jayakarta antara lain, Danrindam, para Perwira Ahli Pangdam, para Asiten Kasdam Jaya/Jayakarta, para Kabalakdam Jaya/Jayakarta, para perwira Staf lainnya dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Tangerang.
Readmore »

103 Mahasiswa D3 ITL Trisakti Ikuti Outbound Kebangsaan

103 Mahasiswa D3 ITL Trisakti Ikuti Outbound Kebangsaan

Dalam upaya memberikan bekal kepada mahasiswa Institut Transportasi dan Logistik Trisakti (ITL Trisakti) khususnya yang akan menyelesaikan pendidikan D3, 103 Mahasiswa mengikuti kegiatan Outbound Kebangsaan.

Acara pelepasan dilakukan di lapangan upacara bersamaan dengan Upacara rutin tiap bulan pada tanggal 17, dan dilepas secara reami oleh Ketua Yayasan Trisakti, Dr Bimo Prakoso.


Dalam pesannya Dr Bimo Prakoso meminta pada seluruh peserta Outbound Kebangsaan untuk kompak dan membangun kebersamaan, tim work harus solid, apalagi para mahasiswa yang sebentar lagi lulus dan mengabdi di masyarakat, agar tetap kompak, sehingga hasilnya juga menjadi lebih baik, daripada kerja sendiri, tegasnya.

Sebelum mereka mengabdi di masyarakat memang harus digembleng supaya kuat dan hebat-hebat, mereka tidak boleh ada yang pinter sendiri, namun harus saling membantu, dengan pembekalan Wawasan Kebangsaan melalui outbound diharapkan mereka benar-benar siap mental, baik secara fisik maupun psikologi, ungkap Dr Bimo Prakoso. (Nurul)
Readmore »

TUMBUHKAN SEMANGAT PATRIOTISME DAN JIWA NASIONALISME, SATGAS MARITIM (MTF) TNI KONTINGEN GARUDA XXVIII-K/UNIFIL BERIKAN PEMBEKALAN WAWASAN KEBANGSAAN KEPADA 133 WARGA NEGARA INDONESIA DI LEBANON

TUMBUHKAN SEMANGAT PATRIOTISME & JIWA NASIONALISME, SATGAS MARITIM (MTF) TNI KONTINGEN GARUDA XXVIII-K/UNIFIL BERIKAN PEMBEKALAN WAWASAN KEBANGSAAN KEPADA 133 WARGA NEGARA INDONESIA DI LEBANON

Guna menumbuhkan semangat patriotisme dan jiwa nasionalisme, Prajurit Satgas Maritim (TNI) Kontingen Garuda (Konga) XXVIII-K/UNIFIL KRI Sultan Hasanuddin-366 berikan pembekalan wawasan kebangsaan kepada 133 Warga Negara Indonesia (WNI) yang menetap di Lebanon, Minggu (16/12) bertempat di Batroun Village, Lebanon.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini dibuka oleh Duta Besar Luar Biasa Berkuasa Penuh (LBPP) RI untuk Lebanon Achmad Chozin Chumaidy dan merupakan kerja sama antara Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Beirut untuk Lebanon dengan Satgas Maritim (TNI) Kontingen Garuda (Konga) XXVIII-K/UNIFIL.


 Adapun pengisi materi dalam pembekalan tersebut adalah Kapten Laut (KH) Friget Wiyanto,S.H., (perwira hukum satgas MTF XXVIII-K) yang didampingi Perwira Psikologi Lettu Laut (KH) Wahyu Gunawan, S.Psi, dan Perwira Kesehatan Lettu Laut (K) dr. Bimo Mukti W. 

Dalam kesempatan tersebut, Dansatgas Letkol Laut (P) Cecep Hidayat, S.E.,M.Si, menyampaikan bahwa sikap dan perilaku patriotik justru dimulai dari hal-hal yang sederhana seperti saling tolong menolong, sikap saling menghormati, menciptakan kerukunan beragama serta menghargai dan melestarikan budaya bangsa.

Menurutnya, wawasan kebangsaan saat ini begitu penting dan perlu ditumbuhkan, 
agar persatuan dan kesatuan Bangsa Indonesia tidak terpecah-pecah.

Lebih lanjut Dansatgas menyampaikan, cara pandang terhadap wawasan kebangsaan harus ditumbuhkan untuk menghindari benih-benih primodialisme, fanatisme kelompok, fanatisme golongan, kesukuan, dan lain-lain yang menimbulkan perpecahan.

 "Untuk itu dalam mencegahnya, diperlukan pemahaman wawasan kebangsaan dengan memberikan sosialisasi kepada warga negara Indonesia di Lebanon baik mahasiswa maupun yang bekerja terkait pentingnya pembelajaran kesadaran berbangsa dan bernegara kepada seluruh lapisan warga negara Indonesia di Lebanon, seperti dalam kegiatan ini," tambahnya

Acara pembekalan wawasan kebangsaan diawali dengan kegiatan outbound yang melibatkan seluruh peserta dilanjutkan dengan kegiatan pembekalan. Peserta yang menerima pembekalan terdiri dari 68 mahasiswa Indonesia, 40 staf KBRI beserta keluarga, dan 25 warga Indonesia yang bekerja di Lebanon dengan jumlah total 133 peserta.
Readmore »

SATGAS MARITIM (MTF) TNI KONTINGEN GARUDA (KONGA) XXVIII-K/KRI SULTAN HASANUDDIN-366 EVAKUASI CREW KAPAL JERMAN YANG MENGALAMI MUSIBAH KEBAKARAN

SATGAS MARITIM (MTF) TNI KONTINGEN GARUDA (KONGA) XXVIII-K/KRI SULTAN HASANUDDIN-366 EVAKUASI CREW KAPAL JERMAN YANG MENGALAMI MUSIBAH KEBAKARAN

Satgas Maritim (MTF) TNI Kontingen Garuda (Konga) XXVIII-K/KRI Sultan Hasanuddin-366 bergerak dengan cepat melaksanakan evakuasi medis udara terhadap 1 personil crew Kapal Jerman FGS Oldenburg F-263 yang mengalami cidera luka berat akibat musibah kebakaran, (13/12) di Area Maritime Of Operation, Laut Mediterania, Lebanon.

 Kegiatan ini merupakan latihan interoperability evakuasi medis udara dengan sandi "Angel Rescue IV" yang menggunakan Heli Dauphin AS-365 N3+ dan rumah sakit sipil Saint George University Hospital sebagai sarana evakuasi medis.

 Dalam kegiatan tersebut, diskenariokan kapal Jerman FGS Oldenburg F-263 mengalami kebakaran yang mengakibatkan tiga korban terluka dengan kategori 1 luka berat dan 2 luka sedang.   


Satu korban yang mengalami luka berat dievakuasi menggunakan Heli Dauphin AS-365 N3+ yang dikemudikan pilot Kapten Laut (P) Muhammad Al Amin dan Co Pilot Kapten Laut (P) Ario Letto menuju Saint George University Hospital untuk penanganan lebih lanjut.

Menurut Dansatgas Letkol Laut (P) Cecep Hidayat, S.E.,M.Si, kegiatan latihan dilaksanakan dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan unsur-unsur MTF dan meningkatkan kemampuan tim rescue crew kapal, helikopter Dauphin AS-365 N3+ serta tim medis baik yang ada di unsur MTF maupun yg ada di Saint Goerge Hospital guna mengantisipasi terjadinya musibah/kecelakaan yang dialami oleh personel UNIFIL khususnya crew kapal MTF yang sedang bertugas di Area Maritime of Operation (AMO).
"Latihan ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan unsur-unsur MTF dan meningkatkan kemampuan tim rescue crew kapal, crew heli dan tim medis untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan yang dialami crew kapal saat bertugas," tandasnya.

Satuan Tugas Maritim TNI Kontingen Garuda XXVIII-K/Unifil (United Nations Interim Force in Lebanon) yang dipimpin oleh Letkol Laut (P) Cecep Hidayat, S.E.,M.Si , adalah satgas yang bertugas sebagai pasukan pemeliharaan perdamaian dunia dibawah naungan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) selama satu tahun di wilayah perairan Lebanon dengan menggunakan KRI Sultan Hasanuddin-366.
Readmore »

JANGAN GANGGU JOKOWI LAGI

JANGAN GANGGU JOKOWI LAGI

Bogor, Dia bekerja setengah mati untuk kita nikmati. Tidak kenal siang atau malam hari, bahkan Dia hampir tidak pernah berlibur diri karena dia cinta negeri. 

Dia telah berbuat banyak, masih saja dicaci-maki & dituduh bela asing dan PKI. Padahal dia tidak sehina dan sekeji itu, hanya semata-mata untuk pertiwi. 

Dia memang semata-mata mengabdi demi Indonesia yang dia sayangi, agar rakyat dipinggiran tidak terisolasi sebagaimana saudaranya di kota yang lebih berduit.

Semangatnya tetap menyala seperti api, tidak pernah mati demi bangsa dan negara agar maju dan berseri-seri. Tapi kalau soal korupsi, dia tidak pernah mau kompromi

Itulah Jokowi orang bersih, juga sangat Islami selalu rendah diri karena filsafati Jawani.

Djafar Badjeber, Pengamat Politik
Readmore »

Kasad: Palagan Ambarawa, Kesemestaan Perjuangan Rakyat Indonesia

Kasad: Palagan Ambarawa, Kesemestaan Perjuangan Rakyat Indonesia

AMBARAWA - Peristiwa Palagan Ambarawa merupakan sejarah bangsa Indonesia yang menunjukkan kesemestaan perjuangan kemerdekaan yang melibatkan para pemuda serta masyarakat melawan kekuatan kolonial Belanda. Hal tersebut diungkapkan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa dalam amanat tertulisnya pada upacara peringatan Hari Juang Kartika (HJK) 2018, di Lapangan Panglima Besar Jenderal Soedirman Ambarawa, Sabtu (15/12/2018).

Dalam amanatnya yang dibacakan Wakasad Letjen TNI Tatang Sulaiman, Kasad juga mengucapkan selamat Hari Juang Kartika dan penghargaan kepada segenap prajurit dan Pegawai Negeri Sipil TNI AD beserta keluarga atas pengabdiannya selama ini.

Dikatakan Kasad, torehan tinta emas perjuangan para pemuda dan masyarakat Ambarawa bersama Tentara Keamanan Rakyat (TKR) menunjukan kesemestaan yang berujung kepada direbutnya kembali Ambarawa dari kolonial Belanda.

 “Semangat patriotisme dan nasionalisme yang dibungkus dengan keberanian, keikhlasan, serta kerelaan berkorban dalam menghadapi musuh yang jauh lebih kuat, mampu menghantarkan para pejuang bersama rakyat mempertahankan kemerdekaan Indonesia,” tegas Jenderal TNI Andika Perkasa.

Selanjutnya, kepada seluruh peserta upacara dan seluruh prajurit yang hadir, tema TNI Angkatan Darat Mengabdi dan Membangun Bersama Rakyat, merepresentasikan komitmen seluruh prajurit TNI AD dalam mengemban amanat perjuangan, yaitu membela kepentingan seluruh rakyat Indonesia.

Pada akhir amanat, Kasad berpesan bahwa sebagai generasi penerus, wajib menjadikan semangat kemanunggalan TNI dan rakyat tersebut sebagai pendorong pengabdian bersama dalam menghadapi tantangan masa depan yang semakin kompleks serta dinamis. 

“Saya mengajak agar momentum peringatan Hari Juang Kartika dimanfaatkan untuk melakukan introspeksi serta koreksi diri dan selanjutnya menatap lurus ke depan guna memantapkan langkah bersama guna mewujudkan TNI AD yang kuat, tangguh, modern dan profesional,”pungkasnya.

Usai kegiatan upacara, dilanjutkan dengan atraksi terjun payung yang dilakukan oleh 20 orang penerjun dari TNI AD, fly pass hely TNI AD, atraksi bela diri militer, sosiodrama Palagan Ambarawa, pemberian bantuan kepada masyarakat, syukuran dan hiburan. 

Selesai upacara, dihadapan awak media, Letjen TNI Tatang Sulaiman mengatakan bahwa TNI AD akan menjadi besar dan membangun serta mengabdi untuk negeri bersama rakyat. 

Terkait pesan yang ingin disampaikan dari Sosio Drama yang berhasil menyedot perhatian masyarakat, Wakasad menyampaikan bahwa cuplikan sosio drama tersebut menggambarkan tentang kegigihan para pejuang dalam mengusir penjajah dari Ambarawa.

 "Ada semangat kebersamaan, ada sinergi antara komponen-komponen masyarakat pada saat itu, sehingga bisa mengusir tentara Sekutu yang begitu modern yang lengkap dengan persenjataan,"jelasnya.

"Semoga TNI Angkatan Darat akan semakin profesional, semakin kuat dan semakin modern. Untuk mewujudkannya, TNI Angkatan Darat tetap selalu baik-baik dengan rakyat, karena itu adalah kekuatan,"pungkasnya.

Selain melaksanakan upacara, tidak hanya di Ambarawa, seluruh jajaran TNI AD juga melaksanakan kegiatan pameran Alutsista, bakti sosial, rehab rumah, pemberian kaki palsu, pengobatan massal, olah raga bersama dan lain sebagainya yang semuanya dilakukan untuk rakyat.

Dalam upacara tersebut, juga dihadiri oleh mantan Kasad Jenderal TNI Mulyono, para sesepuh TNI AD, para pejabat TNI, Polri, Pemda, purnawirawan dan pejuang, serta tokoh-tokoh masyarakat. Bertindak sebagai Komandan Upacara, Wadanrindam IV/Dip, Kolonel Inf Surya Wibawa Suparman. (Dispenad).
Readmore »

Kasad: Palagan Ambarawa, Kesemestaan Perjuangan Rakyat Indonesia 

AMBARAWA - Peristiwa Palagan Ambarawa merupakan sejarah bangsa Indonesia yang menunjukkan kesemestaan perjuangan kemerdekaan yang melibatkan para pemuda serta masyarakat melawan kekuatan kolonial Belanda. Hal tersebut diungkapkan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa dalam amanat tertulisnya pada upacara peringatan Hari Juang Kartika (HJK) 2018, di Lapangan Panglima Besar Jenderal Soedirman Ambarawa, Sabtu (15/12/2018).

Dalam amanatnya yang dibacakan Wakasad Letjen TNI Tatang Sulaiman, Kasad juga mengucapkan selamat Hari Juang Kartika dan penghargaan kepada segenap prajurit dan Pegawai Negeri Sipil TNI AD beserta keluarga atas pengabdiannya selama ini.

Dikatakan Kasad, torehan tinta emas perjuangan para pemuda dan masyarakat Ambarawa bersama Tentara Keamanan Rakyat (TKR) menunjukan kesemestaan yang berujung kepada direbutnya kembali Ambarawa dari kolonial Belanda.

 “Semangat patriotisme dan nasionalisme yang dibungkus dengan keberanian, keikhlasan, serta kerelaan berkorban dalam menghadapi musuh yang jauh lebih kuat, mampu menghantarkan para pejuang bersama rakyat mempertahankan kemerdekaan Indonesia,” tegas Jenderal TNI Andika Perkasa.

Selanjutnya, kepada seluruh peserta upacara dan seluruh prajurit yang hadir, tema TNI Angkatan Darat Mengabdi dan Membangun Bersama Rakyat, merepresentasikan komitmen seluruh prajurit TNI AD dalam mengemban amanat perjuangan, yaitu membela kepentingan seluruh rakyat Indonesia.

Pada akhir amanat, Kasad berpesan bahwa sebagai generasi penerus, wajib menjadikan semangat kemanunggalan TNI dan rakyat tersebut sebagai pendorong pengabdian bersama dalam menghadapi tantangan masa depan yang semakin kompleks serta dinamis. 

“Saya mengajak agar momentum peringatan Hari Juang Kartika dimanfaatkan untuk melakukan introspeksi serta koreksi diri dan selanjutnya menatap lurus ke depan guna memantapkan langkah bersama guna mewujudkan TNI AD yang kuat, tangguh, modern dan profesional,”pungkasnya.

Usai kegiatan upacara, dilanjutkan dengan atraksi terjun payung yang dilakukan oleh 20 orang penerjun dari TNI AD, fly pass hely TNI AD, atraksi bela diri militer, sosiodrama Palagan Ambarawa, pemberian bantuan kepada masyarakat, syukuran dan hiburan. 

Selesai upacara, dihadapan awak media, Letjen TNI Tatang Sulaiman mengatakan bahwa TNI AD akan menjadi besar dan membangun serta mengabdi untuk negeri bersama rakyat. 

Terkait pesan yang ingin disampaikan dari Sosio Drama yang berhasil menyedot perhatian masyarakat, Wakasad menyampaikan bahwa cuplikan sosio drama tersebut menggambarkan tentang kegigihan para pejuang dalam mengusir penjajah dari Ambarawa.

 "Ada semangat kebersamaan, ada sinergi antara komponen-komponen masyarakat pada saat itu, sehingga bisa mengusir tentara Sekutu yang begitu modern yang lengkap dengan persenjataan,"jelasnya.

"Semoga TNI Angkatan Darat akan semakin profesional, semakin kuat dan semakin modern. Untuk mewujudkannya, TNI Angkatan Darat tetap selalu baik-baik dengan rakyat, karena itu adalah kekuatan,"pungkasnya.

Selain melaksanakan upacara, tidak hanya di Ambarawa, seluruh jajaran TNI AD juga melaksanakan kegiatan pameran Alutsista, bakti sosial, rehab rumah, pemberian kaki palsu, pengobatan massal, olah raga bersama dan lain sebagainya yang semuanya dilakukan untuk rakyat.

Dalam upacara tersebut, juga dihadiri oleh mantan Kasad Jenderal TNI Mulyono, para sesepuh TNI AD, para pejabat TNI, Polri, Pemda, purnawirawan dan pejuang, serta tokoh-tokoh masyarakat. Bertindak sebagai Komandan Upacara, Wadanrindam IV/Dip, Kolonel Inf Surya Wibawa Suparman. (Dispenad).
Readmore »

Peringati Hari Juang Kartika Ke 73, Wakasad Pimpin Ziarah Di TMP Giri Tunggal.

Peringati Hari Juang Kartika Ke 73, Wakasad Pimpin Ziarah Di TMP Giri Tunggal.

Dalam rangkaian- kegiatan peringatan Hari Juang Kartika (HJK) tahun 2018 terpusat, Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Tatang Sulaiman bersama para pejabat se Garnisun Semarang melaksanakan ziarah rombongan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Giri Tunggal, Semarang.

Demikian disampaikan Kepala Penerangan Kodam IV/Dip Kolonel Arh Zaenudin , S.H., M.H. dalam rilis tertulisnya, Semarang, Sabtu (15/12/2018).

Menurut Zaenudin, sebagai bangsa yang besar, harus mengenang dan menghargai jasa para Pahlawannya, yang diantaranya dengan melaksanakan kegiatan yang rutin dilaksanakan oleh bangsa Indonesia yaitu ziarah dan tabur bunga.

"Ini penting dan harus ditanamkan dalam diri kita, karena para pahlawan berjuang semata-mata demi kemerdekaan serta menjaga keutuhan dan kedulatan NKRI,"ujarnya.

" Para syuhada yang gugur sebagai kusuma bangsa tidak hanya mengorbankan jiwa dan raga, namun juga harta bahkan keluarganya pun mereka tinggalkan. Jadi sangatlah patut bagi kita untuk senantiasa mendoakan dan menghargai jasa-jasanya,"tambah Zaenudin.
Lebih lanjut, lulusan Akmil 1996 ini menyampaikan bahwa kegiatan ziarah dan tabur bunga yang dilakukan oleh Wakasad dan rombongan se-Garnizun Semarang di TMP Giri Tunggal juga merupakan sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan atas jasa para pahlawan tersebut.

Pelaksanaan ziarah dan tabur bunga juga dihadiri Pangdam IV/Dip Mayjen TNI Mochamad Effendi, para pejabat teras Mabesad dan Kodam IV/Dip, pejabat TNI se-Garnisun Semarang serta undangan lainnya.

Usai melaksanakan Ziarah dan tabur bunga Wakasad dan rombongan berangkat ke Ambarawa untuk melaksanakan upacara peringatan upacara Hari Juang Kartika tahun 2018 dilapangan Panglima Besar Jenderal Sudirman. (Dispenad).
Readmore »

Tak Terbendung, Ribuan Warga Tonton Aksi Pesawat Hingga Drama Kolosal Palagan Ambarawa

Tak Terbendung, Ribuan Warga Tonton Aksi Pesawat Hingga Drama Kolosal Palagan Ambarawa

SEMARANG - Ribuan Warga tumpah ruah dan antusias menyaksikan berbagai atraksi yang ditampilkan setelah pelaksanaan upacara peringatan Hari Juang Kartika (HJK) terpusat tahun 2018 di Lapangan Panglima Besar Jenderal Soedirman, Ambarawa, Sabtu (15/12/18).

Mulai dari parade fly pass pesawat Penerbad dari berbagai jenis, kemudian aksi memukau puluhan penerjun payung hingga suguhan drama kolosal Palagan Ambarawa menjadi pertunjukan menarik dan bangkitkan semangat kepahlawanan diperingatan HJK kali ini.

Seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengaku terkesima dengan pertunjukan yang disuguhkan para anggota TNI AD kali ini.

"Luar biasa, TNI AD hebat, memang makin modern dan profesional," ujarnya.

Luapan kekaguman warga ini disampaikan usai ia menyaksikan demonstrasi fly pass helly TNI AD dengan pesawat canggih diantaranya adalah pesawat Apache.

Selain parade pesawat dari berbagai jenis, aksi tak kalah menakjubkan juga dilakukan oleh 20 orang peterjun payung dari Persatuan Terjun Payung Angkatan Darat (PTPAD).

Mereka memperagakan sejumlah aksi terjun bebas (free fall) dengan membawa berbagai bendera satuan jajaran TNI AD. Para peterjun payung ini memiliki segudang prestasi dan menorehkan banyak rekor di udara.

Begitupun dengan pertunjukan drama kolosal Palagan Ambarawa juga berhasil menyuguhkan heroisme warga Ambarawa dan sekitarnya kala sukses memukul mundur tentara sekutu Belanda, tujuh puluh tiga tahun silam.

Sebelumnya drama kolosal, dihadapan Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Tatang Sulaiman dan ribuan penonton yang memadati lapangan, ratusan anggota yang dibawah pimpinan Danbrigif-4/DR Kolonel Inf Hartono memperagakan aksi bela diri Karate, Taekwondo, Yongmoodo hingga demonstrasi perkelahian dan pemecahan benda keras.

"Selain unjuk kebolehan keahlian para prajuritnya, TNI AD juga menggelar sejumlah kegiatan bakti sosial bagi masyarakat," jelas Kapendam IV/Dip Kolonel Arh Zaenudin, S.H.,M.H. di sela-sela menonton atraksi tersebut.

Menurutnya kegiatan bakti sosial tersebut diantaranya pengobatan umum dan donor darah masing-masing untuk 1000 orang, pengobatan gigi dan pemeriksaan mata yang masing-masing untuk 500 orang.

"Juga ada khitanan massal dengan peserta 100 anak, operasi bibir sumbing sebanyak 60 orang, serta penyerahan 124 kaki palsu, pembagian kursi roda sebanyak 50 orang dan 10.500 sembako bagi warga yang tidak mampu," tambahkannya.

Ditempat yang sama, sebelum pemberian sembako, salah satu warga bernama Tinangun Gimin (74 tahun) warga desa Tolokan Kecamatan Getasan Kabupaten Semarang, terlihat gembira akan mendapatkan bantuan sembako. Ia bersama 20 orang rekan-rekannya yang tidak mampu, datang ke acara peringatan HJK 

"Kulo Seneng (saya senang)," ujarnya ketika ditanya perasaanya akan mendapatkan bantuan Sembako. (Dispenad).
Readmore »

Tak Terbendung, Ribuan Warga Tonton Aksi Pesawat Hingga Drama Kolosal Palagan Ambarawa

SEMARANG - Ribuan Warga tumpah ruah dan antusias menyaksikan berbagai atraksi yang ditampilkan setelah pelaksanaan upacara peringatan Hari Juang Kartika (HJK) terpusat tahun 2018 di Lapangan Panglima Besar Jenderal Soedirman, Ambarawa, Sabtu (15/12/18).

Mulai dari parade fly pass pesawat Penerbad dari berbagai jenis, kemudian aksi memukau puluhan penerjun payung hingga suguhan drama kolosal Palagan Ambarawa menjadi pertunjukan menarik dan bangkitkan semangat kepahlawanan diperingatan HJK kali ini.

Seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengaku terkesima dengan pertunjukan yang disuguhkan para anggota TNI AD kali ini.

"Luar biasa, TNI AD hebat, memang makin modern dan profesional," ujarnya.

Luapan kekaguman warga ini disampaikan usai ia menyaksikan demonstrasi fly pass helly TNI AD dengan pesawat canggih diantaranya adalah pesawat Apache.

Selain parade pesawat dari berbagai jenis, aksi tak kalah menakjubkan juga dilakukan oleh 20 orang peterjun payung dari Persatuan Terjun Payung Angkatan Darat (PTPAD).

Mereka memperagakan sejumlah aksi terjun bebas (free fall) dengan membawa berbagai bendera satuan jajaran TNI AD. Para peterjun payung ini memiliki segudang prestasi dan menorehkan banyak rekor di udara.

Begitupun dengan pertunjukan drama kolosal Palagan Ambarawa juga berhasil menyuguhkan heroisme warga Ambarawa dan sekitarnya kala sukses memukul mundur tentara sekutu Belanda, tujuh puluh tiga tahun silam.

Sebelumnya drama kolosal, dihadapan Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Tatang Sulaiman dan ribuan penonton yang memadati lapangan, ratusan anggota yang dibawah pimpinan Danbrigif-4/DR Kolonel Inf Hartono memperagakan aksi bela diri Karate, Taekwondo, Yongmoodo hingga demonstrasi perkelahian dan pemecahan benda keras.

"Selain unjuk kebolehan keahlian para prajuritnya, TNI AD juga menggelar sejumlah kegiatan bakti sosial bagi masyarakat," jelas Kapendam IV/Dip Kolonel Arh Zaenudin, S.H.,M.H. di sela-sela menonton atraksi tersebut.

Menurutnya kegiatan bakti sosial tersebut diantaranya pengobatan umum dan donor darah masing-masing untuk 1000 orang, pengobatan gigi dan pemeriksaan mata yang masing-masing untuk 500 orang.

"Juga ada khitanan massal dengan peserta 100 anak, operasi bibir sumbing sebanyak 60 orang, serta penyerahan 124 kaki palsu, pembagian kursi roda sebanyak 50 orang dan 10.500 sembako bagi warga yang tidak mampu," tambahkannya.

Ditempat yang sama, sebelum pemberian sembako, salah satu warga bernama Tinangun Gimin (74 tahun) warga desa Tolokan Kecamatan Getasan Kabupaten Semarang, terlihat gembira akan mendapatkan bantuan sembako. Ia bersama 20 orang rekan-rekannya yang tidak mampu, datang ke acara peringatan HJK 

"Kulo Seneng (saya senang)," ujarnya ketika ditanya perasaanya akan mendapatkan bantuan Sembako. (Dispenad).
Readmore »

 

SEL SURYA

SEL SURYA