SERTIJAB 6 JABATAN STRATEGIS PANGARMABAR, PANGKOLINLAMIL, ASOPS KASAL, ASPOTMAR KASAL, KADISMATAL DAN KADISDIKAL

SERTIJAB 6 JABATAN STRATEGIS PANGARMABAR, PANGKOLINLAMIL, ASOPS KASAL, ASPOTMAR KASAL, KADISMATAL DAN KADISDIKAL


Dalam rangka Regenerasi Kepemimpinan di Lingkungan TNI Angkatan Laut yang memiliki nilai dan arti strategis, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Ade Supandi, MA P memimpin upacara Serah Terima Jabatan 6 Jabatan Strategis di Komplek Satuan Koarmabar Pondok Dayung, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Kamis (15/3).

Dari 6 jabatan strategis tersebut. 2 jabatan Panglima Kotama diserahterimakan, Panglima Komando Armada RI Kawasan Barat (Pangarmabar) dan Laksamana Muda TNI Aan Kurnia, S Sos kepada Laksamana Muda TNI Yudo Margono, SE.. M.M. Panglima Komando Lintas Laut Militer (Pangkolinlamil) dari Laksamana Muda TNI Yudo Margono, S.E., M.M., kepada Laksamana Pertama TNI Achmad Rivai. SE., M M. 
Sementara itu jabatan Asisten Operasi (Asops) Kasal diserahterimakan dari Laksamana Muda TNI IN.G.N. Ary Almadja, S E., kepada Laksamana Muda TNI Aan Kurnia, S.Sos., Asisten Potensi Maritim (Aspotmar) Kasal dari Mayjen TNI (Mar) Gatot Triswanto kepada Laksma TNI Edi Sucipto SE, M.M. yang sebelumnya menjabat sebagai Komandan Lantamal V Surabaya. Kepala Dinas Material TNI Angkatan Laut (Kadismatal) dari Laksamana Pertama TNI Ir. Aziz lkhsan Bachtiar. M Tr (Han) kepada Laksamana Pertama TNI Kasih Prihantoro, SE., M M., M.Tr (Han) dan Kepala Dinas Pendidikan Angkatan Laut (Kadisdikal) dari Laksamana Pertama TNI Manahan Sumorangkir, S E., M Sc., kepada Kolonel Laut (8) Dr. Ivan Yulivan, S E., MM., M.Tr (Han).



Koarmabar dan Kolinlamil adalah kotama pembinaan dan operasional TNI Angkatan Laut Koarmabar bertugas membina kemampuan SSAT dan potensi maritim menjadi kekuatan pertahanan negara di laut. melaksanakan operasi laut, operasi tempur Iaut dan proyeksi kekuatan ke darat dalam rangka penegakan kedaulatan dan hukum di laut.

Kolinlamil mengemban tugas membina kemampuan sistem Angkutan Laut militer dan potensi Angkutan Laut Nasional untuk kepentingan pertahanan negara. serta melaksanakan Angkutan Laut administratif, taktis maupun strategis TNI/POLRI dan melaksanakan bantuan Angkutan Laut dalam rangka pembangunan nasional.

Perkembangan lingkungan strategis yang diwarnai dengan permasalahan terkait perbatasan antar negara. pengamanan pelayaran. pencemaran Iingkungan.

dan pelanggaran hukum di laut. penanggulangan bencana alam Selain itu pemberontakan bersenjata, Separatisme dan Terorisme masih menjadi ancaman serius bagi integritas NKRI. Oleh karena itu, Koarmabar dan Kolinlamil menjadi tumpuan TNI AL dalam menjawab tantangan tugas tersebut, sehingga kesiapsiagaan operasional kedua kotama harus optimal.

TNI Angkatan Laut tengah melaksanakan pembangunan kekuatan dan pembinaan kemampuan yang diarahkan untuk mewujudkan kekuatan pokok minimum guna mendukung pemerintah menjadikan Indonesia Sebagai Poros Maritim Dunia. Menyikapi hal tersebut, Koarmabar dan Kolinlamil dituntut untuk terus meningkatkan Profesionalitas personel dengan didukung Standard Operating Procedure (SOP) yang implementatif sehingga diperIukan Iangkah-langkah inovatif dan kreatif dalam penyiapannya.

Laksamana Muda TNI Aan Kurnia, S.Sos merupakan Iulusan Akademi Angkatan Laut (AAL) angkatan ke XXXII tahun 1987 menjabat sebagai Pangarmabar pada tanggal 19 Agustus 2016 sampai dengan 15 Maret 2018. Selama Laksamana Muda TNI Aan Kurnia. S Sos. menjabat sebagai Pangarmabar banyak prestasi yang ditorehkan salah satunya keberhasilan Koarmabar dalam menggagalkan penyelundupan Narkotika jenis Sabu-sabu seberat 1 ton 37 kg 581.8 gram yang dibawa Kapal MV Sunrise Glory. Kapal tersebut ditangkap oleh KRI Sigurot-864 pada tanggal 7 Februari 2018 di perairan Selat Philips Singapura. Selain itu. selama medio Agustus 2016 hingga Maret 2018 Koarmabar telah melaksanakan pemeriksaan sebanyak 5.251 kapal dan dari jumlah tersebut 320 kapal dinyatakan terbukti melanggar hukum.



Sedangkan prestasi lainnya, Pangarmabar meluncurkan buku berjudul “Facing Global Maritime Fulcrum Between Threats And Opportunities” Dalam buku tersebut Laksamana Muda TNI Aan Kurnia menyampaikan gagasan Core Ideas dengan 4 poin penting dalam rangka mewujudkan Indonesia sebagai poros mantim dunia yaitu pentingnya pembentukan Indonesia Maritime Information Center (IMIC), pembangunan sistem sensor dasar laut dengan teknologi Coastal Acoustic Tomography (CAT) dengan konsep operasi Seabed Sonar, pembangunan Alur Pelayaran Tol Laut (APTL) dengan tujuan meningkatkan Maritime Domain Awareness (MDA), serta pemanfaatan Strategi AS (Rebalancing Strategy) dan Strategi China (Strategic Silk Road. One Belt-One Road) untuk meningkatkan pembangunan dibidang ekonomi dan pertahanan. Selain itu, Laksamana Muda TNI Aan Kurnia, S Sos. mencanangkan program kali bersih pada aliran sungai anak kali Ciliwung Jakarta Pusat Dimana Koarmabar menjalin kerja sama dengan Pemprov DKI Jakarta untuk menciptakan tempat yang bersih. nyaman dan asri di Jakarta khususnya di aliran sungai anak kali Ciliwung sekitar Pasar Baru Selatan Jakarta Pusat sebagai proyek percontohan.

Laksamana Muda TNI Yudo Margono. S E., M M.. adalah Panglima Koarmabar yang ke-33 dan lulusan Akademi Angkatan Laut (AAL) angkatan ke XXXII tahun 1988, sebelum menjabat Pangkoarmabar, beliau pernah berdinas di Komando Armada RI Kawasan Barat (Koarmabar) sebagai Kepala Staf Koarmabar (2016) dan pada 9 Oktober 2017 menjabat sebagai Panglima Kolinlamil. 

Karier militer Laksda TNI Yudo Margono S E.. M M, dimulai sejak dilantik sebagai perwira TNI AL dengan pangkat Letnan Dua pada tahun 1988. Kemudian penugaaan telah diembannya mulai dari penugasan baik di KRI maupun di Staf. Penugasan di Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) diawali dengan penempatannya sebagai Asisten Perwira Divisi (Aspadiv) Senjata Artileri Rudal di KRI YNS-332 tahun 1988, selanjutnya berpindah-pindah penempatan di KRI sampai tahun 2006 antara lain sebagai Kadep Ops di KRI KI Hajar Dewantara 364, di KRI Fatahillah 361 sebagai Palaksa. Sebagai Komandan KRI Pandrong 801, KRI Sutanto 877 dan Komandan KRI Ahmad Yani 351, Selanjutnya pada tahun 2004 menjabat Komandan Lanal Tual, Maret tahun 2008 menjabat Komandan Lanal Sorong tahun 2010 menjabat Dan Satkat Koarmatim, tahun 2011 menjadi Komandan Satkor Koarmatim dan tahun 2012 menjabat Komandan Kolat Armabar serta tahun 2014 menjabat Paban H Opslat Sops Mabesal. Sedangkan untuk jabatan perwira tinggi bintang satu, dimulai sebagai Komandan Lantamal I Belawan pada tahun 2015. kemudian dilanjutkan tahun 2016 sebagai Kepala Staf Koarmabar.

Sementara itu berbagai pendidikan militer yang pernah ditempuh Laksda TNI Yudo Margono, S E., MM . sejak menyelesaikan pendidikannya di AAL tahun 1988, dilanjutkan mengikuti Kursus Korbantem tahun 1989, Kursus Perencanaan Operasi Amphibi tahun 1990, Kursus Pariksa tahun 1992, dispespa/Kom Angkatan 6 tahun 1992/1993, diklapa ll/Koum Angkatan 11 tahun 1997/1998, Sekolah Staf dan Komando TNI Angkatan Laut (Seskoal) Angkatan 40 tahun 2003 dan Sekolah Staf dan Komando (Sesko) TNI Angkatan 38 tahun 2011 sertima Lemhannas RI PPRA Angkatan ke-52 tahun 2014. Berbagai tanda jasa atas pengabdiannya kepada negara selama berdinas di TNI AL teIah diterima yaitu Bintang Jalasena Nararya, Satya Lencana Kesetiaan VIII, XVI dan XXIV tahun, Satya Lencana Dwidya Sistha, Kebaktian SosiaI, wira Dharma, era Nusa dan Dharma Nusa. Laksda TNI Yudo Margono. SE., M M. dalam melaksanakan tugasnya sehari-hari didampingi istrinya Veronica Yulis Prihayati dan telah dikaruniai tiga orang putra Novendi wira Yoga. Ditya wira Adibrata dan Noval wira Abiyuda. 

1mLaksamana Pertama TNI Achmad Rival, S E , M M , dilantik menjadi Panglima Komando Lintas Laut Militer (Pangkolinlamil) oleh Kepala Staf Angkatan Laut Laksama TNI Ade Supandi, S.E. MA.P., pada hari Rabu, tanggal 14 Maret 2016 menggantikan Laksamana Muda TNI Yudo Margono, merupakan lulusan Akademi Angkatan Laut (AAL) angkatan ke XXXlll/tahun 1988, sebelum menjabat Pangkolinlamil, berdinas dI Markas Besar TNI Angkatan Laul sebagai Staf Khusus Kasal. 

Karier militer Laksma TNI Achmad Rivai dimulai sejak dilantik sebagai perwira TNI AL dengan pangkat Letnan Dua pada tahun 1988 Kemudian penugasan telah diembannya mulai dari penugasan baik di KRI maupun di Staf Penugasan di Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) diawali dengan penempatannya sebagai Perwira Divisi (Padiv) Senjata Bahari di KRI Badik 623 tahun 1990, selanjutnya berpindah-pindah penempatan di KRI sampai tahun 2008 antara lain sebagai Kadep Ops di KRI Mandau 621, KRI Tjiptadi 381, KRI Badik 623 sebagai Palaksa. Dan sebagai Komandan KRI Sura 802 Satuan Patroli (Satrol) Koarmatim. Selanjutnya pada tahun 2006 menjabat Komandan Lanal Nunukan. Komandan Satuan Kapal Eskorta (Satkor) Koarmabar tahun 2008 dan tahun 2009 menjabat Komandan Kolat Armabar. Asops Guskamla Koarmabar dijabatnya pada tahun 2009. tahun 2011 menjabat Paban I Renstra Srena Mabesal dan Asops Pangarmabar dijabatnya tahun 2013 serta Wakil Komandan Lantamal III Jakarta pada tahun 2015. Sedangkan untuk Jabatan perwira tunggi bintang satu, Laksma TNI Achmad Rivai, S E, MM sebagai Komandan Lantamal ll Padang pada tahun 2016.

Sementara itu berbagai pendidikan militer yang pernah ditempuh Laksma TNI Achmad Rivai, SE., MM., sejak menyelesaikan pendidikannya di AAL tahun 1988, dllanjutkan mengikuti Kursus Korbantem tahun 1990, Dikspespa/Artileri Angkatan 6 tahun 1992/1993 , Diklapa ll/Koum Angkatan 11 tahun 1997/1998, Sekolah Staf dan Komando TNI Angkatan Laut (Seskoal) Angkatan 39 tahun 2001 dan Sekolah Staf dan Komando (Sesko) TNI Angkatan 38 tahun 2011 serta Lemhannas RI PPRA Angkatan ke-53 tahun 2015. Berbagai tanda jasa atas pengabdiannya kepada negara selama berdinas di TNI AL telah diterima yaitu Bintang Jalasena Nararya, Satya Lencana Kesetiaan VIII. XVI dan XXIV tahun, Satya Lencana Dw√≠dya Sistha, Kebaktian Sosial, Wira Dharma. Wira Nusa dan Dharma Nusa. Laksma TNI Achmad Rivai, SE., MM. dalam melaksanakan tugasnya sehari-hari didampingi istrinya Dra. R. Ida Sundari dan telah dikaruniai dua orang putra dan putri Randy Rivaldi dan Amanda Risviandari. 

Para Undangan pada sertijab ini adalah Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Republik Indonesia, Menteri Kelautan Dan Perikanan Republik Indonesia, Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia, Menteri Perhubungan Republik Indonesia, Para Mantan Kasal, Kasum Tni, Danjen Akademi Tni, Wakasal, Pangkostrad. Gubernur, Forkompinda Provinsi Dki Jakarta, Para Athan Negara Sahabat, Para Pejabat Utama Mabesal Dan Pemimpin Kotama Tni Angkatan Laut, Pejabat Sipil Dan Mihter Wilayah Jakarta, Ketua Umum Dan Pengurus Pusat Jalasenastri. Para Mantan Pangarmabar Dan Mantan Pangkolinlamil. (Nurul)

0 komentar:

Posting Komentar