Unindra Gelar Diskusi Nasional Pendidikan Matematika Dengan Tema Peran Matematika Dalam Pengembangan Kewirausahaan

Unindra Gelar Diskusi Nasional Pendidikan Matematika Dengan Tema Peran Matematika Dalam Pengembangan Kewirausahaan

Bertempat di Aula Gedung PGRI Provinsi DKI Jakarta, Universitas Indraprasta PGRI menggelar Diskusi Nasional Pendidikan Matematika, dan tema yang diangkat adalah “Peran Matematika Dalam Pengembangan Kewirausahaan”, sementara Pembicara yang dihadirkan adalah Prof Budi Waluyo (Unnes) dan Dr Lambok Simamora (Unindra) dengan Keynote Speaker Rektor Unindra Prof H Sumaryoto.

Ketua Panitia Diskusi Nasional Pendidikan Matematika, Indra Marta Rusmana menjelaskan, bahwa Matematika itu adalah induk dari ilmu pengetahuan, jadi orang Matematika itu terkesan nya adalah orang yang saklek, tapi dengan diskusi ini yang temanya Peran Matematika dalam mengembangkan kemandirian Berwirausaha, di sini yang ditekankan adalah setelah lulus dari Prodi Matematika, mereka tidak hanya menjadi guru, tetapi bisa menjadi Wirausaha atau Entrepreneur.

Peserta Diskusi Pendidikan Matematika adalah Dosen, Mahasiswa Unindra serta Mahasiswa dari beberapa Universitas di Jakarta, dan beberapa materi akan di paparkan, seperti membangun Usaha Bimbel, Kursus-kursus maupun unit usaha lain yang berhubungan dengan Pendidikan Matematika, dan kegiatan hari ini juga di sponsori dari Satu Wirausaha, jadi dengan Diskusi ini diharapkan seluruh peserta memiliki jiwa dan semangat berwirausaha, karena disetiap jurusan di Unindra juga ada Mata Kuliah Kewirausahaan, tegas Indra.

Rektor Unindra Prof H Sumaryoto juga menegaskan, bahwa Diskusi Nasional Pendidikan Matematika ini kaitanya dengan Program Pengembangan dan Kemandirian dalam Wirausaha, karena di sini terlintas bahwa Matematika itu punya peran besar, dalam paparan awal tadi sudah saya katakan bahwa Matematika bisa melatih seseorang mengambil keputusan yang tepat, terutama dalam bidang bisnis, tetapi juga Matematika menuntut perusahaan itu untuk beraktivitas secara efisien.

Saat disinggung akan Mata Pelajaran Matematika yang kadang menjadi momok anak didik di sekolah, Prof Sumaryoto menegaskan, hal tersebut terjadi karena pengajar Matematika di sekolah Dasar (SD) bukan Guru yang memiliki Kompetensi Pendidikan Matematika, selama ini yang mengajar Matematika di SD adalah Guru umum dari Prodi PGSD, ini salah urus dari awal, untuk itu Unindra tahun 2006 sudah mengusulkan pada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan agar Guru yang mengajar Matematika di Sekolah Dasar, adalah Guru dengan Kompetensi Pendidikan Matematika, namun hingga saat ini sepertinya Kemendikbud masih sibuk mengurus Kurikulum, sehingga kebijakan sebagaimana yang kita usulkan, hingga saat ini belum di realisasikan, ungkapnya. (Nrl)

0 komentar:

Posting Komentar