Mahasiswa Baru Institut Transportasi dan Logistik Trisakti Ikuti Pendidikan Bela Negara

Mahasiswa Baru Institut Transportasi dan Logistik Trisakti Ikuti Pendidikan Bela Negara

Bertempat di Pusdik Intel Bogor 254 Mahasiswa Baru Institut Transportasi dan Logistik Trisakti mengikuti kegiatan Pendahuluan Bela Negara menurut Ketua Panitia Pendidikan Bela Negara, Ali Thabah. AMTrD, MM, bahwa kegiatan PBN ini sifatnya wajib untuk diikuti seluruh Mahasiswa ITL Trisakti.

Peserta pendidikan bela negara akan memperoleh materi-materi bela negara dan juga akan belajar teknik menembak serta proxy War, kegiatan lain yaitu latihan kepemimpinan modern, Melatih Kekompakan atau Outbound yang akan digelar di kaki Gunung Salak. Dan usai Diklat seluruh peserta akan memperoleh sertifikat PBN, karena ini juga bagian syarat untuk nantinya memenuhi persyaratan penyelesaian Skripsi serta untuk praktek kerja lapangan, papar Ali Thabah.


Rektor ITL Trisakti, Dr Tjuk Sukardiman juga menegaskan bahwa Pendidikan Bela Negara merupakan tulang punggung ITL Trisakti dalam menyiapkan kader-kader bangsa yang akan memimpin sektor transportasi kedepan, untuk itu pendidikan di Trisakti sangat sangat diperlukan adanya Wawasan Kebangsaan dengan implementasi Pendidikan Bela Negara, dan ini sejajar dengan pemberian empat mata kuliah dasar utama. Sehingga seluruh mahasiswa baru Institut transportasi dan logistik Trisakti wajib melewati suatu proses pendidikan Bela Negara sebagai suatu perwujudan dan Wawasan Kebangsaan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang diajarkan dalam semester-semester berikutnya yang diajarkan selama mereka kuliah di ITL Trisakti. dan kegiatan ini juga sebagai tindak lanjut kerjasama Institut Transportasi dan Logistik Trisakti dengan Ikatan Alumni Lemhannas RI, ungkap Dr Tjuk Sukardiman.


Kolonel Inf Dian Hardiana SIP komandan Pusdikintel Kodiklatad dalam sambutannya juga menegaskan bahwa Mahasiswa Institut Transportasi dan logistik Trisakti gelombang 1 ini akan memperoleh materi pendidikan dan latihan Pendahuluan Bela Negara dan Wawasan Kebangsaan agar mahasiswa memiliki Jiwa Korsa, Mental dan Kepemimpinan yang mempunyai disiplin yang tinggi, sehingga nantinya menjadi mahasiswa yang memiliki dedikasi kerja yang baik serta cinta tanah air yang tinggi.

Pendidikan Bela Negara ini juga mengingatkan kembali perjuangan dan pengorbanan yang luar biasa Para Pejuang hingga bangsa ini merdeka. untuk itu kemerdekaan ini harus dijaga dari ancaman, tantangan dan hambatan, untuk itulah partisipasi warga negara untuk bela negara sangat dibutuhkan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, serta mengayomi masyarakat maupun semua aspek kehidupan, sebagai mahasiswa harus terus meningkatkan kemampuan diri yang kreatif inovatif dan profesional serta daya antisipasi yang tajam untuk memecahkan setiap permasalahan yang dihadapi dengan benar dan tepat, tegasnya.

Di tempat yang sama Ketua Yayasan Trisakti Dr Bimo Prakoso pada wartawan juga menegaskan bahwa Pendidikan Bela Negara bagi Mahasiswa Baru angkatan 1 Institut Transportasi dan Logistik Trisakti kali ini untuk membangun Karakter serta Mental Kejuangan yang tinggi buat mahasiswa, mereka dilatih disiplin serta Kecakapan Kepemimpinan dan Pendidikan Jasmani/Fisik, menjaga kebugaran.

Sebagaimana lambang Trisakti 5 kebawah dan 3 keatas dimana 5 tersebut adalah Pancasila dan yang 3 kita harus Berdikari/Kemandirian di bidang Ekonomi kemandirian bidang Politik dan Kemandirian Budaya, Negara Kesatuan Republik Indonesia harus dijaga dan dipertahankan, karena NKRI ini terdiri dari berbagai suku, ras, Agama maupun keragaman budaya yang beraneka ragam, untuk itu seluruh mahasiswa harus mampu berperan aktif untuk turut serta menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, pintanya. (Nrl)

0 komentar:

Posting Komentar