ITL Trisakti Gelar Coffee Morning, Jaring Masukan Selaraskan Key performance indicators

ITL Trisakti Gelar Coffee Morning, Jaring Masukan Selaraskan Key performance indicators

Institut Transportasi dan Logistik Trisakti (ITL Trisakti) yang sebelumnya adalah Sekolah Tinggi Transportasi dan Logistik (STMT) Trisakti kini terus meningkatkan sarana dan prasarana perkuliahan termasuk aturan baku pengelolaan perguruan tinggi atau Key performance indicators, dan bertempat di Aula Kampus ITL Trisakti seluruh jajaran akademika ITL Trisakti mengikuti kegiatan Coffee Morning, mulai dari Dosen, Staf Karyawan hingga Mitra ITL Trisakti.

Dr. Yossi Pahala selaku Kaprodi Pascasarjana S2, usai acara menjelaskan, bahwa adanya perubahan bentuk dari Sekolah Tinggi Manajemen Transportasi Trisakti mejadi Institut Transportasi dan Logistik Trisakti, maka akan melakukan banyak perubahan-perubahan, bagaimana kita menerima masukan-masukan dari orang tua Mahasiswa juga dunia industri, untuk membuat standar yang baku, ini untuk merujuk pada Key performance indicators, untuk itu kita butuh standar yang baku dan luwes, namun tetap mengikuti perkembangan industri, tambahnya.

Rektor ITL Trisakti, Dr Tjuk Sukardiman, disela acara tersebut pada wartawan menjelaskan, bahwa kegiatan seperti ini merupakan kegiatan rutin setiap bulan, untuk mengumpulkan masukan-masukan dari para dosen maupun karyawan, dalam upaya merumuskan kebijakan.

Dimana ide-ide diberikan baik secara Button Up maupun Top Down, sehingga dapat merumuskan kebijakan, karena ITL Trisakti landasan kerjanya adalah Statuta, dan itu semua bisa berjalan jika ada organisasi dan tatalaksana berdasarkan struktur organisasi yang telah ditetapkan oleh statuta tersebut dan disahkan oleh Yayasan Trisakti. Untuk itu dalam rangka melengkapi organisasi dan tatalaksana tersebut kita lakukan pertemuan seperti ini, masukkan juga atas prestasi kerja setiap warga ITL Trisakti dengan key performance. Demikian juga Coffee Morning hari ini digelar juga sebagai ajang silaturahmi memasuki bulan Ramadhan, papar Dr Tjuk Sukardiman.

Saat disinggung pertemuan dengan IKAL LEMHANNAS beberapa hari lalu, dijelaskan bahwa pertemuan ini merupakan tindaklanjut atas kerjasama yang telah dibangun selama ini, dengan membahas tentang wawasan kebangsaan, dimana empat mata kuliah dasar utama, yaitu Agama, Pancasila, bahasa Indonesia dan Kewarganegaraan diberikan materi sebagai satu perspektif wawasan kebangsaan bagi para mahasiswa, karena mahasiswa Trisakti nanti ada pendidikan bela negara dan dilengkapi wawasan kebangsaan, sehingga terjadi sintesa antara pendidikan pergaulan terbentuk watak dengan jiwa kebangsaan, empat mata kuliah tersebut di semester 1 sebagai suatu pembekalan bagi mahasiswa, kalau selama ini pembekalan bela negara diberikan saat akan masuk kuliah, maka kedepan akan diberikan mulai semester 1 dan kemudian ditambah kegiatan Bela Negara, tegasnya.

Hal yang sama juga diungkapkan Koordinator Prodi baru ITL Trisakti, N.M Teweng, bahwa dengan Coffee Morning ini juga membahas persoalan bagaimana kita bisa menyelenggarakan organisasi ITL Trisakti, salahsatu persyaratan penting adalah Statuta, sebagai pedoman dasar yang menjadi acuan menyusunan peraturan umum, peraturan akademik, maupun SOP dalam penyelenggaraan perguruan tinggi.

Kedua juga membahas organisasi dan tata laksana, suatu instrumen atau pedoman penyelenggaraan operasional ITL Trisakti, sebagaimana fungsi dan Job analisis dan Key performance indicators, dan banyak masukan-masukan lain yang bermanfaat untuk penyelenggaraan pendidikan tinggi ITLTrisakti, ungkap NM Teweng. (Nrl)

0 komentar:

Posting Komentar

 

CALEG PERINDO DPRD DKI DAPIL 9 NO.6

CALEG PERINDO DPRD DKI DAPIL 9 NO.6