TNI AL LAKSANAKAN LATIHAN HUKUM HUMANITER INTERNASIONAL DAN HAM TA 2018

TNI AL LAKSANAKAN LATIHAN HUKUM HUMANITER INTERNASIONAL DAN HAM TA 2018

 

Jakarta, 27 Maret 2018, Dinas Hukum Angkatan Laut (Diskumal) kembali menyelenggarakan Latihan Hukum Humaniter Internasional dan HAM TA 2018, kegiatan dilaksanakan selama 3 hari ini, dibuka oleh Waasops Kasal Laksamana Pertama TNI Yusup, S.E., mewakili Asops Kasal Laksamana Muda TNI Aan Kurnia, S.Sos., bertempat di Auditorium Denma Mabesal Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (27/3/2018

Kegiatan yang dilaksanakan mulai tanggal 27 s.d. 29 Maret ini, diikuti sebanyak 50 orang Perwira TNI Angkatan Laut perwakilan dari satuan Koarmatim, Koarmabar, Kolinlamil, Kormar, Kodiklatal, AAL, Dispamal, Diskesal, Pushidrosal, Puspomal, Puspenerbal dan Lantamal I sampai dengan XIV.

Asops Kasal Laksamana Muda TNI Aan Kurnia, S.Sos., dalam sambutannya yang dibacakan oleh Waasops Kasal Laksamana Pertama TNI Yusup, S.E., mengatakan bahwa pelaksanaan Latihan Hukum Humaniter Internasional dan HAM 2018, merupakan komitmen TNI Angkatan Laut dalam mendukung upaya penghormatan, pemajuan, pemenuhan dan perlindungan Hak Asasi Manusia.

Lebih lanjut dikatakan Asops Kasal bahwa banyak kejadian konflik bersenjata di dunia yang dapat dijadikan contoh kasus untuk dianalisa dalam latihan ini sebagai pembelajaran wawasan tentang Hukum Humaniter dan HAM.

Ditambahkan pula, Pemimpin TNI AL telah memberikan arahan dan penekanan untuk memiliki perspektif dan komitmen dalam rangka meningkatkan kesiapan operasional satuannya termasuk peningkatan pengetahuan tentang Hukum Humaniter Internasional dan HAM sehingga dapat mendukung pelaksanaan tugas TNI Angkatan Laut baik dalam Operasi Militer Untuk Perang (OMP) maupun Operasi Militer Selain Perang (OMSP).

Latihan Hukum Humaniter Internasional dan HAM TA 2018 mengambil tema “TNI Angkatan Laut menyelenggarakan Latihan Hukum Humaniter Internasional dan HAM TA 2018 guna pelaksanaan tugas Operasi Militer untuk Perang (OMP) dan Operasi Militer Selain Perang (OMSP) dalam rangka mendukung tugas TNI Angkatan Laut, sedangkan tujuan dilaksanakannya latihan ini adalah menjamin pencapaian keberhasilan suatu misi yang dilaksanakan dalam operasi militer, dengan mempertimbangkan kepentingan militer yang sejalan dengan ketentuan peraturan hukum nasional maupun hukum internasional.

Adapun materi yang akan diberikan pada latihan tahun ini meliputi Hukum Humaniter Internasional dan HAM, Konvensi Jenewa dan Protokol Tambahan, Sanremo Manual, Statuta Roma, Aturan Pelibatan/ROE, UNCLOS 1982, HAM menurut Hukum Internasional dan Nasional, Peradilan HAM serta, kasus aktual yang berkaitan dengan penegakan kedaulatan dan hak-hak berdaulat negara di laut, sementara narasumber yang memberikan materi tersebut berasal dari Staf International Committee Of The Red Cross (ICRC) dan Pamen Diskumal

Turut hadir saat pembukaan latihan, diantaranya Kadisopslatal Laksma TNI Abdul Rasyid K., S.E., M.M., Kadiskumal Kolonel Laut (KH) Kresno Buntoro, S.H., LLM., Ph.D., serta para Kasubdis Diskumal.


0 komentar:

Posting Komentar