Kolaborasi TNI - Polri Untuk Memperkuat Pemberantasan Terorisme

Kolaborasi TNI - Polri Untuk Memperkuat Pemberantasan Terorisme

Tidak ada jalan lain yang bisa ditempuh untuk meredakan keresahan publik selain dengan menghancurkan terorisme ini sampai ke akarnya. Maka dari itu, Presiden telah memerintahkan kepada TNI untuk berkolaborasi dengan Polri guna memperkuat upaya pemberantasan terorisme ini.

Hal itu ditegaskan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Mulyono, dalam amanat tertulisnya yang dibacakan Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Tatang Sulaiman, saat menerima laporan kenaikan pangkat 18 Pewira Tinggi (Pati) TNI AD yang dinaikan pangkatnya satu tingkat lebih tinggi dari pangkat semula, di Gedung Serba Guna Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad) Jakarta, (18/5/2018).

Dikatakan Kasad dalam amanatnya, selaras dengan perintah tersebut, Presiden juga telah menyetujui pembentukan Komando Operasi Khusus Gabungan (Koopssusgab) yang beranggotakan 90 prajurit elit dari satuan-satuan khusus TNI.  

“Saya telah memerintahkan kepada segenap jajaran TNI AD agar menyikapi ancaman ini dengan sangat serius. Dalam pelaksanaannya, selain bersinergi dengan pihak kepolisian setempat untuk melakukan pencegahan, pertukaran informasi maupun pengamanan dan pengejaran di lapangan, saya juga minta seluruh jajaran juga aktif untuk melaksanakan pengamanan internal satuan-satuan khusus TNI”, ujar Kasad Jenderal TNI Mulyono.

Menurutnya, Komando Kewilayahan juga memiliki peran yang signifikan, salah satunya melalui upaya pembinaan teritorial (Binter), sehingga para aparat di lapangan selain dapat meningkatkan level kewaspadaan masyarakat, juga meningkatkan kepekaan warga dalam rangka deteksi dini dan cegah dini serta budaya lapor cepat, dalam menangani setiap permasalahan yang ada di wilayahnya.

Berkaitan dengan para Perwira yang mendapatkan kenaikan pangkat, Kasad menekankan bahwa perwira hendaknya terus menempa dan mengembangkan potensi yang dimiliki untuk menambah kemampuan maupun pengetahuan yang dapat mendukung pelaksanaan tugas sesuai jabatannya pada level Perwira Tinggi.

“Sebagai pribadi, saya juga berharap para perwira dapat menjadi teladan bagi bawahannya, serta selalu berbuat yang terbaik dengan berani, tulus, dan ikhlas. Kepada beberapa Perwira yang naik pangkat dan bertugas di luar struktur organisasi TNI AD, secara bersamaan anda juga menjadi duta dari Angkatan Darat. Oleh karenanya, saya berpesan agar para perwira dapat memainkan peran sebagai duta dalam mensosialisasikan Pokok-pokok Kebijakan Pimpinan TNI AD, ‘’ harap Kasad. 

Kedelapanbelas Perwira yang dinaikkan pangkatnya, meliputi; Letjen TNI Donni Munardo Sebagai Sekjen Wantannas, Letjen TNI M. Thamrin Marzuki sebagai Irjen Kemhan, Mayjen TNI Alfred BH. Rante Tadung sebagai Kabainstranas Kemhan, Mayjen TNI Sunaryo Staf Alhli Bidang Keamanan Kemhan, Mayjen TNI Muhammad Nakir Dirjen Strahan Kemhan, Mayjen TNI Suyanto Staf Ahli Bidang SDM dan LH BIN, Mayjen TNI Yoshua Pandit Sembiring menjabat Wadankodiklat TNI AD, Mayjen TNI Dessano Indrasakti Staf Ahli Bidang Ekonomi Kemhan, Mayjen TNI Dr. Marga Taufik Sebagai Pangdivif-2 Kostrad, Mayjen TNI Agus Rohman sebagai Pangdivif-1 Kostrad, Mayjen TNI Moh. Hatta Usmar Rukka Staf Ahli Bidang Ekonomi Setjen Wantannas.

Untuk perwira tinggi bintang satu, meliputi; Brigjen TNI Erwin Bambang Tetuko Dirjakstra Ditjen Strahan Kemhan, Brigjen TNI Tri Martono Dirjianbang Kodiklat TNI AD, Brigjen TNI Mochammad Hasan Kadisjasad, Brigjen TNI Haryanto Kasdivif-2 Kostrad, Brigjen TNI Ricky Fredrik Winowatan Direktur Asia Pasifik Bidang Inteligen LN BIN, Brigjen TNI Edy Riwanto Wakababinkum, Brigjen TNI Dwi Mastono Inspektur Keuangan Itjen Kemhan dan Brigjen TNI Amad Sugiono Dirkomcad Ditjen Pothan Kemhan. (ded/Dispenad)


0 komentar:

Posting Komentar