Caleg DPRD DKI 2 Partai Perindo Nomor Urut 2, David Rahardja, Buktikan Bahwa Tidak Ada Money Politic Saat Bazar Minyak


Caleg DPRD DKI 2 Partai Perindo Nomor Urut 2, David Rahardja, Buktikan Bahwa Tidak Ada Money Politic Saat Bazar Minyak

“Terompet Kampanye” yang ditiupkan Presiden RI, Ir H Joko Widodo (Jokowi), sebagai tanda dimulainya kampanye Pemilu dan Pilpres 2019, disambut positif oleh seluruh Caleg DPRD maupun DPRRI, hal tersebut juga disambut Caleg DPRD DKI dari Partai Perindo nomor urut 2, dari daerah pemilihan Kecamatan Kelapa Gading, Cilincing dan Koja, beberapa hari setelah resmi sebagai hari kampanye, David Rahardja bersama Organisasi Kepemudaan Baja Perindo menggelar Operasi Pasar Minyak Goreng di daerah padat penduduk pada Minggu 23 September 2018 di Posko Rt 04 Kelurahan Rawa Indah, Kelapa Gading, dari 200 kantong minyak goreng yang dijual Rp. 12.000,- tersebut laku habis terjual dan tersisa 5 plastik, dan sisa tersebut akhirnya diberikan pada warga setempat yang tidak mampu mendatangi lokasi bazar minyak murah, karena sedang sakit dan hamil tua tersebut, yang akhirnya 5 minyak goreng kemasan tersebut dibayar oleh yang menerima.

Namun demikian, niat baik memang tidak selalu berbuah nikmat, dimana David Rahardja dipanggil Panwaslu dan ditegur, karena kegiatan bazar minyak tersebut tidak memberitahukan Panwas, meskipun dalam bazar minyak murah tersebut tidak menggunakan atribut Partai dan hanya Organisasi Kepemudaan, yang dilakukan oleh David Rahardja dan kawan-kawan, dari pantauan wartawan saat Bazar Minyak Minggu 23 Semtember pada Sore hari tersebut adalah kegiatan OKP, dimana tidak hanya David Rahardja saja yang datang, namun juga beberapa Pemuda dengan Kaos BAJA Perindo.

Dari pernyataan Panwas saat jumpa PERS di KPUD dan dirileas beberapa media, terlihat menyudutkan Caleg Perindo David Rahardja dan tidak sesuai fakta di lapangan, karena dalam pernyataan tersebut Panwas mengaku melihat bahwa minyak yang dibagikan lebih banyak dari yang dijual, hal tersebut sangat mengada-ada, karena sebagaimana wartawan yang melihat dan merekam juga ikut blusukan, bahwa bazar tersebut memang terjadi jual beli minyak seharga 12 ribu, sebagaimana sejumlah minyak goreng yang dibawa, dan yang dibagikan ke mereka yang sedang sakit, hanya beberapa kantong saja.



Dari Proses persidangan David Rahardja juga mengaku telah di panggil Panwas dan membuat pernyataan untuk tidak membuat kegiatan serupa, dan akan melaporkan Panwas jika akan menggelar sosialisasi ke Warga, dan surat pernyataan tersebut juga diterima Panwas Kecamatan Kelapa Gading, bahkan 5 kantong yang saat itu diberikan juga sudah diganti atau dibayar oleh yang menerimanya, jadi sebenarnya permasalahan Bazar Minyak Goreng tersebut sudah diselesasikan oleh Panwas, namun David Rahardja sangat terkejut, ternyata masalah tersebut dibawa ke ranah hukum (Persidangan di PN Jakarta Utara).

Sandy K Singarimbun, SH, MH, Kuasa Hukum caleg Perindo David Rahardja, usai Persidangan di PN Jakut pada wartawan mengaku heran atas tuduhan pada kliennya, dimana David Rahardja yang saat ini menjadi Caleg DPRD DKI Partai Perindo DKI 2, Nomor Urut 2 tersebut dituduh melakukan Money Politik, padahal Bazar atas nama Baja Perindo dan tanpa ada bendera partai tersebut, memang  terjadi jual beli, dan yang 5 sisa akhirnya juga dibayar oleh penerima, sehingga didalam kegiatan bazar tidak ada politik uang, yang ada adalah jual beli minyak goreng, dan menyangkut administrasi yang katanya sudah ditegur sebelum acara bazar adalah tidak benar, karena menang tidak ada teguran panwas maupun KPUD, karena kegiatan kampanye memang baru diijinkan beberapa hari dari bazar, dan itu adalah kegiatan pertama saat kampanye, jadi pada persidangan hari ini kita menegaskan dan menjelaskan kepada Majelis Hakim Pengadilan Jakarta Utara, bahwa sebenarnya tidak ada Money Politik dari kegiatan Bazar Baja Perindo tersebut, tegasnya.

David Rahardja juga mengaku bahwa usai panggilan Panwas Kecamatan tanggal 1 Oktober dirinya sudah meminta permohonan maaf dan surat pernyataan bahwa yang dilakukan dengan tidak memberitahukan panwas maupun KPU seperti kegiatan bazar, dan sebenarya per-23 September itu Kampanye sudah diijinkan, dan setelah ada penjelasan, bahwa setiap kegiatan harus dikaporkan Panwas, juga sudah diterima dengan tidak lagi menggelar kegiatan sosialisasi, jadi seharusnya hal tersebut sudah selesai, tetapi dirinya bingung kenapa kasus ini berlanjut hingga BAP dan kepengadilan, padahal sudah tidak ada minyak gratis, karena semua sudah membayar, untuk itu hari ini saya mengungkapkan fakta-fakta di persidangan didepan Majelis Hakim, dan saya berharap bisa dibebaskan dari segala tuntutan atas dakwaan politik uang dari kegiatan Bazar Minyak Goreng tersebut, ungkap David Rahardja. (Red)
Readmore »

Ribuan Masyarakat Banjiri Dan saksikan Langsung Latihan Ancab TNI AD 2018

BATURAJA, tniad.mil.id,- Warga Baturaja banjiri Puslatpur Kodiklatad guna menyaksikan langsung kegiatan latihan Antar Kecabangan (Ancab) tingkat Brigade TNI AD Tahun 2018. Ditengah kehadiran Kasad Jenderal TNI Mulyono dan rombongan para pejabat TNI AD lainnya yang meninjau langsung puncak latihan Ancab, ribuan masyarakat terlihat antusias dan memadati lapangan titik tinjau tempat latihan milik Angkatan Darat ini, Puslatpur Kodiklatad, Baturaja, Kamis (15/11/2018).

Menurut Ketua Tim Pendukung Teknis Penerangan (Duknispen) Latihan Ancab Letkol Inf Paiman, pelaksanaan puncak latihan yang digelar hari ini menyuguhkan berbagai macam Alutsista modern dan terbaru yang dimiliki TNI AD dari masing-masing kecabangan.

“Skema latihan terintegrasi yang dimulai dari beberapa hari lalu dapat dilihat dari capaian hari ini. Masing-masing kecabangan mampu menunjukan bahwa satu sama lain telah padu dan menunjukan interoperabilitas antar mereka, sehingga tidak heran jika banyak dari masyarakat yang berdecak kagum sekaligus bangga atas unjuk performa dari peserta latihan hari ini” ujar Letkol Inf Paiman yang saat ini juga menjabat sebagai Kasubdismedtak Dispenad ini.

“Seperti tadi, pilot Penerbad TNI AD sangat mahir dalam memanuverkan pesawat heli MI-35 kita. Demikian juga satuan Arhanud dengan rudal terbarunya, Mistral, mampu menembak sasaran secara tepat atau istilahnya hit on target. Ini sangat luar biasa, dan tentunya tidak hanya Kasad ataupun prajurit TNI AD saja yang bangga, namun juga bagi siapapun yang tadi sempat menyaksikannya,”sambung Letkol Inf Paiman.

Pesawat heli Mi-35 merupakan Alutsista yang dioperasionalkan oleh Penerbangan Angkatan Darat (Penerbad). Sedangkan Rudal Mistral yang dioperasionalkan oleh satuan Arhanud TNI AD yaitu Yonarhanudri-1/Kostrad merupakan jenis multi purpose combat vehicle (MPCV) dengan kecepatan misil 2,5 mach dan dilengkapi dengan senjata otomatis 12,7 mm.

“Rudal ini dikendalikan remote dengan cepat tembak 1.100 putaran per menit. Memiliki jarak tembak 6.000 m dengan ketinggian 3.000 m, serta memiliki multi shot kill probability sasaran pesawat udara lebih dari 75 persen dan akurasi tembakan 99,8 persen,” urai Letkol Inf Paiman

“Tidak hanya itu saja, karena masih banyak lagi seperti Tank Leopard milik Kavaleri, Roket Astros dan Meriam Kaliber 155 Caesar Armed dan lain sebagainya yang tidak dapat disampaikan satu persatu” imbuhnya sambil tersenyum.

Menurut Letkol Inf Paiman, masyarakat yang hadir diperkirakan mencapai sekitar dua ribu orang, bukan hanya dari masyarakat sekitar, tetapi juga dari wilayah luar Ogan Komering Ulu (OKU). Mereka berdatangan dan meninggalkan aktivitasnya hanya untuk menonton latihan ini, termasuk banyak pula pelajar yang datang menyaksikan momen yang langka ini.

“Ada yang datang bersama keluarga, teman, ada juga yang datang rombongan dari sekolahan. Mereka terlihat sangat antusias dan menikmati jalannya latihan dan bertepuk tangan saat moncong senjata Tank mengeluarkan tembakan, hal ini menunjukan mereka sangat bangga dan cinta terhadap TNI,” terangnya.

Ditempat yang sama, salah satu masyarakat, Dani (47 tahun) warga Desa Batumarta yang sejak pukul 06.00 WIB hadir bersama keluarganya, demikian juga Jonatan Sebastian (14), pelajar kelas 3 SMP Negeri 3 OKU. Mereka terlihat sangat senang dan bangga menyaksikan jalannya latihan yang memperlihatkan kemampuan profesionalisme prajurit dan operasional Alutsista modern milik TNI AD. 

“Seru, seru banget lihatnya. Bangga saya sama bapak tentara. Disini juga orangnya baik-baik dan ramah. Pokoknya keren lah,” ucap Dani.
 
“Keren, saya belum pernah lihat seperti ini secara langsung, paling cuma TV atau di game doang. Saya jadi kepengen masuk tentara,” kata Jonatan Sebastian.  

Selesai dari pelaksanaan latihan ini, Kodiklatad selaku penyelenggara latihan Ancab TNI AD Tahun 2018, akan menggelar pameran Alutsista di dua tempat, yaitu di Taman Merdeka Martapura, Sumsel dan di Taman Kota Bandar Jaya, Lampung.

“Tujuannya agar masyarakat dapat lebih mengenal Alutsista milik TNI AD serta dapat menumbuhkan kebanggaan dan kecintaan dirinya terhadap TNI. Sekaligus bagi pelajar maupun kalangan muda yang ingin mengabdikan dirinya, dapat langsung bertanya di stand-stand yang telah disiapkan,” pungkas Letkol Inf Paiman. (Dispenad)
Readmore »

Wakasad Ikut Menjadi Delegasi Indonesia Pada GBC Malindo ke-41 di Bali

Wakasad Ikut Menjadi Delegasi Indonesia Pada GBC Malindo ke-41 di Bali

Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Tatang Sulaiman mendampingi Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI) Ryamizard Ryacudu pada Sidang General Border Committee Malaysia Indonesia (GBC Malindo) ke-41 Tahun 2018, di Ballroom Chillout Hotel Pullman And Resorts Bali Legian Beach, Kamis (15/11/2018).

Dalam kesempatan itu Menhan RI bersama Menteri Pertahanan Malaysia Haji Mohamad bin Sabu memimpin kegiatan sidang tersebut. 

Selain Wakasad Letjen TNI Tatang Sulaiman ikut menjadi delegasi Indonesia, sejumlah pejabat perwakilan dari beberapa instansi terkait, Kementerian Luar Negeri, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Hukum dan HAM, Mabes TNI, Polri, Bakamla, Basarnas dan BIN.

Menhan dalam sambutannya mengatakan, Sidang GBC Malindo ke-41 merupakan forum yang sangat penting dan strategis dalam memelihara dan meningkatkan hubungan bilateral bagi kedua negara.

 “Indonesia dan Malaysia adalah dua negara serumpun yang dalam tataran regional memiliki peran penting dalam memelihara stabilitas dan kemajuan di kawasan Asia Tenggara. Dalam berbagai hal kedua negara yang bertetangga ini memiliki banyak kesamaan, serta terdapat pertautan kepentingan baik dalam konteks regional maupun konteks internasional,”ujarnya.

Lebih lanjut disampaikan, di beberapa belahan dunia, masih terdapat negara-negara yang belum dapat merasakan nikmat dari perdamaian. Menurutnya, hal tersebut dikarenakan pertikaian, peperangan dan kekerasan masih digunakan sebagai alat untuk menyelesaikan persoalan. 

"Sungguh suatu ironi dimana peradaban sudah semakin maju, namun justru masih saja ditemui adanya keterbelakangan dalam menghadirkan perdamaian," ungkap mantan Kasad ini.

“Kita bersyukur di kawasan Asia Tenggara dapat menghadirkan rasa damai dan aman bagi kehidupan kemanusiaan. Ini akan mengembangkan adanya prinsip saling menghormati, saling menghargai serta memperbesar persamaan dan memperkecil adanya perbedaan,”ucapnya.

GBC Malindo merupakan salah satu forum dialog kedua negara khususnya dalam memajukan interaksi kerja sama di perbatasan. Menurut Menhan RI, sejauh ini forum kerja sama Malindo telah mengalami banyak kemajuan dengan hasil-hasil yang konkret dan dirasakan manfaatnya, baik dalam mengatasi permasalahan keamanan di wilayah perbatasan.

"Bahkan dalam hal memajukan dan meningkatkan kesejahteraan, perekonomian dan sosial budaya serta yang berkaitan dengan persoalan perlintasan orang dan barang,”tegasnya.

Menurutnya, selain capaian positif masih terdapat sejumlah tantangan yang dihadapi dan memerlukan usaha bersama melalui forum GBC Malindo ini dan perlu terus dicermati untuk selanjutnya disempurnakan dalam wadah GBC.

"Tantangan ke depan bukannya semakin ringan tetapi justru semakin kompleks dan tentu memerlukan semangat bersama untuk mencari solusi terbaik,"ungkap Menhan RI.

Sementara itu, Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) IX/Udayana Kolonel Kav Jonny Harianto Gulo, S.IP mengatakan, keikutsertaan Wakasad Letjen TNI Tatang Sulaiman dalam Sidang GBC Malindo ke-41 juga untuk mengevaluasi laporan kemajuan bersama di Badan-Badan di bawah GBC. Menurutnya, hal tersebut penting bagi pemerintah termasuk TNI khususnya Angkatan Darat dalam menjalankan tugas pengamanan perbatasan RI-Malaysia di Kalimantan.
Readmore »

Kasad : Latihan Ancab TNI AD 2018 Akumulasi Kemampuan Tempur.

Kasad : Latihan Ancab TNI AD 2018 Akumulasi Kemampuan Tempur.Kasad : Latihan Ancab TNI AD 2018 Akumulasi Kemampuan Tempur.

BATURAJA - Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), Jenderal TNI Mulyono menyaksikan langsung Latihan Antar Kecabangan (Latancab) TNI AD TA. 2018 di daerah latihan Pusat Latihan Tempur (Puslatpur), Kodiklatad, Baturaja, Sumatera Selatan (Sumsel), Kamis (15/11/2018).

Pada Latancab tahun ini, jajaran Brigade Infanteri (Brigif) 13/Galuh Kostrad dan satuan perkuatannya yang merupakan bagian dari Divisi Infanteri (Divif) 1/Kostrad yang ditunjuk sebagai pelaku latihan.

Pada latihan tersebut, TNI AD menunjukkan kekuatan alat utama sistem senjata (Alutsista) yang dimiliki, guna mengetahui kemampuan serta kolaborasi taktik antar kecabangan dalam wadah Brigade Tim Pertempuran (BTP).

 Alutsista modern dan terbaru yang dimiliki TNI AD yang dilibatkan dalam Latancab 2018 ini meliputi pesawat Helly MI 35, Helly Bell 412, Tank Leopard, Meriam 155 mm Caesar, Roket Astros, serta Rudal Mistral.

Dalam pelaksanaannya, seluruh Alutsista tersebut saling unjuk kemampuan dalam bermanuver maupun menembakan amunisinya ke sasaran yang diskenariokan sebagai musuh. 

Kali ini, Latancab tidak lagi menggelar demo pertempuran seperti waktu-waktu sebelumnya, tetapi murni melaksanakan latihan pertempuran.

Pada kesempatan itu, Kasad, Jenderal TNI Mulyono mengungkapkan bahwa Latancab diselenggarakan TNI AD untuk meningkatkan akumulasi kemampuan tempur tingkat perorangan hingga satuan setingkat Brigade, yang dilakukan baik secara teknis maupun taktis, melalui penyelenggaraan operasi tempur (Opspur), yang didukung oleh operasi intelijen (Opsintel) dan operasi teritorial (Opster).

“Tujuan dari diselenggarakannya latihan ini, agar seluruh prajurit bisa merasakan seperti apa bergerak dalam hubungan Brigade, serta mengerahkan Alutsista yang canggih, sehingga kita dapat mengevaluasi seperti apa manuver Brigade itu," ungkap Kasad. 

Kasad juga mengucapkan puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, karena latihan dapat berjalan dengan lancar dan aman, sekaligus berterima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah hadir dan mendukung suksesnya acara.

Menurutnya, latihan tersebut merupakan bentuk pertanggung jawaban TNI AD kepada rakyat.

“Apa yang telah kita saksikan tadi merupakan bentuk pertanggung jawaban TNI AD kepada rakyat. Ini semua merupakan hasil karya anak bangsa. Rakyat adalah ibu kandung TNI,” ujarnya.

Usai menyaksikan jalannya latihan hingga selesai, Kasad Jenderal TNI Mulyono dalam pengarahannya dihadapan seluruh pelaku (lebih dari 2.500 orang prajurit) dan penyelenggara latihan (sekitar 1.500) mengungkapkan rasa bangganya terhadap seluruh prajurit yang terlibat, karena latihan dapat berjalan aman dan lancar.

Lebih lanjut Kasad juga menyampaikan kepada seluruh prajurit untuk mencegah adanya manajemen yang dapat memunculkan rasa ketakutan antara atasan dan bawahan. Dengan kata lain, rasa ketakutan yang timbul pada manajemen kepemimpinan seperti itu dapat mengganggu pelaksanaan tugas.

“Untuk menjadi profesional, prajurit tidak boleh dipimpin dengan manajemen ketakutan, namun dengan hubungan kedekatan yang lekat dan erat, antara yang dipimpin dan yang memimpin, tanpa mengabaikan hierarki dan norma-norma dasar keprajuritan," ujar Kasad, Jenderal TNI Mulyono.

Pada kunjungannya menyaksikan secara lamgsung jalannya Latancab di Puslatpur Baturaja tersebut, Kasad didampingi Pangkostrad Letjen TNI Andika Perkasa, M.A., M.Sc., M.Phil., Ph.D., Dankodiklatad Letjen TNI AM. Putranto, S.Sos, Irjenad, para Asisten Kasad, para Pangkotama, para Kabalakpus serta pejabat TNI AD lainnya.

Sebelum menyaksikan latihan tempur tingkat Brigade tersebut, Kasad beserta rombongan terlebih dahulu menerima paparan mengenai mekanisme jalannya latihan oleh Komandan Komando Pendidikan dan Latihan Angkatan Darat (Dankodiklatad) Letjen TNI AM. Putranto, S.Sos, selaku Komandan Latihan (Danlat) pada Latancab TNI AD Tahun 2018 ini. (Dispenad)
Readmore »

Fokuskan Keselamatan Nelayan, SPKKL Ambon Kunjungi Nelayan dan Siswa SD

Fokuskan Keselamatan Nelayan, SPKKL Ambon Kunjungi Nelayan dan Siswa SDFokuskan Keselamatan Nelayan, SPKKL Ambon Kunjungi Nelayan dan Siswa SD

Ambon, 16 November 2018 (Humas Bakamla RI)--- Dalam rangka Bina Kreasi Maritim Bakamla, Stasiun Pemantauan Keamanan dan Keselamatan Laut (SPKKL) Ambon memfokuskan kegiatan bagi masyarakat nelayan dan pelajar melalui sosialisasi ke dua lokasi desa nelayan dan satu sekolah dasar di Kota Ambon, Maluku, beberapa waktu lalu.

Sasaran yang dituju yaitu Desa Latuhalat, dengan lokasi di Tempat Pendaratan Ikan (TPI) Kecamatan Nusaniwe Kota Ambon, kemudian Desa Hitu Kecamatan Leihitu Kabupaten Maluku Tengah dengan kegiatan dilaksanakan di rumah warga nelayan, dan juga kunjungan ke SD YPPK Kristen Seri Kecamatan Nusaniwe Kota Ambon. 

Kegiatan digelar selama dua hari. Adapun materi yang disampaikan antara lain tentang fungsi dan wewenang Bakamla Zona Maritim Timur, fungsi dan wewenang SPKKL Ambon, dan yang tak kalah menariknya yaitu ajakan kepada siswa siswi Sekolah Dasar Kristen Seri untuk mencintai laut dan pantai serta menjaganya dari segala kerusakan disampaikan melalui tayangan video. Selaku nara sumber yaitu Kabid Operasi Zona Maritim Timur Kolonel Laut (P) Siswo Widodo, S.T., dan Kepala SPKKL Ambon Sammy M. Picauly, S.Pi. 

Rupanya kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan sebagai bagian dari Bina Kreasi Maritim ini menghasilkan banyak temuan permasalahan di lapangan. Nelayan melaut dengan kondisi seadanya, sehingga tidak luput dari berbagai ancaman kecelakaan dilaut. Salah satu ancaman yang sering terjadi adalah hilangnya nelayan di tengah laut karena mati mesin maupun ombak besar. Pencarian korbanpun hanya mengandalkan kekompakan dan gotong royong. Pada tahun 2018 terjadi dua kasus kecelakaan dilaut yang menyebabkan ada nelayan hilang dan baru ditemukan setelah dua hari serta dua nelayan hilang yang sampai saat ini tidak ditemukan. Dengan adanya sosialisasi ini Bakamla menghimbau nelayan agar segera membuat laporan kepada aparat apabila ada masalah seperti itu.

Dari sosialisasi ini pula didapati keluhan masyarakat terhadap nelayan yang menangkap ikan dengan menggunakan sejenis bahan kimia yang sudah di campur dengan tinta cumi, menyebabkan ikan langsung mati dan mengapung di permukaan laut. Selain itu juga menyebabkan tangkapan nelayan mengalami penurunan.

Kendala lain dihadapi nelayan Desa Hitu, mengatakan armada yang dimiliki tidak memiliki surat izin karena proses pengurusan membutuhkan biaya yang mahal dan waktu yang lama disebabkan kantor pengurusan beda pulau.

Sementara itu, siswa/siswi SD YPPK Kristen Seri menyambut sukacita keberadaan Bakamla. Hasilnya, melalui kegiatan ini para siswa termotivasi untuk menjaga kebersihan pantai, pasalnya selama ini banyak yang masih menjadikan pantai sebagai tempat pembuangan sampah. 

Autentikasi :
Kasubbag Humas Bakamla, Mardiono
Readmore »

Jelang HUT 56, Seskoal Gelar Berbagai Lomba

Jelang HUT 56, Seskoal Gelar Berbagai Lomba

Seskoal, Menjelang Hari Ulang Tahun ke-56, Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Seskoal) menggelar perlombaan Futsal yang diikuti seluruh anggota Seskoal dan dihadiri Komandan Seskoal Laksda TNI Dr. Amarulla Octavian, S.T., M.Sc., D.E.S.D. di Gedung Olah Raga M. Romly Seskoal, Jumat (16/11/18).

Puncak peringatan Hari Ulang Tahun ke-56 Seskoal tinggal menghitung waktu.  Sejatinya, momen bersejarah itu akan dilaksanakan tepat pada Senin (26/11/2018) dalam bentuk upacara dengan mengangkat tema, Dengan kebersamaan Kita wujudkan Seskoal menjadi pusat pendidikan yang melahirkan pemimpin perubahan.

Beberapa kegiatan yang telah terlaksanan sebelumnya antara lain Pengabdian masyarakat berupa fogging, Baksos dan ceramah kesehatan di Tanjung Pasir, Kamis (15/11).

Sementara itu perlombaan futsal yang cukup meriah diikuti empat peserta yakni group A (Ditdik, Opsjar, Depjuang, Korsis, Pustaka, Satbek, Sops Denma), group B (Straops, Pusjianmar, Depstra, Akun, Depjemen, Satpum Denma, Pam Denma), Group C (Jianbangdik, Oyu, Iptek, Koordos, Satang, Satmin, Binjas), dan group D (Ditbin, Setlem, Depops, Satkes, Satma, Provos) dengan dimenangkan oleh group D sebagai juara I, group A Juara II dan group C Juara III.

Dalam rangka meramaikan HUT ke-56 Seskoal, selain perlombaan Futsal yang dilaksanakan hari ini, juga akan dilombakan beberapa pertandingan lainnya seperti bola Basket, Volly, tenis meja, tarik tambang, dorong ban dan panggul PK pada minggu depan.
Readmore »

Sosialisasi Bakamla Menyentuh Hingga Jayapura

Sosialisasi Bakamla Menyentuh Hingga Jayapura

Jayapura, 16 November 2018 (Humas Bakamla RI)--- Sosialisasi keamanan dan keselamatan laut juga menyentuh hingga ke Jayapura. Stasiun Pemantauan Keamanan dan Keselamatan Laut (SPKKL) Jayapura mengundang masyarakat Pantai Base’G ke Kantor SPKKL Jayapura, Kelurahan Tanjung Ria, Kec. Jayapura Utara, Provinsi Papua, beberapa waktu lalu.

Pada kesempatan acara yang diselenggarakan Rabu (14/11) dalam rangka Bina Kreasi Maritim ini, Bakamla bermaksud mengajak masyarakat Jayapura agar peduli terhadap keamanan dan keselamatan di Perairan Jayapura. Melalui kegiatan ini SPKKL Jayapura ingin mengajak partisipasi nelayan untuk mengenal lebih jauh tentang Bakamla, tugas fungsinya, serta peran masyarakat Jayapura sebagai salah satu mitra Bakamla dalam menjaga keamanan dan keselamatan laut.

Untuk memahamkan masyarakat yang sehari-harinya berprofesi sebagai nelayan itu, maka Bakamla juga mengundang nara sumber dari Kejaksaan Tinggi Papua Simon Maspaitella, S.H. untuk memberikan materi tentang Keselamatan Laut. Beberapa hal yang disampaikan yaitu agar nelayan mengetahui keaadan cuaca dan menyiapkan peralatan keselamatan melaut sebagai antisipasi apabila terjadi musibah. Dalam hal ini nelayan juga harus mengetahui peraturan yang berlakusehingga tidak terjadi pelanggaran yang menyebabkan para nelayan harus berurusan dengan aparat.

Hal lain yang dipahamkan adalah agar nelayan tidak menggunakan bahan - bahan yang bisa merusak ekosistem laut seperti bahan peledak atau dengan bahan kimia. Oleh karena itu melalui sosialisasi itu Bakamla mengajak masyarakat bersama–sama menjaga keselamatan dan kelestarian sumber daya alam yang dimiliki agar berkelanjutan untuk masa depan.

Autentikasi :
Kasubbag Humas Bakamla RI, Mardiono
Readmore »

Diskusi Kebangsaan, Pahlawan Dahulu, Sekarang Dan Nanti, Bangun Semangat Juang Generasi Muda

Diskusi Kebangsaan, Pahlawan Dahulu, Sekarang Dan Nanti, Bangun Semangat Juang Generasi Muda


Bertempat di Gedung Juang 45 Menteng Jakarta pada Jumat 16 november 2018, Ikatan Pejuang Kemerdekaan Indonesia (IPKI) bersama Uniting Indonesia (UNITI) menggelar diskusi kebangsaan, dengan tema "Pahlawan Dahulu, Sekarang Dan Nanti".

Beberapa pembicara dihadirkan diantaranya Profesor Matondang, selaku Ketua Dewan Pembina IP-KI, Profesor Doktor Magnis Suseno dari Rohaniawan dan b

Budayawan, Inayah Wulandari Wahid, Putri Presiden RI ke-4, juga seorang dewan Tiri Asep Animosity generasi muda dari Uniting Indonesia, dimoderatori oleh Royal selaku wakil Sekjen DPP IP-KI. Hadir dalam acara diskusi kebangsaan dari lintas generasi mulai dari para Pemuda, pelajar Mahasiswa dan Pelaku kejuangan, Putra-putri Pahlawan dan anggota DHN, DHD dan IP-KI.

Ketua Umum UNITI,H Baskara Sunarya dalam sambutannya menegaskan bahwa pihaknya prihatin melihat para elit politik berseteru menggunaka isu ras maupun agama, yang bisa memecah belah masyarakat dan bangsa, untuk itu UNITI akan terus berupaya memelihara persatuan di Indonesia, serta menciptakan masyarakat yang demokratis, yang bisa menghormati nilai-nilai luhur Pancasila, ungkapnya.

Sementara Ketua Umum IP-KI Bambang Sulastomo yang juga Putra Pahlawan Nasional Bung Tomo, dalam paparannya juga banyak menceritakan tentang sejarah berdirinya ikatan pejuang kemerdekaan Indonesia (IP-KI), dan kini sebagai penerus akan turut berjuang seperti orang tua kita, apalagi disini banyak keluarga Pahlawan yang hadir.

IP-KI Lahir didirikan oleh laskar-laskar pejuang karena rasa kekuatiran akan jauh dari cita-cita nasional, dimana Revolusi harus dilanjutkan untuk itu semangat Proklamasi harus dikobarkan kembali, tegasnya.

Romo Magnis Suseno dalam paparannya menegaskan bahwa Pahlawan adalah mereka yang telah berjuang untuk kepentingan masyarakat dan bangsa tanpa pamrih, sehingga Koruptor bukanlah pahlawan, karena koruptor mencuri uang rakyat untuk mementingkan kepentingan pribadi dan golongan.

Inayah Wulandari Wahid dalam pesannya meminta pada para Pemuda, Pelajar dan Mahasiswa untuk mengangkat senjata, tetapi lebih pada mengangkat buku dan pena untuk mengisi kemerdekaan. Saat ini kita juga prihatin banyak kelompok yang mengadu domba anak bangsa melalui media sosial, namun merilah kita tetap menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, pintanya.

Prof Matondang juga menegaskan bahwa kita sebagai Generasi Tua selalu berusaha untuk meneruskan nilai-nilai kepahlawanan pada anak-anak muda sebagai penerus bangsa, para Pemuda harus mengetahui nilai-nilai kepahlawanan.

Sekarang nilai-nilai etika atau kejujuran, kesetiaan sepertinya sudah tidak ada lagi pada Pemuda, bahkan orang sekarang nggak takut sama Tuhan lagi, Coba lihat kejadian minggu yang lalu, satu keluarga dibunuh, juga anak yang tidak tau masalah turut dibunuh, padahal anak tersebut masih hidup bisa berguna untuk bangsa dan negara, untuk itu nilai-nilai Kepahlawanan itu harus ditularkan pada generasi penerus bangsa, papar Prof Matondang.
Readmore »

KN Bintang Laut Bakamla RI Tangkap Dua Kapal Vietnam Berbendera Malaysia

KN Bintang Laut Bakamla RI Tangkap Dua Kapal Vietnam Berbendera Malaysia


Batam, 16 November 2018 (Humas Bakamla RI)--- Kapal patroli Bakamla RI KN Bintang Laut 4801 yang dikomandani oleh Margono Eko melakukan adhoc terhadap dua kapal Vietnam berbendera Malaysia yang diduga melakukan penangkapan ikan secara ilegal di wilayah perairan Indonesia, untuk selanjutnya di kawal menuju Pangkalan Batam, Kepri, Jumat (16/11/2018).

Berawal ketika Bakamla sedang melakukan patroli rutin di wilayah perairan Natuna mendapati keberadaan dua kapal asing mencurigakan pada Selasa malam (13/11), sehingga dilakukan pemeriksaan. Berdasarkan pemeriksaan awal. Selanjutnya didapati bahwa kedua kapal berbendera Malaysia dengan ABK seluruhnya warga negara Vietnam tersebut memuat ratusan kilogram ikan. Saat ditanyakan dokumen kelengkapan, nakhkoda kedua kapal tidak dapat menunjukkannya. 


Dua kapal berlambung hijau dan anjungan biru tersebut tidak memiliki dokumen Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) dan Surat Izin Kapal Pengangkut Ikan (SIKPI) yang ditetapkan pemerintah Indonesia. Selain itu kapal diketahui menggunakan alat tangkap pear trawl yang dilarang pemerintah Indonesia.


Berdasarkan bukti awal tersebut, selanjutnya kapal, nakhkoda berikut crew berjumlah 20 orang yang seluruhnya merupakan warga negara Vietnam diadhock menuju Pangkalan Batam, Kepri.


Autentikasi :
Kasubbag Humas Bakamla RI, Mardiono
Readmore »

Arif Rahman SH : Peringatan Hari Pahlawan Masih Relepan Untuk Diperingati

Arif Rahman SH : Peringatan Hari Pahlawan Masih Relevan Untuk Diperingati

Era Digital dimana masyarakat lebih banyak berkomunikasi melalui media elektronik seperti media sosial, dan kurang berinteraksi langsung, untuk itu peringatan Hari Pahlawan tetap harus digelar dan diperingati ditiap sekolah maupun instansi dan perkantoran.

Sekjen Pemuda Pancasila ini juga prihatin dimana saat ini banyak sekolah yang tidak lagi menggelar Upacara Bendera tiap Senin, untuk itu Pemerintah harus bisa bertindak tegas agar semua sekolah negeri maupun swasta agar menyelenggarakan upacara bendera setiap hari senin. Hal tersebut seharusnya dilakukan dengan penuh kesadaran dan bukan paksaan, sebagai kewajiban kita untuk mengingat apa yang telah diperjuangkan oleh para Pahlawan Indonesia. 

Hari Pahlawan bukan saja sekedar diperingati, tapi juga harus diamalkan, mengingat jasa-jasa orang-orang yang telah berbuat bagi bangsa dan negara, sekarang ini banyak sekali anak-anak muda di era globalisasi lupa akan hari pahlawan, akibat pengaruh era informasi dan globalisasi. Untuk itu mereka harus kita ingatkan Kembali, agar anak muda paham sejarah bangsa, bagaimana bangsa kita ini dibangun oleh perjuangan darah, Tenaga, pikiran dari para pahlawan yang harus menjadi pedoman kita, supaya pemuda bisa berbuat yang terbaik untuk bangsa dan negara, dan makna hari pahlawan ini harus tetap dikenang, dipelajari, dihayati dan diamalkan, tegas Arif Rahman SH.

Para Pemuda juga harus tetap berpikir bagaimana ideologi Pancasila sebagai pondasi dasar negara dan bangsa, yang sampai saat ini terus harus kita jaga dalam rangka untuk menjaga negara kesatuan Republik Indonesia, artinya sebagai generasi penerus ya harus terus menjaga, apa yang mereka sudah Pahlawan lakukan dalam membangun dan memperjuangkan bangsa ini, kita harus tetap mempertahankan dan tetap berpikir, bagaimana ideologi Pancasila sebagai pondasi dasar negara bangsa dan negara yang sampai saat ini terus harus kita jaga dalam rangka untuk menjaga negara kesatuan Republik Indonesia, tegasnya.(Nrl)
Readmore »

Tingkatkan Interaksi Harmonis Dengan Masyarakat, SPKKL Kema Bakamla Ajak Senam Bersama

Tingkatkan Interaksi Harmonis Dengan Masyarakat, SPKKL Kema Bakamla Ajak Senam Bersama

Kema, 16 November 2018 (Humas Bakamla RI)--- Stasiun Pemantauan Keamanan dan Keselamatan Laut (SPKKL) Kema Bakamla mewujudkan interaksi harmonis dengan masyarakat sekitar melalui senam ‘Tobelo’ dan ‘Zumba’ serta kegiatan kemasyarakatan lainnya, di Pantai Firdaus, Kema, Kab. Minahasa Utara, Prov. Sulawesi Utara, dua hari lalu.

Kegiatan yang diselenggarakan dalam rangka Bina Kreasi Maritim Bakamla di wilayah SPKKL dan GS Bakamla ini diikuti oleh masyarakat setempat yaitu pemuda/pemudi karang taruna dan anak-anak. Terlihat keramaian menyelimuti suasana Pantai Firdaus Kema pada pagi itu, Rabu (14/11) karena partisipasi masyarakat yang sangat antusias ditambah pula dengan keikutsertaan anak-anak. Turut hadir pula dari perangkat desa seperti Hukum Tua dan para kepala jaga.

Kegiatan diawali dengan sambutan Kepala SPKKL Kema Aspin Utoyo, S.Kom. berisi ajakan untuk partisipasi dan juga apresiasi kepada masyarakat dan karang taruna setempat. Diharapkan dengan kegiatan ini dapat memperkuat keharmonisan dan kerja sama antara SPKKL Kema dengan masyarakat sekitarnya secara berkelanjutan. 

Sebelum senam bersama dimulai, Kepala SPKKL Kema terlebih dahulu mensosialisasikan tentang tugas fungsi SPKKL dan pengenalan peralatan operasional bersama apparat desa, perwakilan masyarakat dan karang taruna. Usai senam bersama acara dilanjutkan pula dengan interaksi langsung melalui kegiatan kemasyarakatan diiringi music daerah.


Autentikasi :
Kasubbag Humas Bakamla RI, Mardiono
Readmore »

Bakamla SPKKL Tarakan Bersihkan Pantai Amal Lama

Bakamla SPKKL Tarakan Bersihkan Pantai Amal Lama

Tarakan, 16 November 2018 (Humas Bakamla RI)--- Stasiun Pemantauan Keamanan dan Keselamatan Laut (SPKKL) Tarakan mengajak masyarakat maritim sekitar untuk melaksanakan pembersihan di lingkungan Pantai Amal Lama, Kelurahan Pantai Amal, Kec. Tarakan Timur, Kota Tarakan Kalimantan Utara, kemarin. 

Hal ini dilakukan untuk menjaga lingkungan sekitar pantai dan laut di lingkungan, khususnya yang berada di lokasi SPKKL Tarakan agar bersih dari sampah.

Kegiatan dimulai pagi kemarin, Kamis (15/11) dengan wilayah pembersihan di sepanjang Pantai Amal Lama. Seluruh personel SPKKL Tarakan turut terlibat dalam kegiatan ini bersama dengan puluhan warga setempat. 

Menurut Kepala SPKKL Tarakan Afrizal, kegiatan ini selain ditujukan untuk menciptakan lingkungan pantai dan laut yang bersih dan sehat juga untuk meningkatkan silahturahmi antar personel SPKKL Tarakan dengan warga masyarakat maritim setempat.

Dihimbaunya kepada masyarakat agar kedepannya dapat meminimalisir penggunaan wadah plastik karena sampah plastik adalah sampah yang sulit untuk dimusnahkan, katanya. Hal itu dikatakannya karena selama pembersihan pantai banyak ditemukan banyaknya sampah plastik yang berserakan. Kegiatan pembersihan pantai berlangsung dengan lancar, sampah yang dikumpulkan di lokasi pembersihan langsung diangkut oleh truck dinas kebersihan untuk dibawa ke TPA. 

Autentikasi :
Kasubbag Humas Bakamla RI, Mardiono
Readmore »

Bakamla RI Sosialisasikan Evaluasi Jabatan Awak Kapal di Ambon

Bakamla RI Sosialisasikan Evaluasi Jabatan Awak Kapal di Ambon

Ambon, 15 November 2018, (Humas Bakamla RI) Bakamla menggelar Sosialisasi Penyusunan Peraturan di Lingkungan Bakamla, khususnya yang terkait dengan Pakaian Dinas, Atribut dan Kelengkapannya di Lingkungan Bakamla, serta Evaluasi Jabatan Awak Kapal Bakamla yang dipimpin oleh Kabag Organisasi dan Tata Laksana Bakamla Bambang Widiatmoko, S.A.P., M.M., di Kantor Kamla Zona Maritim Timur, Ambon, (15/11/2018). 

Kegiatan ini diselenggarakan dengan maksud untuk memberikan gambaran, pemahaman kegiatan, serta penghimpunan informasi terkait Sosialisasi Penyusunan Peraturan di Lingkungan Bakamla, dan Evaluasi Jabatan Awak Kapal Bakamla Tahun 2018 di Kantor Kamla Zona Maritim Timur. Respon yang diterima dari pelaksanaan kegiatan ini akan diolah, dan dijadikan bahan usulan kepada pimpinan untuk diambil langkah lebih lanjut. 

Sebagai tuan rumah, Kepala Kantor Kamla Zona Maritim Timur yang diwakili oleh Kabid Operasi Kolonel Laut (P) Siswo Widodo S.T., mengucapkan rasa terima kasih atas pelaksanaan sosialisasi ini. Diharapkan melalui kegiatan ini, dapat membentuk pegawai Bakamla yang lebih baik, lebih siap, dan lebih tangguh dalam mengemban tugas yang diberikan. 

Jajaran pejabat Bakamla yang turut hadir dalam kegiatan ini antara lain Kabid Inhuker Julius M Aponno, dan Kepala Pangkalan Armada Zona Maritim Timur Kolonel Laut (P) Saekhul Anwar. Tidak hanya itu, kegiatan ini juga diikuti oleh staf, dan awak kapal Bakamla di lingkungan Zona Maritim Timur. 


Autentikasi: Kasubbag Humas Bakamla RI Mayor Marinir Mardiono
Foto-foto: Humas Bakamla
Readmore »

SOSIALISASI 4 PILAR KEBANGSAAN KEPADA PRAJURIT DAN PNS SESKOAL

SOSIALISASI 4 PILAR KEBANGSAAN KEPADA PRAJURIT DAN PNS SESKOAL

Seskoal (15/11/2018),- Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Seskoal) melaksanakan sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan yang terdiri Pancasila sebagai Dasar Negara dan Idiologi Negara, UUD RI Tahun 1945, sebagai Konstitusi Negara serta Ketetapan MPR, Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagai Bentuk Negara dan Bhineka Tunggal Ika sebagai Semboyan Negara, kepada Prajurit  dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Seskoal , Kamis (15/11/2018) di Kelas Gabungan Gedung Samadikun, Seskoal Cipulir Jakarta Selatan.

Pendidikan karakter sangatlah penting ditanamkan sejak dini. Sebab, hal itu akan bepengaruh terhadap pola pikir dan tindak-tanduk setiap insan dalam merespon berbagai hal salah satunya dari 4 pilar tersebut adalah  pemahaman tentang Pancasila.

Terkait dengan hal diatas, Seskoal dalam hal ini diwakili Letkol Laut (S) M. Riza Fachlevi, S.E., M.M. (Kasebdep Keu Dep Jemen Seskoal) dan Letkol Laut (T) Kurniawan, S.Pd., M.Pd. (Kasubdep Ilpeng DepIptek Seskoal), melaksanakan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan (Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika) yang harus diimplementasikan dalam kehidupan setiap warga negara Indonesia sehari-hari. Dimana Pancasila merupakan dasar negara dan Ideologi Negara Indonesia.

Adapun dalam pelaksanaan sosialisasi kepada prajurit dan PNS Seskoal, pemapar mengajak agar kita tak sekadar memahaminya semata, namun lebih dari itu  dapat mengaplikasikan diri dari setiap butir-butir Pancasila mulai dari sila pertama “ Ketuhanan Yang Maha Esa”  hingga sila kelima “Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia” dalam kehidupan sehari-hari bermasyarakat, berbangsa maupun bernegara.  

“Dengan dilaksanakannya sosialisasi empat pilar kebangsaan ini, seluruh Prajurit dan PNS khususnya anggota Seskoal  lebih berjiwa nasionalisme tinggi, berbudi pekerti yang luhur dan dapat memilah serta memilih mana yang baik dan mana yang tidak baik  untuk diri sendiri maupun orang banyak,”  ujar Pamen melati dua ini.


Readmore »

Anggota Seskoal Ikuti LLD Bahasa Inggris

Anggota Seskoal Ikuti LLD Bahasa Inggris

Sebanyak 20 anggota Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Seskoal) yang terdiri dari Bintara, Tamtama dan Pegawai Negeri Sipil (PNS),  ikuti Latihan Dalam Dinas (LDD) Bahasa Inggris di Labsa Opjar Seskoal, Bumi Cipulir, Jakarta Selatan, Kamis (15/11/18).

Kursus yang akan berlangsung selama 1 bulan tersebut, dibuka Kepala Operasi Pengajaran (Kaopsjar) Seskoal Kolonel Laut (P) Yanu Madawanto, S.E., M.M. dan ditandai dengan pemasangan tanda peserta latihan kepada perwakilan peserta.

Kaopsjar Seskoal Kolonel Laut (P) Yanu Madawanto, S.E., M.M. mengatakan bahwa dengan berpedoman pada visi TNI AL yang handal dan disegani serta berkelas dunia,  LDD ini dilaksanakan sebagai wujud penjabaran dalam bentuk pelaksanaan tugas sesuai stratamasing-masing guna membangun dan meningkatkan kualitas TNI AL yang berkelas dunia melalui Binpers fungsi Komando.

“Peserta LDD Tingkat Pre Elementary dapat meningkatkan pengetahuan tekhnis dan taktis yang profesional mampu memecahkan permasalahan dan persoalan bahasa Inggris yang dihadapi satuan kerjanya nanti, baik secara individu maupun kelompok dalam lingkungan wewenang dan tanggungjawab sesuai job description masing-masing”, ujar Kaopsjar Seskoal.

Kaopsjar juga menekankan dalam kegiatan tersebut agar para peserta LDD secara mandiri terus menerus berupaya untuk mengembangkan diri, dengan terus belajar baik dengan melihat pengalaman-pengalaman orang lain maupun literatus dengan membaca buku-buku Bahasa Inggris lainnya.



Readmore »

USAI PEMBARETAN, KASAL PIMPIN PERINGATAN HUT KE-73 KORPS MARINIR

USAI PEMBARETAN, KASAL PIMPIN PERINGATAN HUT KE-73 KORPS MARINIR

Jakarta, 15 November 2018. Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Siwi Sukma Adji, S.E., M.M., selaku Inspektur Upacara memimpin langsung Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun ke-73 Korps Marinir di Lapangan Apel Bhumi Marinir, Karang Pilang, Surabaya, Kamis (15/11).

Sebelumnya telah dilaksanakan pengukuhan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Siwi Sukma Adji, S.E., M.M., menjadi warga kehormatan Korps Marinir TNI Angkatan Laut, yang ditandai dengan pemasangan baret Marinir, dan penyematan brevet yang dilakukan langsung oleh Komandan Korps Marinir Mayor Jenderal TNI (Mar) Bambang Suswantono, S.H., M.H., M.Tr(Han).

Dihadapan 2.519 prajurit Marinir, Kasal mengucapkan terima kasih atas acara pembaretan dan pengangkatan sebagai warga kehormatan Korps Marinir. Rasa bangga dan hormat atas pengukuhan ini, memberikan implikasi pada tanggung jawab yang sangat besar, untuk senantiasa membina menjaga citra dan meningkatkan  kemampuan tempur, serta profesionalisme prajurit di jajaran Korps Marinir.

Dalam sambutannya Kasal juga menyampaikan bahwa upacara ulang tahun Korps Marinir sesungguhnya puncak dari seremonial untuk menumbuhkembangkan dan memperkuat jiwa korsa, kebanggaan, kecintaan dan kehormatan bagi prajurit Marinir. 


Lebih lanjut Kasal menjelaskan, pencapaian setiap tugas merupakan sebuah kehormatan dan kepercayaan, oleh karena itu tugas yang diemban harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab dan semaksimal mungkin. “Hal ini adalah wujud pembinaan berkelanjutan Korps Marinir dalam membentuk prajurit pejuang, profesional dan berkarakter guna menjadi unsur kekuatan tempur yang tangguh. Keberhasilan Koprs Marinir tidak lepas dari dukungan dan kerja sama dengan masyarakat. untuk itu, kepercayaan dan kebersamaan tersebut harus terus dibina dan dipertahankan”, tegas Kasal.


Pada Peringatan Hari Ulang Tahun ke-73 Korps Marinir tahun 2018 ini, mengangkat tema "Marinir Prajurit Pejuang dan Profesional". Selain upacara parade dan defile pasukan serta kendaraan tempur, peringatan kali ini juga dimeriahkan dengan berbagai atraksi dari para prajurit baret ungu TNI AL itu, diantaranya demo Tari Gandrung Banyuwangi, Tembak Reaksi, serta free fall gabungan dari 76 peterjun gabungan TNI Polri.

Penerjunan yang diikuti oleh 10 peterjun TNI Angkatan Darat, 46 peterjun TNI Angkatan Laut, 10 peterjun TNI Angkatan Udara dan 10 peterjun dari Kepolisian Republik Indonesia tersebut, dilakukan dengan ketinggian 7000 feet dilaksanakan dalam 1 sorty dibagi menjadi 2 run menggunakan pesawat Cassa U-6212 Skuadron 600 Wing Udara 1 Puspenerbal Surabaya dan pesawat Hercules C-130 (A-1316) Skuadron 32 Lanud Abdul Rahman Saleh Malang.

Berbagai material tempur Korps Marinir juga yang dikerahkan dalam defile diantaranya: 2 Tank PT-76, 2 Tank BMP-3 F, 2 LVT-7A1, 4 Roket Multilaras RM-70 Vampire, 2 Sea Rider, 2 Truk Liaz, 2 Dump truk, 2 Mobil EOD, 2 Mobil Radar Hughes, 2 unit Kendaraan Kawal, 1 Komob, 1 Monob, 2 Ganila, 2 Ranbeng, 1 Exavator, dan 1  Doozer.

Pada kesempatan HUT ke-73 ini, Kasal yang didampingi Ketua Umum Jalasenastri Ny. Manik Siwi Sukma Adji melakukan pemotongan tumpeng dilanjutkan makan bersama dengan ribuan prajurit Korps Marinir TNI AL dipandu oleh presenter Choky Sitohang.

Turut hadir pada peringatan HUT ke-73 Korps Marinir para pejabat negara antara lain,  Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Anggota Komisi I DPR RI Effendi Simbolon, Ketua PPAL Laksamana TNI (Purn) Ade Supandi, S.E., M.A.P., Para Sesepuh Korps Marinir dan mantan Dankormar, para Pejabat TNI, POLRI dan Sipil, serta para Perwira, Bintara, Tamtama dan segenap Aparatur Sipil Negara dijajaran Korps Marinir.
Readmore »

DALAM RANGKA JELANG HUT KE-56 SESKOAL LAKSANAKAN PENGABDIAN MASYARAKAT DI TANJUNG PASIR

DALAM RANGKA JELANG HUT KE-56 SESKOAL LAKSANAKAN PENGABDIAN MASYARAKAT DI TANJUNG PASIR

Seskoal,15 November 2018, Dalam rangka menjelang Hari Ulang Tahun ke-56 Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Seskoal), Ketua Panitia HUT ke-56 Seskoal Kolonel Laut (P) Suharto,S.H.,M.Si(Han) yang diwakili oleh Kolonel Marinir Andi Sultan Alimudin selaku Ketua Rombongan sekaligus Wakil Ketua Panitia, menggelar pengabdian kepada masyarakat di Desa Tanjung Pasir Tangerang, Kamis (15/11).

Program Pengabdian kepada masyarakat ini bekerja sama dengan Lantamal III Jakarta dalam hal ini Posal Tanjung Pasir dan Kelurahan Tanjung Pasir Tangerang Banten. Kegiatan yang dilaksanakan antara lain pelaksanaan Fogging untuk 130 KK dengan lokasi  RT 01/01 Kelurahan Tanjung Pasir Kecamatan Teluk Naga Tangerang Banten, Penyuluhan narkoba dan kesehatan tentang HIV/AIDS oleh Lettu Laut (K/W) dr.Agatha Dinar Satkes Seskoal kepada 100 siswa-siswi SMK AL Hikmah dan siswa-siswi SMA 12 Tangerang yang dilanjutkan tanya jawab.

Dalam sambutannya Wakil Ketua Panitia HUT ke-56 Seskoal, Kolonel Marinir Andi Sultan Alimudin mengatakan bahwa dengan dilaksanakan kegiatan ini selain dalam rangka memperingati HUT ke-56 Seskoal, juga sebagai wujud pemberdayaan Potensi Nasional yang ada didaerah khususnya Tanjung Pasir serta wujud implementasi pengabdian diri Anggota Seskoal kepada masyarakat, agar keberadaan kami bisa berguna dan bermanfaat serta dapat meningkatkan rasa cinta tanah air dan bela negara masyarakat kepada bangsa Indonesia. Serta penyuluhan ini juga untuk memberikan pemahaman kepada pelajar agar dapat terhindar dari narkoba dan HIV/AIDS.

Selanjutnya, dalam sambutan Kepala Desa Tanjung Pasir Bapak H. Gunawan, H.M mengatakan sangat berterimakasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan Seskoal kepada masyarakat binaan Tanjung Pasir yang telah melaksanakan fogging di RT 01/01 Desa Tanjung Pasir Tangerang dan telah mengadakan penyuluhan yang melibatkan pelajar tersebut merupakan kepedulian Seskoal atas para generasi muda. Dengan adanya penyuluhan itu diharapkan pata generasi muda bisa terhindar dari penyalahgunaan narkoba dan penyebaran HIV/AIDS.

Kegiatan diakhiri dengan pemberian tali asih berupa peralatan olahraga Voli kepada SMK AL Hikmah dan SMA 12 Tangerang serta sembako untuk masyarakat binaan Tanjung Pasir dan foto bersama.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kolonel Laut (P) Rudi Haryanto, S.E., Kepala Desa Tanjung Pasir H.Gunawan, H.M., Ketua RT 01 Bapak Supriyadi, Ketua RT 02 Bapak Agus, Danposal Tanjung Pasir Lettu Laut (P) Deky D.K dan Masyarakat Binaan Desa Tanjung Pasir.


Readmore »

67 tahun Universitas Islam Jakarta Berkontribusi Mencetak SDM Untuk Pembangunan Bangsa dan Negara

67 tahun Universitas Islam Jakarta Berkontribusi Mencetak SDM Untuk Pembangunan Bangsa dan Negara

Bagi lembaga pendidikan tinggi seperti Universitas Islam Jakarta (UIJ), 67 tahun merupakan usia yang cukup dewasa, para alumnipun tersebar di berbagai lembaga Pemerintah, Swasta, Dunia Usaha. dan Civitas Akademika Universitas Islam Jakarta hingga hari ini, tetap konsisten mencetak SDM Unggul dan berjiwa Islami, untuk membantu pemerintah maupun dunia usaha, dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, guna mengisi pembangunan saat ini dan dimasa mendatang.

Rektor UIJ, Prof Raihan, disela acara memperingatai Dies Natalis UIJ ke 67, serta talk show bersama RRI, 14 November 2018 pada wartawan menjelaskan, bahwa di usia 67 tahun ini UIJ tetap konsisten untuk terus meningkatkan mutu, sebagaimana yang dikehendaki pemerintah, serta mengacu pada Tri Darma Perguruan Tinggi, yaitu yang pertama adalah Proses Belajar Mengajar, Kedua adalah Penelitian dan Ketiga adalah Pengabdian Masyarakat, tentunya di usia 67 tahun ini tentunya kita ingin menginstrospeksi kebelakang, tentang apa yang kurang dan apa yang bisa dilaksanakan untuk memenuhi keinginan pemerintah dalam hal kualitas pendidikan di negara kita.


4 bidang yaitu Ekonomi, Hukum, teknik dan Agama, maka bidang penelitian juga disesuaikan dengan bidang tersebut, dan kedepan yang kita lakukan dalam penilaian mutu, sesuai klaster perguruan tinggi, ada 4.000 perguruan tinggi, dan tahun 2017,  UIJ menduduki posisi di 188 dari 3000 perguruan tinggi yang di klaster, karena yang 1000 tidak bisa di klaster, kalau posisi sebelumnya di klaster 4, saat ini berada di klaster 3, oleh karena itu kedepan kita terus mengejar kegiatan kemahasiswaan, dan tentunya kita mengejar iven skala nasional maupun regional.


Dalam proses belajar mengajar tentunya SDM menjadi hal yang utama, untuk itu penguatan-penguatan terhadap dosen kedepan juga harus siap menuju ere digital, untuk itu secara bertahap UIJ akan menyekolahkan para dosen secara bertahap serta memberikan bantuan agar dosen meningkatkan penelitian dan ketiga untuk mengimplementasikan penelitian pada pengabdian masyarakat.


Dan keempat adalah sebagaimana tata kelola pengelolaan perguruan tinggi, manajemen yang baik, transparansi dan akuntabel, yang kemarin kita lakukan akan terus kita tingkatkan, apapun yang kita lakukan semuanya untuk kebaikan civitas Universitas Islam Jakarta maupun masyarakat.

Dan di era digitalisasi ini UIJ telah menyiapkan bagaimana yang tadinya metode pembelajaran di dalam kelas dengan power pint dan LCD, namun kini akan kita tingkatkan dengan e-learning yang sudah kita lakukan selama 2 tahun ini, dan akan terus kita tingkatkan secara bertahap, dan kemungkinan jika peraturan itu membolehkan, maka kedepan proses belajar mengajar, 50% akan kita lakukan dengan e-Learning, dan dosen akan memberikan materi serta mahasiswa dapat memanfaatkan hal tersebut, melalui media elektronik yang berkaitan dengan kegiatan akademik,ungkap Prof Raihan.(Nrl)

Readmore »

Kepala Bakamla Beri Ucapan Selamat Kepada Kasal 

Kepala Bakamla Beri Ucapan Selamat Kepada Kasal 

Surabaya, 15 November 2018 (Humas Bakamla RI)--- Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Achmad Taufiqoerrochman, S.E. memberikan ucapan selamat kepada Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Siwi Sukma Adji, S.E., M.M. atas pengangkatannya sebagai warga kehormatan Korps Marinir TNI Angkatan Laut ke-38, di lapangan Apel Bhumi Marinir Karangpilang, Surabaya, Kamis (15/11/2018).

Jabat tangan dan pemberian ucapan selamat itu dilakukannya seusai upacara pengangkatan yang ditandai dengan penyerahan baret ungu oleh Komandan Korps Marinir Mayor Jenderal TNI (Mar) Bambang Suswantono, S.H., M.H., M.Tr (Han). 

Tak hanya berjabat tangan, sebagai bentuk ikut meluapkan kegembiraannya, pada kesempatan tersebut Laksdya Taufiq juga menyempatkan diri untuk berfoto bersama Kasal.

Sementara itu pengangkatan sebagai warga kehormatan itu sendiri bertepatan dengan Peringatan HUT ke-73 Korps Marinir TNI AL.

Pelantikan Kasal sebagai warga kehormatan Korps Marinir TNI AL disaksikan antara lain oleh Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi, Anggota Komisi 1 DPR RI Efendi Muara Sakti Simbolon, Laksamana TNI (Purn) Ade Supandi, Para Mantan Dankormar, Para Pejabat Teras Mabesal dan pejabat TNI - Polri serta Forkominda Jawa Timur.

Setelah proses pengangkatan Kasal sebagai warga kehormatan Korps Marinir, Laksdya Taufiq bersama undangan lainnya mengikuti upacara peringatan HUT ke 73 Korps Marinir yang dipimpin oleh Laksamana TNI Siwi Sukma Adji, S.E., M.M.

Berdasarkan press kit yang dikeluarkan Dispen Korps Marinir, pengangkatan Warga Kehormatan Korps Marinir merupakan wujud penghargaan Korps Marinir kepada tokoh yang dianggap memberikan kontribusi dan perhatian yang tulus terhadap kemajuan dan perkembangan Korps Marinir TNI AL.

Penghargaan itu juga bentuk apresiasi atas keteladanan jiwa, sikap, semangat dan komitmen yang tinggi yang diberikan kepada Korps Marinir TNI AL.


Autentikasi :
Kasubbag Humas Bakamla RI, Mayor Marinir Mardiono
Readmore »

PERINGATI HUT KORPRI KE-47 LANTAMAL IV LAKSANAKAN CERAMAH KESEHATAN

PERINGATI HUT KORPRI KE-47 LANTAMAL IV LAKSANAKAN CERAMAH KESEHATAN

Tanjungpinang 15 November 2018,…. Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Korps Pegawai Negeri Sipil Republik Indonesia (Korpri) Tahun 2018 Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) IV Tanjungpinang melalui Panitia Peringatan HUT Korpri ke-47 yang terdiri dari PNS Lantamal IV melaksanakan Ceramah Kesehatan tentang “Remaja dan Media Sosial Tanpa Batas” di Aula Yos Sudarso Markas Komando (Mako) Lantamal IV Jalan Yos Sudarso No.1 Batu Hitam, Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri). Kamis (15/11). 

Ceramah kesehatan tersebut dihadiri antara lain Pejabat Utama Lantamal IV, Karumkital Dr. Mediyato Suratani beserta Staf, perwakilan prajurit dan PNS Lantamal IV, Rumkital Dr. Mediyato Suratani, Kafasharkan Mentigi, Wing Udara 2 Lanudal TPI, Yonmarhanlan IV TPI, Polres TPI dan Ibu-Ibu Jalasenastri Korcab IV Daerah Jalasenastri Armada I.

Komandan Lantamal IV Laksamana Pertama TNI R. Eko Suyatno, S.E., M.M., dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Wadan Lantamal IV Kolonel Laut (P) Imam Teguh Santoso, S.T., M.Si., pada kesempatan tersebut antara lain mengatakan pada era globalisasi saat ini, perkembangan teknologi dan informasi digital semakin maju, tidak dapat dipungkiri hadirnya internet semakin dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari baik dalam kegiatan bersosialisasi, pendidikan, bisnis dan lain sebagainya. Sebagai pengguna aktif media sosial terbanyak remaja sangat cepat menerima pesan atau informasi yang sangat rentan terhadap pengaruh negative.

Selanjutnya Danlantamal IV mengatakan, orang tua memiliki peranan yang sangat signifikan dalam pembentukan karakter remaja terutama dalam mengahadapi berbagai pengaruh yang berkembang sebagai konsekuensi ligis dari pesatnya kemajuan media sosial saat ini. Remaja rentan terhadap efek buruk dari media sosial sehingga menuntut perhatian serius dari keluarga sebagai basis pertama dan pondok pendidikan remaja.

Ceramah kesehatan tentang Remaja dan Media Sosial Tanpa Batas disampaikan oleh narasumber Ibu Ernawati, S.Psi., M.Si yang sehari-harinya menjabat sebagai Kepala Lembaga Penelitian Pengabdian Masyarakat dan Dosen di Stikes Hangtuah. Pada kesempatan tersebut narasumber menjelaskan tentang perkembangan, penggunaan media sosial serta dampak dan akibat dari penggunaan media sosial terhadap remaja.

Selain melaksanakan ceramah kesehatan, dalam rangka memperingati HUT Korpri ke-47 tahun 2018 Panitia Peringtan HUT yang diketuai dr. Koentiyo Fatma, juga akan melaksanakan beberapa kegiatan diantaranya donor darah dan penghijauan masing-masing pada tanggal 23 dan 25 November 2018. (Penlantamal IV)
Readmore »

Bina Kreasi Maritim Bakamla, SPKKL Kupang Uji Coba Aplikasi Pelaporan Kejadian Laut Berbasis Android

Bina Kreasi Maritim Bakamla, SPKKL Kupang Uji Coba Aplikasi Pelaporan Kejadian Laut Berbasis Android

Kupang, 15 November 2018 (Humas Bakamla RI)--- SPKKL Kupang mengajak peran serta masyarakat pesisir dalam menjaga keamanan dan keselamatan laut melalui kegiatan sosialisasi tugas fungsi Bakamla dan SPKKL, dihalaman Kantor SPKKL Kupang, kemarin (14/11). Kesempatan itu juga digunakan untuk melakukan uji coba aplikasi Beta-Kamla yaitu aplikasi pelaporan berbasis android yang merupakan salah satu inovasi SPKKL Kupang. 

Kepala SPKKL Kupang Rudi Purnomo, S.Kom., M.Si. berharap aplikasi ini dapat memudahkan masyarakat nelayan untuk melaporkan kejadian-kejadian yang ditemui di laut. Menurut Kepala Urusan TU SPKKL Kupang Yeanry M. Olang, S.Kom., M.M., selama tahun 2018 sudah terjadi tiga kali kasus nelayan NTT melewati batas perairan Australia sehingga ditahan oleh Negara Australia dan 5 kasus kecelakaan laut yang disebabkan oleh cuaca, tinggi gelombang laut serta kondisi kapal. 

Sementara itu, materi keamanan dan keselamatan laut dibawakan oleh Serka (Bah) Ayub A. Lay, dengan himbauan untuk ekstra hati-hati menghadapi cuaca hujan, angin dan tingginya gelombang laut saat berlayar mengingat saat ini sudah mulai memasuki musim hujan. Sangat penting menyediakan perlengkapan keselamatan laut salah satunya life jacket, selain itu kondisi kapal juga harus dipersiapkan dalam keadaan baik saat berlayar, katanya. Dijelaskan lebih lanjut tentang batas wilayah dimana laut NTT berbatasan langsung dengan Negara Australia dan Timor Leste, dan masyarakat sebaiknya mengetahui batas-batasnya. Acara diwarnai pula dengan demo menggunakan life jacket, diperagakan staf Kupang Dwi Delila Waty. 

Usai penyampaian materi, dilanjutkan sesi diskusi atraktif. Pada umumnya peserta berharap dapat mengetahui dengan jelas batas wilayah perairannya. Mereka juga tertarik untuk bisa mendapatkan dukungan life jacket. Selain itu masyarakat juga terlihat tertarik dengan aplikasi yang diujicobakan, serta berharap agar aplikasi tersebut dapat segera di launching agar masyarakat lebih mudah untuk melapor apabila melihat atau mengalami kejadian kecelakaan di laut, ujar Feby Ferdinand, salah satu peserta.  


Autentikasi :
Kasubbag Humas Bakamla, Mardiono
Readmore »

Bakamla RI Gelar Rakornas Operasi Keamanan Laut Tahun 2018

Bakamla RI Gelar Rakornas Operasi Keamanan Laut Tahun 2018

Jakarta, 15 November 2018 (Humas Bakamla RI) - Kepala Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Kabakamla RI) yang diwakili Sekretaris Utama Bakamla RI Marsekal Muda TNI (purn) Widiantoro M.B.A secara resmi membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Operasi Keamanan Laut, di salah satu hotel Mangga Besar, Jakarta Pusat, Kamis (15/11/2018).

Pembukaan kegiatan tersebut ditandai dengan pemukulan palu oleh Sestama Bakamla RI yang disambut dengan tepuk tangan dari seluruh undangan yang hadir. 

Acara yang berlangsung sehari itu melibatkan seluruh jajaran Instansi yang berkaitan dengan operasi keamanan laut se-Indonesia.

Adapun tema yang diusung dalam hajat akbar tersebut: "Melalui Rapat Koordinasi Nasional Kita Tingkatkan Sinergitas Operasi Keamanan dan Keselamatan di Laut dalam Rangka Mewujudkan Cita Indonesia Sebagai Poros Maritim Dunia".

Pada kesempatan tersebut Sestama dalam sambutannya antara lain mengatakan, Rakornas ini sangat baik untuk mengoptimalkan kinerja dan hasil operasi keamanan laut secara bersinergi, baik yang digelar Bakamla maupun instansi pemerintah yang berwenang. 

Penyelenggaraan Rakornas bidang operasi keamanan laut ini,  lajutnya, memiliki sasaran untuk terpetakannya permasalahan dan isu terkini di laut,  terjalinnya kerja sama pertukaran informasi maritim dan penanganan perkara tindak pidana di laut, terpadunya perencanaan gelar operasi, serta sinerginya operasi keamanan laut yang dilaksanakan oleh seluruh instansi.

Selain itu, Rakornas ini juga dimaksudkan sebagai wahana dalam meningkatkan koordinasi, sinkronisasi dan kerjasama antar aparat di bidang operasi keamanan laut serta sharing pengetahuan penanganan isu keamanan laut,” katanya. 

Menurut Widiantoro,  Isu keamanan laut saat ini tetap menjadi bahasan yang strategis, mengingat salah satu kebijakan Pemerintah adalah menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia, sebagaimana tertuang dalam Perpres Nomor 16 tahun 2017 tentang Kebijakan Kelautan Indonesia.

Kebijakan ini dicapai dengan menguatkan lima pilar poros maritim dunia yang telah digariskan, yakni membangun budaya maritim, menjaga sumber daya laut, membangun infrastruktur dan konektivitas maritim, diplomasi maritim serta dengan membangun kekuatan pertahanan maritim, tambahnya.
Hadir sebagai narasumber, Direktur Operasi Laut Bakamla RI Laksamana Pertama TNI Nursyawal Embun dengan materi paparan,"Review Operasi Bersama Bakamla RI Tahun 2018 dan Rencana Operasi Bakamla Tahun 2019". Deputi Bidang Koordinasi Sumber Daya Alam & Jasa Kemenko Bidang Maritim Ir. Agung Kuswandono, M.A dengan materi paparan,"Potensi Kemaritiman Indonesia dan Pengkoordinasian Perlindungan Sumber Daya Alam Kelautan". Deputi IV Kemenkopolhukam Laksmana Muda TNI Ir. Achmad Djamaludin, M.A.P dengan materi paparan," Sinergitas Kegiatan Instansi Keamanan Laut Guna Mendukung Program Pemerintah Menuju Indonesia Poros Maritim Dunia".

Hadir stakeholder dalam Rakornas yaitu dari Deputi IV Kemenkopolhukam Laksmana Muda TNI Ir. Achmad Djamaludin, M.A.P, Deputi Bidang Koordinasi Sumber Daya Alam & Jasa Kemenko Bidang Maritim Ir. Agung Kuswandono, M.A, KS Armada I Laksamana Pertama TNI Heri Kusmanto, S.E., M.M.,dan KS Armada II Laksamana Pertama TNI Ahmad Heri Purnomo, Kepala KPPN Jakarta I Ahmad Zuhri, Direktur Pertahanan dan Keamanan Bapenas RM Dewo Broto Joko P, SH, LLM, Staf Ahli Menpan RB Tin Zuraida, Wadan Kolatarmabar Letkol Laut (p) Rizal Musa Karim, S.E., Kepala Subdit Operasi Armada Direktorat pemantauan dan operasi Armada PSDKP Itu Rahman Arif,M.Si.,, Kepala Bagian Kerjasama Bapeten Anti Amaldi Rizal, Kasubdit Gakkum Ditpol Air Baharkam Polri Kombes Pol YS Widodo, Pabandya Hanud Paban II Sopsau Letkol Psk Iwan Setiawan,S.T., serta undangan lainnya.
Readmore »

Prof Gautam Kumar Berikan Orasi Pada Wisuda Sarjana ke-66 Unindra


Prof Gautam Kumar Berikan Orasi Pada Wisuda Sarjana ke-66 Unindra

Sebagaimana biasa dalam setiap Pelepasan Mahasiswa yang telah menyelesaikan tugas akademik dengan upacara Wisuda, yang digelar di Sasono Utomo Taman Mini Indonesia Indah, Universitas Indraprasta PGRI (UNINDRA) selalu memberikan bekal pada Wisudawan dengan Orasi Ilmiah, dan pada Rabu 14 November 2018, pada kegiatan akademik yaitu pelaksanaan Wisuda ke 66 tahun akademik 2017-2018 Semester genap, Orasi Ilmiah disampaikan oleh Prof Gautam Kumar dosen Jawaharlal Nehru University New Delhi, India.

Dalam orasi ilmiah prof Gautam Kumar menegaskan bahwa Indonesia dan India memiliki kesamaan tentang budaya, hal tersebut disebabkan karena pengaruh budaya India pada masa Kerajaan Sriwijaya dan Majapahit, di mana kedua kerajaan tersebut memiliki hubungan perdagangan yang erat dengan kerajaan di India. disamping itu budaya Indonesia saat ini yang masih tumbuh dan berkembang seperti Wayang dalam cerita Ramayana dan Mahabharata adalah bukti adanya budaya Indonesia dari pengaruh budaya India.

Kami yakin dengan kekuatan budaya yang telah memperkuat identitas negara tersebut, mampu mencegah dari konflik dan bisa saling menghormati budaya satu dengan yang lain, untuk itulah dengan latar belakang tersebut terjadi kolaborasi Unindra dengan Universitas Jawaharlar Nehru New Delhi India, ungkapnya.

Sementara dalam sambutannya, dalam acara sidang terbuka senat Unindra, yang dipimpin langsung rektor Unindra merangkap senat universitas dalam sambutannya rektor Unindra Prof H Sumaryoto menegaskan bahwa mahasiswa yang diwisuda hari ini terdiri dari 100 mahasiswa Program Pascasarjana, dan 1.027 mahasiswa Program Sarjana S1. dan total wisudawan berjumlah 1.127 orang.

Prof Sumaryoto juga menegaskan bahwa hadirnya Prof Gautam Kumar dari Jawaharlal Nehru University (NJU) India adalah bentuk kerjasama dengan Universitas Negri terbesar di India yaitu NJU, Dimana sebelumnya Prof Gautam Kumar turut menjadi pembicara dalam Seminar Internasional di Unindra, demikian juga kita mengikuti Seminar Internasional di India, dan hari ini prof Gautam Kumar membawakan Orasi Ilmiah pada Wisuda ke 66 ini.

Disamping itu Tim Kesenian Unindra juga sudah tampil di NJU India, ini semua wujud kerjasama yang akan terus dikembangkan, kalau saat ini mahasiswa NJU sudah ada yang kuliyah di Unindra, kedepan kita akan mengirim mahasiswa dan dosen ke NJU, kerjasama juga akan ditingkatkan juga dalam bidang penelitian serta pengembangan budaya, paparnya.

Sementara LL DIKTI Wilayah III Jakarta yang diwakili Bidang SDM Perguruan Tinggi LL Dikti, Sudadi berkesempatan mengucapkan Selamat kepada para wisudawan yang telah menyelesaikan proses pembelajaran di Unindra, Wisuda ini merupakan hasil perjuangan selama menempuh pendidikan di Unindra, dan ini sebagai awal dari kehidupan baru untuk berkontribusi pada kehidupan bermasyarakat. dimana gelar sarjana yang diperoleh merupakan bentuk kepercayaan dari Pemerintah maupun masyarakat untuk berkarya, dan LL Dikti juga mengucapkan terima kasih kepada civitas akademika Unindra yang terus memperbaiki pendidikan secara terus menerus serta mengikuti perkembangan teknologi yang terus berubah dan berdampak pada proses pendidikan tinggi karena perkembangan teknologi komunikasi dan informasi yang sangat pesat ini memang tidak bisa dibendung lagi, juga pergantian nama dari Kopertis menjadi LL Dikti, juga diharapkan akan dapat lebih berperan lagi dalam memberikan pelayanan terbaik untuk meningkatkan mutu pendidikan tinggi khususnya di wilayah III Jakarta ungkapnya. (NRL
Readmore »

Personel Bakamla SPKKL Natuna Tanam Mangrove Bersama di Bunguran Timur

Personel Bakamla SPKKL Natuna Tanam Mangrove Bersama di Bunguran Timur

Natuna, 15 November 2018 (Humas Bakamla RI)--- Bina Kreasi Maritim Bakamla dilaksanakan oleh seluruh Stasiun Pemantauan Keamanan dan Keselamatan Laut (SPKKL) Bakamla, tidak terkecuali dengan SPKKL Natuna, berkreasi dalam kegiatan penanaman mangrove bersama masyarakat setempat dan siswa sekolah di tepi pantai Desa Pering Kec. Bunguran Timur, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepri, kemarin.

Kegiatan ini dilaksanakan untuk mewujudkan interaksi harmonis antara Bakamla dengan masyarakat maritim melalui satu kegiatan yang bermanfaat bagi lingkungan. Dalam hal ini SPKKL Natuna mengejawantahkan tujuan tersebut kedalam satu kegiatan penanaman mangrove bersama masyarakat dan generasi muda. Peserta adalah para penerus bangsa yang memiliki kepedulian tinggi terhadap lingkungannya dan paham betapa pentingnya menjaga ekosistem laut, Tampak antusiasme para peserta, dengan penuh semangat dan senyum terpancar menancapkan bibit demi bibit mangrove baru untuk ditanam lagi dikemudian hari,

Sri Yanto, bersama Agung Turyantoro, dan Fredy Wiratama merupakan personel SPKKL Natuna yang menggagas kegiatan ini, dengan menggandeng masyarakat Kecamatan Bunguran Timur yang terdiri dari berbagai macam profesi serta siswa dan siswi, tak ketinggalan pula guru pembimbing dari SMKN 1 Bunguran Timur.

Disela-sela kegiatan, personel SPKKL Natuna sembari menjelaskan cara menanam mangrove yang baik seperti cara pembibitan, membuat lubang tanam, cara mengeluarkan bibit dari polibek dan cara mengikat bibit ke tiang penyangga dengan benar. Satu seorang peserta berkata bahwa kegiatan seperti ini sangat bermanfaat, merupakan pengetahuan baru untuk mereka. 
Sri Yanto mengatakan, kegiatan ini bertujuan mendorong masyarakat dan para generasi muda dalam membentuk pola fikir yg positif dan menumbuhkan rasa peduli terhadap lingkungan. Harapannya pula, agar kegiatan bina kreasi maritim ini dapat dilaksanakan setiap tahunnya dengan kreasi-kreasi baru yang berguna untuk masyarakat Kabupaten Natuna.

Autentikasi :
Kasubbag Humas Bakamla RI, Mardiono
Readmore »

Bakamla SPKKL Karangasem Ajak Warga Bersihkan Pantai Ujung

Bakamla SPKKL Karangasem Ajak Warga Bersihkan Pantai Ujung

Karangasem, 15 November 2018 (Humas Bakamla RI)---Bina Kreasi Maritim Bakamla di Stasiun Pemantauan Keamanan dan Keselamatan Laut (SPKKL) Bali diwujudkan dengan mengajak masyarakat maritim di wilayah Perairan Pantai Ujung, Kecamatan Karangasem, Kabupaten Karangasem, Provinsi Bali, untuk melaksanakan pembersihan di lingkungan Pantai Ujung. Hal ini guna mewujudkan pantai dan laut di lingkungan Karangasem yang bersih dari sampah.

Kegiatan bersih-bersih pantai di mulai sejak Selasa (13/11) sore, dengan wilayah pembersihan dilakukan di sepanjang Pantai Ujung sampai dengan pantai perbatasan Desa Seraya Barat dengan Desa Tumbu. Kegiatan ini melibatkan seluruh personel SPKKL Bali bersama 30 (tiga puluh) warga masyarakat maritim setempat. Selain untuk menciptakan lingkungan pantai dan laut yang bersih dan sehat sehingga dapat berguna untuk seluruh masyarakat juga untuk meningkatkan jalinan silahturahmi antarpersonel SPKKL Bali dengan warga masyarakat maritim setempat.

Kadek Lis Martiaveni, salah satu personel SPKKL Bali menghimbau masyarakat agar kedepannya dapat mengurangi dan bahkan menghentikan penggunaan wadah plastik dalam berbagai kebutuhan. Himbauan tersebut disampaikan setelah ditemukan banyaknya sampah plastik dalam kegiatan tersebut. Selain itu sampah plastik merupakan sampah yang sulit untuk dimusnahkan, katanya pula.

Kegiatan selesai menjelang petang, sampah organik dikumpulkan di lokasi pembersihan dan langsung dibakar sedangkan sampah non-organik dikumpulkan untuk kemudian dibuang ke TPA. Semangat dan antusiasme masyarakat yang sangat tinggi memungkinkan kegiatan pembersihan pantai berjalan lancar dan dapat terselesaikan dengan baik. 


Autentikasi :
Kasubbag Humas Bakamla, Mardiono
Readmore »

Ketua Korpri Unit TNI AD Lakukan Kunjungan Ke Kodam IV/Diponegoro

Ketua Korpri Unit TNI AD Lakukan Kunjungan Ke Kodam IV/Diponegoro

Inspektur Kodam IV Diponegoro Kolonel Inf. Legowo Jatmiko WR, S.IP,. M.M mewakili Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Wuryanto menerima kunjungan Ketua Korp Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Unit TNI AD Drg Nora Tristyana, MARS, di Balai Diponegoro, Markas Kodam IV/Diponegoro, Watugong, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (14/11/2018). 

Kunjungan kerja Ketua Korpri Unit TNI AD ini dalam rangka pembinaan kepada anggota Korpri TNI AD di wilayah Kodam IV/Diponegoro dan mensosialisasikan berbagai kegiatan yang telah dan akan dilaksanakan oleh Korpri TNI AD dalam menyambut HUT ke-47 Korpri serta sosialisasi Permenhan Nomor 18 Tahun 2018 tentang seragan Korpri di lingkungan Kemenhan RI. 

Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Wuryanto dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Irdam IV/Diponegoro mengatakan, peran Korpri TNI AD di wilayah Kodam IV/Diponegoro diharapkan dapat lebih nyata dan aktual dalam menyikapi tantangan tugas TNI di masa depan.

Dikatakan Pangdam, Korpri TNI AD di lingkungan Kodam IV/Diponegoro diharapkan untuk meningkatkan keterampilan dan memahami tugas pokoknya untuk mendukung keberhasilan tugas Angkatan Darat. 

Selain itu Pangdam Juga berpesan kepada seluruh jajaran Korpri TNI AD di Kodam IV/Diponegoro untuk bersikap netral dalam menghadapi Pemilu legislatif dan Pilpres 2019. 

“ Dalam menghadapai Pilleg dan Pilpres tahun 2019, saya mengajak seluruh anggota Korpri agar tetap netral, Korpri harus berdiri di tengah-tengahmasyarakat. Saya minta Korpri dapat mewujudkan citra positif sebagai unsur aparatur negara, abdi negara dan abdi masyarakat”, ujar Pangdam dalam sambutan tertulisnya.

Sementara itu, Ketua Korpri Unit TNI AD Drg Nora Tristyana, MARS, dihadapan 500 PNS jajaran Kodam IV/Diponegoro mengatakan, pada HUT ke 47 Korpri Tahun 2018 tudah dan akan digelar berbagai antara lain ceramah edukatif tentang hukum dan disiplin PNS pada tanggal 24 Oktober 2018 di Madisbintalad, POR Korpri TNI AD pada tanggal 6-9 November 2018 di Mapuskesad. 

Sementara itu kegiatan yang akan dilaksanakan meliputi olah raga bersama yang diikuti oleh Korpri Mabes TNI dan Angkatan pada tanggal 16 November 2018 di Mabes TNI AU, donor darah yang akan. Di laksanakan pada tanggal 21 November di Mabes TNI AD dan puncaknya uUpacara HUT ke-47 Korpri tahun 2018 pada tanggal 29 November 2018 di Mabes TNI AL.  

Dalam kesempatan tersebut Ketua Unit Korpri TNI AD mengatakan bahwa Korpri di lingkungan Kementerian pertahanan telah berhasil mendorong pejabat yang berwenang di Kementerian Pertahanan untuk menyetujui pakaian seragam harian dan seragam baru yakni seragam dinas upacara yang selama ini belum dimiliki Korpri TNI AD.

 Perubahan pakaian ini telah disahkan melalui Permenhan Nomor : 18 Tahun 2018 tentang Pakaian Seragam Kementerian Pertahanan dan Permenhan nomor 18 tahun 2018 ini akan terus disosialisakan ke seluruh jajaran Korpri TNI AD. 

Pada kesempatan yang sama Kabag Tata laksana Setjen Kemhan RI Kolonel ARM Jati Bambang. P, S.IP, mengatakan, Permenhan Nomor 18 Tahun 2018 tentang pakaian seragam Kementerian Pertahanan (diundangkan oleh Ditjen Perbendaharaan UU Kemenkum & HAM pada tanggal 21 September 2018 dalam berita Negara Republik Indonesia Tahun 2018 nomor : 1324).
“Pegawai Negeri Sipil Kemhan yang selanjutnya disebut PNS Kemhan adalah pegawai yang bertugas di lingkungan. Kemenhan, Markas Besar Tentara Indonesia, dan Angkatan” (Pasal 1 angka 4 Permenhan Nomor : 18 Tahun 2018 ttg pakaian Seragam Kemhan).
Jenis-jenis pakaian seragam Kemhan (Khusus yang digunakan PNS Kemhan) : 

1. Pakaian Dinas Upacara (PDU) I PNS Kemenhan.
2. Pakaian Dinas Upacara (PDU) IV PNS Kemenhan.
3. Pakaian Seragam Pegawai Negeri Sipil (PS PNS) Kemenhan.
4. Pakaian Seragam Batik (PSB) Korpri, dan
5. Pakaian Dinas Lapangan (PDL) PNS.

Pakaian PDU I dipergunakan pada saat hari ulang tahun TNI, serah terima jabatan, purna tugas, ziarah dan sesuai kebutuhan. Sedangkan PDU IV PNS Kemenhan digunakan pada hari ulang tahun satuan dan sesuai kebutuhan.
Readmore »

Wakasad Letjen TNI Tatang Sulaiman Hadiri Sidang Ke-41 GBC Malindo Di Bali

Wakasad Letjen TNI Tatang Sulaiman Hadiri Sidang Ke-41 GBC Malindo Di Bali

BALI - Wakil Kepala Staf Angkatan Darat Letjen TNI Tatang Sulaiman mendampingi Menteri Pertahanan RI Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu dalam rangka mengikuti Sidang General Border Commonite (GBC) Malindo ke-41 di Hotel Pullman, Legian Kuta, Bali, Rabu (14/11/18).

Saat menerima kedatangan rombongan Menhan dan Wakasad di Bandara Lanud I Gusti Ngurah Rai, Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf Djoni Jonny Harianto Gulo mengatakan bahwa agenda Sidang ke-41 GBC Malindo diantaranya terkait tentang laporan kemajuan bersama bidang operasi maupun non operasi, laporan tindak lanjut pembahasan revisi SA-84, rencana sidang GBC Malindo 42 serta sambutan dari Ketua GBC/Pengerusi Indonesia maupun Malaysia  

“Bagi Indonesia kegiatan ini memiliki nilai penting dan strategis dalam memelihara serta meningkatkan hubungan kedua negara, Indonesia dan Malaysia khususnya, dalam menentukan kebijakan untuk menciptakan stabilitas keamanan di wilayah perbatasan kedua negara ini,” ujar Jonny.

“GBC Malindo merupakan forum koordinasi dan kebijakan lintas sektoral yang dilaksanakan fungsi teknis dengan melibatkan berbagai unsur antara lain Angkatan Bersenjata, Kepolisian, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Luar Negeri, dan Kementerian terkait dari kedua negara”, imbuhnya. 

Selain menjaga stabilitas daerah perbatasan, menurut Jonny, putra Nias yang juga pernah berdinas sebagai Dandim 1605/Belu ini bahwa GBC Malindo dilakukan juga untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar perbatasan kedua negara. 

“Sidang ini pertama kali digelar pada tahun 1972 ini, dan sebelum ini dilaksanakan di Kuala Lumpur, Malaysia pada tahun 2017” pungkas Jonny.

Direncanakan, Sidang GBC Malindo yang akan berlangsung tanggal 14 sampai 15 Nopember 2018 ini dihadiri oleh Menteri Pertahanan Malaysia YB Tuan Haji Muhamad Bin Sabu beserta delegasinya. (Dispenad)
Readmore »

Komandan Satrol Lantamal III Jakarta Bekali Mahasiswa UI Fakultas KedokteranTentang Bela Negara

Komandan Satrol Lantamal III Jakarta Bekali Mahasiswa UI 
Fakultas KedokteranTentang Bela Negara

Jakarta, 14 Nopember 2018,- Komandan Satuan Patroli Lantamal III Jakarta Kolonel Laut (P) Salim mewakili Danlantamal III Jakarta Laksamana Pertama TNI Denih Hendrata, S.E., M.M., memberikan pembekalan kepada Mahasiswa Fakultas Kedokteran UI (Universitas Indonesia) tentang wawasan kebangsaan dan bela negara guna menghadapi potensi ancaman dan tantangan situasi bangsa yang berkembang saat ini bertempat di Ruang Auditorium Rumpun Ilmu Kesehatan Universitas Indonesia, Jalan Prof. DR. Ir Somantri Brojonegoro, Kukusan, Beji, Depok, Jawa Barat, Selasa, (13/11).

Acara diawali dengan perkenalan, dilanjutkan ke pembahasan materi apa yang disebut perang modern (modern warfare) atau perang yang terjadi saat ini bukan hanya pada dimensi militer saja, melainkan mengalami perluasan dimensi seperti perang ideologi, perang politik, perang ekonomi, perang budaya, perang otak, perang teknologi dan perang psikologi.

Upaya untuk mempertahankan negara perlu diselenggarakan Sistem Pertahanan Rakyat Semesta (Sishanrata/Total Defense) dan untuk mendukung proses dalam meningkatkan semangat bela negara dibutuhkan kebijakan strategi dan upaya yang dirumuskan secara holistik, komprehensif dan implementatif. Seperti situasi yang berkembang saat ini, pertumbuhan ekonomi yang tinggi, pengaruh era globalisasi yang kuat, masyarakat yang semakin kritis dan mudah dipengaruhi, kejahatan terorisme, narkoba, medsos, sex bebas dan LGBT (Lesbian, Gay, Bisexual, Transgender) serta situasi kehidupan politik dalam negeri.

Guna menghadapi situasi tersebut perlu adanya kesadaraan “Bela Negara” dengan pengertian bahwa bela negara adalah tekad, sikap dan tindakan warga negara yang dijiwai kecintaanya kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 dalam menjamin kelangsungan hidup bangsa dan negara serta memiliki nilai-nilai dasar bela negara yaitu Cinta Tanah Air, sadar berbangsa dan bernegara, yakin pada Pancasila sebagai Ideologi negara dan rela berkorban untuk bangsa dan negara serta memiliki kemampuan dalam membela negara. 

Diakhir penyampaiannya bahwa “Bela Negara” adalah bagian tak terpisahkan dari kehidupan nasional yang bertujuan memenangkan, mencegah dan meniadakan segala bentuk ancaman yang membahayakan kedaulatan negara, juga merupakan hak dan kewajiban setiap Warga Negara Republik Indonesia, serta melibatkan seluruh elemen dan lapisan masyarakat dengan memanfaatkan seluruh aspek kekuatan nasional dan siapapun yang memegang tampuk pemerintahan harus melaksanakan program-program pembangunan nasional secara efektif dan efesien, memberantas KKN dan tetap waspada terhadap timbulnya krisis.

Hadir pada acara tersebut Kadiskes Lantamal III, Kadisfotmar Lantamal III, dan Pasops Yonmarhanlan III.
Readmore »

Pangkoarmada I Resmikan 31 Perwira Remaja AAL 63 Sebagai Warga Baru Koarmada I

Pangkoarmada I Resmikan 31 Perwira Remaja AAL 63 Sebagai Warga Baru Koarmada I

 Jakarta, 14 Nopember 2018,-- Panglima Komando Armada I (Pangkoarmada I) Laksamana Muda TNI Yudo Margono, S.E., M.M., menerima 31 Perwira Remaja lulusan Akademi Angkatan Laut Angkatan 63 Tahun 2018 dalam upacara tradisi khas TNI AL di Lapangan Arafuru Mako Koarmada I, Jakarta Pusat, Rabu (14/11).

 31 Perwira Remaja lulusan Akademi Angkatan Laut Angkatan 63 Tahun 2018 tersebut terdiri dari 29 Perwira Pria dan 2 Perwira Korps Wanita Angkatan Laut (Kowal) dengan rincian Korps Pelaut 18 orang, Korps Teknik 5 orang, Korps Elektro 3 orang, dan Korps Suplay 5 orang. Para Perwira Remaja tersebut nantinya akan bertugas dan memperkuat KRI Jajaran Koarmada I. 

 Pangkoarmada I dalam sambutannya menyampaikan bahwa upacara tradisi penerimaan ini merupakan acara yang menandakan diterimanya Perwira Remaja yang baru menyelesaikan pendidikan Perwira dan masuk ke lingkungan kedinasan yang merupakan langkah awal dalam meniti karir di lingkungan TNI Angkatan Laut, khususnya di KRI Jajaran Koarmada I. Dengan demikian diharapkan harus selalu belajar dan bekerja secara baik untuk menambah wawasan pengetahuan sesuai lingkup penugasan yang akan dijalani.

 Penugasan awal Perwira Remaja TNI Angkatan Laut di Jajaran KRI sangat diperlukan untuk mengawali karier dengan menimba ilmu serta pengalaman secara lengkap, sekaligus membentuk dan meletakkan dasar-dasar kepemimpinan dalam pengembangan karier selanjutnya. Perwira pada hakikatnya adalah Prajurit Karier yang dipersiapkan sebagai kader-kader pemimpin TNI Angkatan Laut dimasa depan, oleh karena itu profesionalisme dan komitmen yang kuat dalam memajukan organisasi meupakan tuntutan dinas yang tidak dapat ditunda dalam menghadapi perkembangan lingkungan strategi saat ini.

 Pada kegiatan tersebut, Pangkoarmada I melaksanakan penyiraman Tirta Surya Fajar Putra Samudra yang berarti air kehidupan bagi Prajurit Matra Laut kepada Perwira Remaja AAL Angkatan 63 yang melambangkan keperkasan dan menjadi modal dalam menegakkan kedaulatan di laut. Sementara itu, prosesi tradisi penerimaan yang dilakukan oleh Ketua Daerah Jalasenastri Armada I memiliki makna betapa besar perhatian dan kasih seorang ibu untuk memberikan bekal dan doa restu kepada Perwira Remaja agar selalu dalam perlindungan Tuhan Yang Maha Esa ketika melaksanakan penugasan dan menempuh karier.
Readmore »

 

CALEG PERINDO DPRD DKI DAPIL 9 NO.6

CALEG PERINDO DPRD DKI DAPIL 9 NO.6