Malam Puncak HUT ke 8 GARUDA Gelar Peringatan Hari Kartini

Malam Puncak HUT ke 8 GARUDA Gelar Peringatan Hari Kartini

Gerakan Artis Usaha Dana Amal (GARUDA) dibawah Pimpinan Hj. Waty Siregar patut diacungi jempol dan diteladani kepemimpinannya menjaga Tali Silaturahim sesama anggota dalam sebuah kegiatan sosial, sebagai artis senior yang dikenal sejak kemunculannya di era tahun 70an lewat film “Sembilan Janda Genit, Zaman Edan” selalu menekankan anggotanya untuk berbagi menyisihkan hartanya kepada kaum papa Anak Yatim Piatu, Fakir Miskin & Rumah Ibadah.

Seperti baru saja diketahui GARUDA atau Gerakan Artis Usaha Dana Amal ini menggelar malam puncak  HUT ke Delapan sekaligus merayakan Hari KARTINI, tidak tanggung-tanggung menggandeng “JCL Enterprise /Pimp. Jose Choa Linge” bertindak sebagai Event Organizer menghasilkan acara yang spektakuler dan memberi kesan yang tidak bisa dilupakan para Anggotanya dan juga para Artis Senior yang Terlibat sebagai pengisi Acara.

Acara ditandai dengan Kehadiran Cover Girl Indonesia “Andi Azila Inayah Madrika (13 Tahun)” membawakan Tarian 4 Etnis merupakan gabungan 4 suku yang ada di Sulawesi Selatan, seperti : Bugis, Makassar, Toraja & Mandar. Begitu pula kehadiran 4 penari dari Mandala Dancer persembahkan Tarian Jaipongan yang di modifikasi kekinian tetap tak menghilangkan keKhasan dari Budaya Indonesia dari Tanah Pasundan.

Acara bergulir menambah hangat suasana saat dipandu oleh Host “Jose Choa Linge & Yana Achbarie”  membawa runtutan acara yang sudah disiapkan Panitia dengan ditandai Kata Sambutan dari Pimpinan Garuda Hj. Waty Siregar dan sekaligus membacakan Puisi mengajak para anggotanya selalu semangat kepakkan sayap seperti Burung Garuda dalam mencintai Anak Yatim dan kaum Dhuafa. Demikian pula Hj. Sumarni Padil sebagai Penasehat Garuda lebih menekankan sosok yang perlu diteladani para kaum wanita tentang Emansipasi sebagaimana perempuan-perempuan Indonesia harus memiliki Citra diri keteladanan sosok dari Kartini.

Selain itu, para Anggota sosial ini menampilkan kebolehannya menyanyikan lagu sakral Ibu Kita Kartini ciptaan WR Soepratman dipimpin “Titin Kartomi” seakan mengajak kembali para kaumnya untuk mengenang sosok Kartini sebagai suri teladan. Selanjutnya Penyanyi Imut “Maya Angela” mengusung Album rekamannya yang diciptakan sang Maestro A Riyanto berjudul “Emansipasi Wanita”, sangat cocok dengan suasana yang diusung GARUDA tema hari Kartini.


Acara ini ditutup dengan Lomba Kebaya yang diminati para Anggota Garuda dan Para Artis Film / Sinetron dan Penyanyi yang terlibat sebagai Peserta  diacara ini, seperti Tien Kadaryono, Indah Pajarwati, Marni, Dewi Sri, Nani Rosmawarsari, Yolanda Kano, Oneng Suprapti, Lelly Majo, Lydia Mandasari, dll dan Panitia menghadirkan  Dewan Juri Kehormatan dari kalangan yang ahli dibidangnya, seperti Andi Risca Rahayu - Finalis Putri Indonesia 2001, Hj. Djumriah Linge - Ratu Kebaya 1970 & Para Aktor Film Pria Alfian dan Yos Santo turut ambil bagian sebagai Juri.

Dewan Juri sudah sepakat memilih para Juaranya, sbb:

Juara I   : Lydia Mandasari,
Juara II  : Dewi Sri,
Juara III :  Harni Ahmad,
Favorite :  Nani Rosmawarsari,
Juara Harapan I : Nur'aeni Anggraeni.

Selain para Juara menerima Tropy, Slempang, Hadiah Hiburan dari Sponsor juga membawa pulang Uang Tunai.

Diakhir bincang2 dengan sang penggagas acara Kartini  Jose Choa Linge pemilik JCL Enterprise, ditempat sama  memperkenalkan  kehadiran dua Tokoh berpengaruh di Film kehadiran Ketua Umum Persatuan Artis Film Indonesia (PARFI) “Febryan Aditya” & Keta Umum Perkumpulan Artis Film Indonesia (PAFINDO) “HRM Bagiono Prabowo”, hadir memenuhi Undangan GARUDA Demikianlah berita ini langsung diturunkan dari Villa Puri Cinta milik “Chintami Atmanagara”, Cisarua - BOGOR, 21 - 22 April 2018. (NR).

0 komentar:

Posting Komentar