Kodim 0810/Nganjuk Gelar Bhakti Sosial dalam Rangka Penutupan TMMD ke-101

Kodim 0810/Nganjuk Gelar Bhakti Sosial dalam Rangka Penutupan TMMD ke-101

Nganjuk - Masyarakat juga antusias ingin menyaksikan acara tersebut. Terhitung ada sekitar ribuan orang yang memadati Lapangan Desa Ngluyu Kecamatan Ngluyu Kabupaten Nganjuk tempat dimana digelarnya acara itu.

Salah satu program TNI yang senantiasa dilakukan secara periodik adalah TNI Manunggal Membangun Desa. Bertepatan pada hari ini, Kamis (03/05/2018) telah dilakukan bakti sosial sebagai agenda penutup program tersebut.

Diketahui juga jika program TNI Manunggal Membangun Desa tersebut adalah yang ke-101. Lapangan Desa Ngluyu Kecamatan Ngluyu Kabupaten Nganjuk menjadi tempat dilangsungkannya acara tersebut.

Dalam acara itu, hadir para petinggi jajaran Kodam Brawijaya dan pejabat dari Polri. Diantaranya adalah Mayjen TNI Arif Rahman (Pangdam V/Brw), Brigjen TNI Lukman, Kolonel Arh. Purwo Sudaryanto (Irdam V/Brw), Kolonel Czi. Hari Pahlawantoro (Asloq Kasdam V/Brw), Kolonel inf Singgih Pambudi (Kapendam V/Brw), Kombes Sutardjo, SH (Irwasda Polda Jatim), Kolonel Pnb Wastum (Kadis ops Lanud Iswahyudi) dan Forpimda Kab. Nganjuk.

Mayjen TNI Arif Rahman selaku anglima Kodam (Pangdam) V Brawijaya menyampaikan hal ini dalam pidato singkatnya, "jika program ini sebelumnya bernama ABRI Masuk Desa (AMD) dan sampai saat ini masih tetap eksis dan berubah nama menjadi TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD)".

Masyarakat juga antusias ingin menyaksikan acara tersebut. Terhitung ada sekitar ribuan orang yang memadati Lapangan Desa Ngluyu Kecamatan Ngluyu Kabupaten Nganjuk tempat dimana digelarnya acara itu.

Salah satu alasan para warga memadati acara tersebut karena adanya kegiatan baksos. Diantaranya adalah pengobatan masal, Sunatan Masal serta pembagian paket sembako kepada masyarakat kurang mampu

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk serta Komando Distrik Militer (Kodim 0810 / Nganjuk), bekerja sama membangun infrastruktur dan fasilitas umum di daerah terpencil yang dibutuhkan warga sekitar.
Perlu diketahui jika TMMD merupakan lanjutan Program ABRI masuk desa yang dimulai sejak tahun 1980. TMMD ini merupakan program lintas sektoral dengan sasaran wilayah terpencil atau yang wilayahnya belum maju.
Mengapa Desa Lengkong Lor dipilih? Karena merupakan daerah terisolir dan sarana prasarananya masih minim, utamanya pada infrastruktur jalan. Untuk itu, pembangunan akses jalan diprioritaskan.
Tak hanya membangun infrastruktur jalan desa, desa terpencil tersebut juga akan dibangun infrastruktur lainnya. Sebut saja seperti pos kamling, jaringan irigasi dan fasilitas umum lainnya yang akan dimanfaatkan oleh para warga . (pendim_0810)

0 komentar:

Posting Komentar

 

CALEG PERINDO DPRD DKI DAPIL 9 NO.6

CALEG PERINDO DPRD DKI DAPIL 9 NO.6