Unindra Fasilitasi Pertukaran Budaya Indonesia – Rusia

Unindra Fasilitasi Pertukaran Budaya Indonesia – Rusia

Setelah tahun 2017 lalu, Universitas Indraprasta PGRI (UNINDRA) melakukan perjanjian kerjasama (MoU) dengan Universitas Jawaharlal Nehru (NJU) India, dengan melakukan pertukaran Budaya untuk saling mengirimkan Duta Seni dan tampil bersama, dan pada 11 hingga 20 Mei 2018, Unindra kembali melakukan pertukaran budaya dengan Negara Rusia, dimana perwakilan Unindra yang diwakili Dalang Cilik Pramirza Fadhlansyah dan Dalang Dewasa Ki Anom Suroto, serta Ki Bayu Aji akan tampil didepan masyarakat Rusia.

Menurut Rektor Unindra, Prof H Sumaryoto, bahwa kerjasama antar negara tersebut diawali dengan komunikasi Duta Besar RI di Rusia maupun pembicaraan dengan Duta Besar Rusia di Indonesia, melihat tingginya minat masyarakat Rusia, khususnya Pelajar Rusia yang belajar kesenian Gamelan, sehingga dalam pergelaran Wayang Kulit nantinya, juga diiringi Gamelan oleh warga Rusia yang selama ini memperdalam musik Karawitan tersebut.

Prof Sumaryoto mengaku bersyukur Unindra bisa mewakili Pemerintah Indonesia dalam kerjasama bidang Budaya dengan Rusia, karena selama ini kerjasama bidang Politik, Hukum, Pertahanan, Ekonomi sudah terbangun dengan baik, dan kerjasama bidang Budaya juga akan terus ditingkatkan, kalau saat ini Budaya Tradisi Wayang Kulit dan Gamelan, maka kedepan diharapkan bisa dikembangkan pada kesenian lain, ini juga karena Kesenian Wayang Kulit telah  diakui sebagai Warisan Budaya Dunia dan diakui UNESCO sejak tahun 2003 lalu, sehingga tidak heran kalau Wayang Kulit saat ini juga terus dipelajari masyarakat internasional, untuk itu Tim Duta Seni dari Unindra akan mewakili Pemerintah Indonesia untuk tampil bersama dengan masyarakat Rusia, tegasnya.

Untuk persiapan tampil di Rusia bagi Pramirza Fadhlansyah tidak terlalu berat, hanya mungkin secara fisik untuk menghadapi cuaca yang berbeda dengan Indonesia, tapi secara mental mungkin akan lebih dikuatkan, karena yang dihadapi adalah masyarakat internasional, yang berbeda dengan Indonesia maupun India, kalau di India masyarakatnya sudah tidak asing dengan tokoh-tokoh pewayangan, tapi untuk masyarakat Rusia banyak yang belum mengenal tokoh Wayang.

Dan Pramirza Fadhlansyah akan membawakan cerita Rayamana, karena cerita Ramayana lebih unik dengan tokoh pewayangan seperti dengan tokoh Rama, Shinta dan Rahwana, yang juga telah merakyat di Rusia, jika dibandingkan cerita Mahabarata, demikian juga saat Pramirza Fadhlansyah memainkan Seni Wayang Kulit akan diiringi musik Gamelan oleh para Pelajar Rusia yang selama ini menekuni belajar Gamelan atau Karawitan, perpaduan ini adalah bukti kerjasama yang akan terus ditingkatkan.

Pergelaran akan dilakukan selama  3 hari di 2 Kota, dan mengambil 3 lokasi berbeda, pertama di Saint Petersburg dan kedua di Moskow dimana pada tanggal 15, 18 yang tampik Ki Anom Suroto dan Ki Bayu Aji, sementara tanggal 20 penampilan khusus Pramirza Fadhlansyah bersama para pelajar Rusia.

Pergelaran Wayang Kulit Duta Seni Indonesia ke Rusia ini adalah bagian syiar budaya untuk menunjukkan kepada Dunia Luar akan keberadaan Indonesia yang memiliki kebudayaan yang patut dilestarikan dan dibanggakan, serta diharapkan dapat lebih mempererat hubungan kerjasama Indonesia dengan Rusia, tegasnya. (Nrl).

0 komentar:

Posting Komentar

 

CALEG PERINDO DPRD DKI DAPIL 9 NO.6

CALEG PERINDO DPRD DKI DAPIL 9 NO.6