UPACARA PENUTUPAN TMMD 101 DI WILAYAH KODIM 0810/NGANJUK GELAR BHAKTI SOSIAL

UPACARA PENUTUPAN TMMD 101 DI WILAYAH KODIM 0810/NGANJUK GELAR BHAKTI SOSIAL

Dengan Tema ““"TNI Manunggal Rakyat Membangun Karakter dan Kemandirian Bangsa””
Bakti sosial menjadi salah satu agenda penutup program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke- 101 tahun 2018 di Kabupate Nganjuk dengan lokasi di Lapangan Desa Ngluyu Kecamatan Ngluyu Kabupaten Nganjuk. Kamis 03 Mei 2018 pagi WIB.

Panglima Kodam (Pangdam) V Brawijaya Mayor Jenderal TNI Arif Rahman mengatakan, melalui proses penyempurnaan TMMD terbukti bermanfaat bagi masyarakat. Program yang awalnya bernama ABRI Masuk Desa (AMD) ini merupakan bukti kemanunggalan TNI dengan rakyat.”Kurang lebih 39 tahun program ini berjalan hasilnya semakin bisa dirasakan masyarakat terutama yang wilayahnya tertinggal,” katanya. 

Ribuan warga memadati lokasi bhakti sosial. Mereka juga berkesempatan mengikuti upacara penutupan TMMD yang dipimpin langsung Mayjen TNI Arif Rahman. Untuk baksos kesehatan, TNI menggandeng Dinas Kesehatan serta Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan (KBPP), terutama dalam penyediaan sumber daya layanan kesehatan. Adapun, kegiatan baksos diantaranya adalah pengobatan masal,Sunatan Masal, serta pembagian paket sembako kepada masyarakat kurang mampu.

Sejak dimulai pada 3 April 2018 lalu, program sosial TNI tersebut mendapatkan respon positif di kalangan masyarakat, terutama di Dusun Gurid Desa Lengkong Lor Kecamatan Ngluyu Kabupaten Nganjuk, Dalam pelaksanaan kegiatan saat ini, perkembangan pelaksanaan TMMD dengan sasaran fisik telah mencapai persentase yang cukup tinggi, diantaranya membuka jalan sepanajang 5.200 Meter, 10 RTLH, 1 Rehab TK, 1 Muhola, pembuatan Sumber air dan MCK seta banyak kegiatan Fisik lainya serta Nonfisik dengan mencapai hasil 100 persen.

Sementara untuk sasaran non fisik yang sudah dilaksanakan diantaranya penyuluhan bahaya terorisme, Penyuluhan hukum, Penyuluhan narkoba, KB Kes, wasbang, kesehatan lingkungan, pertanian, pelestarian hutan dan bencana alam. Kegiatan ini bekerjasama antara TNI, Polri dan instansi terkait di wilayah Nganjuk.

Sebagaimana diketahui, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk dan Komando Distrik Militer (Kodim 0810/Nganjuk, bekerja sama membangun infrastruktur dan fasilitas umum di daerah terpencil yang dibutuhkan masyarakat.

TMMD merupakan lanjutan Program ABRI masuk desa yang dimulai sejak tahun 1980. TMMD ini merupakan program lintas sektoral dengan sasaran daerah terpencil atau daerah yang wilayahnya belum maju.

Desa Lengkong Lor dipilih karena merupakan daerah terisolir dan sarana prasarananya masih minim, utamanya pada infrastruktur jalan. Oleh karena itu pembangunan akses jalan diprioritaskan.

Di desa terpencil tersebut, tidak hanya dibangun infrastruktur jalan desa, tetapi juga akan dibangun infrastruktur lainnya seperti pos kamling, jaringan irigasi serta fasilitas umum lainnya yang dibutuhkan masyarakat setempat.

0 komentar:

Posting Komentar

 

CALEG PERINDO DPRD DKI DAPIL 9 NO.6

CALEG PERINDO DPRD DKI DAPIL 9 NO.6