Fahmi Idris Bersama Yayasan Perguruan Ksatrya 51, Resmikan Gedung Baru SMP, SMA dan SMK Ksatrya

Fahmi Idris Bersama Yayasan Perguruan Ksatrya 51, Resmikan Gedung Baru SMP, SMA dan SMK Ksatrya

Lembaga Pendidikan yang telah banyak mencetak tokoh-tokoh Nasional dalam pembangunan Indonesia,  baik dibidang Hukum, Ekonomi, Politik, Budaya dan Sosial, Yayasan Perguruan Ksatrya 51 sebagai penyelanggara pendidikan Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang berlokasi di Jalan Percetakan Negara No. D232 Jakarta Pusat ini, telah merenofasi seluruh bangunan, menjadi Gedung Pendidikan yang Megah dengan mengutamakan fasilitas pembelajaran, seperti Laboratorium, Sarana Olahraga maupun Perpustakaan dengan buku penunjang pendidikan yang lengkap.

Ketua Yayasan Perguruan Ksatrya 51, H Soewardi Sulaeman, disela acara peresmian Gedung Baru Yayasan dan Ruang Pembelajaran tersebut pada wartawan menegaskan, bahwa gedung yang megah dengan fasilitas pendidikan lengkap ini, sebagai keseriusan Yayasan Ksatrya 51 dalam meningkatkan sarana dan prasarana pendidikan untuk mendukung proses belajar mengajar di SMP, SMA/K Ksatrya 51 yang lebih baik.


H Suwardi yang juga alumni SMA Ksatrya 51 Jakarta ini mengaku bangga dengan kondisi bangunan yang sangat mendukung proses belajar ini, apalagi dahulu saat masih menimba ilmu bersama para alumni yang masih ada hingga saat ini, yang juga turut hadir dalam peresmian hari ini, semua merasakan betapa berat dan perjuangan untuk dapat berhasil dengan nilai bagus, dengan fasilitas yang saat ini masih minim, namun hari ini semua ruang kelas, ruang guru dilengkapi dengan fasilitas pendingin AC, saat ini tinggal bagaimana meningkatkan kualitas pendidikan secara akademik, bagaimana mutu atau kualitas akademik di SMA/SMK Ksatrya 51 ini, sehingga para lulusan bisa menjadi insan yang cerdas, berakhlak baik, berwawasan kebangsaan dan mampu mengisi pembangunan bangsa kedepan, menjadi pemimpin di negeri ini, dengan sarana dan prasarana yang memadai ini, juga diharapkan kepercayaan masyarakat pada lembaga pendidikan Ksatrya 51 ini semakin meningkat, papar H Suwardi Sulaeman yang juga Ketua Palang Merah Indonesia Kota Administrasi Jakarta Pusat.

Alumni SMA Ksatrya yang juga mantan Menteri Perindustrian serta pernah menjadi Menakertrans, Fahmi Idris dalam sambutannya juga menegaskan, meskipun dahulu bangunan gedung sangat sederhana dan fasilitas pendukung juga belum selengkap sekarang, namun para lulusan SMA Ksatrya 51 banyak yang diterima di beberapa perguruan tinggi negeri dan perguruan tinggi swasta ternama di Indonesia, sehingga saat ini banyak juga yang menjadi dosen di Universitas Indonesia, banyak Pakar Ekonomi dan politisi nasional, SMA Ksatrya 51 telah mampu menghasilkan putra-putri terbaik bangsa, untuk itu pada seluruh siswa-siswi SMP, SMA/K Ksatrya hendaknya dapat menuntut ilmu disini dengan serius, dan berbahagialah bereda pada gedung yang layak dengan ruangan ber-AC, berusahalah menjadi yang terbaik dan bisa menjadi juara di bidang akademik maupun Non Akademik, pintanya.

Fahmi Idris juga mengaku mengapresiasi Yayasan Pendidikan Ksatrya 51 yang dengan dana sendiri mampu membangun gedung yang luar biasa sebagai gedung sekolah, untuk itu fasilitas belajar mengajar diharapkan juga dapat terus ditingkatkan, demikian juga pendidikan ekstrakurikuler juga diharapkan dapat menjadi perhatian, serta pendidikan kewirausahaan juga harus jadi prioritas sehingga jiwa enterprenershif di semua bidang usaha pada siswa juga dapat tumbuh dan berkembang untuk mendukung pembangunan ekonomi bangsa saat ini, seperti di Singapura para siswa SMA sudah diharuskan melakukan penelitian-penelitian di semua bidang, untuk itu kita tidak boleh kalah dengan negara lain, kita berharap SMA/K Ksatrya 51 juga mendorong serta memfasilitasi siswa-siswi, untuk melakukan penelitian di semua bidang.



Yang tidak kalah penting adalah peningkatan kompetensi guru, kita lihat saat Jepang kalah perang, saat itu Raja Hirohito mengumpulkan Guru-guru yang tersisa untuk membangun kembali Jepang, Hirohito tidak mengatakan kalah perang, tetapi kemenangan yang tertunda, untuk itu Jepang memprioritaskan pembangunan pendidikan yang baik dengan meningkatkan kualitas Gurunya, ungkap Fahmi Idris.

Ditempat yang sama, Kasie Puantar Divisi Infanteri 1 Kostrad Letkol Inf Drs E Rasyidin, Al.A.MM juga mengaku bersyukur bisa bekerjasama dengan Yayasan Pendidikan Ksatrya 51 ini, dimana seluruh siswa akan diberikan pembekalan wawasan kebangsaan dan pengetahuan Bela Negara di Kesatuan Divisi Infanteri 1 Kostrad Cilodong, hal tersebut dilakukan agar seluruh siswa kedepan menjadi pemimpin bangsa yang cinta tanah air.

Berbagai materi seperti Baris-berbarus, Simulasi Kebersamaan dan kekompakan, pendidikan Kedisiplinan, Peningkatan Pemahaman Pancasila dan UUD 45, serta materi lain yang berkaitan dengan wawasan kebangsaan akan diberikan pada peserta, kita berharap di era mellenial saat ini Siswa-siswi tidak lupa dengan pemahaman nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila, nilai estetika dan sopan santun, menghargai Guru juga akan ditekankan pada siswa-siswi SMA/K Ksatrya 51 ini, tegasnya.



Ditempat yang sama, Kepala SMA Ksatrya 51, Sartono pada wartawan juga menegaskan, bahwa dalam menghasilkan generasi penerus bangsa yang unggul dan berkualitas, pendidikan di SMA Ksatrya 51 juga ditekankan pendidikan disamping keilmuwan juga pendidikan kareter siswa, dimana setiap hari Kamis seluruh siswa diharuskan mengikuti Tadarus Alquran dan Sholat Dhuha, serta mendengarkan Tausyiah, sementara untuk Sholat Jumat semua siswa harus Sholat berjamaah, dan saat masuk sekolah kita ajarkan Senyum, Sapa dan Salam, selama di areal sekolah para siswa dilarang memakai HP, dimana saat masuk sekolah HP harus dititipkan dan usai sekolah baru boleh diambil kembali untuk komunikasi, ini semua dilakukan agar siswa-siswi tertib belajar maupun tertip aturan di sekolah, tegasnya.

Untuk menghindari kenakalan maupun kekerasan di sekolah, di semua sudut sekolah telah di pasang CCTV, ini untuk memaksimalkan keamanan maupun ketertiban di lingkungan sekolah, sehingga tidak ada yang berkeliaran saat jam belajar, kerjasama dengan pihak Kepolisian juga terus dikalukan untuk menghindari hal-hal yang melanggar hukum, seperti tawuran maupun narkoba, bagaimana anak didik di SMA Ksatrya ini benar-benar mengikuti proses belajar mengajar yang baik.

Dibidang Ekstrakurikular juga cukup banyak, bahkan bimbingan intensif juga diberikan saat siswa mengikuti Ekskul tersebut, sehigga prestasi non akademik di SMA Ksatrya juga mampu tampil menjadi juara ditingkat Kota maupun Provinsi, untuk itu dalam proses pembelajaran juga akan terus ditingkatkan, khusus untuk meraih prestasi tingkat nasional khususnya dalam penilaian Ujian Nasional, kini para siswa juga diberikan materi tambahan untuk bidang studi yang ada pada UN, serta latihan-latihan soal, yang sebelumnya mata pelajaran UN 4 jam saat ini kita tingkatkan menjadi 5 jam, dimana yang 1 jam adalah untuk latihan soal, sehingga peringkat akan naik.

Untuk mengetahui kemampuan per-siswa, saat ini telah dilakukan penilaian dengan 2 Rapor, 1 Rapot Nasional (e-rapor) dan yang 1 Rapor Sekolah (rapor murni), dimana rapor intern adalah rapor murni sesuai kemampuan siswa sebagai ajang evaluasi, sehingga target guru mengajar dengan baik serta menghasilkan lulusan yang baik juga dapat diukur, jadi target kita kedepan adalah bagaimana lulusan bisa diterima di PTN dan bagaimana peringkat Nasional UN bisa meningkat, tegas Sartono. (Nurul)

0 komentar:

Posting Komentar