SI KECIL PADAMKAN API

SI KECIL PADAMKAN API

"Kebakaran, kebakaran, kebakaran, kebakaran, ayo keluar , panggil pemadam kebakaran, ayo keluar semuanya," teriak seorang pria sambil menggandeng anak anak. Ribut, berlarian anak anak keluar dari ruangan kelas. Mereka berlari meninggalkan ruang belajar
 Ada yang bingung, ada yang santai saja, ada yang jalan, lari lari kecil. Namun dengan kesabaran para guru membawa anak anak didiknya berkumpul di master point menjauh dari lokasi kebakaran.

 Seorang guru menelpon memanggil pemadam kebakaran. Seorang anak berteriak , "Pak, panggil roboca poli, pow patrol saja ntar pasti bantu kita."
Pak Idrus nama guru tersebut hanya tersenyum. "Kalau kebakaran kita manggilnya pemadam kebakaran sayang, " sambil mengelus pipi muridnya.

Keributan kepanikan itu terjadi di Imanusakti Islamic Kids Learning Centre (IIKLC) yang berada Waru V no 2 Komp. Cengkareng Indah RTt 14 RW 09 Kelurahan Kapuk Kecamatan Cengkareng Jakbar.
Letaknya tidak jauh dari kebakaran yang menewaskan 4 orang beberapa hari yang lalu.

Kejadian ini adalah hanya simulasi mengawali kegiatan trip kecil anak anak untuk berkunjung ke pemadam kebakaran program Taman Kanak Kanak (TK),Kelompok Bermain (KB) dan Exploration Class, Selasa (6/2/18).

Pada hari itu mereka belajar tentang kebakaran. Anak anak mengadakan kunjungan ke Pemadam Kebakaran Sektor Cengkareng Jakarta Barat. 45 anak dibawah asuhan para guru dipimpin langsung Bunda Supi Nandya Astuti, S.IP dengan didampingi guru yang lain Bunda Endah Rachmawati, S.Pd., Bapak Mohamad Idrus, Bunda Iin Inarotul Uyun, Bunda Hafsah dan Bunda Upeh. 

Anak anak belajar melihat secara dekat pemadam kebakaran dan belajar bagaimana memadamkan api. Mereka senang terutama yang laki laki jadinya bermain main semprot semprotan sambil belajar memadamkan api.

"Sasaran kegiatan ini melatih keberanian dan kemandirian anak, menstimulus atau merangsang rasa ingin tahu anak secara langsung dengan belajar melalui pengalaman sesuai tema," ungkap Bunda Supi.

"Untuk membuat mereka lebih belajar mandiri setiap kegiatan trip ke luar , mereka tidak didampingi orang tua,hanya kami para guru. Program trip ini dilakukan secara periodik dengan tempat bervariasi," tambahnya.

0 komentar:

Posting Komentar

 

CALEG PERINDO DPRD DKI DAPIL 9 NO.6

CALEG PERINDO DPRD DKI DAPIL 9 NO.6