Child Fund Indonesia bersama Child Fund Korea didukung IBK serta YPSI Bantu Perbaikan SDN Duren Tiga 13

Child Fund Indonesia bersama Child Fund Korea didukung Industrial Bank Of Korea serta YPSI Bantu Perbaikan SDN Duren Tiga 13

Kerjasama pemerintah Indonesia dengan Korea juga disambut oleh Organisasi Internasional Child Fund Korea dan Industrial Bank Of Korea, didukung Child Fund Indonesia serta Yayasan Peduli Sosial Indonesia (YPSI), mereka hadir ke Jakarta dan Lampung untuk membantu perbaikan sekolah-sekolah di Indonesia, dan kalau tahun lalu membantu sekolah di Tangerang, pada Selasa 24 hingga 26 April mereka memperbaiki sarana di SDN 13 Pagi, Duren Tiga, Jakarta Selatan.


Disela acara tersebut Child Fund Korea yang diwakili Shizn Dong Hae dan Kim Eun Woo saat jumpa PERS menjelaskan, bahwa kehadiran rombongan Child Fund Korea kali ini sengaja untuk membantu pendidikan di Indonesia, guna meningkatkan sarana pendidikan sehingga bisa berdampak pada peningkatan kualitas pendidikan di SDN Duren Tiga 13 pagi saat ini.

Dengan penampilan kesenian tradisional yang ditampilkan anak didik maupun para Guru juga sebagai ajang tukar budaya, kita ingin mengenal budaya Indonesia dan kita juga ingin memperkenalkan budaya Korea pada siswa-siswi, kita turut bangga bisa menari bersama dengan para guru, ini pengalaman kami tentang budaya Indonesia, papar Kim Eun Woo.


Shizn Dong Hae juga mengaku akan terus membantu lebih banyak lagi sekolah di Indonesia, setelah di Jakarta tim Child Fund Korea akan menuju ke Lampung dan akan ke daerah lain, dan Child Fund Korea dan Child Fund Indonesia juga membuka donasi bagi perusahaan-perusahaan di Indonesia yang ingin bersama-sama membantu peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia, ungkapnya.

Ketua Yayasan Pemerhati Sosial Indonesia (YPSI) Titin Kustini juga menegaskan, bahwa YPSI ingin memperkenalkan budaya Indonesia dengan masyarakat internasional, khususnya Korea, karena dengan mengenal budaya maka mereka juga akan mencintai Indonesia, sehingga diharapkan berdampak pada peningkatan kunjungan wisata ke Indonesia serta ada peningkatan investasi dari Korea ke Indonesia.

Kehadiran Child Fund Korea serta Industrial Bank of Korea dan Child Fund Indonesia hari ini adalah kehadiran yang kedua, dimana tahun lalu mereka hadir ke Tangerang Banteng membantu perbaikan beberapa sekolah di Banteng, kita bersyukur hari ini rombongan dari Korea hadir ke SDN Duren Tiga 13 pagi, untuk membantu peningkatan sarana pendidikan dan tukar budaya selama 3 hari, semoga kedepan akan terus ditingkatkan, ungkap Titin Kustini.

Ketua Child Fund Indonesia Ms Brijit usai penyerahan plakat pada Kepala Sekolah SDN Duren Tiga 13 pagi, pada wartawan juga menegaskan, bahwa bantuan sarana pendidikan ini bukan karena sekolah yang tidak mampu, namun lebih pada program pertukaran budaya antara Indonesia dengan Korea, kita juga ingin membangun kepercayaan anak-anak disini, agar lebih percaya diri tampil didepan umum, apalagi tamu yang hadir datang dari negara Korea, dan untuk bantuan tahun lalu ke Banten, tahun ini di Jakarta dan Lampung, untuk tahun depan akan kita bantu ke daerah lain, paparnya.

Kepala Sekolah SDN Duren Tiga 13 pagi, Nunuk Sulistyowati juga mengaku bersyukur dengan adanya renovasi sekolah, Tim dari Korea datang kemari, karena melihat sekolah ini layak dibantu, karena siswa-siswi di SDN Duren Tiga 13 pagi 70%nya adalah dari keluarga kurang mampu dengan menerima Kartu Jakarta Pintar (KJP).

Hari ini bantuan Child Fund Korea dan Industrial Bank Of Korea, didukung Child Fund Indonesia serta Yayasan Peduli Sosial Indonesia adalah Renovasi Pagar, Renovasi Toilet, Sanitasi Air, Bak Sampah serta fasilitas pendidikakn lain di sekolah Duren Tiga 13 pagi, mereka akan berada di sekolah selama 3 hari, dan berikutnya akan dilanjutkan penyelesaiannya oleh pihak sekolah dengan dana dari Korea, semoga anak-anak akan semakin bersemangat dalam belajar, ungkap Nunuk Sulistyowati. (Nrl)

0 komentar:

Posting Komentar