Paguyuban Jateng siapkan strategi makmurkan daerah

Paguyuban Jateng siapkan strategi makmurkan daerah


Jakarta, Paguyuban Jawa Tengah (PJT) bertekad membantu pemerintah pusat dan daerah untuk meningkatkan produktivitas masyarakat daerah. Organisasi warga Jateng se-Indonesia ini sedang menyiapkan strategi bagi peningkatan produktivitas warga daerah dengan mengoptimalkan program-programnya agar lebih aplikatif dan bermanfaat bagi sumber daya manusia di Jawa Tengah.

Demikian disampaikan Sekretaris Jenderal PJT, Ir. Frahma Alamiarso. "Kami bertekad menyiapkan program yang aplikatif, realitistis, memberikan nilai tambah, dan tentu saja memberikan manfaat bagi masyarakat di daerah," terang Frahma, kepada para juruwarta jelang Rapat Kerja PJT di Museum Nasional, Jakarta Pusat, pada Ahad 21 Januari 2018.

Tekad memberikan sumbangsih yang realistis bagi daerah, dikatakan Frahma, segaris dengan semangat pembaharuan dalam kepengurusan PJT kali ini. Penyusunan program dan strategi di atas merupakan tindak lanjut Musyawarah Besar PJT, pada Desember 2017 lalu. Sebelum menggelar rapat kerja, PJT bahkan telah mengawalinya dengan program 100 hari, terdiri dari sejumlah kegiatan peningkatan kapasitas masyarakat Jawa Tengah dalam pelbagai bidang.

Sejauh ini PJT telah menjalin kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi di Jakarta dan sekitarnya, di mana langkah ini disiapkan untuk memberikan beasiswa bagi putra daerah yang hendak melanjutkan jenjang pendidikan lebih tinggi. Dalam rangka program 100 hari, PJT berhasil membangun koperasi, menggelar beragam pelatihan kewirausahaan, hingga aksi nyata tanggap darurat bencana alam di beberapa kawasan di Jawa Tengah dan sekitarnya.

Frahma menjelaskan, semangat program 100 hari PJT menjadi awal yang baik bagi kinerja paguyuban ini hingga lima tahun mendatang. "Karena itu, kami mengambil tema Optimalisasi Kinerja dan Sinergitas dalam membuat Program Kerja yang bermanfaat dan produktif." Dia berharap, Rapat Kerja PJT 2018 ini dapat menyusun program kerja yang realiatis, bermanfaat, aplikatif, termasuk memberikan nilai tambah bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Jawa Tengah.

Selain membahas program kerja, Raker PJT kali ini membahas Garis-Garis Besar Organisasi, yang antara lain berisi kebijakan umum organisasi sebagai pedoman dalam melaksanakan tugas, tanggung jawab dan wewenang pengurus dalam melaksanakan tugasnya. "Kami juga mensinkronkan program kerja dengan program kerja masing-masing paguyuban kabupaten/ kota di lingkungan Jawa Tengah. Ini penting agar tidak overlapping dan bisa saling melengkapi," papar dia.

Sebagai organisasi nirlaba, dalam mensukseskan program kerjanya, diperlukan sinergi dengan berbagai pihak. Antara lain Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah , BUMN, BUMD, Perusahaan Swasta agar dapat memberikan dukungan dalam hal financial maupun fasilitas dan prasarana yang diperlukan.

0 komentar:

Posting Komentar

 

CALEG PERINDO DPRD DKI DAPIL 9 NO.6

CALEG PERINDO DPRD DKI DAPIL 9 NO.6