Jelang Penutupan TMMD Warga merasa berat kehilangan Tentara

Jelang Penutupan TMMD Warga merasa berat kehilangan Tentara

Nganjuk, Jelang penutupan TMMD 101 Kodim 0810 Nganjuk, para Anggota krop baju doreng ini menggelas sukuran dengan dengang menampilkam hiburan berupa elektone, bersama warga masyarakat warga Desa Lengkonglor, Kecamatan Ngluyu, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur.

Dwngan selesainya pembangunan jalan tembus Desa Lengkonglor, Desa Losari Kecamatan Gondan, sepanjang 5, 2 KM, kini giliran para TNI menghibur warga nasyarakat, dengan acara panggung elektone, dengan menghadirkan, artis artis lokal jawa timur.

Menurut letkol ARH.Sri Rusyono, SE, MM. komandan kodim 0810 Nganjuk, mengatakan "diadanya hiburan ini semata - mata untuk menghibur para seluruh warga desa lengkonglor, dan sebagai ucapan terimakasih kepada warga masyarakat, yang selama ini mau menampung para Prajurit, saat selesai bertugas pembangunan jalan tembus". Ungkap orang nomer satu di makodim 0810 Nganjuk ini.

Ditambahkan Perwira Lulusan Akmil Angakata 1999 Yon Arhanudri ini mengatakan "untuk puncak acara penutupan TMMD 101 yang dilaksanakan besok, rencananya akan di hadiri oleh Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Arif Rahman, yang bertindak sebagai Irup dalam penutupan TMMD ke - 101". Terang Perwira Asal Blora Jawa Tengah ini.

Sementara itu Sumaji, Kades Lengkonglor, kecamatan Ngaluyu ini mengatakan " Dengan kerendahan hati saya sangat berat, sekali melepas para prajurit Satgas TMMD 101 ini, karena selama pelaksanan kegiatan TMMD ini, sangat terbangun kedekatan emosional, dengan warga kami, betapa tidak karena para prajurit yang bertugas membaur, menjadi satu dengan warga kami, bahkan tinggal bersama menjadi satu keluarga dwnganwarga desa lengkonglor". Jelas kades lenkonglor.

Ditambahkan kades pegunungan kendeng ini "Dengan adanya pembangunan jalan sepanjang 5,2 Km ini saya yakin akan menumbuhkan ekonomi warga desa lengkonglor, yang selama ini di idam - idamkan warga masyarakat desa lengkonglor, selain itu dengan di bukanya akses jalan ini memudahkan para pelajar untuk menimba ilmu terutama di jenjang SMA, SMK, maupun Aliah". Pungkas Kades.

Ditambahkan bu paini, salahsatu warga yang rumahnya di tinggali oleh para prajurit ini mengatakan "saya merasa sangat kehilangan sekali, dengan ditinggalkan para prajurit yang bekerja membangun jalan tembus didesa kami, karena kami sudah menganggap mereka sebagai keluarga kami, selain itu para prajurit tersebut juga seperti taknpunya capek, selesai bekerja membangun jalan, mereka juga meringankan pekerjan rumah kami". Terang ibu berkrudung kuning ini.

Ditambahkan bu paini, "Saya berdo'a agar para bapak - Bapak tentara yang peduli untuk membantu warga terpencil ini, semoga para bapak tentara, di beri kesehatan, kesuksesan dunia maupun akhirat". Punkas ibu dua anak itu

0 komentar:

Posting Komentar