Yayasan Trisakti Gelar Halal Bihalal, Bangun Semangat Gotong-royong


Yayasan Trisakti Gelar Halal Bihalal, Bangun Semangat Gotongroyong

Halal Bihalal merupakan tradisi masyarakat Indonesia sebagai sarana untuk saling maaf-memaafkan, hal tersebut juga dilakukan oleh seluruh Pengurus Yayasan Trisakti serta seluruh Sekolah Tinggi dibawah Yayasan Triskati dan Institut Transportasi dan Logistik Trisakti, hadir juga dalam acara tersebut Ketua Kopertis Wilayah III Jakarta, DR Illah Saillah dan diisi Tausiah Halal Bihalal Keluarga Besar Yayasan Trisakti oleh Ustadz Drs. H Edi Agus Susilo, SE, MTr Staf Ahli Menteri Perhubungan yang juga Dosen Pasca Sarjana ITL Trisakti.

Disela acara tersebut, Ketua Dewan Pembina Yayasan Trisakti, Harry Tjan Silalahi pada wartawan menegaskan, bahwa Halal Bihalal identik dengan Indonesia, dan sudah menjadi tradisi masyarakat saat Lebaran dan itu sebagai budaya Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, Harry Tjan Silalahi juga menekankan pada seluruh pimpinan lembaga pendidikan tinggi, baik Sekolah Tinggi dibawah Yayasan Trisakti maupun Institut Transportasi dan Logistik Trisakti disamping menghasilkan tenaga ahli sesuai bidang program pendidikan masing-masing, tetapi juga menekankan akan perlunya mencetak generasi penerus bangsa yang berkarakter Indonesia, sehingga nantinya meskipun di kasih pakaian apa saja, dicentelin apa saja, namun tetap berjiwa dan berhati Indonesia, namun kalau tidak, setinggi langitpun bisa ambruk, untuk itu saya selalu menekankan perlunya penanaman mental dan sikap untuk membangun generasi berkarekter, yaitu Pancasila, tegasnya.



Lebih jauh Tokoh Pergerakan 66 ini menegaskan, bahwa Pancasila tidak boleh di kaji melalui filsafat barat maupun negara lain, namun harus di gali dari bumi Indonesia, dan sumbernya juga ada di Indonesia, dan itu harus dicari, sebab Pancasila kalau diringkas menjadi Eka Sila, yaitu “Gotong-Royong”.

Harry Tjan Silalahi melihat bahwa saat ini Gotong-Royong sudah mulai dilupakan, semua mengarah pada efisiensi, praktis serta menjadi kapitalis, padahal yang dibutuhkan masyarakat adalah gotong-royong, berbagi satu sama lain, punya tanggungjawab terhadap nusa dan bangsa, sehingga akan melahirkan kekuatan besar, yaitu Persatuan dan Kesatuan bangsa, untuk itu Yayasan Trisakti juga selalu menekankan nilai Kegotong-royongan dilingkungan Lembaga Pendidikan Trisakti, kita mengapresiasi pada seluruh civitas Institut Transportasi dan Logistik Trisakti serta seluruh Sekolah Tinggi yang telah bekerja keras dengan prestasi yang baik, ungkapnya.


Hal yang sama juga diungkapkan Ketua Yayasan Trisakti Dr. Djanadi Bimo Prakoso.MSi, bahwa  Yayasan Trisakti berharap akan seluruh Civitas Sekolah Tinggi dibawah Yayasan Trisakti serta Institut Transportasi dan Logistik Trisakti untuk terus melakukan evaluasi kinerja untuk mencapai kinerja maupun pelayanan yang terbaik.

Kita bersyukur Akreditasi Prodi di Sekolah Tinggi maupun ITL Trisakti memperoleh Akreditasi “A”, ini adalah status tertinggi yang harus dipertahankan, dan yang masih B harus terus ditingkatkan statusnya, demikian juga tingkat kedisiplinan serta etos kerja harus benar-benar kerja keras dan disiplin, berbakti pada bangsa dan negara, ngak usah protes, kalau ada masalah harus secepatnya diselesaikan dengan baik, kerja yang baik dan ikuti aturan yang ada, sehingga para alumni juga mereka yang mampu bersaing di kancah nasional maupun internasional, mereka harus mampu memimpin dan bukan dipimpin, ini sebagaimana cita-cita Bung Karno melalui Trisakti, dan dukungan Yayasan juga sangat dibutuhkan dalam peningkatan sarana Gedung, untuk menampung pertukaran mahasiswa luar negeri, kita boleh bekerjasama dan belajar ke mana saja, tetapi tetap Indonesia, tegas Dr Bimo Prakoso.



Ketua Kopertis Wilayah III Jakarta, DR Illah Saillah juga mengaku mengapresiasi kekompakan antara Yayasan dan Institut Transportasi dan Logistik Trisakti maupun seluruh Sekolah Tinggi di Trisakti, yang hari ini seluruhnya hadir ber-Halal Bihalal, dan telah memberikan pelayanan terbaik pada masyarakat bahkan bisa berbagi dihari raya lebaran, demikian juga Kopertis akan memberikan pelayanan prima dengan serba digital, sehingga input data lebih cepat dan tepat. Kita berimakasih pada ITL Trisakti dan Sekolah Tinggi Pariwisata Trisakti yang akan mengirimkan Mahasiswanya pada kegiatan Kuliah Kerja Nyata Nasional di Serawak, ini bukti respon cepat, dan kami setuju Kerja, Kerja, Kerja Sukses, jadi kita tidak sekedar Kerja, kerja, kerja saja, namun harus diakhiri dengan sukses, tegas Dr Illah Saillah. (Nrl).

0 komentar:

Posting Komentar