BPK RI Tuan Rumah Pertemuan INTOSAI di Bandung, Bahas Isu Lingkungan

BPK RI Tuan Rumah Pertemuan INTOSAI di Bandung, Bahas Isu Lingkungan

Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) mengadakan pertemuan dengan anggota Asosiasi Badan Pemeriksa Keuangan Sedunia (INTOSAI) Working Group on Environmental Auditing (WGEA) yang beranggotakan 41 negara untuk membahas isu lingkungan terkini sesuai dengan tujuan kelompok kerja ini mendorong badan pemeriksa keuangan mempergunakan mandatnya dalam proses kebijakan perlindungan lingkungan, yang dimulai hari Selasa 17 - 19 Juli 2018.

Ketua BPK RI Moermahadi Soerja Djanegara dalam sambutan pembukaan menyebutkan bahwa, pertemuan ini menjadi forum untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman terkait isu lingkungan.

“Badan pemeriksa keuangan harus berperan strategis menjaga kualitas lingkungan serta mendorong pembangunan berkelanjutan. Badan pemeriksa keuangan juga harus memastikan kebijakan, peraturan, dan sistem kendali yang dikembangkan Pemerintah, dijalankan sebagaimana seharusnya,” jelas Ketua BPK RI, Selasa (17/7).  
 
Untuk mendukung upaya tersebut, diskusi panel membahas antara lain tentang perubahan iklim, pengelolaan lahan dan kualitas tanah, kesehatan lingkungan hidup, serta pemeriksaan keanekaragaman hayati. 

Dalam kesempatan ini, BPK RI mempresentasikan antara lain hasil pemeriksaan kinerja atas penataan ruang di DKI Jakarta, data lingkungan hidup, hasil pemeriksaan kinerja atas efektivitas program dan kegiatan kepariwisataan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan pada Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat, serta hasil pemeriksaan kinerja atas pengelolaan sumber daya air pada DAS Brantas.
 
Dimana BPK RI merupakan Ketua dan Sekretariat INTOSAI WGEA sejak 2014 dan pada periode 2017-2019, BPK RI bertanggung jawab atas pencapaian proyek WGEA. INTOSAI WGEA dalam rencana kerjanya, melakukan kegiatan antara lain penyusunan audit guidance, penyusunan proyek penelitian, kerja sama pemeriksaan, penyelenggaraan survei dan pelatihan, serta diseminasi informasi terkait isu lingkungan. 

BPK RI sebagai tuan rumah kegiatan tersebut yang di wakili Anggota BPK RI, Isma Yatun sebelumnya menyambut dan menerima para delegasi dari 41 negara pada hari Senin (16/7) saat para Delegasi baru datang. Dalam kesempatan acara selamat datang, disampaikan informasi mengenai wisata Bandung dan para delegasi juga mendapatkan pemaparan dari pihak pemerintah daerah Kota Bandung tentang implementasi kebijakan greening cities yang berkaitan dengan office of housing, land, dan landscape of Bandung.

Sementara itu Wakil Ketua BPK RI, Prof. DR. Bahrullah Akbar yang di percaya sebagai Ketua Delegasi, ikut juga menyambut para Delegasi dari 41 Negara pada hari Senin (16/7) dan mendampingi saat acara dimulai pada hari Selasa (17/7).

Perlu diketahui ada 3 tema besar yang dibahas, yaitu bagaimana meningkatkan kualitas lingkungan hidup perkotaan; pengelolaan lahan berkelanjutan; serta pemeriksaan lingkungan dan masyarakat.

Tiga tema tersebut sesuai dengan tema "High-Level Political Forum tahun 2018 yaitu Transformation Towards Sustainable and Resilient Societies", yang tercermin dalam tujuan pembangunan berkelanjutan.
 
Pertemuan ini menghadirkan para pembicara untuk berdiskusi panel, antara lain Auditor General Australian National Audit Office (ANAO), Walikota Surabaya, Kepala Badan Restorasi Gambut, Kepala BNPB, Dirjen Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, serta Dirjen Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Para pembicara tersebut memberikan perspektif dan pengalaman yang bermanfaat untuk memperluas pengetahuan tentang pemeriksaan lingkungan. (Red).

0 komentar:

Posting Komentar

 

SEL SURYA

SEL SURYA