TNI AD Luluskan 2968 orang Babinsa Untuk Memperkuat Komando Kewilayahan

TNI AD Luluskan 2968 orang Babinsa Untuk Memperkuat Komando Kewilayahan

Komando kewilayahan memiliki nilai strategis, tidak hanya dalam rangka kepentingan pertahanan namun juga membantuTNI AD Luluskan 2968 orang Babinsa Untuk Memperkuat Komando Kewilayahan

Komando kewilayahan memiliki nilai strategis, tidak hanya dalam rangka kepentingan pertahanan namun juga membantu pemerintah dalam pembangunan kesejahteraan masyarakat.

Sebagaimana sering disampaikan oleh Kasad Jenderal TNI Mulyono, komitmen ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam Tugas pokok TNI AD. Hal tersebut diimplementasikn diantaranya dengan pendidikan pembentukan Bintara Khusus Babinsa TA 2018 di seluruh Rindam jajaran TNI AD.

Seperti yang dilaksanakan di Kodam III/Slw, pada tahun ini mendidik 466 orang calon Babinsa di Secaba Rindam III/Siliwangi. Rabu, (12/9) dilaksanakan upacara penutupan pendidikan pembentukan Bintara Khusus (Basus) Babinsa yang dipimpin langsung oleh Komandan Rindam III/Siliwangi, Kolonel Inf Indarto Kusnohadi, bertindak sebagai inspektur upacara.

“Mari kita jaga kepercayaan masyarakat terhadap instansi TNI. Babinsa merupakan ujung tombak teritorial, harus bekerja secara baik karena sudah dilengkapi ilmu teritorial, intelijen, proteksi dini, dan pencegahan dini,”ujarnya.

Danrindam menjelaskan, bahwa pendidikan ini juga semata-mata tidak hanya tentang pendidikan pembekalan kemampuan, namun juga bentuk perhatian dan kepedulian pimpinan TNI AD dalam meningkatkan kesejahteraan moril bagi para Babinsa yang telah berhasil mewujudukan fungsinya sebagai garda terdepan bangsa Indonesia.

“Ini juga merupakan hasil kerja keras, perjuangan, pengorbanan, dedikasi terhadap tugas dan kepercayaan pimpinan dengan meningkatkan kesejahteraan melalui pendidikan khusus ini,” ucapnya.

“Perubahan status pangkat dari Tamtama menjadi Bintara mengandung makna dan tanggung jawab yang besar. Selanjutnya pimpinan mengharapkan agar ilmu pengetahuan dan keterampilan yang telah didapat agar diaplikasikan dalam tugas sehari-hari di lapangan, “tegas Kolonel Inf Indarto Kusnohadi.

Pada pelantikan Bintara Khusus (Basus) Babinsa tahun 2018 ini sebagai peraih prestasi terbaik adalah Serda Pujiono asal Satuan dari Yonif 312/Kala Hitam yang berkedudukan di Subang.

Danrindam juga berpesan, dalam penugasan nantinya para Babinsa senantiasa menghindari sikap dan perilaku yang dapat mencoreng jati diri prajurit serta dalam menjaga amanah rakyat harus tegas dan tanpa ragu, tulus dan ikhlas agar dapat memberikan pengabdian yang terbaik.

“Tunjukkan sikap dan perilaku bersahaja, tumbuhkan rasa simpati dan peduli kepada masyarakat, hindari sikap arogan dan ingin menonjolkan diri sendiri dengan disertai niat yang tulus dan ikhlas,” pintanya.

Ditempat terpisah, Paban II/Bindik Spersad Kolonel Arm Budi Eko Mulyono menyampaikan bahwa untuk tahun ini TNI AD secara keseluruhan membentuk Babinsa sejumlah 2968 orang, mereka berasal dari 2194 orang Tamtama yang sudah menjabat Babinsa dan 774 orang yang berasal dari satuan-satuan non kewilayahan.

“Berdasarkan kebijakan Angkatan Darat, mereka yang sudah menjabat Babinsa akan dikembalikan ke Kotama masing-masing. Sedangkan yang berasal satuan non kewilayahan akan disebar ke seluruh wilayah Indonesia dan juga akan dikursuskan secara tersendiri diwaktu yang akan datang,” terang Kolonel Budi Eko.

“Kebutuhan pemenuhan Babinsa ini sangat mendesak, apalagi dengan adanya pengembangan Komando Kewilayahan seperti sekarang maka Babinsa telah menjadi fungsi vital tidak hanya bagi pencapaian tugas pokok TNI AD namun juga dalam mendukung pemerintah,” pungkas mantan Danrem-083/Baladhika Jaya, Malang.

Hadir pada acara penutupan dan pelantikan Basus Babinsa ini diantaranya Aspers dan Aster Kasdam III/Siliwangi, Wadan Rindam, para Kabag, Dandim 0609/Kab. Ketua Persit KCK Cabang 10 Rindam III/Siliwangi dan keluarga besar mantan siswa Basus Babinsa TNI AD Tahun 2018.
 pemerintah dalam pembangunan kesejahteraan masyarakat.

Sebagaimana sering disampaikan oleh Kasad Jenderal TNI Mulyono, komitmen ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam Tugas pokok TNI AD. Hal tersebut diimplementasikn diantaranya dengan pendidikan pembentukan Bintara Khusus Babinsa TA 2018 di seluruh Rindam jajaran TNI AD.

Seperti yang dilaksanakan di Kodam III/Slw, pada tahun ini mendidik 466 orang calon Babinsa di Secaba Rindam III/Siliwangi. Rabu, (12/9) dilaksanakan upacara penutupan pendidikan pembentukan Bintara Khusus (Basus) Babinsa yang dipimpin langsung oleh Komandan Rindam III/Siliwangi, Kolonel Inf Indarto Kusnohadi, bertindak sebagai inspektur upacara.

“Mari kita jaga kepercayaan masyarakat terhadap instansi TNI. Babinsa merupakan ujung tombak teritorial, harus bekerja secara baik karena sudah dilengkapi ilmu teritorial, intelijen, proteksi dini, dan pencegahan dini,”ujarnya.

Danrindam menjelaskan, bahwa pendidikan ini juga semata-mata tidak hanya tentang pendidikan pembekalan kemampuan, namun juga bentuk perhatian dan kepedulian pimpinan TNI AD dalam meningkatkan kesejahteraan moril bagi para Babinsa yang telah berhasil mewujudukan fungsinya sebagai garda terdepan bangsa Indonesia.

“Ini juga merupakan hasil kerja keras, perjuangan, pengorbanan, dedikasi terhadap tugas dan kepercayaan pimpinan dengan meningkatkan kesejahteraan melalui pendidikan khusus ini,” ucapnya.

“Perubahan status pangkat dari Tamtama menjadi Bintara mengandung makna dan tanggung jawab yang besar. Selanjutnya pimpinan mengharapkan agar ilmu pengetahuan dan keterampilan yang telah didapat agar diaplikasikan dalam tugas sehari-hari di lapangan, “tegas Kolonel Inf Indarto Kusnohadi.

Pada pelantikan Bintara Khusus (Basus) Babinsa tahun 2018 ini sebagai peraih prestasi terbaik adalah Serda Pujiono asal Satuan dari Yonif 312/Kala Hitam yang berkedudukan di Subang.

Danrindam juga berpesan, dalam penugasan nantinya para Babinsa senantiasa menghindari sikap dan perilaku yang dapat mencoreng jati diri prajurit serta dalam menjaga amanah rakyat harus tegas dan tanpa ragu, tulus dan ikhlas agar dapat memberikan pengabdian yang terbaik.

“Tunjukkan sikap dan perilaku bersahaja, tumbuhkan rasa simpati dan peduli kepada masyarakat, hindari sikap arogan dan ingin menonjolkan diri sendiri dengan disertai niat yang tulus dan ikhlas,” pintanya.

Ditempat terpisah, Paban II/Bindik Spersad Kolonel Arm Budi Eko Mulyono menyampaikan bahwa untuk tahun ini TNI AD secara keseluruhan membentuk Babinsa sejumlah 2968 orang, mereka berasal dari 2194 orang Tamtama yang sudah menjabat Babinsa dan 774 orang yang berasal dari satuan-satuan non kewilayahan.

“Berdasarkan kebijakan Angkatan Darat, mereka yang sudah menjabat Babinsa akan dikembalikan ke Kotama masing-masing. Sedangkan yang berasal satuan non kewilayahan akan disebar ke seluruh wilayah Indonesia dan juga akan dikursuskan secara tersendiri diwaktu yang akan datang,” terang Kolonel Budi Eko.

“Kebutuhan pemenuhan Babinsa ini sangat mendesak, apalagi dengan adanya pengembangan Komando Kewilayahan seperti sekarang maka Babinsa telah menjadi fungsi vital tidak hanya bagi pencapaian tugas pokok TNI AD namun juga dalam mendukung pemerintah,” pungkas mantan Danrem-083/Baladhika Jaya, Malang.

Hadir pada acara penutupan dan pelantikan Basus Babinsa ini diantaranya Aspers dan Aster Kasdam III/Siliwangi, Wadan Rindam, para Kabag, Dandim 0609/Kab. Ketua Persit KCK Cabang 10 Rindam III/Siliwangi dan keluarga besar mantan siswa Basus Babinsa TNI AD Tahun 2018.

0 komentar:

Posting Komentar