H. Pardi, Calon Senator DPD RI DKI Jakarta Serahkan Syarat Dukungan ke KPUD

H. Pardi, Calon Senator DPD RI DKI Jakarta Serahkan Syarat Dukungan ke KPUD

Jakarta, Mantan Anggota DPD RI H. Pardi di dampingi para Relawan resmi mendaftar ke KPUD DKI Jakarta sebagai syarat yang di tentukan untuk lolos sebagai Calon Anggota DPD RI Periode 2019 - 2024 yaitu sebanyak 3000 KTP warga DKI Jakarta yang diterima Komisioner M. Fadilah di Kantor KPUD DKI Jakarta Jalan Salemba Raya No 15 Jakarta, Minggu (22/4).

Pardi mengungkapkan, Alhamdulillah Saya bersama para relawan se-DKI Jakarta yang selama ini terus mendampingi sudah menyerahkan syarat dukungan calon DPD RI warga DKI Jakarta sebanyak 3000 ke KPUD DKI Jakarta yang diterima langsung salah satu Komisioner M. Fadilah. "Sesuai jadwal yang ditetapkan penyerahan dukungan tanggal 22 April sampai 26 April 2018, Saya yang pertama dan menurut Petugas KPUD berkas-berkas sudah rapi dan nanti pada tanggal 29 April 2018 di umumkan," ujar H. Pardi kepada wartawan usai penyerahan berkas.

Selanjutnya H. Pardi mengatakan, dalam mensukseskan pencalonannya sebagai Anggota DPD RI bersama para relawan diantaranya Forum Jakarta Selatan, Barisan Muda Pademangan, Komunitas Vespa, Laskar Merah Putih Jakarta Barat dan komunitas lainnya yang ada di Jakarta Pusat / Jakarta Selatan / Jakarta Timur / Jakarta Barat / Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, akan selalu melakukan kegiatan sosial di masyarakat sekaligus menyerap aspirasi. "Saya harus terjun langsung ke masyarakat tanpa harus di undang, karena sebagai calon Anggota DPD RI harus mengetahui langsung bagaimana keluhan masayarakat. Selain itu bagi warga yang ingin menyalurkan Aspirasi bisa datang ke "Rumah Aspirasi H. Pardi" Jalan Suci Gang Industri Kelurahan Susukan, Kecamatan Ciracas Jakarta Timur," imbuhnya.

Lanjutnya, dirinya mohon Do'a dan minta dukungannya bagi warga DKI Jakarta agar dalam pencalonannya mendapat Ridho dan nanti bila terpilih akan Amanah. Berbekal pengalamannya sebagai Anggota DPD DRI, Insya Allah akan berbuat lebih banyak kepada warga khususnya yang kurang mampu.

"Provinsi DKI Jakarta sebagai barometer Ibukota Negara, jadi masyarakatnya harus hidup sejahtera dan makmur," pungkasnya. (Red)

0 komentar:

Posting Komentar