LANAL SIBOLGA TANGKAP DUA KAPAL BOM IKAN DAN SATU KAPAL PUKAT UDANG

LANAL SIBOLGA TANGKAP DUA KAPAL BOM IKAN DAN SATU KAPAL PUKAT UDANG

Lanal Sibolga dengan menggunakan Kapal TNI Angkatan Laut (KAL) Mansalar berhasil menangkap satu kapal pukat udang yaitu KM Tunas Rezeki 01 diantara Perairan Pulau Silabu dan Perairan Pulau Sitambarat yang membawa alat tangkap pukat tarik dan tanpa dilengkapi dokumen. Juga menangkap 2 kapal bom KM Makmur Rupiah yang sedang membawa hasil tangkapan ikan sebanyak 300 kilogram dan KM Bersama yang diduga menangkap ikan dengan bahan peledak /bom di Perairan Sibolga.

Keberhasilan penangkapan tersebut berkat informasi yang dihimpun oleh Lanal Sibolga dari masyarkat yang resah terkait aktifitas pengambilan ikan dengan menggunakan peralatan ilegal yaitu bom ikan serta jaring trawl. Selain Kapal Bom, Kal Mansalar juga menangkap sekelompok nelayan di pesisir pantai Pulau Kalimantung yang tertangkap sedang merakit bom ikan. Kelompok nelayan berjumlah 5 orang tersebut ditangkap dengan alat bukti berupa empat perahu/sampan, perangkat kompresor beserta selang kompresor, perangkat jaring tangan serok, perlengkapan korek api serta pemantik, bom botol, ikan satu ember kurang lebih 10 kilogram.

Kapal trawl udang KM Tunas Rezeki 01 dengan 6 orang awak ABK ditangkap membawa muatan berupa es pendingin. Sedangkan KM Makmur Rupiah yang juga merupakan kapal bom ikan ditangkap dengan barang bukti berupa baju alat selam, perlengkapan selam seperti masker dan tabung kompresor.

"Aktifitas bom ikan sangat meresahkan masyarakat, selain dapat merusak ekosistem bawah air juga membahayakan nyawa pengguna bom ikan tersebut. TNI AL dalam hal ini Lanal Sibolga, akan menindak dengan tegas aktifitas ilegal. Kita akan melaksanakan penindakan dan juga edukasi kepada masyarakat khususnya nelayan agar mencari ikan dengan cara yang ramah lingkungan. Sehingga hasil laut bisa dinikmati oleh anak cucu kita" ujar Danlanal.

0 komentar:

Posting Komentar