Untuk ke-37 Kalinya Satgas Kostrad Tangkap Pembawa Narkoba di Perbatasan Indonesia-PNG

Untuk ke-37 Kalinya Satgas Kostrad Tangkap Pembawa Narkoba di Perbatasan Indonesia-PNG

Jalur lintas batas negara merupakan akses masuk bagi masyarakat dari Papua New Guinea (PNG) untuk berbelanja di wilayah Indonesia, namun jalur ini rentan juga dimanfaatkan para oknum yang tidak bertanggungjawab menyelundupkan/mengedarkan narkoba.

Dalam mencegah masuknya barang ilegal, prajurit Satgas Yonif Para Raider 501/Kostrad Pos Skouw rutin memeriksa setiap pelintas batas yang akan masuk ke wilayah Indonesia maupun ke PNG.

Hasilnya, personel Satgas berhasil mengamankan seorang oknum berinisial BM (39 tahun) yang kedapatan membawa 4 paket ganja siap edar seberat 600 gram, di Kampung Skofro, Distrik Arso Timur, Kabupaten Keerom, Papua(20/9/2018).

Dansatgas Yonif PR 501/Kostrad Letkol Inf. Eko Antoni Chandra mengatakan, BM yang berdomisili di Kec. Kurulu, Kab. Jayawijaya saat itu sedang melintas dari negara PNG menuju Indonesia diperiksa oleh Personel Satgas yang sedang melaksanakan sweeping.

Dari hasil pemeriksaan, Satgas menemukan 4 bungkus ganja kering siap edar seberat 600 gram di dalam tas yang dibawa oleh BM. Dirinya mengaku barang haram tersebut rencananya akan dijual di wilayah Abepura,ujarnya.

Dansatgas menambahkan, barang bukti dan tersangka BM telah diserahkan ke pihak Kepolisian Pos Polisi Skouw.Satgas selalu berkoordinasi dengan Kepolisian setiap menemukan barang ilegal untuk proses penyelidikan lebih lanjut,ucapnya.

Kita tak bosan bosannya menghimbau kepada masyarakat Papua agar tidak sekali kali berurusan dengan narkoba apapun jenisnya. Selain dilarang, narkoba juga dapat merusak peradaban manusia, jangan racuni masyarakat Papua dengan ganja,tegas Letkol Inf Eko Antoni Chandra.

Sementara itu, Kepala Pos Polisi (Kapospol) Skouw, Ipda Kasrun mengucapkan terima kasih kepada Satgas Kostrad yang selalu waspada terhadap oknum oknum yang berusaha mengedarkan narkoba ke wilayah Indonesia. Kami akan menindak lanjuti dan melakukan pendalaman terhadap kasus yang diperbuat oleh BM guna memutus rantai peredaran narkoba,ungkapnya.

Apa yang dilakukan oleh BM telah melanggar Pasal 111 ayat 1 Undang Undang nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Dalam pasal tersebut dijelaskan bahwa, Setiap orang yang tanpa hak atau melawan hukum menanam, memelihara, memiliki, menyimpan, menguasai atau menyediakan Narkotika golongan I dalam bentuk tanaman dipidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun serta denda paling sedikit Rp 800.000.000.- (Delapan Ratus Juta Rupiah) dan paling banyak Rp 8.000.000.000.- (Delapan Miliar Rupiah),jelas Ipda Kasrun.

Di tempat lain, personel Pos Skofro Baru juga berhasil mengamankan 4 paket ganja kering tak bertuan seberat 250 gram. Ganja tersebut didapat dari hasil patroli keamanan yang dilakukan oleh Personel Pos Skofro Baru di sebuah bangunan kosong yang letaknya tak jauh dari jalan penghubung RI-PNG.

Saat tim patroli memasuki hutan di Kampung Skofro, tim patroli melihat ada 2 bangunan kosong yang letaknya tak jauh dari jalan penghubung RI-PNG. Tim memutuskan memeriksa kedua bangunan kosong tersebut. Hasilnya, ditemukan bungkusan plastik yang berisi 4 paket ganja kering seberat 250 gram dan beberapa buah pinang yang disimpan dalam sebuah bantal.

Dugaan sementara, telah terjadi transaksi jual beli narkoba dimana penjual dan pembeli tidak melakukan transaksi secara langsung. Untuk menghindari pemantauan petugas, pengedar meletakan ganja tersebut di suatu tempat yang telah disepakati. Apabila situasinya memungkinkan, barulah pembeli akan mengambil ganja tersebut.

Sejak 24 Februari 2018, Satgas Yonif PR 501/Kostrad yang melaksanakan tugas di daerah perbatasan Indonesia-PNG sudah 37 kali menangkap dan mengamankan pelaku serta mengamankan barang haram ini. Oleh karenanya hingga saat ini peran Satgas Pamtas TNI AD yang tergelar di perbatasan Indonesia-PNG sangat efektif dalam pemberantasan narkoba di sana.
Readmore »

Wakasad : Penyaluran Personel TNI AD Di PT. Waskita, Bagian Strategi Pemberdayaan SDM Nasional

Wakasad : Penyaluran Personel TNI AD Di PT. Waskita, Bagian Strategi Pemberdayaan SDM Nasional

Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Tatang Sulaiman mewakili Kasad Jenderal TNI Mulyono menerima audiensi Direktur HQSE PT. Waskita Karya (Persero) Wahyu Utama Putra di ruang Tamu Kasad, Markas Besar Angkatan Darat, Jakarta, Rabu (19/9/2018).

Dalam pembukaannya Wakasad menyampaikan bahwa pembinaan personel merupakan suatu siklus dalam sistem pembinaan TNI AD yang terintegrasi dengan pembinaan potensi sumber daya nasional

Acara audiensi ini dihadiri oleh Direktur HQSE PT Waskita Wahyu Utama Putra, Waaspers Kasad Brigjen TNI Agus Setiawan, Waaster Kasad Brigjen TNI Dudung Abdurachman, S.E.,M.M, Kadispenad Brigjen TNI Candra Wijaya dan Paban V/Sahlur Kolonel Agus Syaiful serta staf dari PT Waskita.

Atas nama TNI AD, saya sangat mengapresiasi itikad baik dari PT. Waskita yang telah memberikan peluang bagi anggota kami yang akan memasuki purna tugas, ucap Wakasad.

Menurut Wakasad, dalam beberapa tahun ini, TNI AD tengah mengalami permasalahan pembinaan personel diantaranya stagnasi baik pada jenjang Perwira Menengah (Pamen) maupun Perwira Tinggi (Pati).

Hal tersebut dikarenakan adanya perpanjangan masa pensiun dan juga ruang jabatan dalam organisasi yang terbatas, sehingga terjadi ketidakseimbangan jumlah intake dengan pemisahan prajurit jelas Letjen TNI Tatang.

Wakasad juga menjelaskan bahwa stagnasi pada tingkat Pati dan Pamen yang dialami TNI AD berdampak secara sistematis berdampak terhadap jenjang pangkat yang dibawahnya.

Kondisi ini tentunya menjadi dilema bagi kami, dalam kontek Human Capital ini tidak hanya merugikan bagi TNi AD namun juga dalam hal pemberdayaan Sumber Daya Nasional bagi pembangunan Nasional, tegas Wakasad.

Mantan Pangdam IV/Dip ini juga menjelaskan bahwa sesungguhnya untuk membentuk para prajurit yang profesional tidaklah murah, apalagi bagi mereka yang memiliki keahlian profesi di bidang konstruksi yang tidak terbatas pada usia produktif.

Kami memiliki para engineer yang telah malang melintang di bidang konstruksi puluhan tahun, mereka telah banyak makan asam dan garam, tidak hanya dalam konstruksi bangunan umum namun juga untuk mendukung tugas tempur yang sangat spesifik dan mengedepankan aspek keamanan dan keselamatan, terang mantan Kapuspen TNI ini.

Oleh karenanya, penawaran dari PT Waskita ini kami anggap tepat dan menguntungkan bagi kedua belah pihak, yaitu dalam hal pemberdayaan SDM dan juga mendukung kebutuhan ahli K3 di PT Waskita, sambung Wakasad.

Sebagaimana diketahui bersama bahwa pemerintah telah menetapkan standar bagi perusahaan konstruksi yang mempekerjakan tenaga kerja kurang dari 25 orang atau menyelenggarakan proyek kurang dari dari 3 (tiga) bulan adalah wajib memiliki 1 (satu) orang Ahli Muda K3 Konstruksi, apalagi PT Waskita yang merupakan salah satu perusahan BUMN yang memperkerjakan pegawai tidak hanya ratusan bahkan ribuan tenaga kerja dan berbagai proyek pembangunan pemerintah.

Dengan pelibatan personel yang berasal dari TNI AD nantinya, kami harapkan tidak hanya dapat mendorong percepatan pembangunan infrastruktur yang saat ini gencar dilakukan oleh pemerintah serta membantu memberikan jaminan kesehatan dan keselamatan kerja semata, namun juga dapat menularkan nilai-nilai TNI AD yang selama ini tertanam dalam jiwa dan semangat mereka kepada rekan-rekan mereka nantinya, harap Wakasad.

Sementara itu, Direktur HQSE PT Waskita Wahyu Utama Putra menyampaikan bahwa sebelum dipekerjakan sebagai pengawas Safety officer (Pengawas Keselamatan Kerja), para personel yang telah lolos assesement tersebut akan diberikan pelatihan ahli K3 muda konstruksi terlebih dahulu.

Setelah audiensi ini, kedua belah pihak sepakat untuk melangkah selanjutnya untuk dituangkan dalam bentuk Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang didasarkan pada Nota Kesepahaman antara BUMN dan TNI nomor MOU -02/03/2018 Nomor KERMA/12/III/2018.
Readmore »

DANLANTAMAL IV SAMBUT KEDATANGAN JAKSA AGUNG RI

DANLANTAMAL IV SAMBUT KEDATANGAN JAKSA AGUNG RI

Tanjungpinang 22 September 2018, Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut ( Danlantamal) IV Tanjungpinang Laksamana Pertama TNI R. Eko Suyatno, S.E., M.M., menyambut kedatangan Jaksa Agung RI HM. Prasetyo di Bandar Udara Raja Haji Fisabillilah (RHF) Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri). Sabtu (22/9).

Kedatangan Jaksa Agung RI ke Tanjungpinang untuk membuka kegiatan Bakti Sosial yang dilaksanakan Kejaksaan Tinggi Kepri sekaligus meresmikan fasilitas olah raga yakni Lapangan Tenis yang baru dibangun.

Selain Danlantamal IV, Jaksa Agung RI juga disambut Gubernur Kepri, Danrem 033/WP, Danlanud RHF serta Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kepri.

Sementara itu di hari yang sama pada bagian lain, Danlantamal IV juga menghadiri Exhibition Jetsky Indonesia - Singapura dalam rangka Peringatan Hari Jadi ke-16 Provinsi Kepulauan Riau. Kegiatan tersebut berlangsung di Pantai Jembatan 1 Pulau Dompak, Tanjungpinang Kepri.

Dalam kegiatan tersebut Danlantamal IV bersama Danrem 033/WP berkesempatan mencoba mengemudikan jetsky yang mengikuti Exhibition tersebut. (Penlantamal IV)
Readmore »

Posal Jajaran Lantamal IV Lakukan SAR Orang Hilang di Laut

Posal Jajaran Lantamal IV Lakukan SAR Orang Hilang di Laut

Tanjungpinang 22 September 2018, Pos Angkatan Laut (Posal) dan Pos Pengamat (Posmat) yang berada di bawah jajaran Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) IV Tanjungpinang melakukan Search and Rescue (SAR) terhadap orang hilang di laut. Sabtu (22/9).

Posal dan Posmat tersebut yakni Posal Tanjung Berakit dan Posmat Kawal yang bergabung dengan Tim SAR dari Basarnas Tanjungpinag dan Polairud Bintan.

SAR diawali ketikan Posal dan Posmat menerima laporan orang hilang saat melaut dari Basarnas Tanjungpinang. Orang hilang tersebut yakni Bapak Erwin berumur 50 tahun warga Malang Rapat, Gunung Kijang Kabupaten Bintan, Kepuluan Riau. Nelayan tersebut sudah dua hari tidak kembali saat melaut menggunakan boat warna biru bermesin dompeng. 



Berdasarkan informasi tersebut Tim SAR yang terdiri dari Posal Tanjung Berakit dan Posmat Kawal, Basarnas Tanjungpinang dan Polairud Bintan segera melakukan pencarian dengan mulai menyisir dari Perairan Teluk Bakau, Pulau Pancung Desa Malang Rapat.

Pencarianpun membuahkan hasil Tim SAR gabungan berhasil menemukan Bapak Erwin dalam keadaan meninggal dunia. Selanjutnya korban segera di evakuasi dan di bawah ke Rumah Sakit Umum Provinsi Kepri.
Readmore »

Ironis, Pomdam XVII/Cen Berantas 2 Kontainer Miras Ilegal Digugat Langgar HAM

Ironis, Pomdam XVII/Cen Berantas 2 Kontainer Miras Ilegal Digugat Langgar HAM

Pomdam XVII/ Cenderwasih digugat PT. Sumber Makmur Jayapura (PT.SMJP) sebagai pihak yang dirugikan lantaran menahan dua kontainer berisi 1.200 kardus atau 9.700 liter minuman keras berbagai jenis, di Pelabuhan Jayapura.

Sidang Praperadilan di Pengadilan Negeri (PN) Klas I-A Jayapura antara Pemohon PT. Sumber Makmur Jayapura (PT. SMJP) melawan termohon 1 Pomdam XVII/Cen dan termohon 2 Satpol PP Prov. Jayapura, telah dilaksanakan, Jumat (21/9/2018).

Putusan sidang PN tersebut menyatakan, perbuatan Termohon 1 adalah perbuatan melawan hukum dan melanggar Hak Asasi Manusia, serta menolak ganti kerugian yang diajukan oleh Pemohon. Kemudian memerintahkan Termohon 2 untuk segera mengembalikan barang milik Pemohon serta memerintahkan kepada Termohon 1 dan Termohon 2 untuk membayar biaya perkara.

Kapendam XVII/Cen saat diklarifikasi tentang putusan ini membenarkan sudah menerima laporan dari Kepala Hukum Kodam XVII/Cen (Kakumdam) tentang putusan PN tersebut. 

Hakim Tunggal Peradilan sama sekali 
tidak mempertimbangkan kelemahan-kelemahan pemohon yang dituangkan dalam draft penolakan terhadap gugatan yang diajukan Termohon I.

"Pemohon tidak dapat menunjukan bukti surat asli Surat Izin Tempat Usaha nomor :503/05440/PM & PTSP masa berlaku hingga 23 September 2018 dan 23 September 2019, "jelas Kapendam XVII/Cen Kolonel Infanteri Muhammad Aidi.

Selain itu menurut Aidi, Pemohon juga tidak dapat menunjukan bukti surat yang asli dari Surat Penunjukkan Sub-Distributor dari PT. Sinar Makmur Timur Distibutor Nomor : 006/SPP/VII/2017 tanggal 21 Juli 2017, dan Surat Penunjukan dari PT. Delta Jakarta Tbk sebagai Distributor No. 010/L.SP-Distributor/Dirs/VIII/2016 tanggal 25 Agustus 2016.

"Ironis, saat Kodam berupaya membantu menegakkan aturan, menyelamatkan orang kepentingan bahkan masa depan orang banyak dari kejahatan peredaran Miras Ilegal, malah digugat,"tegas Aidi.

"Namun hal itu dinilai merupakan risiko dalam melaksanakan tugas," sambungnya.

Ditambahkan Kapendam, ketika upaya Pomdam mencegah dan menyelamatkan
warga Papua ini dianggap melanggar HAM, namun pelaku pengedar Miras Ilegal yang akan merusak ratusan bahkan ribuan warga Papua justru dianggap benar dan tidak melanggar HAM.

“Dari putusan sidang maka dapat menggambarkan Pomdam dianggap melanggar HAM dan pengadilan lebih memilih menghukum pihak yang melakukan pelanggaran HAM terhadap 1 orang, yang mana orang tersebut telah dan berpotensi melakukan pelanggaran HAM bahkan merusak moral dan kehidupan terhadap ratusan bahkan ribuan orang,”tegasnya.

Aidi menjelaskan juga bahwa tindakan penahanan terhadap 2 kontainer Miras tersebut telah berdasarkan Perda Provinsi Papua dan Pakta Integritas yang ditanda tangani hampir seluruh pejabat di Papua. 

"Namun ternyata Perda Prov. Papua hanya sekedar retorika tanpa makna, nyatanya tidak bisa dipakai atau diaplikasikan di lapangan,”tegas alumni Akmil 1996 ini.

Lebih lanjut disampaikan, hampir seluruh pejabat di Papua mulai dari Gubernur sampai Ketua DPRD Kabupaten, termasuk Pangdam XVII/Cen telah menandatangani 
Pakta Integritas yang menyatakan peduli terhadap dampak negatif Miras di Papua.

"Jika seperti ini, maka tandatangan Pakta Integritas tersebut, seolah-olah sekedar sensasi, karena PN sendiri turut tanda tangan'" ujar Aidi.

Dalam penjelasannya, Aidi menyampaikan bahwa Kodam XVII/Cen masih bisa tegak kepala karena menunjukan komitmennya, sementara itu PN dalam hal ini Hakim Tunggal Praperadilan menafikan bahwa PN harus wujudkan janji dan komitmen mereka sebagaimana isi Pakta Integritas yang mereka tanda tangani.

"Ini aneh, pihak yang tanda tangani dan menjalankan Fakta Integritas justru diputuskan bersalah oleh pihak lainnya yang sama tanda tangani Pakta Integritas tersebut" jelas Aidi.

Menurutnya, bila Pomdam dianggap salah prosedur, lantas prosedur apa yang dilanggar karena Pomdam juga bertindak sesuai prosedur dan Perda maupun Pakta Integritas tersebut? Apakah cukup, hanya karena salah prosedur kemudian barang ilegal tersebut dianggap legal untuk kemudian mereka perjualbelikan secara bebas? 

Terkait upaya penegakan aturan Perda dan Pakta Integritas dalam hal peredaran Miras, Aidi menjelaskan bahwa masalah Miras di Papua merupakan tanggungjawab bersama dan upaya pemberantasan Miras Ilegal oleh TNI AD juga pada dasarnya dilindungi undang-undang yaitu tugas perbantuan kepada Pemda dan Polri. 

"Kita semua harus sungguh-sungguh untuk memberantas peredaran miras dan menegakan Perda dan Pakta Integritas, jika tidak maka niscaya hal-hal seperti ini akan dijadikan pembenaran peredaran produk ilegal yang membahayakan masyarakat,"jelas Aidi

"Jika seperti ini, barang ilegal yang di depan mata tidak perlu lagi diendus, diintai di sweeping dan lain sebagainya. Atau apakah aparat yang berwewenang hanya membiarkan barang tersebut beredar bebas ke masyarakat?,” ucap Kapendam balik bertanya.

Kolonel Inf Muhammad Aidi pada kesempatan ini mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada para pihak yang memiliki moral dan ketulusan, peduli terhadap keselamatan masyarakat dari pengaruh negatif miras, dan selama ini telah mendukung Kodam dalam tindakannya. 

“Diantaranya adalah tokoh-tokoh agama atau FKUB, Tokoh Masyarakat, Gerakan Pemuda Anti Miras dan pihak-pihak lain yang tidak bisa kami sebutkan satu per persatu,”pungkasnya.
Readmore »

Gabungan Personel TNI di NTB Sambut Hari Jadi TNI ke 73 Dengan Karya Bhakti

Gabungan Personel TNI di NTB Sambut Hari Jadi TNI ke 73 Dengan Karya Bhakti

Dalam rangka menyambut hari jadi TNI ke 73 tahun 2018 tanggal 5 Oktober mendatang, personel gabungan TNI dari Darat, Laut dan Udara menggelar karya bhakti serentak di dua lokasi dan penyerahan bantuan kepada masyarakat yang terdampak bencana gempa, Jumat (21/9).

Personel gabungan Korem 162/WB dan jajaran se Garnizun Mataram, Lantamal Mataram dan Lanud Rembiga tersebut usai melaksanakan apel pengecekan dilokasi, mereka langsung bergerak kesasaran sesuai dengan pembagian tugas.

Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., selaku penanggung jawab kegiatan di lokasi mengatakan kegiatan karya bhakti yang dilaksanakan secara serentak di Pulau Lombok maupun Sumbawa ini selain karena momentnya bertepatan dengan menyambut HUT ke 73 TNI, juga untuk membantu warga yang terkena dampak gempa. 

"Untuk di wilayah Lombok sendiri dilaksanakan di Kecamatan Narmada dan Tanjung dengan kegiatan pembongkaran dan pembersihan puing-puing bangunan yang rusak serta pembuatan jamban. Khusus untuk diwilayah Desa Suranadi melaksanakan pembersihan tempat wisata karena memang lokasinya demikian", kata Rizal. 

Sedangkan di Kecamatan Tanjung lanjutnya, membantu personel TNI merehab rumahnya yang rusak akibat gempa dan pembersihan lingkungan. 

"Dihari ini juga, Kodim 1608/Bima melaksanakan karya bhakti membersihkan Masjid Baitul Hamid Kelurahan Panaraga Kecamatan Dompu dan Masjid Sifaul Muminin Desa Kala Kecamatan Donggo bisa bersama anggota Kepolisian dan masyarakat setempat. 

Selain itu, Perwira lulusan Akmil 93 itu juga menjelaskan sesuai tugas pokok Korem yakni membantu masyarakat NTB untuk segera bangkit kembali dengan menggelar karya bhakti dengan mengangkat tema "Dalam rangka memeriahkan HUT TNI ke 73 Tahun 2018".

"Kegiatan HUT diisi dengan bakti sosial, karya bhakti, Parade Defile, trauma healing, istigosah dan lainnya", kata Rizal. 

Adapun karya bhakti yang dilaksanakan hari ini di bantu oleh Conwood Jakarta yakni semacam konstruksi bangunan tahan gempa dan proses pembangunannya tidak lebih dari tujuh hari. 

"Untuk percobaan akan dibangun empat unit rumah tipe 3 x6 (ukuran 6 x 6 meter) per KK secara gratis dan jika animo masyarakat meningkat menggunakan material Conwood maka teman-teman Conwood Jakarta akan membantu lebih banyak lagi. 

Adapun kelebihan material Conwood ini menurutnya, apabila terkena air atau air hujan maka material tidak akan menyerap tetapi jatuh dengan sendirinya dan atap ruma tetap menggunakan baja ringan. 


Korem Gelar Karya Bhakti TNI, Polri dan INTI Berikan Bantuan Keramik

Selain melaksanakan kegiatan karya bhakti pembongkaran dan pembersihan rumah warga, kegiatan lain yang dilaksanakan yakni karya bhakti Korem 162/WB bersama Polri dan relawan INTI untuk menyerahkan bantuan berupa keramik di Vihara Dusun Tuban Desa Tegal Maja Kecamatan Tanjung, meresmikan Aula Serbaguna dan menyerahkan bantuan keramik di Dusun Mentigi Desa Malaka Kecamatan untuk pembangunan tempat ibadah dan di Pura Desa Pemenang untuk penyerahan sembako dan pembuatan sumur bor untuk air bersih oleh relawan INTI.

Pada kesempatan tersebut, saat bertatap muka dengan warga, Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., selalu memberikan motivasi dan semangat kepada warga untuk terus berdoa dan bangkit dari keterpurukan sehingga bisa menata kembali kehidupan yang lebih baik.

"Kegiatan yang baik dan positif ini harus dipertahankan dan ditingkatkan sehingga budaya gotong royong dapat memberikan kontribusi yang baik untuk kemajuan Lombok khususnya dan Provinsi NTB umumnya pada tahun-tahun yang akan datang pasca gempa", ucapnya.
Readmore »

Relawan Wahana Cinta NKRI Siap Hantarkan JOKOWI- MARUF AMIEN Menuju Negri

Relawan Wahana Cinta NKRI Siap Hantarkan JOKOWI- MARUF AMIEN Menuju Negri Yang Makmur

Pengambilan nomor pasangan Capres dan Cawapres untukp pemilu 2019 berlangsung malam 0ini, Jumat 21/09/2018 di Komisi Pemilihan Umum Pusat.
Ribuan relawan yang ingin mengantar dan mendoakan pasangan Jokowi dan Ma’ruf Amin berkumpul di rumah aspirasi Jokowi-Ma’ruf Amin di jalan Proklamasi, Jakarta.

” Kami yang mewakili dari Wahana Cinta NKRI (WIN), sengaja datang pada pengambilan nomor urut adalah untuk memeriahkan serta mendoakan juga mengharapkan agar pemilu 2019 dapat berjalan tertib, aman dan tidak terjadi perpecahan karena kita semua satu” kata Pak Toti selaku pendiri dari WIN NKRI kepada awak media di depan rumah aspirasi pasangan presiden dan wakil Jokowi- Ma’ruf Amin, Jumat 21/09/2018.

WIN sampai saat ini tidak ingin mengatakan belum ada pemimpin yang lain, menurut WIN pemimpin saat ini yang terbaik adalah Pak Jokowi.


Relawan WIN semangat sambil yel yel Jokowi menang lagi.

“Soal nomor kami tidak mempersalahkan antara dua nomor yang ada, kami berharap bisa mendapat nomor satu, karena nomor satu pasti menang” tambah Pak Toti.

Secara bersamaan dalam pengundian pasangan Jokowi dan Ma’ruf Amin mendapatkan nomor undian satu, gerangan apa ini?

“Pak Jokowi mendapat no 1 berarti menjadi bangsa Pemenang yg berarti 1 kali lagi JELAS & PASTI, iti petikan dari,”Pak Toti

Dari anggota WIN yang datang ke jalan Proklamasi terdiri dari Baja Merah Putih, muslim milenia dengan jumlah kuota yang ditetapkan hanya 160 orang, dan mereka memang orang pilihan dan militan, pungkas Tot
Readmore »

MUNZIR, MM., M.Pd, Pejuang Pendidikan, Caleg Partai Garuda Dapil 6 Jakarta Nomor Urut.8

MUNZIR, MM., M.Pd, Pejuang Pendidikan, Caleg Partai Garuda Dapil 6 Jakarta Nomor Urut.8

MUNZIR, MM., M.Pd, biasa orang menyebut Bang Mun (BM) adalah putra Betawi yang lahir di Jakarta pada 09 Oktober 1974, keterpanggilannya mencalonkan diri menjadi Caleg Partai Gerakan Perubahan Indonesia (Partai Garuda) karena ingin berkontribusi secara di Legeslatif untuk memperjuangkan peningkatan pendidikan di tanah Betawi ini.

Pencalegkan secara individu sebagai tokoh masyarakat melalui Partai Gerakan Perubahan Indonesia. Dan Pria ketujuh dari Sembilan saudara lahir dan dibesarkan di Buaran I Cakung dan tinggal di Cibubur sejak berumah tangga ini, Munzir, MM. MPd selama ini bekerja sebagai dosen di Universitas Indraprasta PGRI (UNINDRA), Mesti berpendidikan tinggi namun tidak menampakkan intelektualitasnya, tapi lebih menonjolkan layaknya orang betawi umumnya, Makanya beliau mudah bersosialisasi dengan siapa saja dan dapat diterima disemua kalangan baik tua maupun muda.

Hal ini dibuktikan dengan sederet jabatan di beberapa organisasi masyarakat salah satunya Ketua Dewan Pimpinan Cabang Forum Komunikasi Anak Betawi Kecamatan Ciracas Jakarta Timur.

Dengan system suara terbanyak yang dianut oleh Partai Gerakan Perubahan Indonesia (Partai GARUDA) telah memberikan peluang yang sama terhadap semua calon baik yang berasal dari kader partai maupun dari luar kader partai.

Oleh karenanya kami mengundang dan mengajak saudaraku para tokoh masyarakat untuk bergabung menjadi Sahabat Munzir Garuda (SAHMUDA) yang sudah masuk dalam Daftar Calon Tetap Caleg DPRD DKI nomor urut 8 di Dapil Jakarta 6 yang meliputi Kecamatan Ciracas, Pasar Rebo, Makasar dan Cipayung (Nrl)
Readmore »

Cek Kesiapan Fisik Prajurit dan PNS Lantamal IV Dan Cek Rutin Kesamaptaan Jasmani

Cek Kesiapan Fisik Prajurit dan PNS Lantamal IV Dan Cek Rutin Kesamaptaan Jasmani

Untuk mengecek kesiapan fisik personel yang terdiri dari Prajurit dan Pegawai Negeri Sipil, Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) IV Tanjungpinang melaksanakan tes kesemaptaan jasmani tahun 2018 di Markas Komando (Mako) Lantamal IV, Jalan Yos Sudarso, No.1 Batu Hitam, Tanjungpinang, Kepulauan Riau. Jumat (21/9).

Tes kesemaptaan jasmani ini dilaksanakan dalam rangka pengecekan rutin kemampuan personel Lantamal IV setiap enam bulan sekali untuk mengukur kebugaran dan kekuatan stamina serta ketahanan fisik dalam rangka menunjang pelaksanaan tugas masing-masing personel di setiap satuan-satuan kerja yang berada di Mako Lantamal IV. Selain kebutuhan rutin untuk mengetahui kebugaran dan kekuatan stamina serta ketahanan fisik, tes kesemaptaan jasmani ini juga merupakan syarat mutlak bagi setiap personel TNI AL yang akan mengikuti pendidikan lanjutan maupun yang akan diusulkan untuk kenaikan pangkat dan golongan.

Pelaksanaan Tes kesemaptaan jasmani dibagi dalam dua gelombang, untuk gelombang pertama dilaksanakan bagi Perwira dan Bintara sedangkan gelombang kedua Tamtama dan PNS Mako Lantamal IV. Dalam tes tersebut setiap personel melakukan dua tahapan tes yakni semapta A terdiri dari lari selama 12 menit serta semapta Byang meliputi pull up, sit up, push up serta shuttle run.

Dalam pelaksanaan tes tersebut seluruh personel Lantamal IV baik militer maupun PNS dapat menyelesaikan dengan baik seluruh tahapan tes baik semapta A maupun semapta B. Kegiatan tertersebut semakin semarak karena seluruh personel melaksanakan secara sungguh-sungguh dan penuh semangat. (Penlantamal IV)
Readmore »

WADAN SESKOAL, RESMI MENUTUP LATIHAN OYU AT PASIS SESKOAL TP. 2018

WADAN SESKOAL, RESMI MENUTUP LATIHAN OYU AT PASIS SESKOAL TP. 2018

Seskoal, 21 September 2018, Wakil Komandan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Wadan Seskoal) Laksamana Pertama TNI TSNB. Hutabarat, M.MS., mewakili Komandan Seskoal Laksamana Muda TNI Dr. Ammarulla Octavian, S.T., M.Sc., D.E.S.D., resmi menutup Latihan Olah Yudha Angkatan Tugas (OYU AT) dengan sandi “Jala Yudha LVI 2018” yang telah dilaksanakan selama 5 hari oleh 233 Pasis Dikreg Angkatan ke-56, Pasis Dikmatra 3 Angkatan ke-9 dan Pasis Susjemenstra Angkatan Laut Angkatan ke-13 TP.2018 di Amphiteater Pus Oyu Seskoal, Bumi Cipulir, Jakarta Selatan, Jumat (21/09).

Komandan Seskoal Laksamana Muda TNI Dr. Ammarulla Octavian, S.T., M.Sc., D.E.S.D., dalam amanat yang dibacakan Wadan Seskoal mengatakan perlu disadari bersama bahwa kegiatan latihan yang hanya berlangsung selama lima hari ini tidaklah cukup sehingga penguasaan materi latihan akan sangat bergantung pada tingkat kesungguhan Pasis menjalani latihan ini. Diharapkan kedepan para Pasis lebih mampu memahami dan melaksanakan proses perencanaan militer pada seluruh operasi gabungan.

"Ada beberapa hal yang yang perlu mendapatkan perhatian dalam penyempurnaan kegiatan dimasa yang akan datang seperti perlunya peningkatan upaya memahami proses perencanaan militer, perlunya peningkatan kualitas produk hasil latihan, perlunya optimalisasi sarana pendukung dan fasilitas War-Gaming System. Hal positif yang dapat diambil adalah semangat kerja Pasis yang tinggi sehingga terjalin komunikasi serta interaksi baik dengan para dosen pembimbing" lanjut orang nomor satu di Seskoal ini.

Selama lima hari para Pasis telah melaksanakan kegiatan meliputi latihan Pos Komando, pembuatan produk latihan dan Tactical Floor Game. Pelaksanaan latihan ini juga merupakan salah satu sarana pembekalan awal dalam rangka Pekan Kegiatan Bersama (PKB) Operasi Gabungan Dikreg Sesko Angkatan yang akan dilaksanakan beberapa hari kedepan di Bandung.Kegiatan ini dihadiri para pejabat utama Seskoal, serta Patun dan Dosen Seskoal.
Readmore »

STP Trisakti Gelar Media Ghatering Dengan Insan Media

STP Trisakti Gelar Media Ghatering Dengan Insan Media

Bertempat di Resto Kampus Sekolah Tinggi Pariwisata Trisakti, di Bintaro Jakarta Selatan, dengan menu Sarapan Pagi yang disajikan para mahasiswa STP Trisakti, jajaran Civitas Akademika STP Trisakti dan seluruh pejabat stuktural serta Pengurus Yayasan Trisakti, yang dihadiri Ketua Dewan Pembina Yayasan Trisakti, Hari Tjan Silalahi, serta Ketua Yayasan Dr Bimo Prakoso menggelar Media Ghatering dengan sejumlah insan media.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua STP Trisakti, Fetty Asmaniati, SE.MM mengungkapkan banyak terimakasih akan kerjasama peliputan media Cetak, Online maupun Elektronik yang senantiasa mempublikasikan kegiatan dilingkungan STP Trisakti, baik kegiatan yang dilakukan, Yayasan, Civitas Akademika maupun para Mahasiswa STP Trisakti, kita bersyukur para Mahasiswa STP Trisakti selalu tampil terbaik dan meraih prestasi tingkat nasional dan internasional.

Jajaran Pimpinan Yayasan Trisakti bersama STP Trisakti, pada 10 sampai 19 September 2018 telah melakukan kunjungan dan tindaklanjut penandatanganan kerjasama antara STP Trisakti dengan Wuxi Institute Of Technology, China, yang sudah dilakukan beberapa waktu lalu, dimana saat ini 29 mahasiswa STP Trisakti telah mengikuti perkuliahan 1 tahun di Wuxi Institute Of Technology, pada program transfer Credit, dan tahun depan pihak Wuxi Institute Of Technology juga akan mengirimkan mahasiswanya untuk kuliah di STP Trisakti, demikian juga dosen STP Trisakti juga diberi kesempatan untuk mengambil gelar Doktor (S3) bidang Pariwisata di Wuxi Institute Of Technology China.


Disamping itu pada kesempatan yang sama, PimpinanYayasan Trisakti dan STP Trisakti diterima oleh Duta Besar Indonesia di Beijing, Republik Rakyat Tiongkok, H.E Djauhari Oratmangun, dimana pihak kedutaan Indonesia mendukung penuh upaya STP Trisakti dalam memberikan kesempatan Mahasiswa STP Trisakti untuk belajar di RRC. Duta Besar RI juga memberikan bekal khusus pada mahasiswa STP Trisakti yang studi di China.

Kenjungan rombongan Yayasan Trisakti kemudian melakukan kunjungan ke Guilin Tourism University, China, dimana 65 Mahasiswa sudah belajar di Universitas tersebut dengan masa kuliah 1 tahun pada program double degre, disamping itu 100 mahasiswa STP Trisakti juga mengikuti program intensif Kepariwisataan di Yang Jiang dan Hongkong, ini semua juga telah dilaporkan ke KBRI di China.

Mahasiswa STP Trisakti yang berangkat ke Guilin Tourism University maupun Wuxi Institute Of Technology, adalah mahasiswa pilihan yang secara akademik memiliki nilai bagus dan telah belajar bahasa Mandarin, dan STP Trisakti juga membekali mereka dengan berbagai ketrampilan bidang Seni Budaya Indonesia, sehingga dalam kesempatan tertentu mereka bisa memamerkan pergelaran Seni Budaya Indonesia di China, ini juga bagian dalam memperkenalkan Budaya dan Wisata Indonesia pada rakyat RRT.

Sebagai mana MoU yang sudah ditandatangani bersama, kini Dosen STP Trisakti juga berkesempatan menjadi dosen di kedua Universitas di China tersebut, dengan mengajar Kuliner maupun Bahasa Indonesia, demikian juga dosen dari China akan mengajar Kuliner dan Bahasa Mandarin di STP Trisakti, 3 dosen STP Trisakti juga memperoleh beasiswa untuk melanjutkan program S3 di sana, tindaklanjut setiap tahun mereka akan mengirimkan 35 mahasiswa untuk studi di STP Trisakti, kita berharap mereka dapat berkompetisi dengan maksimal, baik dibidang akademik, Kuliner, Seni maupun olahraga, bahkan kita telah melakukan penelitian bersama tentang Pariwisata dengan Guilin Tourism University, papar Fetty Asmaniati, SE.MM.

Dalam kesempatan tersebut, STP Trisakti juga mengapresiasi Tim Paduan Suara Gema Swara Pesona (GSP) STP Trisakti yang sukses meraih Juara Umum pada Lomba Paduan Suara di Barcelona pada 9–16 September 2018 lalu, serta mampu menjuarai 3 Katerogi, dari 5 kategori yang dilombakan, sehingga meraih juara Umum, ini semua berkat kerjakeras seluruh Tim GSP STP Trisakti serta dukungan Yayasan Trisakti maupun pihak Spondor, tambahnya.

Sementara Ketua Dewan Pembina Yayasan Trisakti, Harry Tjan Silalahi juga mengapresiasi keberhasilan Sekolah Tinggi Pariwisata Trisakti maupun para Mahasiswa yang mampu meraih prestasi terbaik ditingkat nasional maupun internasional, ini merupakan amanat dari Presiden RI pertama,Ir Soekarno untuk tetap mempertahankan Pendidikan Tinggi dibawah Yayasan Trisakti, dan salahsatunya adalah Akademi Pariwisata yang saat ini telah menjadi Sekolah Tinggi Pariwisata Trisakti, dimana salahsatu komiditi yang tidak pernah kena inflasi adalah Pariwisata, dimana kita menjual apa yang diberikan Allah kepada kita, berupa Pemandangan yang indah, Iklim yang baik dan penduduk yang ramah tamah.

Untuk itu sejak pertama didirikan SPT Trisakti ini adalah unggulan dari Yayasan Trisakti untuk mempersembahkan pada bangsa dan negara dalam mencetak tenaga ahli dibidang Pariwisata, Indonesia memiliki Keindahan Wisata dengan baik, namun harus pula di kelola dengan baik, dan kita bersyukur saat ASIAN GAMES beberapa waktu lalu, kita bisa mempersembahkan keindahan budaya dan Wisata Indonesia di mata Dunia Internasional, paparnya. (Nrl)
Readmore »

Direktur Operasi Laut Bakamla RI Gelar Kaji Ulang Operasi Bersama 2018

Direktur Operasi Laut Bakamla RI Gelar Kaji Ulang Operasi Bersama 2018

Jakarta, 21 September 2018 (Humas Bakamla RI) Direktur Operasi Laut Bakamla RI Laksma TNI Rahmat Eko Rahardjo S.T., M.Tr (Han). membuka kegiatan Kaji Ulang Operasi Bersama Keamanan dan Keselamatan Laut 2018 dan sekaligus menerima paparan evaluasi hasil pelaksanaan Operasi Bersama Keamanan dan Keselamatan Laut 2018 yang telah dilaksanakan, hasil-hasil yang dicapai, kendala yang dihadapi serta dukungan logistik dan anggaran, di Jakarta Pusat, Jumat (21/9/2018). 

Dalam sambutannya, Dir Ops Laut mengatakan bahwa operasi bersama keamanan laut dalam negeri yang diselenggarakan Bakamla RI bersama dengan instansi keamanan maritim lainnya telah terlaksana dengan aman dan lancar. Operasi juga berhasil menindak berbagai jenis kapal yang melakukan pelanggaran hukum dan tindak pidana di laut. Bersamaan dengan Operasi Nusantara, Bakamla RI juga telah melaksanakan operasi khusus yang diselenggarakan bersama dengan instansi terkait lainnya seperti operasi Anti Destructive Fishing di Kendari dan Makassar, mengamankan rumpon-rumpon ilegal di perairan Sulawesi, serta pemberian bantuan kemanusiaan ke Asmat dan Lombok. 

Selain itu juga Bakamla RI dan stakeholder juga terlibat operasi Patroli Terkoordinasij Luar Negeri dengan Australia Border Force (ABF) di laut Timor, dan Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia (APMM) di selat Malaka. Disamping itu, beberapa unsur operasi juga terlibat manuver lapangan dalam latihan penanggulangan pencemaran zat radioaktif dengan Bapeten, penanggulangan peredaran narkoba dengan BNN, latihan bersama Japan Coast Guard dengan melibatkan Polair, PSDKP, Bea Cukai, KPLP dan Basarnas, serta latihan multilateral dalam kegiatan South East Asia Cooperation and Training (SEACAT) dengan US Coast Guard dan instansi di negara Asia Tenggara.

Menutup sambutannya, Dir Ops Laut mengucapkan terima kasih kepada seluruh pelaksana dan pengendali Operasi Nusantara 2018, dan berharap dalam kaji ulang ini para peserta dapat memberikan saran yang konstruktif demi perbaikan operasi yang akan datang. 

Selanjutnya dalam paparan Hasil pelaksanaan Operasi Bersama Kamkesla 2018 yang disampaikan oleh Kasubdit Perencanaan dan Evaluasi Operasi Laut Kolonel Laut (P) Patkuryanto, menjelaskan tentang hasil pelaksanaan kegiatan operasi bersama 2018. Terdapat empat poin penting dlam paapran yang disampaikan, antara lain : (1) Operasi Kamla dalam negeri terlaksana 23 kali dari 27 kali operasi, (2) Operasi Kamla dalam negeri mendukung kementerian/lembaga seperti operasi Destructive Fishing di Kendari, operasi SAR kapal tenggelam di Bitung dan Ambon, Operasi Anti Pencemaran Radio Aktif dengan Bapeten di Batam, Operasi Latihan Anti Narkoba dengan BNN di Batam, Operasi Dukungan Multi Nasional Eksersis Komodo di Mataram, Operasi Dukungan Sosial di Asmat dan Lombok, Operasi PAM monitoring Sail Sabang, (3) Operasi Bersama Kamla Luar Negeri yang terlaksana 2 kali dari 4 kali operasi (Optima Malindo dan Operasi Gannet), Operasi bersama Kamla mendukung latihan bersama yaitu dengan Japan Coast Guard dan USCG, (4) Hasil operasi tahun 2018 yaitu pemeriksaan 497 kapal, dan proses hukum 22 kapal.

Kolonel Laut (P) Patkuryanto menjelaskan tantangan operasi di masa mendatang, seperti ancaman keamanan laut yang masih cukup tinggi, dan modus operandi terus berkembang serta sulit terdeteksi. Selain itu, harapan pemerintah dan masyarakat Indonesia atas kondisi keamanan wilayah perairan Indonesia semakin tinggi, kerjasama operasi dan latihan dengan luar negeri semakin banyak, kebutuhan informasi keamanan dan keselamatan laut yang lengkap, cepat, dan akurat akan semakin tinggi.

Acara Kaji Ulang Operasi ditutup dengan penyerahan penghargaan kepada Komandan Kapal yang berprestasi dalam kegiatan operasi yang telah dilaksanakan. Penerima penghargaan antara lain: Komandan kapal Hiu Macan I, KKP; Komandan Kapal KN Bintang Laut 4801 Bakamla RI, Komandan Kapal KN Belut Laut 4806 Bakamla RI, Komandan Kapal KP Polri XIV-209; Komandan KN Singa Laut 4802 Bakamla RI, Komandan Kapal KP Hiu 11, KKP; Komandan KP Hiu 12, KKP; Komandan KRI Silea; dan Komandan Kal Suluh Pari.

Turut hadir dalam acara ini Kepala Biro Perencanaan Bakamla RI Laksma TNI Eko Jokowiyono, S.E.,M.Si., Direktur Latihan Brigjen TNI Suwarno, Kabid Patroli Dir Polair Kombes Pol Makhruzi Rahman, Kasubdit Patroli Laut Ditjen Bea dan Cukai Asep Ridwan, Pokja Bakamla RI Laksma TNI (purn) FX Edi Santoso, dan Laksma TNI (purn) Sukarso.


Autentikasi: Kasubbag Humas Bakamla RI Mayor Marinir Mardiono
Foto-foto: Humas Bakamla RI
Readmore »

SPKKL Natuna Bakamla RI Resmi Terinventarisasi BMN 2018

SPKKL Natuna Bakamla RI Resmi Terinventarisasi BMN 2018


Natuna, 21 September 2018 (Humas Bakamla RI) Gerakan "Ayo Inventarisasi BMN 2018" secara resmi menginventarisasi Stasiun Pemantauan Keamanan dan Keselamatan Laut (SPKKL) Natuna, yang berlokasi di Jl. Datuk Kaya Wan Mohd, Kel. Bukit Senubing, Kec. Ranai, Natuna, beberapa waktu lalu.

Tim terdiri dari Staf Biro Sarana dan Prasarana, antara lain Ardian Noverianto, Muhammad Eros Julian, dan Afiv Sahdaniar. Jarak tempuh yang terbilang cukup jauh, dan medan yang dilalui terbilang sulit, tidak menyurutkan semangat inventarisasi BMN di SPKKL Natuna.

Gerakan "Ayo Inventarisasi BMN 2018" ini merupakan salah satu program prioritas Bakamla RI di tahun ini. Pengawak SPKKL Natuna, Sri Yanto, dan Fredy Wiratama, S.T., cukup aktif dalam membantu kelancaran proses inventarisasi BMN.

Sasaran inventarisasi BMN mengacu pada peralatan administrasi, seperti komputer dan peralatan pendukung lainnya, long range camera, dan Automatic Identification System (AIS) Radar. Karena peralatan itulah yang digunakan sebagai standar kelengkapan operasional SPKKL Bakamal RI.

Dengan adanya kegiatan inventarisasi BMN, mencerminkan pula pentingnya aspek perawatan dan pemeliharaan peralatan, agar dapat terus digunakan sebagaimana mestinya guna melakukan aktifitas keamanan dan keselamatan laut.

Gerakan "Ayo Inventarisasi BMN 2018" sesuai rencana masih akan terus berlangsung sampai dengan penghujung tahun 2018. Diharapkan gerakan ini dapat memberikan perubahan positif, khususnya dalam tertib administrasi BMN yang dimiliki oleh Bakamla RI.


Autentikasi: Kasubbag Humas Bakamla RI Mayor Marinir Mardiono
Readmore »

Bakamla Bersama Masyarakat Desa Maritim Pandeglang Peduli Laut Bersih

Bakamla Bersama Masyarakat Desa Maritim Pandeglang Peduli Laut Bersih

Jakarta, 21 September 2018 (Humas Bakamla RI) Kepedulian Bakamla terhadap lingkungan laut yang bersih diwujudkan melalui kegiatan bersih-bersih pantai yang dilaksanakan di Desa Maritim Panimbang Jaya, Kec. Panimbang, Kab. Pandeglang, Banten, kemarin (20/9/2018).

Desa Panimbang Jaya merupakan salah satu desa maritim program Bakamla RI yang telah diresmikan sebagai Desa Maritim oleh Kepala Bakamla dan Bupati Banten pada Bulan Mei 2018 lalu. Dalam pengembangannya sebagai desa maritim, Bakamla berupaya meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat pesisir terhadap keamanan dan keselamatan laut melalui pembinaan dan penyuluhan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. 

Kegiatan bersih-bersih pantai yang dipimpin Kasubdit Pengembangan Potensi Keamanan dan Keselamatan Laut Kombes Pol Suharwiyono merupakan salah satu aksi nyata atas keberadaan Panimbang Jaya sebagai Desa Maritim. Dalam kesempatan yang sama, Suharwiyono mensosialisasikan pula tentang Bakamla, khususnya terkait peran masyarakat dalam menghadapi tingkat kerawanan di laut yang cukup tinggi sehingga sebagai mitra Bakamla dalam menjaga keamanan keselamatan laut, masyarakat dapat mengenali tindak pidana yang ditemui di laut dan melaporkannya kepada aparat terkait.

Kegiatan yang diikuti oleh masyarakat Panimbang Jaya ini dihadiri pula oleh Kapolsek Panimbang AKP Sukarman, Camat Panimbang Suhaedi Kurdiatna, serta Kepala Desa Panimbang Jaya Mulyadi. Selain itu hadir pula Danramil Panimbang dan perwakilan dari PSDKP Panimbang, 

Autentikasi :
Kasubbag Humas Bakamla, Mayor Marinir Mardiono
Readmore »

Beri Kepastian Hukum Bidang Energi dan Pertambangan, UIJ Gelar International Conference Bersama Universitas Brawijaya dan Lembaga Pendidikan Lain

Beri Kepastian Hukum Bidang Energi dan Pertambangan, UIJ Gelar International Conference Bersama Universitas Brawijaya dan Lembaga Pendidikan Lain

UUD 45 pasal 33 sudah ditegaskan, bahwa “Bumi, Air dan Kekayaan Alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh Negara dan dipergunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran Rakyat”, namun pada kenyataannya banyak regulasi yang tumpang tindih, baik ditingkat Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah, dalam pengelolaan Sumber Daya Energi dan Pertambangan saat ini, dan untuk memberikan kepastian Hukum akan hal tersebut, bertempat di The Grand Sahid Jaya Hotel Jakarta, Universitas Brawijaya, bersama Universitas Islam Jakarta serta beberapa lembaga pendidikan lainnya menggelar “International Conference Rearrangement of Policy and Legislation on Energy and Mining Law 2018”.

Rektor Universitas Islam Jakarta Prof Raihan menegaskan bahwa dengan International Conference ini sebagai kolaborasi fakultas hukum dari beberapa Lembaga Pendidikan Tinggi Swasta di Jakarta dengan Universitas Brawijaya, diharapkan akan memberikan penguatan terhadap institusi maupun dosen, dan tentunya ini sangat bermanfaat bagi semua dosen khususnya Fakultas Hukum Universitas Islam Jakarta.


Disela acara tersebut, Universitas Islam Jakarta yang diwakili Dekan Fakultas Hukum UIJ, Dr Farhana, SH, MH, MPdl, didampingi Untoro, SH, MH serta Dr Hamdan Azhar Siregar, SM, MH, pada wartawan menjelaskan, bahwa Penyelenggaraan International Conference yang digelar pada 18 hingga19 September 2018 di Hotel Grand Sahid Jaya tersebut, merupakan kolaborasi antara Universitas Brawijaya dengan Universitas Islam Jakarta, serta Universitas Borobudur, Universitas Indonesia Esa Unggul, Universitas Pancasila, STIH Manokwari Bintuni Papua, dan STIH Sumpah Pemuda Palembang, dan International Conference ini digelar, guna menyikapi adanya ketidakpastian hukum, serta tumpang tindihnya regulasi, yang berkaitan bidang Pertambangan dan Energi, sehingga menghambat investasi, untuk itu diharapkan melalaui International Conference ini akan memberikan masukan pada Pemerintah, sebagaimana instruksi Presiden RI, akan perlunya peranserta Dunia Pendidikan dalam memberi masukan pada Pemerintah.

Belum lagi adanya dampak-dampak yang terjadi akibat adanya penambangan, baik energy mineral, Minyak, Batu bara, serta dampaknya pada bidang sosial budaya dan yang lain, sehingga kolaborasi beberapa pergutuan tinggi ini untuk membahas perlunya Reformulasi hokum dan kebijakan, dalam pengelolaan Energi dan Pertambangan, sehingga kedepan akan mampu memberikan kepastian hukum pada investor maupun masyarakat disekitar pertambangan itu sendiri, tegas Dr Farhana.

Kita juga bersyukur dalam International Conference ini juga hadir pembicara dari beberapa Universitas Luar negeri, seperti Prof. Dr. Raphael Heffron, B.A., M.A., M.Litt., M.Phil, Ph.D (University of Dundee, UK), Prof. John Southalan (The University of Western Australia), Prof. Choong Yeow Choy, L.LB., L.LM., Ph.D (University of Malaya, Malaysia), Dr. Piti Eiamchamroonlarp (Chulalongkom University, Thailand). Sementara pembicara dari Indonesia, diantaranya Prof. Dr. H. Faisal Santiago, S.H., M.M (Universitas Borobudur), Prof. Dr. I Nyoman Nurjaya, S.H., M.H (Universitas Brawijaya), Dr. Rachmad Safaat, S.H., M.Si (Universitas Brawijaya), Dr. Wasis Susetio, S.H., M.H (Universitas Esa Unggul), dan Myrna Safitri, S.H., M.A., Ph.D (Universitas Pancasila), dan hari kedua pembicaranya adalah dosen-dosen yang diterima peaper hasil penelitiannya tentang Hukum dan Kebijakan Energi dan Pertambangan, ungkapnya.


Untoro, SH, MH juga menambahkan bahwa dalam setiap eksploitasi energy dan pertambangan, hendaknya juga memperhatikan masyarakat setempat, dengan perlunya CSR dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, sehingga pertumbuhan itu jangan saja dinikmati oleh golongan masyarakat tertentu, tetapi juga bisa dinikmati oleh masyarakat sekitar, untuk itu dalam seminar ini UIJ juga memaparkan akan pentingnya CSR pada perusahaan yang bergerak dibidang pertambangan energi dan mineral, mengingat dari sisi regulasi Pemerintah yang sudah memberikan kelonggaran, jangan sampai ada yang menghambat investasi, jangan sampai juga ada pihak yang dirugikan, untuk itu perlunya dukungan agar ada pertumbuhan ekonomi dan sosial di masyarakat.

Untuk itu dalam pengelolaan Sumber Daya Alam bidang Energi dan Mineral juga perlu adanya kepastian hukum, dengan adanya kepastian, keadilan, kemanfaatan, sehingga kedepan diharapkan tidak ada lagi tumpang tindih peraturan dibidang Energi dan Mineral, sehingga dari sisi kepastian hukum juga tercapai, azas kemanfaatannya, perlunya harmonisasi kebijakan yang di atas dengan yang dibawah, sehingga tidak lagi ada tumpang tindih, ungkap Untoro SH,MH.

Dr Hamdan Azhar Siregar, SM, MH juga menambahkan, bahwa dalam pembahasan disetiap diskusi serta paparan para pembicara tentang perkembangan Energi dan Mineral, serta keterkaitannya dengan kesejahteraan masyarakat, atau acuan bagi pelaku usaha, Pemerintah maupun masyarakat, semua kembali kepada pada 33 Undang-Undang Dasar 1945, yang semua untuk kemakmuran rakyat. (Nrl).

Readmore »

Tanamkan Jiwa Nasionalisme, Danlanal Banten Bekali Santri Ibad Ar Rahman Pandeglang

Tanamkan Jiwa Nasionalisme, Danlanal Banten Bekali Santri Ibad Ar Rahman Pandeglang

Jakarta, 20 September 2018, Komandan Lanal Banten Kolonel Laut (P) Baroyo Eko Basuki, M.M., memberikan pembekalan kepada Santri Ibad Ar Rahman di Yayasan Ibad Ar Rahman Islamic Boarding School, Kamis (20/09). Kegiatan tersebut merupakan rangkaian kunjungan kerja Danlanal Banten ke wilayah Kabupaten Pandeglang, selain itu sebagai keberlanjutan Lanal Banten dalam melaksanakan pembinaan dan pemberdayaan wilayah pertahanan.

“Cara pandang bangsa kita yang tertuang dalam Wawasan Nusantara menjelaskan bukan sekedar mengenal diri, tapi harus memahami dan mengimpelentasikan jati diri bangsa yang dihadapkan dengan geografisnya. Konstelasi geografi yang dimiliki NKRI merupakan kondrat Tuhan Yang Maha Esa yaitu sebagai negara kepulauan yang dikelilingi oleh lautan”, tutur Danlanal Banten.

“Sejarah menjadi hal yang sangat penting dan bersifat strategis yang dapat merubah tatanan kehidupan bangsa. Sehingga dalam kesempatan kunjungan kerjanya ke Yayasan Ibad Ar Rahman, Danlanal Banten memberikan pengetahuan dan pembekalan  tentang sejarah bangsa yakni menjadi  bangsa maritim  yang besar dan kuat. Sudah saatnya kita bangun dan bergegas untuk menghilangkan julukan The Giant Sleep dan Zero Status terhadap bangsa dan negara yang kita cintai ini”, ungkap Danlanal Banten.

Semangat mengembalikan kejayaan maritim menjadi agenda prioritas dan karakter pemerintahan saat ini, menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia. Namun tidak seperti membalik telapak tangan diperlukan semangat dan kesadaran dalam mengenal, memahami, menjiwai dan mengimplementasikan kodrat sebagai bangsa maritim yang dikemas dalam sajian Wawasan Nusantara.

Para santri sebagai generasi penerus bangsa yang saat ini terhitung dalam bonus demografi,  menjadi peluang yang baik dalam pembangunan nasional. Selain memiliki motto "Al Quran in My Heart, Science in My Mind", perlu dibekali penanaman karakter kebangsaan dan nasionalime. Lanal Banten aktif dalam melaksanakan pembinaan karakter dan memelihara pembinaan tersebut guna mendapatkan peluang Indonesia emas pada generasinya.

Ketua Yayasan Ibad Ar Rahman Bapak Captain Hadi Santoso dan unsur Muspika Cimanuk hadir dalam penyambutan kunjungan Danlanal Banten dan rombongan.
Readmore »

KRI Torani-860 Satrol Lantamal XII Dukung Ekspedisi Pelayanan Kas Di Pulau Terdepan,Terluar Dan Terpencil Kalbar

KRI Torani-860 Satrol Lantamal XII Dukung Ekspedisi Pelayanan Kas Di Pulau Terdepan,Terluar Dan Terpencil Kalbar

Jakarta, 20 September 2018,-- Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlantamal) XII Laksamana Pertama TNI Greg. Agung W.D., M.Tr (Han) yang diwakili Aspotmar Danlantamal XII Kolonel Laut (P) Budi Mulyadi memimpin jalannya upacara pelepasan dalam rangka Ekspedisi Layanan Kas Kepulauan 3 T (Terdepan, Terluar dan Terpencil) di Gedung Malahayati dan Dermaga Mako Lantamal XII Pontianak, Kalbar.

Ekspedisi Pelayanan Kas Kepulauan 3T (Terdepan, Terluar dan Terpencil) dimaksudkan untuk membuka layanan penukaran uang baru dengan membuka layanan disekitar pulau-pulau terdepan, terluar dan terpencil. Melalui program ekspedisi layanan kas masyarakat kepulauan daerah yang diselenggarakan Bank Indonesia bekerjasama TNI AL dalam hal ini Lantamal XII dengan operasional ekspedisi layanan kas yang didukung salah satu unsur Satrol Lantamal XII yakni KRI Torani-860 yang dikomandani Mayor Laut (P) Taufik Pamungkas melaksanakan operasi pelayaran meliputi Pontianak - Pulau Padang Tikar - Pulau Maya - Pulau Karimata - Pulau Baku Limau - Pulau Pongok dan Bangka Belitung, yang dimulai tanggal 18 sampai dengan 25 September 2018.

“Bank Indonesia adalah Bank sentral yang tugasnya tidak menerima deposito atau tabungan dari masyarakat namun produknya adalah kebijakan dan tugasnya di bidang sistem pembayaran, di bidang moneter dan bidang stabilitas sistem keuangan”, ujar Kepala Bank Indonesia Kalbar.

Sementara itu Wagub Provinsi Kalbar Ria Norsan mengatakan bahwa dengan adanya program Bank Indonesia ekspedisi pelayanan kas adalah program yang strategis untuk memajukan daerah-daerah terdepan terpencil dan tertinggal serta sebagai edukasi publik kepada masyarakat tentang ciri-ciri keaslian uang rupiah. Saya berharap pelayanan kas untuk masyarakat pulau terdepan, terpencil dan tertinggal di wilayah Kalimantan Barat dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat mengingat hal ini sejalan dengan semangat pemerintah untuk mendorong pertumbuhan dan peningkatan perekonomian masyarakat khususnya pulau-pulau terdepan, terluar dan terpencil dalam rangka pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Kalimantan Barat dan Bangka Belitung, dan saya mengucapkan terima kasih atas kerjasama dan dukungan TNI AL dalam hal ini Lantamal XII dalam ekspedisi layanan kas di kepulauan 3T.

Kegiatan dilanjutkan dengan pemberian cindera mata berupa plakat dari Kepala Bank Indonesia Kalbar kepada Lantamal XII yang diterima Aspotmar Danlantamal XII, serta Utusan Bank Indonesia Pusat Bapak Toni menyerahkan plakat kepada Komandan KRI Torani-860 Mayor Laut (P) Taufik Pamungkas.

Diakhir acara Wagub Provinsi Kalbar Ria Norsan meninjau ke dalam KRI Torani-860 diikuti para pejabat daerah, para Asisten Danlantamal XII, Kasatker, disertai pelepasan keberangkatan KRI Torani-860 dalam pelayaran ekspedisi layanan kas di kepulauan 3T di Dermaga Mako Lantamal XII.
Readmore »

Danlanal Banten Beserta Staf Kunker Ke Kantor Bupati Pandeglang

Danlanal Banten Beserta Staf Kunker Ke Kantor Bupati Pandeglang

Jakarta, 20 September 2018, Komandan Lanal Banten Kolonel Laut (P) Baroyo Eko Basuki, M.M., didampingi Perwira Staf melaksanakan Kunjungan Kerja dan Silahturahmi ke Kantor Bupati Pandeglang diterima dengan penuh kehangatan dan suka cita oleh Bupati Pandeglang Ibu Irna Nurulita, S.E., M.M., bertempat di Pendopo Bupat Pandeglang, Banten, Rabu (19/9).

Danlanal Banten dalam kunjungannya menginformasikan keberadaan TNI AL khususnya Lanal Banten serta Pos TNI Angkatan Laut (Posal) dan Pos Pengamat (Posmat) jajaran yang berada di wilayah Pandeglang yaitu Posal Sumur dan Posmat Labuan. Selain itu Danlanal Banten juga menyampaikan peran Lanal Banten dan jajarannya di Kabupaten Pandeglang turut menciptakan situasi keamanan laut yang aman dan kondusif, melaksanakan pembinaan terhadap potensi maritim, desa pesisir dan masyarakat nelayan serta turut aktif dalam pembinaan kepemudaan dalam hal ini Pramuka Saka Bahari. 

Dalam agenda kunjungan kerja Danlanal Banten disampaikan bahwa Lanal Banten akan menerbitkan Buku Keselamatan Berlayar dan melaunching Hotline Pengaduan Maritim yang akan disosialisasikan kepada masyarakat pesisir Kabupaten Pandeglang. 

Dalam kesempatan yang sama Bupati Pandeglang Ibu Irna Nurulita, S.E., M.M., juga menyampaikan situasi wilayah yang menjadi tanggung jawabnya. Pemda Pandeglang sangat menyadari perlunya jaminan aspek pertahanan dan keamanan khususnya kelautan. Kecamatan Panimbang sebagai salah satu kecamatan pesisir dan Tanjung Lesung yang akan dijadikan kawasan ekonomi, pariwisata dan perikanan maka diperlukan adanya peran dan kehadiran TNI AL. 

Bupati menyampaikan bahwa Pemda Pandeglang akan bersinergi dengan TNI AL dalam hal ini Lanal Banten dan mendorong adanya pembentukan atau penambahan Posal/Posmat dan siap mendukung dengan bekerjasama antara Pemda dan TNI AL.
Readmore »

Penutupan dan Peresmian Karya Bakti TNI AL 2018 di Desa Pangauban Kabupaten Bandung Barat

Penutupan dan Peresmian Karya Bakti TNI AL 2018 di Desa Pangauban Kabupaten Bandung Barat

Jakarta, 20 September 2018,-- Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut (Danlantamal) III Jakarta Laksamana Pertama TNI Denih Hendrata, S.E., M.M., yang didampingi Komandan Lanal Bandung Kolonel Laut (P) Sunar Solehuddin, S.H., selaku Dansatgas Bakti TNI AL Tahun 2018 mewakili Pangkoarmada I Laksamana Muda TNI Yudo Margono, S.E., M.M., memimpin acara Penutupan dan Peresmian Karya Bakti TNI AL Tahun 2018 di Desa Pangauban, Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, Rabu (19/9). 

Acara diawali dengan penyampaian laporan kegiatan Karya Bakti TNI AL 2018 oleh Dansatgas dalam hal ini Komandan Lanal Bandung Kolonel Laut (P) Sunar Solehuddin, S.H., yang menyampaikan hasil pelaksanaan kegiatan Karya Bakti TNI Angkatan Laut Tahun 2018 dengan sasaran antara lain sasaran fisik berupa renovasi Mushola Al Mubarokah di Kampung Cihurip Desa Pangauban, renovasi Mushola Al Miftah di Kampung Cihurip Desa Pangauban dan Renovasi Mushola Al Harun di Kampung Banuraja Desa Pangauban. Sedangkan untuk sasaran non fisik diantaranya pengobatan umum kepada masyarakat sekitar Desa Pangauban, Khitanan Masal, serta Pembagian Paket Sembako dan Pemberian Bahan Kontak. 

  Danlantamal III Laksamana Pertama TNI Denih Hendrata, S.E., M.M., membacakan amanat Pangkoarmada I bahwa upacara penutupan yang kita selenggarakan di Lapangan Bola Banuraja ini merupakan penutupan resmi untuk mengakhiri serangkaian kegiatan Bakti TNI Angkatan Laut yang telah dilaksanakan di Kecamatan Batujajar Kabupaten Bandung Barat. Perlu kita sadari bersama bahwa untuk mengatasi masalah sosial kemanusiaan utamanya dalam peningkatan perekonomian masyarakat, bukan hanya tanggung jawab pemerintah pusat atau pemerintah daerah saja, melainkan tanggung jawab kita semua termasuk didalamnya masyarakat itu sendiri. Dalam hal ini, faktor kebersamaan, kesetiakawanan sosial dalam wadah persatuan dan kesatuan adalah sangat penting. Terpilihnya wilayah Kecamatan Batujajar Kabupaten Bandung Barat sebagai sasaran Bakti TNI Angkatan Laut tidak lain karena memiliki posisi yang sangat strategis terutama dilihat dari sistem pertahanan negara. Oleh karenanya, pelaksanaan Bakti TNI Angkatan Laut Tahun 2018 ini memiliki arti tidak hanya sebatas sebagai misi kemanusiaan saja, tetapi diharapkan dapat memberdayakan masyarakat guna menumbuhkan rasa kepekaan terhadap berbagai kemungkinan ancaman dengan nuansa kebersamaan dalam upaya menjaga tetap utuhnya wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang kita cintai ini.

Dengan selesainya pelaksanaan Karya Bakti TNI Angkatan Laut Tahun 2018 diharapkan apa yang telah disumbangkan TNI Angkatan Laut melalui program ini, kiranya dapat memberi manfaat kepada masyarakat wilayah Batujajar Kabupaten Bandung Barat. Kemudian acara dilanjutkan dengan pemukulan gong dan penandatanganan prasasti oleh Danlantamal III Jakarta pertanda diresmikan serta ditutupnya pelaksanaan Karya Bakti TNI Angkatan Laut Tahun 2018.

Sementara itu, Pjs. Bupati Kabupaten Bandung Barat H. Dadang M. Masoem, M.Sc., dalam sambutannya menyampaikan sangat mengapreasi apa yang telah dilakukan oleh TNI Angkatan Laut, semoga dengan apa yang telah dilakukan oleh TNI AL akan diikuti oleh pihak-pihak lain.

Hadir dalam kegiatan penutupan Karya Bakti TNI Angkatan Laut Tahun 2018 Waaspotmar Kasal Laksma TNI Ferial Fachroni, Aspers Danlantamal III Kolonel Laut (P) Binsar Sirait, S.E., M.Si, Aspotmar Danlantamal III Kolonel Mar M. Supriatna, Kadispotmar Koarmada I Letkol Laut (P) Indra Joko Rerangin, Kadiskes Lant III Letkol Laut (K) drg. Tavip Budi, S.Sp.BM, Palaksa dan Perwira Staf Lanal Bandung
Pj. Bupati Kabupaten Bandung Barat H. Dadang M. Masoem, M.Sc., Kadishub Kabupaten Bandung Barat Agus, Camat Batujajar Drs. Dedy K, M.Si.
Readmore »

Pertandingan Para Jenderal Tingkatkan Sinergitas dan Soliditas TNI

Pertandingan Para Jenderal Tingkatkan Sinergitas dan Soliditas TNI

Pertandingan olahraga Tenis Lapangan Kelompok Perwira Tinggi (Pati) pada kejuaraan Panglima TNI 2018 menyuguhkan nuansa yang berbeda. Walau setiap tim berusaha menjadi yang terbaik, tak jarang canda tawa antar pemain yang bertanding selalu mewarnai pertandingan. 

Hal ini terlihat jelas pada pertandingan Tenis Lapangan Kelompok Perwira Tinggi (Pati) TNI yang mempertandingkan Tim Pati TNI AD melawan Pati TNI AU, di lapangan Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (20/9/2018).

Pada pertandingan ganda pertama pasangan Mayjen TNI Irwan/Brigjen TNI Joko S menang melawan Marsda TNI Suwandi/Marsma A.Sukur dengan skor 9-8, kemudian ganda kedua pasangan Mayjen TNI Felix/Brigjen TNI Rusdianto menang melawan Marsma TNI Doni/Rocmadi dengan skor 9-5 dan ditutup dengan ganda ketiga pasangan Brigjen TNI Subodo/Brigjen TNI Rukman melawan Marsda TNI Yuri/Marsma TNI Jemi dengan skor 9-5. 

Dengan demikian Tim Pati TNI AD secara keseluruhan menang 3-0 melawan Tim Pati TNI AU.

Bagi Perwira Tinggi TNI, selain berusaha menjadi yang terbaik, pertandingan tenis lapangan ini juga merupakan ajang silaturahmi antar matra TNI, karena silaturahmi melalui olahraga sangat banyak manfaatnya, selain menyehatkan juga dapat menjalin komunikasi. Jika komunikasi berjalan lancar, kerja sama dalam segala bentuk apapun dapat dengan mudah terjalin.

Selain itu, pertandingan ini juga sebagai upaya untuk mengasah skill sekaligus menjaga stamina agar tetap sehat dan bugar. Dengan adanya lawan tanding yang berbeda, maka akan menambah semangat bertanding karena lawan juga mempunyai kemampuan serta gaya bertanding yang berbeda pula.

Bagi Pati TNI ini, kemenangan bukanlah tujuan utama, tetapi kekompakan, keakraban dan kebersamaan menjadikan TNI makin tangguh dan profesional dalam menjaga kedaulatan negara.

Adapun jadwal pertandingan Tim TNI AD pada Hari Jumat (21/9/2018) besok yang dimulai pada pukul 07.30 WIB yaitu pertandingan Tenis Lapangan yang mempertandingkan Kelompok Pati TNI AL melawan Pati TNI AD.
Readmore »

DANSESKOAL LAUCHING WEBSITE JURNAL MARITIM INDONESIA

DANSESKOAL LAUCHING WEBSITE JURNAL MARITIM INDONESIA

Seskoal, 20 September 2018, Komandan Sekolah Staf dan Komando TNI Angkatan Laut (Danseskoal) Laksamana Muda TNI Dr. Ammarulla Octavian, S.T., M.Sc., D.E.S.D., melaksanakan Lauching Website Jurnal Maritim Indonesia (JMI) bertempat di Gedung Jos Soedarso Seskoal, Bumi Cipulir, Jakarta Selatan, Kamis (20/09).

Pelaksanaan acara Lauching Website Jurnal Maritim Indonesia tersebut dilaksanakan diawal kegiatan Seminar Nasional Seskoal Tahun 2018, dengan diawali Presentasi Pengantar Launching Website Jurnal Maritim Indonesia oleh Wakil Kepala Pusat Pengkajian Maritim (Wakapusjianmar) Seskoal sekaligus Ketua Pelaksana Kegiatan Seminar Nasional Seskoal Tahun 2018 Kolonel Laut (P) Hariyo Poernomo S.E., M.M., Selanjutnya dengan ditampilkannya halaman utama website oleh Danseskoal melalui perangkat smartphone yang terkoneksi dengan layar LED, maka dengan ini diresmikannya dan sebagai tanda dimulainya penggunaan Website Jurnal Maritim Indonesia.

Dalam presentasi tersebut dijelaskan bahwa Pusat Pengkajian Maritim (Pusjianmar) Seskoal merupakan Satuan Kerja (Satker) Seskoal yang memiliki misi diantaranya mewujudkan Pusjianmar Seskoal sebagai Pusat rujukan bagi pengembangan kebijakan strategis (policy) dibidang pertahanan dan keamanan maritim, serta mewujudkan Pusjianmar Seskoal sebagai focal point pengkajian akademik TNI/TNI AL dalam rangka mendukung kepentingan nasional Indonesia di laut khususnya dibidang pertahanan dan keamanan maritim.

Lebih lanjut dijelaskan pula Pengembangan Jurnal Maritim Indonesia antara lain e-Jurnal Maritim Indonesia menjadi wadah mempublikasikan karya ilmiah/ hasil riset yang menghasilkan kekeyaan Intelektual, invensi dan inovasi yang terindeks dan menjadi bahan sitasi bagi peneliti lain ; Penerbitan journal melalui penelaahan oleh para Peer Reviewer baik academic, writing, material dan metodologi ; serta e-JMI dapat menjadi wadah bagi personel TNI AL maupun diluar TNI AL yang mengambil program Doktoral atau memenuhi CUM untuk mendapatkan gelar Profesor.

Dalam penerbitan Journal tersebut sudah melalui penelahaan oleh para Peer Reviewer yaitu Prof. Hikmahanto Juwana, S.H., LL.M., Ph.D., Prof. Dr. Multamia Retno Mayekti Tawangsih Lauder, S.S., M.SE., DEA dan Prof. Dr. Susanto Zuhdi, M.Hum. Dimana artikel yang telah dipublish sudah melalui Peer Reviewer yang telah ditunjuk dan juga melalui Tim Editor.

Turut mendampingi Danseskoal dalam acara tersebut Aspam Kasal Laksda TNI S. Irawan, S.E., Pangkoarmada III Laksda TNI I N. G. Ariawan, S. E., M. M., Dekan Fakultas Manajemen Pertahanan Unhan Laksda TNI Sulistiyanto, S.E., M.M., M.Sc., P.S.C., Wakil Ketua PPAL Pusat Laksdya TNI (Purn) Gunadi, Laksda (Purn) Dr. Surya Wiranto, Wadan Seskoal Laksma TNI TSNB. Hutabarat, M.MS., Kasubdit Peneggakan Hukum Direktorat Kesatuan Panjagaan  Laut Dan Pantai (KPLP) Fourmansyah, S.H., M.M., M.H., Sekretaris Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) INSA Budhi Halim, serta disaksikan para peserta Seminar Nasional Seskoal Tahun 2018.
Readmore »

Kasad : Tahun Baru Islam 1440 H/2018 M momentum perubahan yang lebih baik

Kasad : Tahun Baru Islam 1440 H/2018 M momentum perubahan yang lebih baik

Dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Wakasad, Kasad Jenderal TNI Mulyono mengajak agar seluruh personel TNI AD memanfaatkan momen tahun baru Islam 1 Muharram 1440 H untuk berhijrah menuju perubahan yang lebih baik lagi, yaitu sikap dan perilaku yang lebih terpuji, ibadah yang lebih rajin dan lebih khusyuk kepada Allah SWT, beramal sosial yang lebih banyak kepada sesama serta meningkatkan motivasi untuk berkarya yang terbaik, tulus dan ikhlas, Rabu (19/9/2018)

Dalam peringatan Tahun Baru Islam 1440 H yang dipimpin oleh Wakil Kepala Staf Angkatan Darat Letjen TNI Tatang Sulaiman, mengangkat tema "Dengan Hikmah Tahun Baru Islam 1440 H/2018 M, kita tingkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT guna membentuk Prajurit TNI AD yang militan, loyal, dan profesional". Acara yang di laksanakan di Masjid At-Taqwa ini juga diisi dengan tausyiah dan uraian hikmah Tahun Baru 1440 Hijriah/2018 Masehi oleh Ustadz DR. KH. Ahmad Wijayanto, M.A.

"Bila semua itu kita laksanakan dengan konsekuen, saya yakin seluruh personel TNI AD beserta keluarganya, termasuk masyarakat Indonesia pada umumnya akan lebih maju, rukun , damai dan sejahtera," ungkap Kasad.

Pada kesempatan itu dalam sambutannya tertulisnya Kasad juga menyampaikan ucapan selamat merayakan hari suci tersebut kepada seluruh Islam, dan secara khusus kepada Personel TNI AD baik yang berada di tanah air maupun yang sedang melaksanakan tugas di luar negeri, termasuk keluarganya.

"Semoga momen pergantian Tahun Baru Hijriah ini dapat menjadi titik tolak untuk lebih meningkatkan kualitas ke-Islaman kita, sebagai dasar dan pendorong dalam pengabdian kita kepada negara sebagai prajurit maupun PNS TNI AD. Di samping itu, kita juga harus memaknai pentingnya kedatangan tahun baru ini dengan menambah ketaatan kita dalam beribadah kepada Allah SWT," tambahnya.

Setelah sambutan Kasad, acara dilanjutkan dengan tausyiah oleh DR. KH. Ahmad Wijayanto, M.A Sesuai tema yang diusung, sosok yang dikenal sebagai Ustad Ahmad Wijayanto 
mengajak kepada seluruh warga Mabesad yang hadir pada peringatan Tahun Baru Islam 1440 H untuk selalu memahami adanya peristiwa yang terjadi serta adanya perubahan dalam diri kita masing - masing.

" Dengan memperingati Tahun Baru 1440 Hijriah agar terdapat perubahan dalam diri kita untuk berhijrah dari selalu memikirkan dunia dan tidak lupa memikirkan akhirat kelak, serta perlu adanya musyawarah di dalam mengambil keputusan bersama untuk kepentingan yang lebih baik." ujar Ustad yang terkenal kocak dalam setiap ceramahnya.

Hadir pada acara yang berlangsung khidmat di masjid kebanggaan warga Mabesad tersebut, Pangkostrad, para Asisten Kasad, Pangdam Jaya, Danjen Kopassus, serta para Dan/Dir/Kabalakpus TNI AD, Ibu Ketua Umum dan Wakil Ketua Umum Persit KCK beserta ibu-ibu pengurus dan anggota Persit KCK, serta para prajurit dan PNS TNI AD di lingkungan Mabesad.
Readmore »

TNI Lakukan Bakti Sosial di Perbatasan RI-Malaysia

TNI Lakukan Bakti Sosial di Perbatasan RI-Malaysia

Sintang - Ribuan warga masyarakat menyerbu Dusun Belubu. Hal ini mereka datang mengikuti dalam rangka memperingati HUT TNI ke-73 tahun 2018, Kodam XII/Tanjungpura menggelar Bakti Sosial di Perbatasan Republik Indonesia-Malaysia, dan melaksanakan Karya Bakti, tepatnya di Dusun Belubu, Desa Nanga Tayap, Kecamatan Ketungau Hulu, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, Selasa (18/9/2018).

Bakti Sosial yang dilakukan TNI berupa pangobatan umum, pelayanan KB Kes gratis, penyerahan Sembako. Sedangkan penyerahan Paket Sekolah dari Panglima Kodam XII/Tpr kepada anak Sekolah Dasar Negeri 13 Nanga Bayan, yang diserahkan secara simbolis oleh Danrem 121/Abw. Hadir acara bakti sosial Panglima Kodam XII/Tpr, Mayor Jenderal TNI Achmad Supriyadi, Kasdam XII/Tpr, Danlantamal XII Pontianak, Danlanud Supadio, Danrem 121/Abw, Bupati Sintang, dan para pejabat teras Kodam XII/Tpr, kelima Jenderal dari tiga angkatan tersebut juga didampingi istri.

Dalam sambutan Panglima Kodam XII/Tpr, Mayor Jenderal TNI Achmad Supriyadi, diantaranya mengatakan, jangan ragukan lagi kecintaan warga Dusun Belubu dan warga lainnya yang ada di perbatasan, NKRI harga mati. Hal ini ditunjukan saat menyanyikan lagu wajib Indonesia Raya, ujarnya.

Di luar dugaan bagi ribuan para pengunjung dari warga Belubu dan sekitarnya serta pelajar setingkat SMP dan SD di Dusun Belubu tersebut, dari Kecamatan Ketungau Hulu dan Kecamatan Ketungau Tengah melakukan penyerahan Senjata Api (Senpi) sebanyak 9 pucuk, terdiri tujuh laras panjang dan dua pucuk laras pendek dengan sukarela di terima oleh Panglima Kodam XII/Tpr, dan didampingi Komandan Lantamal XII Pontianak, serta Komandan Lanud Supadio.

Usai acara penyerahan Senpi Panglima Kodam XII/Tpr, menuju ke SDN 13 Nanga Bayan dalam rangka melaksanakan peletakan batu pertama untuk penambahan ruang kelas. Peletakan batu pertama langsung oleh Panglima Kodam XII/Tpr, Mayor Jenderal TNI Achmad Supriyadi.
Readmore »

Unik Ajakan TNI di Perbatasan

Unik Ajakan TNI di Perbatasan

Sintang - Kepala Staf Kodam XII/Tanjungpura, Brigadir Jenderal TNI Alfret Denny D. Tuejeh, duduk bersama ratusan warga perbatasan RI-Malaysia, dalam acara panggung hiburan yang digelar oleh Kodam XII/Tpr, di Dusun Belubu, Desa Ketungau Hulu, Kecamatan Nanga Bayan, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, Selasa (18/9/2018) malam.

Kegiatan tersebut digelar dalam rangkaian kegiatan HUT TNI ke-73, tahun 2018, sebelumnya yaitu disiang hari ditempat yang sama TNI menggelar bakti sosial, berupa pengobatan umum, pelayanan KB Kes gratis, pemberian Sembako, peletakan batu pertama dalam penambahan ruang kelas di SDN 13 Nanga Bayan, dan pemberian bantuan terhadap anak-anak sekolah dan sarana olah raga.

Disela-sela kegiatan panggung hiburan, Kepala Staf Kodam XII/Tpr, Brigadir Jenderal TNI Alfret Denny D. Tuejeh, sempat memberikan berupa jaket bercorak loreng TNI kepada Kepala Desa Sungai Kelik, Yusuf dan Kepala Dusun Belubu, Lifus, dan satu warga binaan yang selalu siap setiap saat membantu tugas TNI AD di perbatasan.

Uniknya Kodam XII/Tpr memberikan pencerahan dan ajakan tersebut dikemas melalui tayangan layar lebar, berisikan ajakan bagi warga perbatasan untuk bergabung atau mengabdikan diri menjadi prajurit TNI AD.
Readmore »

Pangdam XII/Tpr Terima 9 Pucuk Senpi di Perbatasan

Pangdam XII/Tpr Terima 9 Pucuk Senpi di Perbatasan

Sintang - Panglima Kodam XII/Tanjungpura, Mayor Jenderal TNI Achmad Supriyadi menerima penyerahan sebanyak 9 pucuk Senjata Api (Senpi), dari warga Kecamatan Ketungau Hulu dan Kecamatan Ketungau Tengah, pada Selasa (18/9/2018). Hal tersebut dibenarkan adanya oleh Kapendam XII/Tpr, Letkol Inf Aulia Fahmi Dalimunthe, S.Sos., saat ditanya jelang kembali baksos dari Dusun Belubu menuju Pontianak, di Balai Karangan, Sanggau, Kalbar.

"Jadi, 9 pucuk senpi seluruhnya rakitan, bukan standar TNI maupun Polri, dan senpi yang diterima oleh Bapak Pangdam XII/Tpr, terdiri dari 7 laras panjang dan 2 laras pendek (Pistol)," ujar Kapendam XII/Tpr, Letkol Inf Aulia Fahmi Dalimunthe.

Lanjut Kapendam XII/Tpr menuturkan, bahwa penyerahan senpi itu dari warga Ketungau Hulu dan Ketungau Tengah, diserahkan setelah Bapak Pangdam XII/Tpr memberikan sambutan kegiatan bakti sosial di Dusun Belubu yang digelar oleh Kodam XII/Tpr, tuturnya.

Selain itu, Kapendam XII/Tpr menyampaikan, bahwa Bapak Pangdam XII/Tpr, bersama rombongan tidak hanya melakukan bakti sosial, namun melaksanakan mengecek langsung Karya Bakti, di Desa Nanga Bayan, Kecamatan Ketungau Hulu, Kabupaten Sintang dan sekaligus peletakan batu pertama di SDN 13 Nanga Bayan.

"Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangkaian HUT TNI ke-73 tahun 2018, yang puncak acara pada tanggal 5 Oktober 2018, mendatang," pungkas Kapendam XII/Tpr, Letkol Inf Aulia Fahmi Dalimunthe.
Readmore »

Wakasad : Generasi Muda harus jadi Agent Of Change dan Entrepreneur Berwawasan Kebangsaan

Wakasad : Generasi Muda harus jadi Agent Of Change dan Entrepreneur Berwawasan Kebangsaan

Guna menghadapi kompetisi global yang penuh dengan tantangan Generasi muda diharapkan mampu menjadi Agent of Change sekaligus berwawasan kebangsaan. 

Hal tersebut diungkapkan Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Tatang Sulaiman pada seminar nasional yang bertemakan "Mempersiapkan Generasi Muda Dalam Membangun Peradaban Modern Guna Mendukung Pertahanan Negara", di Lembah Tidar Akademi Militer, Magelang, Kamis (20/9/2018).

Menurut Alumni Akmil yang dilantik tepat 32 tahun lalu (20 September 1986), generasi muda saat sekarang sangat berbeda dengan era sebelumnya. Kemajuan teknologi informasi yang bergerak secara eksponensial telah merubah dunia menjadi semakin kecil dan tanpa batas, serta menggiring generasi muda kedalam paradoks kehidupan yang bisa menguntungkan juga menghancurkan masa depan dirinya maupun bangsanya.

“Di abad informasi dan globalisasi seperti saat ini, Ilmu pengetahuan dan akses terhadap informasi terbuka dari bermacam-macam sumber menjadikan cara pandang generasi muda jauh lebih luas serta menimbulkan paradoks seperti yang telah dirasakan sejak akhir abad ke-20," ujar Wakasad. 

Menyadari fenomena era modern tersebut, mengutip pernyataan Ir. Sukarno dan Suharto serta Presiden Ir. Joko Widodo yang menekankan tentang peran generasi muda yang penuh tantangan di era persaingan global yang destruktif dan perkembangan teknologi yang bergerak sangat dinamis.

"Kita, rakyat dan negara Indonesia, mau tidak mau, suka atau tidak suka, senang atau tidak senang, pasti akan memasuki era yang penuh tantangan ini. Sebagai bangsa petarung, kita harus yakin menghadapinya”, tegas Wakasad.

Dihadapan 714 peserta baik Mahasiswa/i se-Jateng-DIY dan Taruna/i Akmil, AAL, AAU dan Akpol, Wakasad mengingatkan agar generasi muda selalu terhadap perkembangan lingkungan strategis, terutama sepak terjang negara yang memiliki kekuatan besar dibidang politik, ekonomi dan Hankam seperti Amerika Serikat dan Rusia serta China.

"Rivalitas antar negara adi daya tersebut semakin meruncing, dan inisiatif Amerika Serikat mengganti istilah Asia-Pasifik menjadi Indo-Pasifik menandakan adanya perubahan strategi dan proyeksi konflik masa depan yang mengarah ke sentral pertumbuhan paling menjanjikan yaitu di Asia Selatan, Asia Tenggara dan Asia Timur,” papar Wakasad.

Menurut mantan Pangdam IV/Diponegoro, di kawasan regional Asia masih banyak permasalahan yang tidak bisa dikesampingkan dapat mengancam kepentingan Indonesia, seperti krisis Laut Cina Selatan, terorisme, radikalisme, ISIS dan berbagai kejahatan transnasional termasuk fakta pertahanan yang dibangun negara tetangga. 

Sedangkan di dalam negeri, ditengah badai internet dan media sosial, bangsa kita juga sedang mengalami euphoria demokratisasi yang tidak sehat dan juga penguatan faham radikalisme dan intoleransi yang dapat menghancurkan bangsa. 

“Tantangan dan persoalan di era Revolusi Industri 4.0 ini mencerminkan tuntutan pekerjaan yang akan dihadapi generasi muda kini. Kekhawatiran utama dimasa depan kita adalah kemampuan untuk mempertahankan dan mengelola seluruh sumber daya bangsa. Saat ini kita harus cermati berbagai ancaman berbasis teknologi yang seperti thread, cyber thread, inequality thread dan lain sebaginya yang dapat memicu konflik perpecahan bangsa, " terang Wakasad

"Kalian harus sadari dan pahami semua permasalahan bangsa serta terus membina diri untuk menjadi generasi yang berdaya saing global, karena nantinya dapat dijadikan dasar menentukan langkah-langkah strategis dalam mengelola semua potensi kekayaan negara kita yang demikian besar” ujar Wakasad.

Menurut Wakasad untuk menghadapi tersebut, generasi muda harus disiapkan sebagai aktor utama yang handal dalam pembangunan nasional yaitu sebagai agen perubahan sekaligus entrepreneur yang berwawasan kebangsaan yang tidak bisa hanya diperoleh dari pendidikan formal.

“Hal paling mendasar adalah pembangunan karakter untuk membentuk pribadi yang memiliki intelektualitas, nilai seni dan kreativitas, integritas serta keluhuran budi pekerti yang kuat untuk menghadapi setiap tantangan” urai Wakasad.

Dalam kesempatan tersebut Wakasad berharap agar generasi muda harus selalu memelihara rasa bangga dan keinginan untuk membawa perubahan serta menumbuhkembangkannya dalam bentuk idealisme yang teguh.

"Generasi muda harus mau berfikir luas namun bertindak secara sederhana atau think globally, act locally," sambung Wakasad.

Selain itu juga Letjen TNI Tatang Sulaiman menitipkan pesan dari Kasad Jenderal TNI Mulyono kepada generasi muda untuk senantiasa bersemangat dan tanpa lelah menempuh jalan yang sulit namun mulia, dari pada memilih jalan yang mudah namun hina, serta jangan menjadikan keragaman yang ada sebagai perbedaan.

“Jadikanlah keragaman itu pelengkap dan penyempurna yang memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa”, pungkas Wakasad.

Sebelumnya ditempat yang sama, Dirjen Pembelajaran dan kemahasiswaan Kemenristek Dikti Intan Ahmadi, Phd., selaku keynote speaker menekankan perlunya 
literasi baru dalam menghadapi persaingan global, yaitu tidak hanya cukup membaca, menulis dan matematika saja melainkan juga literasi data, literasi teknologi, literasi manusia serta pembelajaran sepanjang hayat.

Setelah Wakasad, diskusi dilanjutkan dengan nara sumber Dr. P.M. Laksono, M.A. (Guru Besar PPS/ FIB UGM), dan Dr. Sri Rumgiyarsih, M.Sc.(Kaprodi S2/S3 Kependudukan UGM) dan moderator Dr. Iva Ariani, SS.,M.Hum. 

Dalam seminar tersebut hadir Gubernur Akmil Mayjen TNI Eka Wiharsa, Wagub Akmil Brigjen TNI Wirana P.B. Kadispenad Brigjen TNI Candra Wijaya dan beberapa pejabat teras TNI AD lainnya.
Readmore »

SEMINAR MARITIM NASIONAL SESKOAL TAHUN 2018, TINGKATKAN KOORDINASI KEAMANAN LAUT

SEMINAR MARITIM NASIONAL SESKOAL TAHUN 2018

pada Hari Kamis tanggal 20 September 2018, Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (SeskoaI) menyelenggarakan Seminar Maritim Nasional SeskoaI Tahun 2018, di Gedung Jos Soedarso Seskoal-Cipulir Jakarta Selatan. Seminar Marítim Nasional mengusung tema "Mewujudkan Keamanan Maritim dan Keselamatan Pelayaran Yang Optimal Dalam Rangka Mendukung Kebijakan Pores Maritim Dunia". Dengan Ketua Panitia Wakil KepaIaPusat Pengkajian Maritim (Pusjianmar) Seskoal Kolonel Laut (P) Hariyo Poernomo, S.E., MM. 

Pada Seminar Nasional tersebut. menghadirkan pembicara-pembicara Hebat yaitu Menteri Koordinator Kemaritiman RI, Jenderal TNI (Purn) Luhut Binsar Panjaitan, M.P.A.. Kepala Staf Angkatan Laut yang diwakili oIeh Asisten Pengamanan Kepala Staf Angkatan Laut (Aspam Kasal) Laksamana Muda TNI S. Irawan, S.E.. Menteri Perhubungan RI yang diwakili oleh Kasubdit Peneggakan Hukum Direktorat Kesatuan Panjagaan Laut Dan Pantai (KPLP) Founnansyah, S.H., MM., M.H., Direktur Indonesian National Shipowners. Association (INSA) yang diwakili Sekretaris Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) INSA, Budhi Halim dan Dekan Fakultas Hukum Universitas Indonesia Prof. Melda Kamil Ariadno, S.H,L.L.M, Ph.D. Rangkaian Seminar akan dipandu oleh Moderator Letkol Laut (P) Dickry Rizanny Nurdiansyah, PSC (J).. MMDS., dan Letkol Laut (KHNV) Ammimul Ummah B.. S.Pd., M.LNTLS.

Menteri Koordinator Kemaritiman RI Jenderal TNI (Pum) Luhut Bínsar Panjaitan. M.P.A..sebagai Keynote Speech akan membahas mengenai membangun system yang terintegrasi antar stakeholder. dari sisi kesiapan Sumber Daya serta regulasi terkait konsep Keamanan Maritim dan keselamatan pelayaran. sehingga perwujudan Indonesia menjadi Poros Maritim Dunia dapat menjadi sebuah keniscayaan. Serta Menko Kemaritiman dapat memberikan pemyataan mengenai definisi sacara khusus Maritim itu sendiri.

Sebagai Pembicara Partama Kepala Staf Angkatan Laut memaparkan materi Langkah-langkah dan Peran Nyata TNI Angkatan Laut Dalam Mewujudkan Keamanan Maritim dan Keselamatan Pelayaran di Wilayah Perairan Indonesia" di hadapkan dengan berbagai persoalan yang ada sehingga mampu mewujudkan stabilitas keamanan maritim dan keselamatan bagi pengguna laut untuk mendukung visi pemerintah mewujudkan Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia.

Sabagai Pembicara Kedua Menteri Perhubungan RI memaparkan materi Regulasi Keselamatan Pelayaran. Aturan-aturan Pendukung Kelaikan Kapal Berlayar dan Penekanan-Penekanan Bagi Para Pengguna Laut serta Petugas Pendukung Pelayaran (Transportasi Laut).

Sabogai Pembicara Ketiga Direktur INSA memaparkan materi "Implementasi Kebijakan Pemerintah Tentang Pelayaran. Konsep Kontribusi INSA kepada Pengguna. Laut dalam Mendukung Keeelamann Pelayaran serta Harapan INSA, terkait Keamanan Maritim dan Keselamatan Pelayaran" guna mewujudkan konektifitas maritim dalam mendukung poros maritim dunia.

Sebagai Pembicara Keempat Prof. Melda Kamil Ariadno. S.H.L.L.M. Ph.D. memaparkan materi "Keamanan Maritim dan Keselamatan Pelayaran dari Perspektif Hukum Nasional dan Intemasional ditinjau dari Sisi Ptaktisi maupun Akademis". 

Komandan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Danseskoal) Laksamana Muda TNI Dr. Ammarulla Octavian, S.T., M.Sc., D.E.S.D. dalam sambutannya menyampaikan sesuai dengan harapan pemimpin TNI Angkatan Laut. Seskoal dengan paradigma barunya sebagai Center Of Excelence On Naval and Maritime Science telah berkomitmen untuk melakukan berbagai terobosan dalam rangka peningkatan kualitas dan pengembangan sebagai pusat pendidikan perwira TNI AL daIam bidang Keangkatanlautan dan kemaritiman yang berstandar Internasional dalam bentuk kegiatan akademis, penelitian dan pengkajian dalam pengabdian pada masyarakat. Telah dipahami bersama bahwa konstelasi geografis. geopolitik dan geoekonomi Indonesia telah mewarnai pembangunan keamanan maritime untuk mewujudkan Negara Maritim yang berdaulat, maju, mandiri, kuat serta mampu memberikan kontribusi positif bagi perdamaian di kawasan dunia sesuai kepentingan Nasional. keamanan Maritim dan keselamatan pelayaran merupakan isu sentral yang terus dibahas dalam berbagai forum baik dalam lingkup Nasional, kawasan maupun Internasional.

Mengingat isu pada domain kemaritiman terus mengalami perkembangan sacara signifikan dari perpektif ancaman, baik dari segi kualitas maupun kuantitas. pada sisi lain pemanfaatan Iaut menjadi modal dasar pembangunan ekonomi yang akan memberikan nilai tambah bagi kesejahteraan bangsa. Dengan kehadiran peserta Seminar kaIi ini dari berbagai pemangku kepentingan keamanan maritime dan keselamatan pelayaran, mulai dari pengambil kebijakan, pelaksana, akademisi, pelaku usaha dan pengguna yang bersentuhan langsung di lapangan, harapan dari seminar ini dapat menjadi media interaktif untuk memberikan pandangan, pengalaman. serta fakta di lapangan, sehingga dengan seminar ini dapat merumuskan penyelesaian masalah-masalah maritime sacara komprehensif dan mengimplementasikan sesuai dengan hukum Nasional dan Intemasional yang berlaku.

Sehingga kegiatan ini dapat memberikan sumbangan dalam upaya mewujudkan ketertiban dilaut yurisdiksi Indonesia untuk bisa dinikmati manfaatnya sebesar-besarnya bagi seluruh rakyat Indonesia.

Pada kesempatan ini juga akan dilaksanakan Lauching Website Jumal Maritim Indonesia. Jurnal Maritim Indonesia tersebut telah terdaftar di Pusat Dokumentasi llmiah Indonesia-LIPI. Dalam hal ini, Pusat Pengkajian Maritim (Pusjianmar) Seskoal mewadahi para penulis dari dalam dan luar negeri yang diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam kebijakan pemerintah.

Turut diundang dalam Seminar Maritim Seskoal ini antara Iain Kabakamla. Kabasarnas, Danjen Akademi TNI, Irjenal, Koorsahli Kasal, Para Asisten Panglima TNI, Para Asisten Kasal, Para Pangkotama TNI AL, Dekan Fakultas Manajemen Pertahanan Unhan. Mantan Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI (Purn) Prof. Dr. Marlena.MM., Para Mitra Bastari, Jurnal Maritim Indonesia dan undangan lainnya.
Readmore »