ITL TRISAKTI SIAPKAN PROGRAM STUDI DOKTOR MANAJEMEN TRANSPORTASI

ITL TRISAKTI SIAPKAN PROGRAM STUDI DOKTOR MANAJEMEN TRANSPORTASI

Institut Transportasi dan Logistik Trisakti (ITL Trisakti) sebagai satu-satunya Institut Transportasi terlengkap di Indonesia, bahkan Asia yang sebelumnya adalah Sekolah Tinggi Transportasi dan Logistik Trisakti (STMT Trisakti), telah sukses mencetak Sumber Daya Manusia khususnya dibidang Transportasi dan Logistik, dimana Program studi Magister Manajemen Transportasi (S2) yang sudah berjalan beberapa tahun, dan menghasilkan lebih dari 800 lulusan, yang bekerja di beberapa lembaga negara, TNI/POLRI, BUMN maupun Dunia Industri.

Sebagaimana tuntutan akademik, kini Institut Transportasi dan Logistik Trisakti tengah menyiapkan Program Doktor (S3) Program studi Manajemen Transportasi, Seluruh kesiapan persyaratan sudah dilakukan, dan diharapkan tahun akademik 2019-2020 sudah bisa menerima mahasiswa baru program Doktor Manajemen Transportasi, untuk angkatan pertama juga hanya menerima 20 mahasiswa S3, karena untuk mahasiswa S3 nantinya harus dibimbing Profesor, ungkap Wakil Rektor ITL Trisakti, Dr Juliater Simarmata.

Untuk konsentrasi manajemen transportasi, nantinya bisa lebih dikembangkan, disamping manejemen transportasi darat, laur, udara, kepelabuhanan, kebandarudaraan, perkeretaapian ataupun transportasi perkotaan, ini telah menjadi prioritas ITL Trisakti untuk menambah beberapa prodi, karena ITL Trisakti merupakan lembaga pendidikan tinggi dengan prodi transportasi terlengkap di Indonesia, bahkan dunia, ini juga sesuai visi ITL Trisakti menjadi World Class Institute and Research base, Learning Centre of Transportations and Logistics Study, yang berkelas dunia dan bereputasi global.

ITL Trisakti juga telah lama membangun kerjasama dengan IATA, ITL Trisakti juga memiliki kewenangan untuk menyelenggarakan 12 sertifikasi internasional, sehingga bagi mahasiswa ITL Trisakti yang akan mengambil sertifikasi internasional tidak harus pergi ke luar negeri, namun bisa mengikuti program sertifikasi di ITL Trisakti, dengan biaya yang sangat murah, namun sertifikat tersebut berlaku global dan bisa digunakan untuk bekerja di beberapa negara Asia maupun Eropa, tambahnya.

Dr Juliater Simarmata juga menegaskan, bahwa saat ini sudah 200 mahasiswa ITL Trisakti telah mengikuti program pertukaran mahasiswa di sejumlah universitas di Asia dan Eropa, dengan beberapa program beasiswa, baik beasiswa yang diberikan pemerintah, Yayasan Trisakti maupun dunia usaha, demikian juga publikasi karya ilmiah baik dari dosen maupun mahasiswa sudah terpublikasi secara global, dan para mahasiswa juga memiliki jejaring global, tegasnya. (Nrl)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar