Unindra Buka Penerimaan Mahasiswa Baru 2018-2019 Lebih Awal


Unindra Buka Penerimaan Mahasiswa Baru 2018-2019 Lebih Awal

Universitas Indraprasta PGRI (UNINDRA) sebagai salahsatu lembaga pendidikan tinggi di Jakarta memiliki kebijakan yang berbeda dengan Universitas lainnya, dimana Unindra akan membuka penerimaan mahasiswa baru (PMB) lebih awal dari UMPTN yang digelar pemerintah, hal tersebut dilakukan untuk memperoleh input Mahasiswa Baru yang berkualitas.

Menurut Rektor UNINDRA, Prof. H Sumaryoto, bahwa untuk Unindra membuka pendaftaran mahasiswa baru lebih awal, pendaftaran mahasiswa baru akan dibuka pertengahan minggu ke empat bulan April, namun pada pertengahan april sudah akan diumumkan di media cetak maupun lewah spanduk-spanduk, di mana jumlah mahasiswa baru juga akan dibatasi, sesuai dengan kuota yang ada saat ini, di mana jumlah keseluruhan mahasiswa 34.000 orang, maka untuk PMB akan diterima sekitar 9.000 mahasiswa baru, seleksi akan dilakukan sesuai dengan minat masyarakat pada program studi.

Untuk beasiswa juga akan diberikan pada mahasiswa, baik beasiswa dari pemerintah, Yayasan Supersemar, beasiswa dari swasta maupun dari Yayasan PGRI sendiri, seperti beasiswa prestasi juga beasiswa kurang mampu, untuk beasiswa dari Yayasan PGRI biasanya diberikan pada mahasiswa berprestasi, baik prestasi akademik maupun non akademik, akan dilihat dari prestasi selama kuliah di Unindra, misalkan ada mahasiswa yang meraih kejuaraan tertentu, maka akan diberi beasiswa berupa pengurangan uang kuliah, hal itu sebagai bentuk apresiasi pada mereka yang punya prestasi, ungkapnya.

Prof Sumaryoto juga mengaku bersyukur, dari kejuaraan Karate di Bandung, beberapa Mahasiswa Unindra mampu meraih Medali Emas maupun Perak, namun demikian pada prinsipnya dalam setiap kejuaraan Unindra tidak pernah memasang target kejuaraan, yang penting dalam setiap kegiatan ekstrakurikuler Unindra memberikan bekal sesuai dengan pembinaan standar ekstrakurikuler secara rutin dan berkesinambungan juga memberikan motivasi, karena olahraga bukan untuk menang, namun namanya ekstrakurikuler daripada mahasiswa melakukan kegiatan yang kurang positif, maka mahasiswa Unindra diberikan kekegiatan ekstrakurikuler, jadi sekali lagi kami tegaskan bahwa olahraga bukan untuk menang, tapi olahraga untuk mempererat solidaritas anak bangsa, karena kalau untuk cari menang pasti ada masalah, untuk itu kegiatan lomba apapun tidak pernah menargetkan kejuaraan, Unindra tidak ada kata olahraga untuk mendapatkan kemenangan sehingga peserta lomba tidak terbebani saat bertanding, namun motivasi selalu kita berikan, Ekstrakurikuler diberikan untuk mendorong motivasi akademik, karena tugas mahasiswa sebenarnya adalah kuliah,tegasnya.

Saat disinggung akan masuknya 5 hingga 10 Perguruan Tinggi Asing ke Indonesia, Prof Sumaryoto mengaku bahwa hal tersebut tidak akan mengancam Unindra, karena Unindra memiliki pangsa pasar tersendiri, yaitu golongan masyarakat menengah ke bawah, karena tujuan Unindra adalah memberikan kesempatan seluas-luasnya pada lulusan SMA/K atau sederajat untuk memperoleh pendidikan tinggi di Unindra, sementara Perguruan Tinggi dari Luar Negeri yang masuk Indonesia akan berbiaya tinggi, ini tidak berpengaruh langsung ke Unindra, kami hanya berkonsentrasi terhadap aturan dan regulasi dari Pemerintah untuk kami lakukan di Unindra, kita hanya berharap Universitas dari Luar Negeri yang akan beroperasi di Indonesia, untuk bisa bekerjasama dengan Universitas yang ada di Indonesia, tegas Prof Sumaryoto. (Nrl)

0 komentar:

Posting Komentar

 

CALEG PERINDO DPRD DKI DAPIL 9 NO.6

CALEG PERINDO DPRD DKI DAPIL 9 NO.6