103 Mahasiswa D3 ITL Trisakti Ikuti Outbound Kebangsaan

103 Mahasiswa D3 ITL Trisakti Ikuti Outbound Kebangsaan

Dalam upaya memberikan bekal kepada mahasiswa Institut Transportasi dan Logistik Trisakti (ITL Trisakti) khususnya yang akan menyelesaikan pendidikan D3, 103 Mahasiswa mengikuti kegiatan Outbound Kebangsaan.

Acara pelepasan dilakukan di lapangan upacara bersamaan dengan Upacara rutin tiap bulan pada tanggal 17, dan dilepas secara reami oleh Ketua Yayasan Trisakti, Dr Bimo Prakoso.


Dalam pesannya Dr Bimo Prakoso meminta pada seluruh peserta Outbound Kebangsaan untuk kompak dan membangun kebersamaan, tim work harus solid, apalagi para mahasiswa yang sebentar lagi lulus dan mengabdi di masyarakat, agar tetap kompak, sehingga hasilnya juga menjadi lebih baik, daripada kerja sendiri, tegasnya.

Sebelum mereka mengabdi di masyarakat memang harus digembleng supaya kuat dan hebat-hebat, mereka tidak boleh ada yang pinter sendiri, namun harus saling membantu, dengan pembekalan Wawasan Kebangsaan melalui outbound diharapkan mereka benar-benar siap mental, baik secara fisik maupun psikologi, ungkap Dr Bimo Prakoso. (Nurul)
Readmore »

TUMBUHKAN SEMANGAT PATRIOTISME DAN JIWA NASIONALISME, SATGAS MARITIM (MTF) TNI KONTINGEN GARUDA XXVIII-K/UNIFIL BERIKAN PEMBEKALAN WAWASAN KEBANGSAAN KEPADA 133 WARGA NEGARA INDONESIA DI LEBANON

TUMBUHKAN SEMANGAT PATRIOTISME & JIWA NASIONALISME, SATGAS MARITIM (MTF) TNI KONTINGEN GARUDA XXVIII-K/UNIFIL BERIKAN PEMBEKALAN WAWASAN KEBANGSAAN KEPADA 133 WARGA NEGARA INDONESIA DI LEBANON

Guna menumbuhkan semangat patriotisme dan jiwa nasionalisme, Prajurit Satgas Maritim (TNI) Kontingen Garuda (Konga) XXVIII-K/UNIFIL KRI Sultan Hasanuddin-366 berikan pembekalan wawasan kebangsaan kepada 133 Warga Negara Indonesia (WNI) yang menetap di Lebanon, Minggu (16/12) bertempat di Batroun Village, Lebanon.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini dibuka oleh Duta Besar Luar Biasa Berkuasa Penuh (LBPP) RI untuk Lebanon Achmad Chozin Chumaidy dan merupakan kerja sama antara Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Beirut untuk Lebanon dengan Satgas Maritim (TNI) Kontingen Garuda (Konga) XXVIII-K/UNIFIL.


 Adapun pengisi materi dalam pembekalan tersebut adalah Kapten Laut (KH) Friget Wiyanto,S.H., (perwira hukum satgas MTF XXVIII-K) yang didampingi Perwira Psikologi Lettu Laut (KH) Wahyu Gunawan, S.Psi, dan Perwira Kesehatan Lettu Laut (K) dr. Bimo Mukti W. 

Dalam kesempatan tersebut, Dansatgas Letkol Laut (P) Cecep Hidayat, S.E.,M.Si, menyampaikan bahwa sikap dan perilaku patriotik justru dimulai dari hal-hal yang sederhana seperti saling tolong menolong, sikap saling menghormati, menciptakan kerukunan beragama serta menghargai dan melestarikan budaya bangsa.

Menurutnya, wawasan kebangsaan saat ini begitu penting dan perlu ditumbuhkan, 
agar persatuan dan kesatuan Bangsa Indonesia tidak terpecah-pecah.

Lebih lanjut Dansatgas menyampaikan, cara pandang terhadap wawasan kebangsaan harus ditumbuhkan untuk menghindari benih-benih primodialisme, fanatisme kelompok, fanatisme golongan, kesukuan, dan lain-lain yang menimbulkan perpecahan.

 "Untuk itu dalam mencegahnya, diperlukan pemahaman wawasan kebangsaan dengan memberikan sosialisasi kepada warga negara Indonesia di Lebanon baik mahasiswa maupun yang bekerja terkait pentingnya pembelajaran kesadaran berbangsa dan bernegara kepada seluruh lapisan warga negara Indonesia di Lebanon, seperti dalam kegiatan ini," tambahnya

Acara pembekalan wawasan kebangsaan diawali dengan kegiatan outbound yang melibatkan seluruh peserta dilanjutkan dengan kegiatan pembekalan. Peserta yang menerima pembekalan terdiri dari 68 mahasiswa Indonesia, 40 staf KBRI beserta keluarga, dan 25 warga Indonesia yang bekerja di Lebanon dengan jumlah total 133 peserta.
Readmore »

SATGAS MARITIM (MTF) TNI KONTINGEN GARUDA (KONGA) XXVIII-K/KRI SULTAN HASANUDDIN-366 EVAKUASI CREW KAPAL JERMAN YANG MENGALAMI MUSIBAH KEBAKARAN

SATGAS MARITIM (MTF) TNI KONTINGEN GARUDA (KONGA) XXVIII-K/KRI SULTAN HASANUDDIN-366 EVAKUASI CREW KAPAL JERMAN YANG MENGALAMI MUSIBAH KEBAKARAN

Satgas Maritim (MTF) TNI Kontingen Garuda (Konga) XXVIII-K/KRI Sultan Hasanuddin-366 bergerak dengan cepat melaksanakan evakuasi medis udara terhadap 1 personil crew Kapal Jerman FGS Oldenburg F-263 yang mengalami cidera luka berat akibat musibah kebakaran, (13/12) di Area Maritime Of Operation, Laut Mediterania, Lebanon.

 Kegiatan ini merupakan latihan interoperability evakuasi medis udara dengan sandi "Angel Rescue IV" yang menggunakan Heli Dauphin AS-365 N3+ dan rumah sakit sipil Saint George University Hospital sebagai sarana evakuasi medis.

 Dalam kegiatan tersebut, diskenariokan kapal Jerman FGS Oldenburg F-263 mengalami kebakaran yang mengakibatkan tiga korban terluka dengan kategori 1 luka berat dan 2 luka sedang.   


Satu korban yang mengalami luka berat dievakuasi menggunakan Heli Dauphin AS-365 N3+ yang dikemudikan pilot Kapten Laut (P) Muhammad Al Amin dan Co Pilot Kapten Laut (P) Ario Letto menuju Saint George University Hospital untuk penanganan lebih lanjut.

Menurut Dansatgas Letkol Laut (P) Cecep Hidayat, S.E.,M.Si, kegiatan latihan dilaksanakan dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan unsur-unsur MTF dan meningkatkan kemampuan tim rescue crew kapal, helikopter Dauphin AS-365 N3+ serta tim medis baik yang ada di unsur MTF maupun yg ada di Saint Goerge Hospital guna mengantisipasi terjadinya musibah/kecelakaan yang dialami oleh personel UNIFIL khususnya crew kapal MTF yang sedang bertugas di Area Maritime of Operation (AMO).
"Latihan ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan unsur-unsur MTF dan meningkatkan kemampuan tim rescue crew kapal, crew heli dan tim medis untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan yang dialami crew kapal saat bertugas," tandasnya.

Satuan Tugas Maritim TNI Kontingen Garuda XXVIII-K/Unifil (United Nations Interim Force in Lebanon) yang dipimpin oleh Letkol Laut (P) Cecep Hidayat, S.E.,M.Si , adalah satgas yang bertugas sebagai pasukan pemeliharaan perdamaian dunia dibawah naungan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) selama satu tahun di wilayah perairan Lebanon dengan menggunakan KRI Sultan Hasanuddin-366.
Readmore »

JANGAN GANGGU JOKOWI LAGI

JANGAN GANGGU JOKOWI LAGI

Bogor, Dia bekerja setengah mati untuk kita nikmati. Tidak kenal siang atau malam hari, bahkan Dia hampir tidak pernah berlibur diri karena dia cinta negeri. 

Dia telah berbuat banyak, masih saja dicaci-maki & dituduh bela asing dan PKI. Padahal dia tidak sehina dan sekeji itu, hanya semata-mata untuk pertiwi. 

Dia memang semata-mata mengabdi demi Indonesia yang dia sayangi, agar rakyat dipinggiran tidak terisolasi sebagaimana saudaranya di kota yang lebih berduit.

Semangatnya tetap menyala seperti api, tidak pernah mati demi bangsa dan negara agar maju dan berseri-seri. Tapi kalau soal korupsi, dia tidak pernah mau kompromi

Itulah Jokowi orang bersih, juga sangat Islami selalu rendah diri karena filsafati Jawani.

Djafar Badjeber, Pengamat Politik
Readmore »

Kasad: Palagan Ambarawa, Kesemestaan Perjuangan Rakyat Indonesia

Kasad: Palagan Ambarawa, Kesemestaan Perjuangan Rakyat Indonesia

AMBARAWA - Peristiwa Palagan Ambarawa merupakan sejarah bangsa Indonesia yang menunjukkan kesemestaan perjuangan kemerdekaan yang melibatkan para pemuda serta masyarakat melawan kekuatan kolonial Belanda. Hal tersebut diungkapkan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa dalam amanat tertulisnya pada upacara peringatan Hari Juang Kartika (HJK) 2018, di Lapangan Panglima Besar Jenderal Soedirman Ambarawa, Sabtu (15/12/2018).

Dalam amanatnya yang dibacakan Wakasad Letjen TNI Tatang Sulaiman, Kasad juga mengucapkan selamat Hari Juang Kartika dan penghargaan kepada segenap prajurit dan Pegawai Negeri Sipil TNI AD beserta keluarga atas pengabdiannya selama ini.

Dikatakan Kasad, torehan tinta emas perjuangan para pemuda dan masyarakat Ambarawa bersama Tentara Keamanan Rakyat (TKR) menunjukan kesemestaan yang berujung kepada direbutnya kembali Ambarawa dari kolonial Belanda.

 “Semangat patriotisme dan nasionalisme yang dibungkus dengan keberanian, keikhlasan, serta kerelaan berkorban dalam menghadapi musuh yang jauh lebih kuat, mampu menghantarkan para pejuang bersama rakyat mempertahankan kemerdekaan Indonesia,” tegas Jenderal TNI Andika Perkasa.

Selanjutnya, kepada seluruh peserta upacara dan seluruh prajurit yang hadir, tema TNI Angkatan Darat Mengabdi dan Membangun Bersama Rakyat, merepresentasikan komitmen seluruh prajurit TNI AD dalam mengemban amanat perjuangan, yaitu membela kepentingan seluruh rakyat Indonesia.

Pada akhir amanat, Kasad berpesan bahwa sebagai generasi penerus, wajib menjadikan semangat kemanunggalan TNI dan rakyat tersebut sebagai pendorong pengabdian bersama dalam menghadapi tantangan masa depan yang semakin kompleks serta dinamis. 

“Saya mengajak agar momentum peringatan Hari Juang Kartika dimanfaatkan untuk melakukan introspeksi serta koreksi diri dan selanjutnya menatap lurus ke depan guna memantapkan langkah bersama guna mewujudkan TNI AD yang kuat, tangguh, modern dan profesional,”pungkasnya.

Usai kegiatan upacara, dilanjutkan dengan atraksi terjun payung yang dilakukan oleh 20 orang penerjun dari TNI AD, fly pass hely TNI AD, atraksi bela diri militer, sosiodrama Palagan Ambarawa, pemberian bantuan kepada masyarakat, syukuran dan hiburan. 

Selesai upacara, dihadapan awak media, Letjen TNI Tatang Sulaiman mengatakan bahwa TNI AD akan menjadi besar dan membangun serta mengabdi untuk negeri bersama rakyat. 

Terkait pesan yang ingin disampaikan dari Sosio Drama yang berhasil menyedot perhatian masyarakat, Wakasad menyampaikan bahwa cuplikan sosio drama tersebut menggambarkan tentang kegigihan para pejuang dalam mengusir penjajah dari Ambarawa.

 "Ada semangat kebersamaan, ada sinergi antara komponen-komponen masyarakat pada saat itu, sehingga bisa mengusir tentara Sekutu yang begitu modern yang lengkap dengan persenjataan,"jelasnya.

"Semoga TNI Angkatan Darat akan semakin profesional, semakin kuat dan semakin modern. Untuk mewujudkannya, TNI Angkatan Darat tetap selalu baik-baik dengan rakyat, karena itu adalah kekuatan,"pungkasnya.

Selain melaksanakan upacara, tidak hanya di Ambarawa, seluruh jajaran TNI AD juga melaksanakan kegiatan pameran Alutsista, bakti sosial, rehab rumah, pemberian kaki palsu, pengobatan massal, olah raga bersama dan lain sebagainya yang semuanya dilakukan untuk rakyat.

Dalam upacara tersebut, juga dihadiri oleh mantan Kasad Jenderal TNI Mulyono, para sesepuh TNI AD, para pejabat TNI, Polri, Pemda, purnawirawan dan pejuang, serta tokoh-tokoh masyarakat. Bertindak sebagai Komandan Upacara, Wadanrindam IV/Dip, Kolonel Inf Surya Wibawa Suparman. (Dispenad).
Readmore »

Kasad: Palagan Ambarawa, Kesemestaan Perjuangan Rakyat Indonesia 

AMBARAWA - Peristiwa Palagan Ambarawa merupakan sejarah bangsa Indonesia yang menunjukkan kesemestaan perjuangan kemerdekaan yang melibatkan para pemuda serta masyarakat melawan kekuatan kolonial Belanda. Hal tersebut diungkapkan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa dalam amanat tertulisnya pada upacara peringatan Hari Juang Kartika (HJK) 2018, di Lapangan Panglima Besar Jenderal Soedirman Ambarawa, Sabtu (15/12/2018).

Dalam amanatnya yang dibacakan Wakasad Letjen TNI Tatang Sulaiman, Kasad juga mengucapkan selamat Hari Juang Kartika dan penghargaan kepada segenap prajurit dan Pegawai Negeri Sipil TNI AD beserta keluarga atas pengabdiannya selama ini.

Dikatakan Kasad, torehan tinta emas perjuangan para pemuda dan masyarakat Ambarawa bersama Tentara Keamanan Rakyat (TKR) menunjukan kesemestaan yang berujung kepada direbutnya kembali Ambarawa dari kolonial Belanda.

 “Semangat patriotisme dan nasionalisme yang dibungkus dengan keberanian, keikhlasan, serta kerelaan berkorban dalam menghadapi musuh yang jauh lebih kuat, mampu menghantarkan para pejuang bersama rakyat mempertahankan kemerdekaan Indonesia,” tegas Jenderal TNI Andika Perkasa.

Selanjutnya, kepada seluruh peserta upacara dan seluruh prajurit yang hadir, tema TNI Angkatan Darat Mengabdi dan Membangun Bersama Rakyat, merepresentasikan komitmen seluruh prajurit TNI AD dalam mengemban amanat perjuangan, yaitu membela kepentingan seluruh rakyat Indonesia.

Pada akhir amanat, Kasad berpesan bahwa sebagai generasi penerus, wajib menjadikan semangat kemanunggalan TNI dan rakyat tersebut sebagai pendorong pengabdian bersama dalam menghadapi tantangan masa depan yang semakin kompleks serta dinamis. 

“Saya mengajak agar momentum peringatan Hari Juang Kartika dimanfaatkan untuk melakukan introspeksi serta koreksi diri dan selanjutnya menatap lurus ke depan guna memantapkan langkah bersama guna mewujudkan TNI AD yang kuat, tangguh, modern dan profesional,”pungkasnya.

Usai kegiatan upacara, dilanjutkan dengan atraksi terjun payung yang dilakukan oleh 20 orang penerjun dari TNI AD, fly pass hely TNI AD, atraksi bela diri militer, sosiodrama Palagan Ambarawa, pemberian bantuan kepada masyarakat, syukuran dan hiburan. 

Selesai upacara, dihadapan awak media, Letjen TNI Tatang Sulaiman mengatakan bahwa TNI AD akan menjadi besar dan membangun serta mengabdi untuk negeri bersama rakyat. 

Terkait pesan yang ingin disampaikan dari Sosio Drama yang berhasil menyedot perhatian masyarakat, Wakasad menyampaikan bahwa cuplikan sosio drama tersebut menggambarkan tentang kegigihan para pejuang dalam mengusir penjajah dari Ambarawa.

 "Ada semangat kebersamaan, ada sinergi antara komponen-komponen masyarakat pada saat itu, sehingga bisa mengusir tentara Sekutu yang begitu modern yang lengkap dengan persenjataan,"jelasnya.

"Semoga TNI Angkatan Darat akan semakin profesional, semakin kuat dan semakin modern. Untuk mewujudkannya, TNI Angkatan Darat tetap selalu baik-baik dengan rakyat, karena itu adalah kekuatan,"pungkasnya.

Selain melaksanakan upacara, tidak hanya di Ambarawa, seluruh jajaran TNI AD juga melaksanakan kegiatan pameran Alutsista, bakti sosial, rehab rumah, pemberian kaki palsu, pengobatan massal, olah raga bersama dan lain sebagainya yang semuanya dilakukan untuk rakyat.

Dalam upacara tersebut, juga dihadiri oleh mantan Kasad Jenderal TNI Mulyono, para sesepuh TNI AD, para pejabat TNI, Polri, Pemda, purnawirawan dan pejuang, serta tokoh-tokoh masyarakat. Bertindak sebagai Komandan Upacara, Wadanrindam IV/Dip, Kolonel Inf Surya Wibawa Suparman. (Dispenad).
Readmore »

Peringati Hari Juang Kartika Ke 73, Wakasad Pimpin Ziarah Di TMP Giri Tunggal.

Peringati Hari Juang Kartika Ke 73, Wakasad Pimpin Ziarah Di TMP Giri Tunggal.

Dalam rangkaian- kegiatan peringatan Hari Juang Kartika (HJK) tahun 2018 terpusat, Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Tatang Sulaiman bersama para pejabat se Garnisun Semarang melaksanakan ziarah rombongan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Giri Tunggal, Semarang.

Demikian disampaikan Kepala Penerangan Kodam IV/Dip Kolonel Arh Zaenudin , S.H., M.H. dalam rilis tertulisnya, Semarang, Sabtu (15/12/2018).

Menurut Zaenudin, sebagai bangsa yang besar, harus mengenang dan menghargai jasa para Pahlawannya, yang diantaranya dengan melaksanakan kegiatan yang rutin dilaksanakan oleh bangsa Indonesia yaitu ziarah dan tabur bunga.

"Ini penting dan harus ditanamkan dalam diri kita, karena para pahlawan berjuang semata-mata demi kemerdekaan serta menjaga keutuhan dan kedulatan NKRI,"ujarnya.

" Para syuhada yang gugur sebagai kusuma bangsa tidak hanya mengorbankan jiwa dan raga, namun juga harta bahkan keluarganya pun mereka tinggalkan. Jadi sangatlah patut bagi kita untuk senantiasa mendoakan dan menghargai jasa-jasanya,"tambah Zaenudin.
Lebih lanjut, lulusan Akmil 1996 ini menyampaikan bahwa kegiatan ziarah dan tabur bunga yang dilakukan oleh Wakasad dan rombongan se-Garnizun Semarang di TMP Giri Tunggal juga merupakan sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan atas jasa para pahlawan tersebut.

Pelaksanaan ziarah dan tabur bunga juga dihadiri Pangdam IV/Dip Mayjen TNI Mochamad Effendi, para pejabat teras Mabesad dan Kodam IV/Dip, pejabat TNI se-Garnisun Semarang serta undangan lainnya.

Usai melaksanakan Ziarah dan tabur bunga Wakasad dan rombongan berangkat ke Ambarawa untuk melaksanakan upacara peringatan upacara Hari Juang Kartika tahun 2018 dilapangan Panglima Besar Jenderal Sudirman. (Dispenad).
Readmore »

Tak Terbendung, Ribuan Warga Tonton Aksi Pesawat Hingga Drama Kolosal Palagan Ambarawa

Tak Terbendung, Ribuan Warga Tonton Aksi Pesawat Hingga Drama Kolosal Palagan Ambarawa

SEMARANG - Ribuan Warga tumpah ruah dan antusias menyaksikan berbagai atraksi yang ditampilkan setelah pelaksanaan upacara peringatan Hari Juang Kartika (HJK) terpusat tahun 2018 di Lapangan Panglima Besar Jenderal Soedirman, Ambarawa, Sabtu (15/12/18).

Mulai dari parade fly pass pesawat Penerbad dari berbagai jenis, kemudian aksi memukau puluhan penerjun payung hingga suguhan drama kolosal Palagan Ambarawa menjadi pertunjukan menarik dan bangkitkan semangat kepahlawanan diperingatan HJK kali ini.

Seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengaku terkesima dengan pertunjukan yang disuguhkan para anggota TNI AD kali ini.

"Luar biasa, TNI AD hebat, memang makin modern dan profesional," ujarnya.

Luapan kekaguman warga ini disampaikan usai ia menyaksikan demonstrasi fly pass helly TNI AD dengan pesawat canggih diantaranya adalah pesawat Apache.

Selain parade pesawat dari berbagai jenis, aksi tak kalah menakjubkan juga dilakukan oleh 20 orang peterjun payung dari Persatuan Terjun Payung Angkatan Darat (PTPAD).

Mereka memperagakan sejumlah aksi terjun bebas (free fall) dengan membawa berbagai bendera satuan jajaran TNI AD. Para peterjun payung ini memiliki segudang prestasi dan menorehkan banyak rekor di udara.

Begitupun dengan pertunjukan drama kolosal Palagan Ambarawa juga berhasil menyuguhkan heroisme warga Ambarawa dan sekitarnya kala sukses memukul mundur tentara sekutu Belanda, tujuh puluh tiga tahun silam.

Sebelumnya drama kolosal, dihadapan Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Tatang Sulaiman dan ribuan penonton yang memadati lapangan, ratusan anggota yang dibawah pimpinan Danbrigif-4/DR Kolonel Inf Hartono memperagakan aksi bela diri Karate, Taekwondo, Yongmoodo hingga demonstrasi perkelahian dan pemecahan benda keras.

"Selain unjuk kebolehan keahlian para prajuritnya, TNI AD juga menggelar sejumlah kegiatan bakti sosial bagi masyarakat," jelas Kapendam IV/Dip Kolonel Arh Zaenudin, S.H.,M.H. di sela-sela menonton atraksi tersebut.

Menurutnya kegiatan bakti sosial tersebut diantaranya pengobatan umum dan donor darah masing-masing untuk 1000 orang, pengobatan gigi dan pemeriksaan mata yang masing-masing untuk 500 orang.

"Juga ada khitanan massal dengan peserta 100 anak, operasi bibir sumbing sebanyak 60 orang, serta penyerahan 124 kaki palsu, pembagian kursi roda sebanyak 50 orang dan 10.500 sembako bagi warga yang tidak mampu," tambahkannya.

Ditempat yang sama, sebelum pemberian sembako, salah satu warga bernama Tinangun Gimin (74 tahun) warga desa Tolokan Kecamatan Getasan Kabupaten Semarang, terlihat gembira akan mendapatkan bantuan sembako. Ia bersama 20 orang rekan-rekannya yang tidak mampu, datang ke acara peringatan HJK 

"Kulo Seneng (saya senang)," ujarnya ketika ditanya perasaanya akan mendapatkan bantuan Sembako. (Dispenad).
Readmore »

Tak Terbendung, Ribuan Warga Tonton Aksi Pesawat Hingga Drama Kolosal Palagan Ambarawa

SEMARANG - Ribuan Warga tumpah ruah dan antusias menyaksikan berbagai atraksi yang ditampilkan setelah pelaksanaan upacara peringatan Hari Juang Kartika (HJK) terpusat tahun 2018 di Lapangan Panglima Besar Jenderal Soedirman, Ambarawa, Sabtu (15/12/18).

Mulai dari parade fly pass pesawat Penerbad dari berbagai jenis, kemudian aksi memukau puluhan penerjun payung hingga suguhan drama kolosal Palagan Ambarawa menjadi pertunjukan menarik dan bangkitkan semangat kepahlawanan diperingatan HJK kali ini.

Seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengaku terkesima dengan pertunjukan yang disuguhkan para anggota TNI AD kali ini.

"Luar biasa, TNI AD hebat, memang makin modern dan profesional," ujarnya.

Luapan kekaguman warga ini disampaikan usai ia menyaksikan demonstrasi fly pass helly TNI AD dengan pesawat canggih diantaranya adalah pesawat Apache.

Selain parade pesawat dari berbagai jenis, aksi tak kalah menakjubkan juga dilakukan oleh 20 orang peterjun payung dari Persatuan Terjun Payung Angkatan Darat (PTPAD).

Mereka memperagakan sejumlah aksi terjun bebas (free fall) dengan membawa berbagai bendera satuan jajaran TNI AD. Para peterjun payung ini memiliki segudang prestasi dan menorehkan banyak rekor di udara.

Begitupun dengan pertunjukan drama kolosal Palagan Ambarawa juga berhasil menyuguhkan heroisme warga Ambarawa dan sekitarnya kala sukses memukul mundur tentara sekutu Belanda, tujuh puluh tiga tahun silam.

Sebelumnya drama kolosal, dihadapan Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Tatang Sulaiman dan ribuan penonton yang memadati lapangan, ratusan anggota yang dibawah pimpinan Danbrigif-4/DR Kolonel Inf Hartono memperagakan aksi bela diri Karate, Taekwondo, Yongmoodo hingga demonstrasi perkelahian dan pemecahan benda keras.

"Selain unjuk kebolehan keahlian para prajuritnya, TNI AD juga menggelar sejumlah kegiatan bakti sosial bagi masyarakat," jelas Kapendam IV/Dip Kolonel Arh Zaenudin, S.H.,M.H. di sela-sela menonton atraksi tersebut.

Menurutnya kegiatan bakti sosial tersebut diantaranya pengobatan umum dan donor darah masing-masing untuk 1000 orang, pengobatan gigi dan pemeriksaan mata yang masing-masing untuk 500 orang.

"Juga ada khitanan massal dengan peserta 100 anak, operasi bibir sumbing sebanyak 60 orang, serta penyerahan 124 kaki palsu, pembagian kursi roda sebanyak 50 orang dan 10.500 sembako bagi warga yang tidak mampu," tambahkannya.

Ditempat yang sama, sebelum pemberian sembako, salah satu warga bernama Tinangun Gimin (74 tahun) warga desa Tolokan Kecamatan Getasan Kabupaten Semarang, terlihat gembira akan mendapatkan bantuan sembako. Ia bersama 20 orang rekan-rekannya yang tidak mampu, datang ke acara peringatan HJK 

"Kulo Seneng (saya senang)," ujarnya ketika ditanya perasaanya akan mendapatkan bantuan Sembako. (Dispenad).
Readmore »

Terima Kaki Palsu dari Wakasad, setelah 24 tahun Pardiyono bisa jalan normal kembali

Terima Kaki Palsu dari Wakasad, setelah 24 tahun Pardiyono bisa jalan normal kembali

SEMARANG -tniad.mil.id - Pardiyono (32 tahun) sangat gembira ketika menerima kaki palsu dari Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Tatang Sulaiman pada acara peringatan Hari Juang Kartika (HJK) tahun 2018, di Lapangan Panglima Besar Jenderal Soedirman, Ambarawa, Sabtu (15/12/2018).

Warga Genting Jambu, Kecamatan Ambarawa ini, seakan tidak percaya bisa berjalan normal kembali. Dirinya berkali-kali memandang serta memegang dan mengelus kaki kirinya.

Ketika ditemui setelah upacara, Ia pun tidak bisa menutupi rasa kegembiraannya dan berkali-kali menyampaikan terima kasih yang mendalam kepada TNI AD atas bantuan kaki palsu yang diberikan untuknya. 

"Bantuan (kaki palsu) ini sangat berarti. Saya kini bisa berjalan normal, layaknya orang-orang pada umumnya,"ujarnya. 
 
Lebih lanjut ayah dari seorang anak yang berusia 7 tahun ini, bercerita bahwa kehilangan kakinya itu berawal dari operasi dibagian telapak kakinya di salah satu rumah sakit pada tahun 1994.

"Daging tumbuh di telapak kaki, ada benjolan. Kemudian, kaki saya di kupas (operasi) tapi tidak ditutup, tidak dijahit dan infeksi. Saya merasa sakit selama 21 tahun,"ungkapnya

"Karena ada sakit gula dan setiap kecapean, pendarahan terus, maka pada tahun 2015, kaki diamputasi", imbuhnya. 

Buruh batako yang bekerja bersama saudaranya ini, menyampaikan bahwa dirinya mendapatkan informasi pemberian kaki palsu tersebut dari Sumadi (warga Merican, Semarang). 

"Pak Sumadi telepon, mas nek jenengan meh minta,sesuk neng Kodam Diponegoro (mas kalau anda mau minta besok ke Kodam Diponegoro)," ujarnya sambil tersenyum.

Dengan kaki palsunya, atlet difabel yang pernah bertanding di Pekan Para Games (Perparprov) Provinsi Jawa Tengah ke-3 Tahun 2018 di Surakarta semakin kuat keinginannya untuk berusaha mandiri ini.

"Saya ikut, lomba pada Cabor (cabang olah raga) lempar lembing, tolak peluru dan lempar cakram," katanya.

"Tapi kalah, karena ditandingkan dengan lawan yang kakinya utuh tapi jarinya nda ada dan dengan atlet pelatnas yang ikut paragames,"sambungnya. 

Saat mengakhiri wawancaranya, Pardiyono menyampaikan harapannya untuk TNI AD yang menurutnya banyak membantu masyarakat dan kaum difabel seperti dirinya.

"Saya berterima kasih, sangat berterima kasih kepada para TNI yang sudah peduli kepada kaum seperti saya, kaum difabel. Semoga TNI lebih maju. Semangatlah pokoknya," pungkasnya. 

Pada acara puncak HJK, Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Tatang Sulaiman, selain menyerahkan 124 kaki Palsu juga menyerahkan bantuan Sembako 10.500 paket bagi masyarakat tidak mampu, pemberian kursi roda dan penyerahan kunci rumah kepada purnawirawan yang rumahnya di rehab.

Bantuan 124 kaki palsu yang diberikan oleh Wakasad kepada 122 orang difabel, merupakan hasil kerjasama antara TNI AD dengan PT. Armindo Prima, PT. KNI (Kaltim Nitrate Indonesia) serta Kick Andy Foundation. (Dispenad)
Readmore »

KAL MAPOR BERHASIL PEDAMKAN API KAPAL YANG TERBAKAR DI PERAIRAN BATUAMPAR

KAL MAPOR BERHASIL PEDAMKAN API KAPAL YANG TERBAKAR DI PERAIRAN BATUAMPAR

Tanjungpinang 15 Desember 2018,.... Salah satu unsur Satuan Kapal Patroli (Satrol) Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) IV Tanjungpinang yakni Kapal Angkatan Laut (KAL) Mapor II-4-64 berhasil memadamkan api di MV. Aventador yang mengalami kebakaran di Perairan Batuampar Batam, Kepulauan Riau (Kepri). Sabtu (15/12).

Kejadian tersebut terjadi saat KAL Mapor II-4-46 sedang melaksanakan patroli di Perairan Pulau Sambu kemudian menerima informasi lewat radio VTS Batam bahwa telah terjadi kebakaran sebuah kapal di Perairan Batuampar, Batam. Berdasarkan informasi tersebut KAL Mapor II-4-46 segera memuju ke lokasi dan terlihat secara visual asap memgepul dari sebuah kapal di perairan tersebut.

Setelah KAL Mapor II-4-46 tiba pada posisi 01 09 l.872 Lintang Utara dan 103 58.619 Bujur Timur diketahui asap yang memgepul berasal dari MV. Aventador yang terbakar posisi lego jangkar di Perairan Batuampar, Batam. Kebakaran tersebut terjadi di Buritan Kapal Dek II (kamar tidur ABK).

Selamjutnya Komandan KAL MAPOR II-4-64 Kapten Laut (P) Bayu Indra Wirawan langsung memerintahkan untuk melakukan pemadam dengan mengerahkan anggota Tim Pemadam Kebakaran (PEK) menggunakan sistem hidrant yang berada di atas kapal. Selang beberpa waktu  kebakaran di KM. Aventador dapat dikuasai dan api dapat dipadamkan. Selanjutnya Tim PEK KAL Mapor II-4-46 melakukan pengecekan ke bagian dalam kapal dan mencari titik-titik api sampai dinyatakan api di KM. Aventador dinyatakan benar-benar padam, selanjutnya Tim PEK ditarik kembali ke KAL Mapor II-4-46.

Setelah itu dilakukan pendataan dan diperoleh keterangan bahwa MV. Aventador mempunyai ABK 5 orang Warga Negara Indonesia. Kapal tersebut berbendera Mongolia dan berbobot 296 GT tanpa muatan. Kapal lego jangkar di Perairan Batu Ampar, Batam dalam rangka memperpanjang dokumen dan perbaikan palka kapal.

Dalam proses pemadaman MV. Aventador tersebut selain KAL Mapor II-4-46 juga turut membantu diantaranya Sea Rider Lanal Batam, KPLP 330, KPLP 376, Kapal KN SAR Purwerejo dan Speed Boat KP Baladewa. (Penlantamal IV).
Readmore »

PANGDIVIF 1 KOSTRAD PIMPIN UPACARA HARI JUANG KARTIKA

PANGDIVIF 1 KOSTRAD PIMPIN UPACARA HARI JUANG KARTIKA
TAHUN 2018

(Penerangan Divif 1 Kostrad) Panglima Divisi Infanteri 1 Kostrad, Mayjen TNI Agus
Rohman S.I.P, menjadi inspektur upacara memperingati Hari Juang Kartika tahun
2018, di lapangan upacara Markas Divisi Infanteri 1 Kostrad, Cilodong, Depok, Jawa
Barat, Sabtu(15/12/18). 

Tema Hari Juang Kartika tahun 2018 yaitu, “TNI Angkatan Darat Mengabdi dan
Membangun Bersama Rakyat” sangat tepat merepresentasikan komitmen prajurit TNI
AD dalam mengemban amanat perjuangan rakyat untuk membela kepentingan
seluruh rakyat Indonesia.



Dalam pelaksanaannya, rangkaian pokok upacara Hari Juang Kartika tahun 2018
dilaksanakan dengan penuh khidmat. Pangdivif 1 Kostrad membacakan amanat
Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Andika Perkasa menyampaikan bahwa,
Semangat patriotisme dan nasionalisme yang dibungkus dengan keberanian,
keikhlasan, serta kerelaan berkorban dalam menghadapi musuh yang jauh lebih kuat,
mampu menghantarkan para pejuang bersama rakyat mempertahankan kemerdekaan
Indonesia.

Lebih lanjut Kasad menegaskan Selaku generasi penerus, wajib menjadikan
semangat kemanunggalan TNI dan rakyat tersebut sebagai pendorong pengabdian
dalam menghadapi tantangan masa depan yang semakin kompleks serta dinamis.
Kasad juga mengajak agar momentum peringatan Hari Juang Kartika di manfaatkan
untuk melakukan introspeksi serta koreksi diri dan selanjutnya menatap lurus ke
depan guna memantapkan langkah bersama guna mewujudkan TNI AD yang kuat,
tangguh, modern dan profesional.

Upacara memperingati Hari Juang Kartika diikuti oleh Kasdivif 1 Kostrad Brigjen TNI
Joko Putranto M.Sc, para Asisten Kasdivif 1 Kostrad, para Perwira, Bintara dan
Tamtama Divisi Infanteri 1 Kostrad.
Readmore »

David Rahardja Pintu ke Pintu Sosialisasikan Partai Perindo Di Pemilu 2019

David Rahardja Pintu ke Pintu Sosialisasikan Partai Perindo Di Pemilu 2019

Calon anggota Legislatif (Caleg) DPRD DKI dari Partai Perindo daerah pemilihan Jakarta 2 yang meliputi dapil Kecamatan Koja, Cilincing dan Kelapa Gading, David Rahardja dengan nomor urut 2, pada masa kampanye Pemilu saat ini turun ke rumah warga door to door mensosialisasikan Partai Perindo dan pencalegkannya pada masyarakat Jakarta Utara, dan pada Sabtu 15 Desember 2018 menggelar sosialisasi pencoblosan Pemilu di RW.10 Kelurahan Sukapura, Cilincing.

Sarana perlengkapan kampanye juga dibagikan berupa Kalender, Stiker dan Kaos Partai Perindo.


Bersama Baja Perindo, David Rahardja juga menggelar kegiatan bakti sosial berupa Donor Darah, pengecekan kolesterol, pengecekan tensi darah, pengecekan gula darah maupun pengecekan asam urat. Dengan pengecekan kesehatan tersebut diharapkan warga masyarakat dapat tetap hidup sehat sehingga dapat terus berkarya dan berusaha untuk kesejahteraan keluarga, papar David Rahardja.

Pihaknya juga bersyukur hari ini hadir lebih dari 400 warga Sukapura, antusiasme warga sebagai bukti bahwa mereka semangat untuk mensukseskan Pemilu 17 April 2019 mendatang, dan tidak ada yang golput, kita juga berharap mereka dapat memenangkan Partai Perindo dan mencoblos David nomor urut 2 dari partai Perindo untuk DPRD DKI dapil 2, harapnya.



Dalam kesempatan tersebut David Rahardja juga mengungkapkan syukur atas proses hukum pemilu yang didakwakan ke dirinya, dan dengan ditolaknya banding Jaksa di Pengadilan Tinggi, sehingga dirinya masih tetap maju sebagai Caleg DPRD DKI Partai Perindo, Dapil Cilincing, Koja dan Kelapa Gading nomor urut 2, semoga warga Jakarta Utara akan menyalurkan aspirasi politiknya ke Partai Perindo dengan nama David Rahardja nomor urut 2, tegasnya. (NRL)
Readmore »

Kapten Arm Hari Subagijono Bacakan Amanat Kasad

Kapten Arm Hari Subagijono Bacakan Amanat Kasad

Tigaraksa - Kapten Arm Hari Subagijono Pasiter Kodim 0510/Trs membacakan amanat Kasad di Upacara Hari Juang Kartika Tahun Anggaran 2018 yang di gelar di Makodim 0510/Trs Komplek Pemda Kabupaten Tangerang, Sabtu (16/12/2018).

Upacara peringatan Hari Juang Kartika di ikuti 180 personil anggota Jajaran Kodim 0510/Trs di antaranya, 1 SST Perwira dan Danramil jajaran Kodim 0510/Trs dan anggota Bintara Tamtama serta PNS jajaran Kodim 0510/Trs.

TNI AD mengabdi dan membangun bersama rakyat, sangat tepat mereprentasikan komitmen prajurit TNI AD dalam dalam mengemban amanat perjuangan rakyag untuk membela kepentibgan seluruh rakyat Indonesia, ujar Kapten Arm Hari Subagijono saat membacakan amanat Kasad saat menjadi Irup Hari Juang Kartika.

Dalam Upacara Hari Juang Kartika (HJK) tahun anggaran 2018 Kodim 0510/Trs yang bertindak sebagai Danup HJK di ambil oleh Kapten Inf Khoirul Anwar Danramil 14/Panongan.Kodim 0510/Trs.
Readmore »

Kapolsek Kelapa Gading: Apel Kamtibmas Gabungan Untuk Pengamanan Natal & Tahu

Kapolsek Kelapa Gading: Apel Kamtibmas Gabungan Untuk Pengamanan Natal & Tahun

Jakarta 
Kapolsek Kelapa Gading, Kompol Dr. Martua Raja Taripar Laut, SH, S.Ik, M.Si memimpin langsung kegiatan Apel Kamtibmas Keliling gabungan muspika dan potmas wilayah kelapa gading yang bertempat di Rukan RW 08 Kelapa Gading Barat, Jln. Komp Rukan Kirana, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Apel kamtibmas keliling ini berjumlah 131 yang diikuti oleh Polsek Kelapa Gading, Koramil Kelapa. Gading, Perwakilan gereja GKBJ, Pokdarkamtibmas Kelapa Gading, Mitra Jaya Kelapa Gading, FKDM Kelapa Gading, Damkar Kelapa Gading, Dishub Kelapa Gading dan Security RW 08 Kelapa Gading Barat, Sabtu (15/12).

Disela-sela acara, Kapolsek Kelapa Gading Kompol Dr. Martua Raja Taripar Laut Silitonga, S.H, S.I.K, M.Si mengatakan bahwa, kita ketahui sekarang sudah berada di penghujung tahun, kita juga akan melaksanakan pengamanan natal dan tahun baru.

"Harapan saya masyarakat dan unsur unsur organisasi masyarakat untuk memberikan kontribusi dan bahu membahu menjaga supaya tercapai situasi kamtibmas yang aman, tertib dan damai, ada beberapa pos pos tertentu yang sudah kami sediakan dari pihak kepolisian, pihak pemerintahan, sebagaimana kita ketauhi ada pos taktis/pos stasioner tepatnya di taman jogging 1," ujarnya.

Kapolsek juga mengatakan bahwa, pada tanggal 24 Desember 2018 kita akan melakukan apel gabungan se-Jakarta Utara untuk melaksanakan kesiapan pengamanan Malam Natal dan Malam Tahun Baru, yang mana semuanya sudah di mapping oleh Polsek dan sudah di indentifikasi, sehingga perlu ada kolaborasi kepada kita semua, untuk dapat menghindari seluruh permasalahan yang ada contoh kemacetan agar dapat di urai.

"Jadi bukan hanya pidana saja yang kita pikirkan, nanti kita akan lakukan kembali mapping apabila ada perkembangan, pesan Kapolsek.

Kapolsek juga mengharapkan, agar Komplek Gading Bukit Indah tetap menjaga tali silaturahmi yang baik antar penghuni ruko dan meningkatkan komunikasi aktif dengan anggota Polsek maupun Koramil Kelapa Gading secara intens dan tingkatkan kepedulian dan tenggang rasa kepada sesama penghuni ruko, agar tetap saling waspada terhadap potensi konflik yang akan terjadi.

Kapolsek juga berpesan, agar Komplek Gading Bukit Indah menambah personil keamanan guna antisipasi kerawanan kamtibmas dan tindak kriminalitas lainnya, serta setiap karyawan yang masuk dan keluar untuk selalu waspada dan menambah kunci pengaman pada setiap kendaraan untuk antisipasi tindak kejahatan.

"Semoga apa yang di dapat pada tahun ini dapat menjadi pelajaran, dalam hidup ini jangan dikendalikan oleh nafsu, semoga di tahun yang baru nanti dapat menjadi hidup yang lebih baik bagi kita semua," pungkas Kapolsek. (Red/Hms).
Readmore »

TNI AD Bangun Budaya Baru Bagi Warga SAD

TNI AD Bangun Budaya Baru Bagi Warga SAD

JAMBI - Membangun pola kehidupan sosial seperti masyarakat umum bagi warga Suku Anak Dalam (SAD) tidak dapat dilakukan secara instan. Hal tersebut diungkapkan Komandan Komando Distrik Militer 0420/Sarolangun Bangko (Dandim 0420/Sarko) Letkol Kav Rohyat Happy Ariyanto dalam rilis tertulisnya, di Merangin, Jambi, Jumat (14/11/2018).

Warga SAD merupakan suku minoritas di Provinsi Jambi. Pola kehidupannya yang terus berpindah-pindah, membuat warga SAD hidup secara berkelompok dan tidak mengenal kehidupan seperti masyarakat umum lainnya. Pola kehidupan mereka yang masih sangat alami, menjadikan mereka layaknya orang terasing di rumah sendiri.

"Ini tentu menjadi keperihatinan kita bersama, sudah semestinya mereka mendapatkan kehidupan yang layak sebagaimana masyarakat umum lainnya,”ungkap Rohyat.

Menurut Lulusan Akmil Tahun 2000 ini, jika dihadapkan dengan kondisi saat ini, pola kehidupan nomaden dan memenuhi kebutuhannya hanya dari hasil berburu dan meramu dirasakannya sangat tidak layak.

"Meski sekarang banyak dari mereka yang telah memiliki lahan karet dan pertanian lainnya, namun seiring dengan hilangnya sumber daya hutan, kehidupan mereka sangatlah mengenaskan. Belum lagi jika dilihat dari aspek lainnya seperti pendidikan, kesehatan, perumahan yang layak termasuk dengan kehidupan sosial sebagai bagian dari masyarakat,"terangnya.   

Dengan didasarkan pada kondisi warga SAD tersebut, sambung Dandim, TNI AD dalam hal ini jajaran Kodam II/Swj bersama dengan Pemkab Sarolangun melakukan berbagai kegiatan yang dapat menunjang humanisasi warga SAD.

"Disini Babinsa dan bahkan istri prajurit turut mengajar anak-anak SAD dan cara memasak kepada mereka. Itu semata-mata karena rasa kemanunggalan antara TNI - Rakyat,"kata pria yang juga lulusan Seskoad Tahun 2014 ini. 

"Selain itu, bersama Pemda dan komponen masyarakat lainnya, kita juga sedang membangun perumahan terpadu dan berbagai kegiatan lainnya bagi mereka (warga SAD)," imbuhnya.

Lebih lanjut Letkol Kav Rohyat juga menyampaikan bahwa, proses untuk merubah pola kehidupan warga SAD harus dilakukan dengan penuh kesabaran dan kehati-hatian.

"Saudara-saudara kita ini, sudah terbiasa dengan cara hidup yang sudah turun-temurun dan mengakar kuat. Oleh karenanya, berbagai budaya atau aktifitas yang ditularkan, menjadi budaya baru dan memerlukan proses adapatasi yang tidak bisa secapat kita berkehendak,”ujarnya.

Kini warga SAD telah dibuatkan kawasan terpadu yang terletak di Desa Lubuk Jering, Kecamatan Air Hitam, Kabupaten Sarolangun, Jambi, Dikawasan tersebut telah disediakan berbagai keperluan warga SAD, mulai perumahan, kesehatan, lahan garapan, sarana ibadah, hingga sarana olahraga.

"Kegiatan olahraga itu tidak hanya untuk menjaga kebugaran dan kesehatan, namun dapat membangun rasa kebersamaan, kegembiraan serta interaksi sosial dengan masyarakat lainnya," tuturnya. 

"Untuk itu, secara rutin anggota Kodim 0420/Sarko mengajak olahraga warga (SAD) bermain olahraga kelompok atau tim, seperti sepak bola dan bola voli,”imbuh Rohyat.

Di tempat terpisah, Kapendam II/Swj Kolonel Inf Djohan Darmawan mengatakan bahwa warga SAD secara bertahap mulai beradaptasi dengan lingkungan barunya. "Ini bisa dilihat dari aktifitas keseharian mereka. Salah satunya, keceriaan yang mereka tunjukkan ketika berolahraga bersama dengan anggota Kodim. Kemajuan ini sungguh menggembirakan. Semoga warga cepat beradaptasi dan dapat menjalani kehidupan seperti masyarakat umum lainnya,"ungkapnya.

"Bersama dengan Pemda, jajaran Kodam II/Sriwijaya berkomitmen untuk mengawal dan mendampingi serta membantu sampai warga tersebut bisa mandiri," pungkasnya. (Dispenad)
Readmore »

KADISPENAL TUTUP LATOPSDUKINFO ASPEK PENERANGAN

KADISPENAL TUTUP LATOPSDUKINFO ASPEK PENERANGAN

Jakarta, 13 Desember 2018,Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Pertama TNI Mohamad Zaenal, S.E., M.M., M.Soc.Sc., secara resmi menutup Latihan Operasi Dukungan Informasi (Latopsdukinfo) Aspek Penerangan TNI Angkatan Laut TA. 2018, bertempat di Mabesal, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (13/12).

Kegiatan yang dilaksanakan selama tiga hari sejak tanggal 11 s.d. 13 Desember 2018 ini diikuti oleh 50 peserta dari Dispen-dispen Kotama TNI AL Wilayah Jakarta seperti Dispen Koarmada I, Kolinlamil,  Kormar,  Seskoal, Lantamal III, dan Pushidrosal serta Satuan Kerja lainnya seperti Spamal, Labpamsisjar, Dispamal dan Disinfolahtal dengan mengusung tema “Dinas Penerangan Angkatan Laut melaksanakan Latihan Operasi Dukungan Informasi Aspek Penerangan TA. 2018 di Wilayah Jakarta Dalam Rangka Mendukung Tugas TNI Angkatan Laut”.

Dalam amanatnya Kadispenal mengatakan bahwa dalam waktu yang relatif singkat ini para peserta dengan penuh antusias dan motivasi yang tinggi telah berlatih menerima berbagai dinamika dan diselesaikan dengan baik dengan penuh tanggung jawab.

Dengan latihan ini diharapkan para peserta dapat memahami dan memperoleh gambaran fungsi azasi dari aspek penerangan terlebih lagi jika dihadapkan dengan kondisi operasi militer perang yang sesungguhnya, karena harus disadari bersama pada era teknologi seperti saat ini, perang informasi saat ini, perang informasi sangatlah strategis dan vital untuk dikuasai dengan pola-pola pembentukan opini publik melalui media massa yang berdampak sangat luas dan global, jelas Kadispenal.

Lebih lanjut dikatakan Kadispenal bahwa para personel penerangan harus mampu membangun opini dan kontra opini, menciptakan propaganda dan menangkalnya dengan kontra propaganda, melalui berbagai media yang didukung dengan sistem jaringan yang cepat dan tepat, sehingga mampu memberikan dukungan informasi secara akurat, pada berbagai macam operasi baik itu operasi perang militer maupun operasi militer selain perang.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Sahli Kasal, Irdaopslat Itjenal, Kasubdisbangsis Disinfolatal,  Kasubdispuan Dispotmar,  Kalabpamsisjar, Kabidum Puspen TNI, Kabid Media Puspen TNI, perwakilan Dispenad, perwakilan Dispenau, para Kadispen Kotama, serta para pejabat terkait lainnya.
Readmore »

ASOPS KASAL : ASIA TENGGARA MERUPAKAN TITIK TRANSISI ANTARA SAMUDERA HINDIA DAN PASIFIK

ASOPS KASAL : ASIA TENGGARA MERUPAKAN TITIK TRANSISI ANTARA SAMUDERA HINDIA DAN PASIFIK

Jakarta, 13 Desember 2018, Asia Tenggara merupakan titik transisi antara Samudera Hindia dan Pasifik, sehingga konsep Geo-Politik “Indo-Pasifik”menjadi penting bagi ASEAN. Hal tersebut disampaikan oleh Asisten Operasi (Asops) Kasal, Laksamana Muda TNI Didik Setiyono, S.E., M.M., dalam amanat tertulis yang dibacakan Wakil Asisten Operasi (Waasops) Kasal, Laksma TNI Yusup, S.E., M.M., saat membuka acara Focus Group Discussion (FGD) tentang Indo-Pasifik dan pengaruhnya di kawasan regional, bertempat di Auditorium Mabesal, Cilangkap Jakarta Timur, Kamis, (13/12).

Menurut Asops Kasal sampai saat ini ASEAN belum memiliki pandangan yang sama terhadap konsep Indo-Pasifik. Dengan dinamisnya perkembangan lingkungan strategis terutama di kawasan Indo-Pasifik saat ini, maka, TNI Angkatan Laut perlu mengambil langkah antisipasi sesuai fungsi yang dimiliki melalui penyiapan strategi dan kekuatan dalam melaksanakan operasi laut serta penyiapan sumber daya manusia, melalui kegiatan diskusi dalam bentuk Focus Group Discussion, sehingga TNI Angkatan lebih siap dalam menghadapi berbagai macam potensi ancaman yang terjadi.

“Tren ancaman dan konflik yang bergeser dari tradisional menjadi non tradisional, semakin menjadikan kompleks permasalahan di Indo-Pasifik. Aktor negara memainkan peranan penting dalam setiap isu mengenai keamanan tersebut. Salah satunya, ancaman organisasi kejahatan transnasional yang marak terjadi seperti Drug Trafficking”, ujar Asops Kasal.

Hal ini membuktikan tingkat kerawanan yang masih relatif tinggi di kawasan tersebut, sehingga diperlukan kerja sama antar negara untuk menghadapi berbagai ancaman, tambahnya.

Asops Kasal mengungkapkan bahwa, kawasan Indo-Pasifik merupakan wilayah yang unik, dimana baik secara politik, ekonomi, sosial budaya dan pertahanan, meyimpan banyak potensi konflik. Isu keamanan pun banyak didominasi oleh negara-negara besar yang mempengaruhi perkembangan lingkungan strategis di kawasan ini, seperti Amerika Serikat, China, Rusia, Jepang, India maupun Australia.

Dalam kegiatan yang diikuti 83 peserta dari Kemhan RI, Mabes TNI, Mabesal, Kotama TNI AL Jakarta dan BPPK Kemlu RI serta Unhan turut menghadirkan para pembicara yang ahli dibidangnya yaitu Pengamat Intelijen dan Pertahanan Ibu Susaningtyas Nefo Handayani Kertopati menyampaikan materi tentang Lingkungan Strategis & Geopolitik, Kepala Badan Pengkajian dan Pengembangan Kebijakan Kemenlu Dr. Siswo Pramono, S.H., LLM., Ph.D., dengan materi Indonesia's Perspective For an Asean Outlook on Indo-Pacific : Towards a peaceful, properous and inclusive region dan Komandan Seskoal Laksda TNI Dr. Amarulla Oktavian, S.T., M.Sc., D.E.S.D., yang memaparkan tentang kapasitas tempur prajurit TNI AL mengantisipasi skenario terburuk Indo‐Pasifik.

Readmore »

Sosialisasi dan Penyuluhan Bahaya Narkoba di Kel. Jatinegara oleh Danramil 06/Cakung

Sosialisasi dan Penyuluhan Bahaya Narkoba di Kel. Jatinegara oleh Danramil 06/Cakung

Cakung - Kapten Inf Sahari bersama LMK Gelar Sosialisasi Gerakan Anti Narkoba Bertempat di East Park Apartemen Jatinegara indah RW 09 Kelurahan Jatinegara Kecamatan Cakung, Jakarta timur, Kamis (13/12/2018).

Kegiatan di selenggarakan oleh LMK Kelurahan Jatinegara bekerja sama dengan Koramil Cakung, BNK Walikota Jakarta timur.

Sosialisasi yang di ikuti oleh perangkat Rw, Karang Taruna , Perwakilan ibu2 Jumantik dan Tokoh masyarakat sekitar Apartemen Jatinegara Indah dengan tujuan agar warga masyarakat tahu akan pencegahan Narkoba kepada Kader2 di Wilayah Kelurahan Jatinegara.

Sambutan Danramil Cakung tentang penyuluhan pencegahan dan penanggulangan  penyakit HIV/AIDS.

Tujuan kegiatan penyuluhan ini adalah untuk menurunkan jumlah kasus baru, menurunkan angka kematian, menghilangkan stigma dan diskriminasi kepada penderita Aids.

Kasus angka  pengidap HIV di Cakung Penyebab utama semakin meningkatnya penderita HIV/AIDS adalah perilaku seks yang menyimpang dari pasangan yang sudah menikah dimana pereselingkuhan pasca pernikahan juga menjadi pemicu meningkatnya angka penderita.

Selain itu, kesadaran masyarakat untuk memeriksakan diri sejak dini juga masih menjadi hambatan utama dalam menekan angka penderita HIV/AIDS.

Ibu Diana Indralaya dari BNK  Walikota Jakarta timur menyampaikan Penyuluhan HIV dibahas segala sesuatu tentang HIV/AIDS, mulai dari virus HIV, cara penularan, gejala, pengobatan, dan cara pencegahannya. Materi tersebut diberikan dengan bahasa yang mudah dimengerti oleh warga, sehingga peserta  yang Penyuluhan ini dapat menarik perhatian nara sumber dan peserta dalam sosialisasi HIV/AIDS dan pemberdayaan perempuan

Peserta yang hadir Danramil Cakung , Wakapolsek Cakung, Kasipem Kec. Cakung, Kasipem Kel. Jatinegara,Staf BNN Privinsi bapak Budi Aryadi, Staf BNK Jaktim Ibu Diana Indralaya ,LMK se Kel. Jatinegara dan 60 orang warga masyarakat.

Kasipem Kel.Jatinegara menyampaikan ucapan terima kasih atas diselenggarakannya Kegiatan penyuluhan Hiv/Aids yang Berjalan tertib dan kondusif sampai dengan selesai, tegasnya@pendim jt

Readmore »

DANSESKOAL MENJADI PEMBICARA FGD TENTANG INDO-PASIFIK DAN PENGARUHNYA DI KAWASAN REGIONAL

DANSESKOAL MENJADI PEMBICARA FGD TENTANG INDO-PASIFIK DAN PENGARUHNYA DI KAWASAN REGIONAL

Seskoal, 14 Desember 2018, Komandan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Danseskoal) menjadi pembicara pada acara Focus Group Discussion (FGD) tentang Indo-Pasifik dan pengaruhnya di kawasan regional, diselenggarakan di Auditorium Mabesal, Cilangkap Jakarta Timur, Kamis (13/12). Danseskoal memaparkan materi mengenai kapasitas tempur prajurit TNI AL mengantisipasi skenario terburuk Indo-Pasifik.

FGD yang digelar selama satu hari ini, dibuka oleh Asisten Operasi (Asops) Kasal, Laksamana Muda TNI Didik Setiyono, S.E., M.M., yang diwakili Wakil Asisten Operasi (Waasops) Kasal, Laksma TNI Yusup, S.E., M.M.,dengan diikuti sebanyak 83 peserta dari Kemhan RI, Mabes TNI, Mabesal, Kotama TNI AL Jakarta dan BPPK Kemlu RI serta Unhan.

Selain Danseskoal, hadir dalam acara FGD tersebut para pembicara yang ahli dibidangnya antara lain Pengamat Intelijen dan Pertahanan Ibu Susaningtyas Nefo Handayani Kertopati dengan materi mengenai Lingkungan Strategis & Geopolitik, Kepala Badan Pengkajian dan Pengembangan Kebijakan Kemenlu Dr. Siswo Pramono, S.H., LLM., Ph.D., dengan materi Indonesia's Perspective For an Asean Outlook on Indo-Pacific : Towards a Peaceful, Properous and Inclusive Region.
Readmore »

DUKUNG PEMBANGUNAN, SATGAS PAMTAS YONIF PR 328/DGH LAKSANAKAN KARYA BHAKTI JALAN POROS KOYA TIMUR

DUKUNG PEMBANGUNAN, SATGAS PAMTAS YONIF PR 328/DGH LAKSANAKAN KARYA BHAKTI JALAN POROS KOYA TIMUR

Dalam rangka mendukung pembangunan khususnya moda transportasi di wilayah Papua, Satgas Pamtas Yonif PR 328/DGH Pos Bendungan Tami melaksanakan Karya Bhakti di Jalan Poros Koya Timur, Papua, Kamis (13/12)

Kegiatan perbaikan jalan Poros Koya Timur ini dilaksanakan oleh Pos Bendungan Tami dipimpin oleh Letda Inf Yogi Prasetyo bersama-sama dengan warga masyarakat, anggota Pramuka Kwarda Papua, murid sekolah dan anggota Pemda setempat.

Kegiatan ini diawali dengan pelaksanaan pembukan kegiatan Karya Bhakti yang dipimping oleh Ibu Walikota sekaligus Kepala Kwarda Papua Ibu Christina R.I.L. Mano, S.IP, M.AP. Dalam amanat yang disampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bentuk untuk membangun wilayah Papua khususnya sarana transportasi. “saya ucapkan terima kasih atas kerja sama nya, melalui kegiatan ini kita berharap ke depan wilayah Papua semakin maju dan berkembang. Dengan bekerja secara bergotong royong bahu-membahu akan turut juga menciptakan kebersamaan. Kami juga ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kehadiran dari Satgas Pamtas Yonif PR 328/Dgh yang telah ikut membantu dan mendukung kegiatan ini” Ujarnya



Kegiatan ini mendapat respon yang cukup positif dari masyarakat Koya Timur, yang terlihat sangat antusias dalam ikut berupaya memperbaiki jalan. Kegiatan ini tidak hanya memperbaiki jalan saja, namun juga membantu dalam membangun sebuah masjid yang terletak tidak jauh dari tempat Karya Bhakti ini dilakukan. Di akhir kegiatan, Ibu Christina R.I.L. Mano, S.IP, M.AP menyerahkan Motor Bak sampah kepada Masyarakat Koya Timur untuk mendukung kebersihan lingkungan Koya Timur.



Kegiatan ini juga dihadiri oleh Kepala Distirk Muara Tami Bapak Supriyanto, Koramil Muara Tami dan Pemda Koya Timur.
Readmore »

KASAL : 21 PERAN KOWAL HADAPI TANTANGAN GLOBAL

KASAL : 21 PERAN KOWAL HADAPI TANTANGAN GLOBAL

Jakarta, 14 Desember 2018, Wujud nyata perjuangan kesetaraan gender dibidang kemiliteran terlihat pada eksistensi prajurit wanita di lingkungan TNI termasuk di lingkungan TNI Angkatan Laut yang terwadahi dalam Korps Wanita Angkatan Laut (Kowal). Hal tersebut tertuang dalam buku yang ditulis Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Siwi Sukma Adji, S.E., M.M., berjudul "21 Peran Korps Wanita Angkatan Laut Dalam Menghadapi Tantangan Global", yang disampaikannya pada acara Pengarahan Kasal dengan Kowal Wilayah Jakarta bertempat di Auditorium Denma Mabesal, Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (14/12). Kegiatan ini digelar dalam rangkaian memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-56 Korps Wanita Angkatan Laut (Kowal) yang jatuh pada tanggal 5 Januari 2019 mendatang.

Dihadapan 513 Korps Wanita Angkatan Laut wilayah Jakarta, Kasal menjelaskan 21 peran penting Kowal diantaranya pengabdian dan kehormatan adalah jiwaku, kodrat kelembutan dan tuntutan profesionalisme, peran sebagai ayah dan ibu, berbeda dengan wanita negara lain.

Menurut Kasal ibu sebagai pendamping suami, ibu sebagai pendidik, ibu sebagai perempuan yang kuat, restu ibu adalah sumber rezeki, mustajabnya doa seorang ibu, ibu sebagai panutan. Organisasi dan peran ibu di dalamnya, mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan, seorang istri saleh, sosok dengan kesabaran yang berlapis, kesederhanaan seorang ibu, motivator serta pendamping anak dan suami, ibu sebagai tiang rumah tangga, ibu mencintai dengan ketulusan hatinya, ibu sebagai dokter dirumah, dan ibu merupakan wasiat Nabi Muhammad SAW.

Nuansa keharuan sangat terasa saat Pejabat nomor satu di jajaran TNI AL ini mengulas satu persatu isi buku dari 21 Peran Kowal yang membuat sebagian Prajurit Wanita TNI AL ini menitikkan air mata, tidak sanggup menyembunyikan rasa harunya.

Sementara itu, Perwira Pembinaan Kowal Letkol Laut (KH/W) Dewi Lestari, S.Pd., M.Tr. (Hanla)., saat testimoni mengatakan bahwa pengarahan ini menjadi kejutan bagi para Kowal, dan menjadikan sosok Kasal yang sederhana sebagai panutan para Kowal dan apa yang diberikan menjadi motivasi dalam bertugas, serta sebagai wanita harus tetap menjaga kodratnya untuk selalu mengingat perjuangan dari seorang ibu.

Selain Pabin Kowal, Hal senada disampaikan Wakapuskes TNI Laksma TNI drg. Andriani, S.Ort., bahwa Kasal yang dikenalnya telah memberikan inspirasi dan wawasan tentang kesetaraan gender dalam bertugas sebagai Kowal dan di masa yang akan datang, posisi pimpinan TNI atau TNI AL dijabat seorang wanita.

Kegiatan tersebut dimeriahkan dengan penampilan musisi muda berbakat Serlika Tri Oktaviani, penampilan puisi dari Inayah yang berperan menjadi Kowal Cilik dan penampilan dari Letda Laut (P/W) Gracecelia Stevani yang sehari-hari menjabat sebagai Ass.Kadiv Nagi KRI Makassar-590. Selain itu, Kasal yang didampingi oleh Ibu Catraratnanggadi Jalakanyasena Ibu  Manik Siwi Sukma Adji memberikan penghargaan kepada Kowal yang meraih juara lomba dayung ASEAN Games 2018, Sertu BAH Ririn Puji Astuti dari Kolinlamil, Jakarta.

Hadir dalam acara tersebut, Wakasal Laksdya TNI Wuspo Lukito, S.E., M.M., beserta Ibu, Asrena Kasal Laksda TNI Arusukmono Indra Sucahyo, S.E., M.M., Pangkoarmada I Laksda TNI Yudo Margono, S.E., M.M., Waaspers Kasal Laksma TNI B. Ken Tri Basuki, M.Si (Han)., Kadispenal Laksma TNI Mohammad Zaenal S.E., M.M., M.Soc., S.c., Kadisminpersal Laksma TNI Tedjo Sukmono, Kadiskesal Laksma TNI drg. R.A. Nora Lelyana, MH.Kes., para Pengurus Pusat Jalasenastri, dan para Kowal wilayah Jakarta.
Readmore »

DANLANTAMAL IV PIMPIN UPACARA PERINGATAN HARI NUSANTARA

DANLANTAMAL IV PIMPIN UPACARA PERINGATAN HARI NUSANTARA

 Tanjungpinang 13 Desember 2018, Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut (Danlantamal) IV Tanjungpinang Laksamana Pertama TNI R. Eko Suyatno, S.E., M.M., memimpin pelaksanaan upacara peringatan Hari Nusantara di Lapangan Apel Markas Komando (Mako) Lantamal IV, Jalan Yos Sudarso No.1 Batu Hitam, Tanjungpinang Kepulauan Riau (Kepri). Kamis (13/12).

 Upacara peringatan tersebut dihadiri para Asisten Danlantamal IV, Kepala Dinas dan Kepala Satuan Kerja Lantamal IV serta dikuti seluruh prajurit baik Perwira, Bintara maupun Tamtama dan Pegawai Negeri Sipil yang berasal dari Mako Lantamal IV, Wing Udara 2, Lanudal TPI dan Yonmarhanlan IV TPI.

 Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo selaku Ketua Panitia Peringatan Hari Nusantara dalam sambutan tertulis yang dibacakan Danlantamal IV mengatakan, penyelenggaraan Hari Nusantara tahun 2018 yang dilaksanakan ini tidak lepas dari Perjuangan Bangsa Indonesia untuk mewujudkan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang pertama kali tercetus melalui “Deklarasi Djoenda” pada tanggal 13 Desember 1957. Konsep deklarasi ini mendasari perjuangan bangsa Indonesia menjadi rezim Negara kepulauan (Archipelagic State). 

Pengakuan sebagai negara kepulauan mengandung filosofi yang sangat mendasar walaupun tidak serrta merta diakui, bahkan mendapat tantangan dari negara-negara besar di dunia, namun berkat perjuangan yang gigih selama 25 tahun akhirnya konsep Indonesia sebagai negara kepulauan diakui dunis setelah United Nation Convention on the Law of the Sea (UNCLOS) disahkanpada tanggal 10 Desember 1982 melalui Konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang HUkum Laut dan Indonesia telah meratifikasinya dengan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 1985, selanjutnya UNCLOS resmi berlaku pada tahun 1994.

Selanjutnya Menteri Dalam Negeri menyampaikan dengan perayaan Hari Nusantara tahun 2018, hendaklah dijadikan momentum dalam mempertebal semangat kebangsaan, persatuan dan kebersamaan di tengah kebhinekaan untuk tetap melaksanakan pembangunan Nusantara, meningkatkan kerjasama dalam pengelolaan wilayah laut dan wilayah perbatasan, mempertahanakan kedaulatan Negara dalam wadah NKRI serta mendorong masyarakat Indonesia untuk memahami arti penting Wawasan Nusantara. (Penlantamal IV).
Readmore »

Bhakti Sosial, Wujud Rasa Syukur dan Kemanunggalan TNI-Rakyat

Bhakti Sosial, Wujud Rasa Syukur dan Kemanunggalan TNI-Rakyat.

Sanggau – Bakti sosial merupakan perwujudan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa dan kemanunggalan TNI-Rakyat di wilayah Kodam XII/Tpr. 

Hal tersebut disampaikan Pangdam XII/Tpr Mayjen TNI Achmad Supriyadi dalam sambutannya saat membuka kegiatan tersebut di daerah terisolir Desa Bagan Asam, Kecamatan Toba, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, Rabu (12/12/2018).

Kegiatan Bakti Sosial tersebut dilaksanakan dalam rangka memperingati 73 Tahun Hari Juang Kartika yang akan dirayakan secara serentak seluruh jajaran TNI AD pada tanggal 15 Desember 2018.

“Ini juga wujud dari bentuk kepedulian sosial TNI terhadap sesama tanpa melihat suku, agama, ras maupun golongan dalam rangka memperkokoh kemanunggalan TNI dan rakyat khususnya kepada masyarakat di Dusun Bagan Asam dan sekitarnya,” ujar Pangdam XII/Tpr.

Mayjen TNI Ahmad Supriadi juga mengatakan, kegiatan bakti sosial bertujuan untuk meringankan beban serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah terisolir. Adapun kegiatan yang akan dilaksanakan, diantaranya pengobatan umum, pelayanan KB, khitanan massal, donor darah, pembagian paket sembako dan hiburan rakyat. 

"Sebelumnya telah dilaksanakan kegiatan karya bakti dengan pembukaan akses jalan sepanjang 19,8 KM yang menghubungkan Dusun Mangkup Cabe dengan Dusun Bagan Asam, dan telah selesai dikerjakan," ungkapnya

Pangdam mengharapkan pemerintah daerah dapat melanjutkan proses peningkatan jalan sehingga jalan tersebut dapat digunakan dengan baik oleh masyarakat.

 Dikatakan Pangdam XII/Tpr, kebersamaan TNI dengan rakyat pada hakikatnya tidak dapat dipisahkan oleh apapun dan siapapun, karena TNI berasal dari rakyat, berjuang untuk rakyat dan pada suatu saat kembali menjadi rakyat.

" Hal tersebut sesuai dengan tema pelaksanaan Hari Juang Kartika Tahun 2018 kali ini, yaitu TNI AD mengabdi dan membangun bersama rakyat," tegasnya

Lebih lanjut dikatakannya, untuk menjaga kemanunggalan TNI-rakyat diperlukan peneguhan kembali semangat kebersamaan TNI dengan Rakyat. Juga menurutnya, dengan terpeliharanya keharmonisan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara maka akan mewujudkan ketahanan wilayah yang tangguh.

“Saya minta pada warga Bagan Asam, agar momen ini dimanfaatkan untuk lebih mengenal prajurit TNI serta untuk bersilaturahmi antar sesama, sehingga tercipta suasana keakraban, kekeluargaan dan tentunya memupuk rasa kemanunggalan TNI dengan rakyat,” pungkas Pangdam XII/Tpr.

Usai memberikan sambutan, didampingi Danrem 121/Abw, Dandim 1204/Sanggau, Bupati Sanggau dan Camat Toba, 
Pangdam XII/Tpr meninjau pelaksanaan bakti sosial pengobatan massal yang diikuti 1000 orang peserta, serta khitan massal, pelayanan KB dan donor darah yang masing-masing diikuti 100 orang pendonor. 

Selain itu, Pangdam XII/Tpr juga memberikan secara simbolis bantuan paket Sembako pada warga, melaksanakan penanaman pohon bersama Forkopimda Kab. Sanggau serta untuk berbagi kegembiraan digelar acara panggung hiburan. (Dispenad)
Readmore »

INASCOG Berikan Penghargaan Dan Apresiasi Kepada TNI AD

INASCOG Berikan Penghargaan Dan Apresiasi Kepada TNI AD.

JAKARTA– Tim Pelaksana Indonesia Asian Games 2018 Organizing Committee (INASGOC) memberikan apresiasi kepada TNI AD atas partisipasi aktifnya dalam mendukung kesuksesan penyelenggaraan Asian Games 2018. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Candra Wijaya sesaat setelah kegiatan audiensi tim INASCOG dengan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa di Mabes Angkatan Darat, Jakarta Pusat, Rabu (12/12/2018).

Menurut Kadispenad, dalam audiensi tersebut tim INASGOC dipimpin oleh Wakil Ketua Pelaksana INASGOC Letjen TNI (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin, sementara itu dari pihak TNI AD, Kasad didampingi oleh Asisten Operasi (Asops) Kasad Mayjen TNI Moch. Fachruddin, S.Sos., Asisten Personil (Aspers) Kasad yang diwakili Waaspers Kasad Brigjen TNI Agus Setiawan, S.Ip, dan Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Candra Wijaya.

“Pada kesempatan tersebut, Wakil Ketua Pelaksana INASCOG memberikan laporan pelaksanaan penyelenggaraan Asian Games 2018 kepada Kasad. Dalam laporannya, INASCOG menyampaikan terima kasih atas kerjasama dan kontribusi TNI AD dalam turut menyukseskan pelaksanaan Asian Games 2018,” ujar Kadispenad.

Sebagaimana diketahui bersama, Asian Games 2018 merupakan ajang pertandingan olah raga se-Asia yang diselenggarakan setiap empat tahun sekali.

 Tahun 2018 ini, Indonesia menjadi tuan rumah dengan tempat penyelenggraan di Jakarta dan Palembang. Kesuksesan Indonesia tidak hanya dalam hal penyelenggraan saja namun juga berhasil menduduki peringkat ke -8 dengan medali 112 emas, 131 perak dan 240 perunggu.

Dijelaskan Kadispenad, apresiasi dari INASCOG tersebut tentu menjadi kehormatan dan kebangaan tersendiri bagi Angkatan Darat. Apalagi dalam ajang tersebut anggota TNI AD juga turut mempersembahkan medali, yaitu dari cabang olahraga karate, dayung dan tinju.

“Yang tidak kalah pentingnya bagi kita adalah dapat mendukung Indonesia dapat menyelenggarakan Asian Games aman, tertib, lancar, dan sukses,” jelasnya.

Pada kesempatan sebelumnya di tempat yang sama, Letjen TNI (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin melaporkan pelaksanaan Asian Games 2018 kepada Kasad dan menyampaikan apresiasi kepada TNI AD yang telah turut berpartisipasi secara aktif dalam perhelatan akbar tersebut.

"Atas nama ketua dan seluruh panitia pelaksana INASGOC 2018, saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan atas peran dukungan pimpinan dan seluruh personel TNI AD dalam penyelenggaraan dan pengamanan Asian Games XVIII 2018, sehingga dapat berjalan dengan aman, tertib, lancar, dan sukses", tandasnya.

Pada acara tersebut, mendampingi Letjen TNI (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin dari INASCOG Mayjen TNI (Purn) Tjuk Agus Minahasa (Coordinator Planning dan Budgeting), Brigjen TNI Cecep Mudjiono (Coordinator Monitoring Team), Brigjen TNI Purnawan Widi Andaru (Coordinator Cluster Jakarta Suburb) dan Brigjen TNI Julius serta Staf INASGOC lainnya. (Dispenad)
Readmore »

Kapolda NTB Pimpin Apel Kesiapan Pengamanan Natal dan Tahun Baru

Kapolda NTB Pimpin Apel Kesiapan Pengamanan Natal dan Tahun Baru

Mataram. Kapolda NTB Irjen Pol Drs. Achmad Juri, SH, M.Hum memimpin langsung Apel Bersama TNI- Polri dalam menyambut Pengamanan Natal 2018 & Tahun Baru 2019, juga Pemilu Legislatif dan Pilpres 2019 yang bertemakan "Satukan Pikiran dan Tenaga Untuk Membangun NTB" yang dipusatkan di lapangan Mapolda NTB, Kota Mataram, Kamis (13/12/18).

Hadir dalama acara tersebut, Kapolda NTB, Irjen Pol Drs. Achmad Juri, SH, M.Hum, Danrem 162/WB, Kolonel Czi Ahmad Riza Ramdani, S.Sos, SH, M.Han, Danlanal Mataram, Kolonel Laut Ludi Muharjo, Danlana ZAM Rembiga, Kolonel Nav Budi Handoyo.

Dalam amanatnya, Kapolda Irjen Pol Achmad Juri mengatakan, Indonesia adalah negara yang besar dan memiliki keanekaragaman, sehingga TNI-Polri berkewajiban untuk menjaganya. 

"TNI-Polri adalah pilar utama dan unsur penting dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dengan doktrin yang sama yaitu NKRI harga mati," ujar Kapolda.

Dihadapan ratusan anggota TNI - Polri, Kapolda juga mengajak semua elemen untuk satukan tenaga dan pikiran untuk membangun NTB.

"Mari kita satukan pikiran dan tenaga khususnya untuk membangun NTB," ajak Kapolda.

Pada kesempatan yang sama, Komandan Korem 162/Wira Bhakti, Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdani menyampaikan bahwa, TNI AD, TNI AL dan TNI AU senantiasa berkomitmen untuk menjaga dan memelihara soliditas dengan Polri dan pemerintah daerah. Ini terlihat pasca penanganan gempa Lombok tanggal 7 Agustus 2018 lalu dengan kekuatan 7 SR, secara perlahan namun pasti, warga beserta seluruh komponen masyarakat lainnya bangkit.

"Ini sudah ditunjukan sejak awal digelarnya Pilkada serentak 2018, penanggulangan bencana gempa dan berbagai tugas-tugas lainnya. Kita bersama-sama bahu-bahu menjalankannya demi rakyat," kata Rizal.

Terkait dengan perayaan Natal 25 Desember 2018 dan tahun baru 2019 mendatang, pria kelahiran Jakarta ini kembali menegaskan, TNI-Polri akan terus menjaga kebersamaan dalam bentuk sinergitas antar institusi. 

"Termasuk pemilihan Legislatif dan pemilihan Presiden tahun depan," tegasnya.

"Sehingga dengan demikian seluruh warga masyarakat NTB, selain bisa merayakan Natal dan tahun baru dengan aman dan damai juga dapat menyalurkan aspirasi politiknya secara langsung, bebas dan rahasia," imbuhnya.

Danrem berharap, agar soliditas dan kebersamaan TNI-Polri bersama dengan komponen bangsa lainnya dapat mewujudkan NTB yang gemilang. (Red)
Readmore »

Koarmada I Gelar Upacara Peringatan Hari Nusantara Tahun 2018

Koarmada I Gelar Upacara Peringatan Hari Nusantara 
Tahun 2018 

Jakarta, 13 Desember 2018, Pangkoarmada I Laksamana Muda TNI Yudo Margono, S.E., M.M., memimpin upacara hari Nusantara Tahun 2018 dengan tema "Perwujudan Kesatuan Nusantara Yang Utuh Melalui Deklarasi Juanda Menuju Poros Maritim Dunia" bertempat di Lapangan Apel Arafuru Mako Koarmada I, Jakarta Pusat, Kamis (13/12).

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo selaku ketua panitia penyelenggara peringatan Hari Nusantara Tingkat Nasional Tahun 2018 dalam amanatnya yang dibacakan Inspektur Upacara (Irup) menyampaikan bahwa penyelenggaraan Hari Nusantara Tahun 2018 yang dilaksanakan hari ini, tidak terlepas dari Perjuangan Bangsa Indonesia untuk mewujudkan Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagai Negara Kepulauan, yang pertama kali tercetus melalui “ Deklarasi Djoeanda pada 13 Desember 1957. Konsep deklarasi ini mendasari perjuangan bangsa Indonesia untuk menjadi rezim negara kepulauan (Archipelagic State).

Pengakuan sebagai negara kepulauan mengandung filosofi yang sangat mendasar walaupun tidak serta merta diakui, bahkan mendapat tantangan dari negara-negara besar di dunia, namun berkat perjuangan yang gigih selama 25 tahun, akhirnya konsep Indonesia sebagai negara kepulauan (Archipelagic State) diakui dunia setelah United Nation Convention on the Law of the Sea (UNCLOS) disahkan pada tanggal 10 Desember 1982 melalui Konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang Hukum Laut, dan Indonesia telah meratifikasinya dengan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 1985, selanjutnya UNCLOS resmi berlaku pada tahun 1994. Atas dasar inilah Nrgara Indonesia memandang laut sebagai jati diri bangsa serta laut sekaligus merupakan pemersatu dan perekat bangsa.

Lebih lanjut sejarah panjang terbentuknya negara kepulauan Indonesia menjadi kebanggaan tersendiri, hal ini tidak terlepas dari kondisi geografis negara kita, dimana 75% wilayah Indonesia adalah lautan dengan hamparan wilayah pesisir mencapai 95.181 km. Sebagai salah satu negara yang memiliki bentangan garis pantai terpanjang di dunia, Indonesia memiliki potensi unggulan dipandang dari sudut geopolitik, geostrategis dan geoekonomi. Indonesia juga dikaruniai kekayaan sumber daya alam kelautan yang berlimpah, baik sumber daya alam hayati dan non-hayati, maupun jasa-jasa lingkungan sebagai aset nasional yang dapat dikelola dan dimanfaatkan sebesar-besarnya secara berkelanjutan untuk kesejahteraan masyarakat.

Selain itu, kesungguhan pemerintah dalam memperhatikan sektor kelautan dan maritim tidak perlu diragukan lagi, bila selama ini kita telah terlalu lama memunggungi laut, memunggungi samudra, dan memunggungi selat dan teluk; kini saatnya bagi kita mengembalikan semuanya sehingga semboyan Jalesveva Jayamahe, di laut kita jaya, sebagai semboyan kita di masa lalu bisa kembali. 

Kegiatan upacara Hari Nusantara diikuti Para Asisten Pangkoarmada I, Para Kadis dan Kasatker, Perwira, Bintara, Tamtama, dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Koarmada I.
Readmore »

LATOPS BIDANG KOMLEK KOARMADA I TA 2018 DI LANTAMAL I RESMI DITUTUP

LATOPS BIDANG KOMLEK KOARMADA I TA 2018 DI LANTAMAL I RESMI DITUTUP

Kadiskomlek Koarmada I Kolonel Laut (E) Hadi Wuryanto yang diwakili Kasi Binsandi Subdis Binkom Diskomlek Koarmada I Mayor Laut (P) Sayidi , resmi menutup Latihan Operasi (Latops) Matra Laut Bidang Komlek TA 2018 di Lantamal I, bertempat Gd. R. Mulyadi Mako Lantamal I, Jalan Serma Hanafiah Belawan, Kamis (13/12/2018).

Kegiatan yang telah berlangsung sejak tanggal 11 Desember 2018, diikuti oleh 40 peserta dari personel KRI/KAL dan Pendirat di jajaran Lantamal I.

Kadiskomlek Koarmada I Kolonel Laut (E) Hadi Wuryanto dalam sambutannya yang dibacakan oleh Mayor Laut (P) Sayidi Kasi Binsandi Subdis Binkom Diskomlek Koarmada I mengatakan, bahwa Materi yang diberikan berupa ketrampilan komunikasi dan administrasi komunikasi diharapkan dapat meningkatkan kemampuan ketrampilan personel komunikasi baik di KRI maupun pendirat dalam menghadapi tugas saat ini dan menjadi pedoman dalam mengembangkan profesionalitas pada tugas-tugas yang akan datang, jelasnya

Lebih lanjut dikatakan, Selesai latihan, agar hasil latihan dapat diaplikasikan di tempat tugas, kemudian aplikasikan semua ilmu yang didapat sesuai prosedur dan dapat mengembangkan ilmu yang didapat untuk tugas harian secara profesional, ungkapnya.

Adapun materi yang disampaikan meliputi Prosedur Komunikasi radio telegrafis, radio telefoni dan Prosedur Komunikasi Isyarat bendera semaphore serta isyarat lampu morse, sistem komunikasi dan Harwat Alkom di KRI/Pendirat.
Readmore »

LATOPS BIDANG KOMLEK KOARMADA I TA 2018 DI LANTAMAL I RESMI DITUTUP

Kadiskomlek Koarmada I Kolonel Laut (E) Hadi Wuryanto yang diwakili Kasi Binsandi Subdis Binkom Diskomlek Koarmada I Mayor Laut (P) Sayidi , resmi menutup Latihan Operasi (Latops) Matra Laut Bidang Komlek TA 2018 di Lantamal I, bertempat Gd. R. Mulyadi Mako Lantamal I, Jalan Serma Hanafiah Belawan, Kamis (13/12/2018).

Kegiatan yang telah berlangsung sejak tanggal 11 Desember 2018, diikuti oleh 40 peserta dari personel KRI/KAL dan Pendirat di jajaran Lantamal I.

Kadiskomlek Koarmada I Kolonel Laut (E) Hadi Wuryanto dalam sambutannya yang dibacakan oleh Mayor Laut (P) Sayidi Kasi Binsandi Subdis Binkom Diskomlek Koarmada I mengatakan, bahwa Materi yang diberikan berupa ketrampilan komunikasi dan administrasi komunikasi diharapkan dapat meningkatkan kemampuan ketrampilan personel komunikasi baik di KRI maupun pendirat dalam menghadapi tugas saat ini dan menjadi pedoman dalam mengembangkan profesionalitas pada tugas-tugas yang akan datang, jelasnya

Lebih lanjut dikatakan, Selesai latihan, agar hasil latihan dapat diaplikasikan di tempat tugas, kemudian aplikasikan semua ilmu yang didapat sesuai prosedur dan dapat mengembangkan ilmu yang didapat untuk tugas harian secara profesional, ungkapnya.

Adapun materi yang disampaikan meliputi Prosedur Komunikasi radio telegrafis, radio telefoni dan Prosedur Komunikasi Isyarat bendera semaphore serta isyarat lampu morse, sistem komunikasi dan Harwat Alkom di KRI/Pendirat.
Readmore »

KRI Lepu-861 Tangkap Tug Boat Tanpa Dokumen Muatan Di Perairan Batam

KRI Lepu-861 Tangkap Tug Boat Tanpa Dokumen Muatan Di Perairan Batam

Jakarta, 13 Desember 2018, --Keberadaan Unsur KRI Jajaran Koarmada I dalam memberantas kegiatan ilegal dan menegakkan hukum di laut terus membuahkan hasil. Kali ini KRI Lepu-861 salah satu unsur Satrol Lantamal IV Tanjung Pinang berhasil menangkap kapal Tug Boat dan Tongkang yang tidak memiliki dokumen muatan/manifest dan beberapa dokumen pelayaran tidak lengkap sehingga diduga melanggar Undang-Undang No 17 Tahun 2018 tentang Pelayaran di Perairan Batam, Rabu (12/12).

Penangkapan berawal saat KRI Lepu-861 melaksanakan patroli terbatas di sekitar Perairan Batam mendapatkan kontak kapal yang melintas pada posisi 01° 10' 460'' U - 103° 58' 127'' T, tepatnya di sebelah Utara Teluk Jodoh Batam. Menindaklanjuti hal tersebut, KRI Lepu-861 melaksanakan Pengejaran, Penangkapan, dan Penyelidikan (Jarkaplid) dilanjutkan dengan Peran Pemeriksaan dan Penggeledahan terhadap muatan, personel dan dokumen kapal Tug Boat dan Tongkang tersebut.

Dari hasil pemeriksaan diketahui nama Kapal TB. Megamas Star, Tonage 141 GT, Kebangsaan Indonesia, Pemilik PT. Snepac Shipping, Jumlah ABK 8 orang (termasuk Nahkoda), Rute Pelayaran dari Singapura tujuan Batu Ampar. Tongkang BG. Samudera III, Tonage 1126 GT, Muatan Konteiner 60 buah.

Dugaan awal Kapal TB. Buana Atlantic dan BG. Samudera III melakukan pelanggaran dan kesalahan karena Sertifikat Konstruksi Kapal Barang Tongkang habis masa berlaku TMT tanggal 8 Desember 2108 melanggar Pasal 303 (1) UU Pelayaran Nomor 17 Tahun 2008 Jo Pasal 124 (2) UU Pelayaran Nomor 17 Tahun 2008, 1 orang ABK tanpa disertai Buku Pelaut melanggar Pasal 312 UU Pelayaran Nomor 17 Tahun 2008 jo Pasal 145 UU Pelayaran Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pengawakan Kapal, Nahkoda mengoperasikan kapal tidak sesuai dengan kompetensinya melanggar Pasal 312 UU Pelayaran Nomor 17 Tahun 2008 jo Pasal 145 UU Pelayaran Nomor 17 Tahun 2008
tentang Pengawakan Kapal, Tidak dapat menunjukkan dokumen muatan/Manifest melanggar UU Pelayaran Nomor 17 Tahun 2008 jo Pasal 38 (2) tentang Wajib Angkut.

Berdasarkan kesalah tersebut, Komandan KRI Lepu-861 Mayor Laut (P) Martensyah memerintahkan agar Tug Boat dan Tongkang dikawal menuju Lanal Batam.
Readmore »

Dandim 0506/Tgr Berikan Pemahaman Proxywar Kepada Ormas Dan LSM

Dandim 0506/Tgr Berikan Pemahaman Proxywar Kepada Ormas Dan LSM

Tangerang - Upaya dalam menjaga keutuhan RI Dandim 0506/Tgr memberikan pemahaman Proxywar kepada Organisasi Masyarakat (Ormas) dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) se-Kota Tangerang yang di gelar di Aula Gedung Cisadane Kelurahan Pasar Baru Kecamatan Karawaci Kota Tangerang, Kamis (13/12/2018).

Dandim 0506/Tgr Letkol Inf Faisol Izuddin Karimi mengarakan, kegiatan dalam rangka kemitraan wawasan Kebangsaan yang di ikuti sebanyak 300 orang dari Ormas dan LSM se-Kota Tangerang yang di gagas langsung oleh Kesbangpol Kota Tangerang.

"Kesuburan Indonesia dan kekayaan alam yang di miliki Bangsa kita membuat Negara lain yang ada di Dunia ingin merebut kekayaa alam Indonesia dengan berbagai cara termasuk menciptakan komplik dengan adu domba," tegasnya.

Lebih lanjut Dandim menambahkan, di Indonesia terdapat bermacama-macam suku, adat, bahasa dan agama. Untuk itu jangan sampai terpripokasi oleh pihak luar yang akan menguasi Bangsa Indonesia dengan cara proxywar.

Kegiatan di hadiri, Wakil Wali Kota Tangerang H Sachrudin, Temmy Mulyadi Ka Kesbangpol Kota Tangerang, Ahmad Dimyati Kepala Seksi Ketahanan Bangsa dan Masyarakat Kesbangpol, KH Ahmad Tajudin Ketua MUI Provinsi Banten, Haris Wicaksana Tomas dan para perwakilan Toga.*#Kodim 0506/Tgr.
Readmore »

 

SEL SURYA

SEL SURYA