Dialog Interaktif, Festival Kuliner dan Modifikasi Pakaian Daerah Tingkatkan Peran Perempuan Dalam Berwirausaha

Dialog Interaktif, Festival Kuliner dan Modifikasi Pakaian Daerah Tingkatkan Peran Perempuan Dalam Berwirausaha

Sebagaimana program kerja Paguyuban Jawa Tengah (PJT) bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, pada Sabtu 12 Mei hingga 13 Mei 2018, di Anjungan Jawa Tengah Taman Mini Indonesia Indah (TMII), didukung Badan Penghubung Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Tengah di Jakarta, menggelar kegiatan Festival Kuliner dan Modifikasi Pakaian Daerah serta Dialog Interaktif dengan tema “Optimalisasi Peran Perempuan Dalam Keberhasilan Rumah Tangga dan Berwira Usaha”.

Menurut Ketua Panitia Dialog Interaktif dan Festival Kuliner, yang juga Ketua Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindunvan Anak PJT, Dra. Hj Endang Sulastri, MM bahwa kegiatan ini dilaksanakan, dengan harapan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman kepada kaum perempuan dalam menjaga Keharmonisan berumahtangga, dimana diperlukan komitmen yang tinggi antar suami dan istri untuk saling memberikan pengertian, kepercayaan dan belajar berwirausaha, sehingga kaum perempuan bisa usaha sendiri dengan tidak harus meninggalkan rumah setiap hari serta bisa membantu penghasilan suami, dan kegiatan ini akan dijadikan agenda tahunan sebagai kegiatan bidang PPPA PJT, paparnya.

Dialog Interaktif dengan tema “Optimalisasi Peran Perempuan dalam Berumahtangga dan Berwirausaha” dengan Nara Sumber yaitu Linda Amalia Sari Gumelar, S.Ip.,  Hj. Chandra Manggih Rahayu Handayani., DR. Yayuk Budi Iriani, MM., Moderator : Retno Palupi, SE., MM. serta Fashion Show dengan Tema : "Modifikasi Pakaian Daerah" dilaksanakan di Pendopo Anjungan Jawa Tengah Taman Mini Indoneaia Indah.

Dra. Hj Endang Sulastri, MM juga bersyukur, untuk Festival Kuliner serta Lomba Produk unggulan dan Lomba Kopi, diikuti oleh 35 Kabupaten dan Kota se-Jawa Tengah, dan untuk pameran produk unggulan, tema yang diangkat adalah “Memberdayakan potensi Bambu, Kayu , Craft dan makanan berbahan baku ikan sebagai produk unggulan Jawa Tengah”. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas produk lokal agar dapat bersaing dan memenangkan kompetisi dalam era globalisasi dewasa ini terutama dengan membanjirnya produk-produk asing ke Indonesia, tambahnya.


Sebagai Juara Kuliner Makanan Utama adalah Juara 1 Kab. Cilacap, Juara 2 Kab. Semarang, Juara 3 Kab. Klaten, Juara Harapan 1 Kab. Rembang, Juara Harapan 2 Kab. Temanggung, Juara Harapan 3 Kab. Kudus. Untuk Kategori Kudapan , Juara 1 Kab. Banjarnegara, Juara 2 Kab. Kebumen, Juara 3 Kota Semarang , Juara Harapan 1 Kab. Semarang, Juara Harapan 2 Kab. Purbalingga, Juara Harapan 3 Kab. Blora. Untuk Kategori Lomba Kopi, Juara 1 Kab. Cilacap, Juara 2 Kab. Tegal, Juara 3 Kab. Temanggung, Juara Harapan 1 Kab. Wonosobo, Juara Harapan 2 Kab. Karanganyar, Juara Harapan 3 Kota Surakarta. Para juara lomba mendapat hadiah uang pembinaan dan plakat kejuaraan.

Dalam memeriahkan kegiatan ini juga dilaksanakan Lomba Tari yang diikuti oleh Kabupaten se-Jateng, Dialog Interaktif dengan Tema “Optimalisasi pemberdayaan peran perempuan dalam membentuk keluarga yang harmonis dan produktif”, Lomba Fashion Show yang diikuti oleh 30 orang peserta.

Disela acara tersebut, Ketua Umum PJT Leles Sudarmanto, SE.MM juga menjelaskan, bahwa kegiatan ini sebagai wujud kepedulian Paguyuban Jawa Tengah dalam meningkatkan dan memberdayakan potensi sumber daya alam dan sumber daya manusia khususnya di Jawa Tengah, untuk mempromosikan potensi daerah ke Jakarta, sehingga diharapkan akan mampu meningkatkan daya saing produk daerah, serta mendorong investasi ke Jawa Tengah, harapnya.

Sedangkan Sekjen PJT, Frahma Alamiarso, juga menambahkan bahwa Paguyuban Jawa Tengah menyambut baik dan mendukung penuh dalam mewujudkan setiap kegiatan yang dapat memberikan manfaat dan nilai tambah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jawa Tengah dan dunia usaha dengan menggali dan memberdayakan semua potensi unggulan lokal, dan melakukan promosi produk unggulannya terutama di bidang Craft, Batik, makanan dari Ikan dan kreasi seni budaya agar menjadi salah satu aset wisata unggulan Jawa Tengah. (Frahma/Pry).

0 komentar:

Posting Komentar