SATGAS PAMRAHWAN YONIF 756/WMS MENYITA DUA PUCUK SENJATA API KELOMPOK SEPARATIS DI LANNY JAYA

SATGAS PAMRAHWAN YONIF 756/WMS MENYITA DUA PUCUK SENJATA API KELOMPOK SEPARATIS DI LANNY JAYA

Satuan Tugas pengamanan Daerah Rawan (Satgas Pamrahwan) Kolaksops Rem 172/PWY-Yonif 756/WMS berhasil menyita 2 pucuk senjata organik jenis M16 dan 1 pucuk Revolver hasil penyergapan di sektor Tiom Kabupaten Lanny Jaya, Senin (13/8/2018).

Tindakan ini merupakan implementasi dari tugas pokok Satgas Pengamanan Daerah Rawan (Satgas Pamrahwan) Yonif 756/WMS yaitu untuk melaksanakan pengamanan daerah rawan dan membantu pemerintah daerah untuk menjamin kelangsungan pembangunan. Selain itu juga, sebagai bagian dari masyarakat, Satgas Pamrahwan memiliki kewajiban untuk mengatasi kesulitan rakyat sekelilingnya dengan menciptakan rasa aman bagi masyarakat.

Pos Tiom yang dipimpin oleh Danki Satgas Pamrahwan Kabupaten Lanny Jaya, Lettu Inf Sony Teguh Bahtiar sehari sebelumnya mendapatkan imformasi tentang adanya aktifitas gerombolan bersenjata yang sering melakukan pencurian dan perampasan hasil kebun, penembakan babi dan perampasan ternak milik warga.

Setelah mendalami informasi tersebut maka Pos Tiom Satgas 756/WMS mulai menyiapkan rencana aksi untuk menyergap kelompok bersenjata dan perampokan hasil kebun dan ternak milik masyarakat tersebut. Sebelum bergerak, Letnan Sony terlebih dahulu melaporkan kepada Danyonif 756/WMS Mayor Inf Arif Budi Situmeang perihal informasi yang diterima.

 Sesuai Aaahan Danrem 172 Kolonel Binsar Sianipar untuk melakukan tindakan taktis terukur untuk menyita senjata-senjata tersebut serta menyelamatkan masyarakat.

Pada pukul 02.00 WIT Letnan Sony memimpin anggotanya untuk melaksanakan tindakan penyergapan honai di Kampung Kindoni Distrik Milimbo Kab. Lanny Jaya. Kegiatan dapat dilaksanakan dengan aman dan lancar tanpa mengeluarkan tembakan satu pun.

Dari hasil penyergapan ditemukan barang bukti berupa 1 Pucuk Jat M16 A1 nomor seri SER SP 47787 (Made In Hartford.CONN, USA) 1 Pucuk senjata Pistol Revolver (tanpa nomor seri), 13 butir munisi Kaliber 5,56, 7 butir munisi Kaliber 38 SPL,1 Magazen M16 A1, 1 buah tali sandang senapan serbu, 1 Sarung Pistol, 2 Tas pinggang, 1 buah Charger, 1 Parang, 1 buah Laser Point dan 7 Baterai Laser Point isi ulang serta beberapa Dokumen dan Atribut Bintang Kejora.
Satgas juga mengamankan 8 orang yang diduga menjadi anggota kelompok tersebut.

Danrem 172/PWY Kol. Inf Binsar Sianipar selaku Dankolakops Pamrahwan Sektor Pegunungan tengah Papua mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh elemen masyarakat membantu TNI menjaga stabilitas keamanan tanah Papua.

Keberadaan kelompok bersenjata ini sudah sering meresahkan rakyat dan perlu ditindak tegas. Upaya pemerintah untuk membangun Tanah Papua seperti pembukaan jalan Trans Papua, Program Papua Terang oleh PLN serta beberapa program pembangunan lainnya selalu dihambat oleh segelintir orang yang tidak menghendaki kemajuan Papua. 

"Saya mengapresiasi prestasi prajurit Yonif 756/WMS, Saya mengajak seluruh masyarakat untuk menciptakan situasi yang kondusif dalam menghadapi peringatan HUT RI yang ke-73," ujar Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI George Supit saat dikonfirmasi.

0 komentar:

Posting Komentar