PASIS DIKREG SESKOAL TERIMA KULIAH “PEMBANGUNAN KELAUTAN” DARI MANTAN MENKO KEMARITIMAN PROF.DR.IR.INDROYONO SOESILO, M.SC

PASIS DIKREG SESKOAL TERIMA KULIAH “PEMBANGUNAN KELAUTAN” DARI MANTAN MENKO KEMARITIMAN PROF.DR.IR.INDROYONO SOESILO, M.SC

Seskoal, 2 Agustus 2018, Perwira Siswa (Pasis) Pendidikan Reguler (Dikreg) Seskoal Angkatan ke-56 TP 2018 yang berjumlah 135 orang terdiri dari 125 Pasis TNI Angkatan Laut, 2 Pasis masing-masing dari TNI Angkatan Darat dan Udara serta 6 Pasis mancanegara masing-masing dari Australia, Malaysia, Singapura, India, Pakistan, Fiji menerima kuliah “Pembangunan Kelautan” dari Mantan Menteri Koordinator Kemaritiman Kabinet Kerja periode 2014-2015 Prof. Dr. Ir. Indroyono Soesilo, M.Sc.,(Saat ini menjabat sebagai Penasehat Kehormatan Menteri Pariwisata RI) di Kelas B Gedung R.E. Marthadinata, Seskoal, Bumi Cipulir, Jakarta Selatan, Kamis (2/8)

Dalam kesempatan tersebut,  Prof. Dr. Ir. Indroyono Soesilo, M.Sc., menyampaikan beberapa materi bahwa pengakuan wilayah kedaulatan NKRI ditetapkan melalui Deklarasi Juanda pada tanggal 13 Desember 1957 tentang Wilayah Laut Indonesia. Selanjutnya pada tanggal 10 Desember 1982 United Nations Convention On Law Of The Seas (UNCLOS) mengakui Konsep Kepulauan Negara Indonesia, dengan batas laut teritorial Rl 12 mil laut, diukur dari garis yang menghubungkan titik-titik ujung terluar pada pulau-pulau terluar Negara Indonesia. Maka dengan itu berdasarkan peta Indonesia terbaru termasuk memiliki wilayah kedaulatan, Zona Ekonomi Eksklusif 200 mil, Contiguous Line 350 Miles, panjang garis pantai 81.000 Km. Dengan demikian Indonesia Indonesia dapat lebih leluasa memaksimalkan potensi sumber daya di atas air, di dalam air, dan di bawah dasar lautannya.

Selanjutnya Prof.Dr.Ir.Indroyono Soesilo, M.Sc., mengatakan terdapat 5 Keunggulan Geografi Indonesia antara lain Biodiversity  (wilayah perairan Indonesia memiliki keragaman hayati yang tidak ternilai baik dari segi komersial maupun saintifiknya), Dynamic Oceanographic and Climate Variability (perairan Indonesia merupakan tempat melintasnya aliran arus lintas antara samudera Pasifik dan samudera Indonesia, sehingga merupakan wilayah yang memegang peranan penting dalam sistem arus global yang menentukan variabilitas iklim nasional, regional dan global dan berpengaruh terhadap distibusi dan kelimpahan sumberdaya hayati), Wawasan Nusantara (sebagaimana diakui dunia internasional sesuai dengan hukum laut internasional memberikan konsekuensi kepada negara dan rakyat Indonesia untuk mampu mengelola dan memanfaatkannya secara optimal dengan tetap memperhatikan hak-hak tradisional dan internasional), Posisi GeoTectonic (Indonesia merupakan tempat pertemuan tiga lempeng tektonik, sehingga wilayah tersebut kaya akan nungan SDA dasar laut, namun juga merupakan wilayah yang relatif rawan terhadap terjadinya bencana alam) dan International Sea Lines (Indonesia sebagai negara kepulauan telah menetapkan alur perlintasan pelayaran internasional/ Alur Lintas Kepulauan Indonesia (ALKI), hal ini mengharuskan mengembangkan kemampuan teknik pemantauannya serta kemampuan untuk menjaga kelestarian lingkungan sekitarnya).

Pembangunan kelautan dimasa datang diharapkan menjadi sektor andalan dalam menopang perekonomian negara dalam pemberdayaan masyarakat yang bergerak di sektor kelautan. Menyadari hal tersebut, maka peran ilmu pengetahuan dan teknologi kelautan menjadi sangat penting dan perlu dioptimalkan serta diarahkan agar dapat diaplikasikan oleh masyarakat luas terutama oleh para pelaku industri dan masyarakat pesisir pada umumnya.

Pembekalan diakhiri dengan penyerahan cinderamata oleh Pasis Dikreg Seskoal Angkatan Ke-56 TP. 2018 kepada Mantan Menteri Koordinator Kemaritiman Kabinet Kerja periode 2014-2015 Prof. Dr. Ir. Indroyono Soesilo, M.Sc., (Saat ini menjabat sebagai Penasehat Kehormatan Menteri Pariwisata RI) serta turut dihadiri Kadepjuang Seskoal Kolonel Laut (P) Sunarno Adi, S.M., para Patun dan Dosen Seskoal.

0 komentar:

Posting Komentar