Perkuat Kemanunggalan TNI-Rakyat, 200 Pelajar SMA dan Tokoh Masyarakat Ikuti Ceramah Komsos di Makoopsau I

Perkuat Kemanunggalan TNI-Rakyat, 200 Pelajar SMA dan Tokoh Masyarakat Ikuti Ceramah Komsos di Makoopsau I

Jakarta,Kegiatan ceramah Komunikasi Sosial (Komsos) di lingkungan wilayah Koopsau I digelar di Gedung Roesmin Nurjadin Makoopsau I, dengan menghadirkan penceramah dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Kombes Pol Fauzan Jamal, M.Si. tentang bahaya narkoba dan Letkol Sus Agusra tentang hukum penggunaan medsos. Kurang lebih 200 orang peserta mengikuti ceramah Komsos dari kalangan pelajar antara lain dari SMA 48 Pinang Ranti, SMA 67 dan SMA Angkasa 2 Halim Perdanakusuma beserta Guru pendamping dan dihadiri pula para tokoh masyarakat setempat, para pejabat dan perwakilan personel Makoopsau I.

Staf Ahli Bidang Komsos Koopsau I Kolonel Sus Basuki Mindarwono yang mewakili Panglima Koopsau I mengatakan bahwa kegiatan Komsos ini bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang komunikasi sosial TNI dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara guna memeliharan keeratan hubungan antara TNI dan masyarakat dan segenap komponen bangsa dalam rangka membangun karakter bangsa.

Materi ceramah yang diberikan kali ini sangat relevan yakni mengenai ancaman nyata bangsa Indonesia saat ini, khususnya yang berkaitan dengan bahaya narkoba dan penggunaan media sosial.  Kombes Pol Fauzan Jamal menjelaskan bahwa Indonesia saat ini dalam kondisi darurat narkoba, narkoba adalah ancaman nyata bangsa karena dapat merusak generasi bahkan melumpuhkan suatu bangsa, oleh sebab itu generasi muda harus memahami dan jangan terpengaruh narkoba yang saat ini marak diedarkan dengan berbagai cara.   Sementara penceramah Letkol Sus Agusra Yendri mengingatkan aturan main dalam menggunakan media sosial sesuai UU ITE, agar generasi muda jangan sampai melanggar atau melakukan penyalahgunaan media sosial yang dapat berakibat merugikan diri sendiri.

0 komentar:

Posting Komentar

 

CALEG PERINDO DPRD DKI DAPIL 9 NO.6

CALEG PERINDO DPRD DKI DAPIL 9 NO.6