Resepsi Pernikahan Keluarga Umar Kei Yang Kental Budaya Maluku dan Riau

Resepsi Pernikahan Keluarga Umar Kei Yang Kental Budaya Maluku dan Riau

Mulai dari arak-arakan tari penyambutan tamu undangan hingga Akad Nikah serta prosesi Pernikahan Adat yang digelar Mempelai Imam dan Dila di Pondok Gede Jakarta Timur sangat kental dengan Budaya.

Usai Akad Nikah menuju tempat resepsi, kedua mempelai di arak dengan Perahu Belang yang menggambarkan prosesi menghantarkan kedua mempelai berlayar menuju tempat resepsi. Pasukan perang membuka jalan yang mana di perahu tersebut juga terdapat Raja Riau dan Raja Maluku Tenggara turut menghantarkan kedua mempelai.


Tari-tarian Adat Key juga mengiringi langkah awal pertemuan kedua mempelai tersebut, musik Melayu dari Adat Riau turut mengiringi langkah menuju tempat duduk pengantin.

Tari-tarian perang dengan Panah dan Padang juga disajikan oleh Keluarga Mahasiswa Kei di Jakarta, demikian juga Tarian Melayu dari masyarakar Riau di Jakarta juga mewarnai hiburan ditengah resepsi pernikahan.



Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan disela resepsi nikah tersebut pada wartawan juga mengungkapkan rasa syukur dengan banyaknya suguhan prosesi adat Maluku dan Riau dalam prosesi pernikahan ini, hal tersebut sebagai wujud keseriusan warga Jakarta yang beraneka suku dan budayanya ini dalam turut melestarikan budaya tradisi masing-masing, dan Pemprov DKI mengapresiasi hal tersebut, ungkapnya.



Selaku tuan rumah Umar Kei yang juga Ketua Front Pemuda Muslim Maluku juga menegaskan, bahwa pihaknya sengaja memadukan budaya Kei dan Melayu, kami ingin memperkenalkan budaya masyarakat Kei pada masyarakat luas. Semoga bisa diikuti ormas lain.

Hari ini saya juga mengundang 720 ormas di Indonesia, kami berharap mereka bisa hadir disini, dan ini kita ingin menjadi ajang silaturahmi ormas. Juga saya berterimakasih pada Gubernur DKI Jakarta, karena beliau juga tokoh dan pimpinan pemerintah, tegasnya.

Purwanto Ketua Forum Lintas Ormas juga mengapresiasi keluarga Umar Kei yang peduli dengan budaya Maluku, panampilan Tari Pedang, Tari Panah juga sambutan Tari Selamat Datang, semoga bisa jadi panutan Pemuda Maluku dan seluruh Pemuda Indonesia dalam membangun persatuan dan kesatuan, tegasnya. (Nrl)

0 komentar:

Posting Komentar