ANNE AVANTIE PASAR TIBAN KARYA BATIK NUSANTARA

ANNE AVANTIE PASAR TIBAN KARYA BATIK NUSANTARA

Menjadi sebuah kebahagiaan dan kebanggaan bagi cita-cita mulia Anne Avantie, bahwa Anne Avantie tidak ingin selalu menjadi beban bagi pemerintah. Anne Avantie dengan keterbatasannya, termasuk pendidikan yang hanya sampai bangku SMP, terus bergulir dengan mimpinya. Bahwa pada suatu hari Anne Avantie harus bisa berdiri sendiri dan mengayomi yang lain. Anne Avantie tidak ingin terus menjadi beban bagi pemerintah dengan misi yang harus diemban untuk menjadikan Indonesia Mandiri. Oleh karena itu, dalam kurun waktu 29 tahun Anne Avantie terus berjuang di bawah payung Avantie Management mengembangkan dunia industri dari segala level, diawali dari membuka sebuah usaha kecil menyewakan busana tari di awal tahun 1989 dengan nama “GRIYA BUSANA PERMATASARI”.

Dunia industri kecil yang diawali hanya dari keterbatasan, bermula dari sebuah garasi kecil di sebuah rumah kontrakan yang lambat laun menjadi besar setelah berhijrah ke Jakarta pada tahun 1999. Usaha yang awalnya hanya memiliki 3 orang karyawan kini telah bertambah menjadi ratusan jiwa yang berlindung di bawah payung Avantie Management yang kemudian mengembangkan juga beberapa brand lain. Selain mengembangkan bisnis, jiwa sosial serta kepedulian Anne Avantie kepada sesama kemudian menggerakkan hatinya untuk mendirikan 2 Yayasan yaitu YAYASAN ANNE AVANTIE dan WISMA KASIH BUNDA serta Sekolah Bina Bunda, bina kreativitas anak-anak berkebutuhan khusus.

Perjalanan karier menapaki 29th berkarya adalah sebuah perjalanan panjang bergradasi yang sudah Anne Avantie lalui. Pergulatan batin, naik turun dan jatuh bangunnya menorehkan sebuah catatan hidup yang membingkai hati. Apa yang sudah dilakukan Anne Avantie terus bergulir baik di bidang industri fashion, kegiatan kemanusiaan, maupun sederet karya nyata di bidang sosial yang telah menumbuhkan pribadi Anne Avantie menjadi inspirasi yang menuntun langkah bagi banyak jiwa, sehingga Anne Avantie memberikan kontribusi yang tidak sedikit bagi perkembangan dunia Industri di Indonesia.

Kepeduliannya yang begitu tinggi terhadap kaum marginal telah menumbuhkan kepekaan yang dalam kesuksesannya, Anne Avantie tidak ingin menikmatinya hanya untuk diri sendiri. Beliau ingin menjadi saluran berkat bagi sahabat jiwa, khususnya para UKM yang pada kenyataannya masih sulit untuk memasarkan produknya dengan permasalahan modal yang terlilit yang mengakibatkan tidak mampunya mereka memutar roda usaha. Hal inilah yang membuat Anne Avantie sungguh menyadari bahwa kekuatan brandnya mampu mengayomi para UKM.

Seiring berjalannya waktu, Anne Avantie  bertumbuh dengan inspirasi yang tiada habisnya hingga terus berkembang membentuk AnneAvanntieMall.com dan berkiprah melalui pameran karya anak negeri PASAR TIBAN yang setiap bulan diselenggarakan dalam kurun waktu 1,5 tahun dan sudah dilaksanakan sebanyak 17 kali. Untuk kesekian kalinya, Anne Avantie kembali hadir di Jakarta dengan mengusung tema PASAR TIBAN “Karya Batik Nusantara” yang diselenggarakan pada tanggal 26 Juni – 1 Juli 2018 di Grand Atrium Mall Kota Kasablanka. Secara pribadi Anne Avantie yang akrab disapa “Bunda Anne Avantie” menyampaikan rasa bangga sekaligus bahagia bahwa PASAR TIBAN ke 18 boleh dibuka oleh Ibu Ir. E. Ratna Utarianingrum, M.Si selaku Direktur Industri Kecil dan Menengah Kimia, Sandang, Aneka dan Kerajinan di Kementrian Perindustrian Republik Indonesia. Acara opening dan press conference PASAR TIBAN - KARYA BATIK NUSANTARA yang diadakan pada tanggal 26 Juni 2018 di Grand Atrium Kota Kasablanka ini akan dimoderatori oleh Indra Bekti dari InbekArt yang bekerjasama dengan Brand Jaler dari Avantie Management.

PASAR TIBAN juga menyuguhkan berbagai kuliner tradisional Indonesia seperti pecel, rujak, es dawet dan lain-lain yang berkolaborasi dalam aneka produk fashion dan handycraft. Anne Avantie juga menggandeng komunitas “Kampoeng Hompimpa” yang mengelola Kampoeng Dolanan Anne Avantie untuk memberikan edukasi mengenai permainan tradisional Indonesia yang sarat akan nilai-nilai serta filosofi kebaikan seperti empati, sosial, kerjasama, dan saling tolong menolong. Anne Avantie juga akan hadir untuk berbagi inspirasi dalam talkshow inspiratif dengan berbagai tema menarik yang diadakan setiap hari sepanjang gelaran PASAR TIBAN. Talkshow dapat diikuti tanpa biaya apapun serta akan menghadirkan bintang tamu Puteri Indonesia 2004, Artika Sari Devi.
Produk yang dipasarkan oleh Anne Avantie melalui PASAR TIBAN merupakan sebuah kepedulian yang melibatkan para UKM di sekitarnya serta griya kreatif karya para wanita dari Lembaga Pemasyarakatan Klas II A Wanita, Bulu - Semarang yang sudah berlangsung hampir 11 tahun lamanya. Ternyata apa yang dilakukan oleh Anne Avantie berhasil mendapatkan perhatian publik dan bahkan mampu menghadirkan puluhan ribu pengunjung di setiap terselenggaranya PASAR TIBAN selama ini di beberapa kota besar di Indonesia.

PASAR TIBAN dapat terselenggara berkat banyaknya dukungan, doa serta kerjasama yang terjalin antara Anne Avantie dan beberapa pihak antara lain Kota Kasablanka, Dapur Cokelat, WIKA Realty, dan Tolak Linu Sidomuncul. Pada PASAR TIBAN – Karya Batik Nusantara ini, pengunjung Mall Kota Kasablanka yang berbelanja koleksi karya Anne Avantie di PASAR TIBAN berkesempatan mendapatkan korting sebesar 10% dengan menunjukkan kartu member PG Card. “ANNE AVANTIE PASAR TIBAN KARYA BATIK NUSANTARA” yang disuguhkan di akhir bulan Juni ini diharapkan dapat memberikan inspirasi dan memberi nafas baru dalam dunia mode secara khusus dan juga dunia kreatif pada umumnya dengan menghadirkan karya-karya terbaik dengan UKM di Indonesia juga ragam mahakarya dari Anne Avantie. (AAM)

0 komentar:

Posting Komentar