SPKKL Bakamla RI/IDNCG Sambas, Sambut Kedatangan Siswa/i Pramuka

SPKKL Bakamla RI/IDNCG Sambas, Sambut Kedatangan Siswa/i Pramuka

Sambas, 21 Oktober 2019 (Humas Bakamla RI/PR Indonesian Coast Guard) --- Dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan kewaspadaan kepada masyarakat terhadap pentingnya menjaga keamanan dan keselamatan di perairan Indonesia, Stasiun Pemantauan Keamanan dan Keselamatan Laut (SPKKL) Bakamla RI/IDCNG Sambas, menyambut kedatangan siswa/siswi Gerakan Pramuka Gugus Depan Patih Gumantar - Dayang Sulandri Pangkalan SMP Negeri 1 Pemangkat, di SPKKL Sambas, Kalimantan Barat, beberapa waktu lalu.

Menanggapi kunjungan ini, Kepala SPKKL Sambas Mayor Bakamla Arief Purwantono, S.E. beserta jajarannya dengan hangat menerima kedatangan siswa/siswi berpakaian coklat tersebut. Selain itu, antusiasme siswa/siswi terhadap keamana dan keselamatan di laut membuat kagum personel SPKKL Sambas. Bagaimana tidak, pertanyaan yang kritis kerap kali terlontar saat personel SPKKL Sambas memberikan penjelasan. 

Penjelasan yang diberikan seputar pengenalan tugas dan fungsi Bakamla RI/IDNCG secara umum, dan juga fungsi SPKKL dalam mendukung tercapainya tujuan utama Bakamla RI/IDNCG.

Dalam kegiatan ini, disosialisakan juga aplikasi sistem pelaporan masyarakat nelayan pesisir terkait keamanan dan keselamatan di laut yang berbasis Android. Selain itu, dijelaskan pula pentingnya menjaga kelestarian laut Indonesia dengan tidak membuang sampah atau benda apapun yang dapat merusak ekosistem laut.

Kegiatan dilanjutkan dengan paparan dan pengenalan peralatan-peralatan pemantauan yang tersedia di SPKKL Sambas. Selain itu, dijelaskan pula jenis-jenis alat keselamatan seperti life jacket, peralatan selam, dan alat keselamatan lainnya. Tidak hanya dijelaskan mengenai kegunaannya, namun juga diperagakan cara menggunakannya dan penerapannya di lapangan. 

Di penghujung kegiatan, ditunjukkan pula cara mengetahui perkiraan cuaca yang diakses melalui website Badan Meteorologi, Klomatologi, dan Geofisika (BMKG) dan fungs Sistem Peringatan Dini Bakamla RI/IDNCG.

Diharapkan melalui kegiatan ini, dapat menggelorakan semangat kebaharian di insan siswa/siswi Gerakan Pramuka Gugus Depan Patih Gumantar - Dayang Sulandri Pangkalan SMP Negeri 1 Pemangkat. Rasa bangga sebagai bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia harus terus melekat. Terlebih lagi, mitra maritim terdekat bagi Bakamla RI/IDNCG adalah masyarakat pesisir. Dengan demikian, kewaspadaan akan keamanan dan keselamatan laut perlu terus dijaga dan ditingkatkan.


Autentikasi: Kasubbag Humas Bakamla RI Letkol Bakamla Mardiono.
Readmore »

Pelatihan LPA Bakamla RI/IDNCG Dinyatakan Berakhir



Pelatihan LPA Bakamla RI/IDNCG Dinyatakan Berakhir

Jakarta, 21 Oktober 2019 (Humas Bakamla RI/Indonesian Coast Guard) --- Pelatihan Logistics Process Analysis (LPA) Bakamla RI T.A. 2019 yang telah diselenggarakan sejak 14 Oktober 2019, di Markas Besar Bakamla RI/Indonesian Coast Guard (IDNCG), Gedung Perintis Kemerdekaan, Jalan Proklamasi No. 56, Menteng, Jakarta Pusat, resmi ditutup oleh Sekretaris Utama Bakamla RI Laksamana Muda Bakamla S. Irawan, M.M., Senin (21/10/2019).

Sebelum penutupan, para instruktur dari BeDamco International Busines Partner yang terdiri dari Vice Admiral (Ret) Jan Van Der Burg, Nico Van Dam, dan Hans Bedet menyampaikan hasil evaluasi dari interview yang telah dilaksanakan terhadap peserta pelatihan. 

Semetara itu dalam sambutan penutupan, Sekretaris Utama (Sestama) Bakamla RI Laksamana Muda Bakamla S. Irawan, M.M. mengatakan bahwa pelatihan LPA ini merupakan modal dasar dalam rangka meningkatkan kemampuan personel, khususnya dalam memberikan dukungan logistik untuk kepentingan operasional tugas pokok Bakamla RI/IDNCG.

“Melalui pelatihan ini, diharapkan profesionalisme dan pemahaman arti penting logistik bagi pejabat dan seluruh personel Bakamla RI/IDNCG yang diinginkan dapat terbentuk,” ujar Laksda Irawan.

Ditambahkannya, bidang logistik merupakan masalah yang sangat kompleks dalam sebuah organisasi, karena berkaitan dengan efektivitas, efisiensi dan kinerja organisasi itu sendiri. “Kita sudah pernah belajar, dan menjadi kesepakatan bahwa logistik tidak dapat memenangkan sebuah peperangan, tetapi tanpa logistik mustahil peperangan dapat dimenangkan,” tegasnya.

Di akhir sambutannya, atas nama Kepala Bakamla RI Laksamana Madya Bakamla A. Taufiq R., Laksda Irawan menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada BeDamco, serta segenap panitia sehingga pelatihan ini dapat terlaksana dengan baik. “Semoga kerja sama ini dapat memberikan manfaat yang besar, tidak saja bagi hubungan antar organisasi, namun lebih dari itu dapat memberikan kontribusi secara tidak langsung kepada negara dan bangsa,” tandasnya.

Tak lupa, Laksda Irawan mengucapkan selamat jalan kembali ke Belanda kepada delegasi Bedamco.

Kegiatan penutupan Pelatihan LPA ini dihadiri oleh seluruh Pejabat Eselon II, III, dan IV Bakamla RI/IDNCG.



Autentikasi: Kasubbag Humas Bakamla RI Letkol Bakamla Mardiono
Foto-foto: Humas Bakamla RI
Readmore »

Diklat Kesamaptaan Personel Bakamla RI Dimulai

Diklat Kesamaptaan Personel Bakamla RI DimulaiDiklat Kesamaptaan Personel Bakamla RI Dimulai


Sukabumi, 21 Oktober 2019 (Humas Bakamla RI/PR Indonesian Coast Guard) --- Kepala Badan Keamanan Laut RI Laksamana Madya Bakamla A. Taufiq R. secara resmi membuka Diklat Kesamaptaan Personel Bakamla RI Gelombang I. Terhitung 115 personel mengikuti diklat ini yang terbagi menjadi dua gelombang, di Sekolah Pembentukan Perwira (Setukpa) Lemdiklat Polri, Sukabumi, Jawa Barat, Senin (21/10/2019).

Upacara pembukaan dilaksanakan di Lapangan Soetadi Ronodipuro, Setukpa Lemdiklat Polri. Dalam kesempatan ini, bertindak sebagai Komandan Upacara Kolonel Bakamla Sumarto yang sehari-harinya menjabat sebagai Kabag Kepegawaian Bakamla RI.

Bakamla RI/Indonesian Coast Guard (IDNCG) yang memiliki tugas pokok melakukan patroli keamanan dan keselamatan laut, profesionalisme pengawak organisasi merupakan salah satu prioritas utama dari sasaran pembinaan di bidang Sumber Daya Manusia. "Hal ini tidak berarti menempatkan faktor material alat utama keamanan laut sebagai prioritas kedua atau terakhir, karena bagaimanapun seluruh alat utama keamanan laut yang modern dan canggih akan teronggok dan tidak memberi manfaat apapun bila tidak diawaki oleh personel yang profesional", ungkap Laksdya Taufiq dalam sambutan pembukaannya.

Hal ini juga mendukung Bakamla RI yang mengemban fungsi Coast Guard dalam menjalankan tugas sebagai penjaga keselamatan laut (maritime safety), penjaga keamanan laut (maritime security), dan komponen cadangan pertahanan (defence).

Diklat Kesamaptaan personel Bakamla RI ini menggunakan metode pembelajaran modern yang memanfaatkan alam terbuka dengan pendekatan yang unik dan efektif. Selain itu, pelatihan ini tidak sarat dengan teori semata melainkan langsung diterapkan pada elemen mendasar kehidupan sehari-hari. Para peserta tidak hanya dihadapkan pada tantangan intelegensia tetapi juga fisik dan mental. 
Diklat Kesamaptan ini juga dimaksudkan untuk melatih kerja sama, disiplin yang tinggi, ketahanan fisik dan mental yang prima, serta jiwa korsa dalam sebuah kelompok. Tujuannya agar dapat menumbuhkan rasa kebersamaan dan saling memiliki satu sama lain, sehingga timbul keakraban dan soliditas yang dapat menjadi motivasi bagi seluruh personel Bakamla RI/IDNCG dalam mengemban tugas sehari-hari. 
Materi yang diberikan mencakup tugas dan fungsi Bakamla RI/IDNCG, pengenalan senjata, bongkar pasang senjata, menembak, pendakian gunung, halang rintang, latihan baris berbaris, lintas medan, dan pembangunan karakter.

Laksdya Taufiq turut menyampaikan apresiasinya kepada Polri selaku mitra Bakamla RI/IDNCG. Selama ini, Polri telah banyak memberikan dukungannya, tidak hanya dalam hal pelaksanaan pelatihan ini namun juga kegiatan operasi Bakamla RI/IDNCG. "Kami ucapkan terima kasih kepada Kapolri, yang dalam hal ini kepada Kepala Sekolah Pembentukan Perwira Lemdik Polri Sukabumi, Brigjen Polisi Drs. Agus Suryanto beserta seluruh jajarannya, saya mengucapkan terima kasih atas kerja sama yang baik selama ini, sehingga kegiatan Diklat Kesamaptaan personel Bakamla RI dapat terlaksana di tempat ini sesuai yang diharapkan", ucap Laksdya Taufiq menutup sambutannya. 

Jajaran pejabat Bakamla RI/IDNCG turut hadir dalam kegaitan ini, antara lain Deputi Operasi dan Latihan Laksda Bakamla T.S.N.B Hutabarat, MMS; Deputi Informasi, Hukum dan Kerja Sama Laksda Bakamla Dade Ruskandar, S.H., M.H.; Deputi Kebijakan dan Strategi Laksda Bakamla Drs. Hariadi, S.H.; Kepala Kantor Kamla Zona Maritim Barat Laksma Bakamla Eko Murwanto, S.Sos.; Kepala Kantor Kamla Zona Maritim Tengah Laksma Bakamla Drs. Bastomy Sanap, S.H., M.B.A., M.Hum.; Kepala Kantor Kamla Zona Maritim Timur Laksma Bakamla Vetty V. Salakay, S.H., M.Si.; Kepala Biro Umum Laksma Bakamla Amin Budi Cahyono, S.E.; dan para pejabat dan undangan Setukpa Polri.



Autentikasi: Kasubbag Humas Bakamla RI Letkol Bakamla Mardiono
Foto-foto: Humas Bakamla RI


Readmore »

TNI AL BEKERJASAMA DENGAN UNPAD GELAR PELATIHAN HUKUM INTERNASIONAL TERKAIT LAUT

TNI AL BEKERJASAMA DENGAN UNPAD GELAR PELATIHAN HUKUM INTERNASIONAL TERKAIT LAUT

Jakarta, 21 Oktober 2019,-  TNI Angkatan Laut (TNI AL) dalam hal ini Dinas Pembinaan Hukum Angkatan Laut (Diskumal) bekerjasama dengan Universitas Padjadjaran Bandung melalui Pusat Studi Hukum Laut Internasional Fakultas Hukum Unpad mengelar kegiatan Pelatihan Hukum Internasional Terkait Laut Tahun 2019 bertempat di Kampus Pasca Sarjana Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran Bandung, Jawa Barat, Senin (21/10).

Pelatihan ini dilaksanakan untuk pertama kali di Unpad pasca Perjanjian Kerjasama (PKS) antara TNI AL dengan Unpad yang telah dilaksanakan beberapa waktu lalu dengan pertimbangan bahwa Fakultas Hukum Unpad memiliki kredibilitas yang tinggi baik dari aspek program pendidikan maupun konsepnya dalam pengembangan Hukum Laut Internasional.

Kegiatan yang akan dilaksanakan mulai tanggal 21 sampai dengan 29 Oktober 2019 mendatang ini dibuka langsung oleh Kepala Dinas Pembinaan Hukum Angkatan Laut (Kadiskumal) Laksamana Pertama TNI Kresno Buntoro, S.H., LL.M., Ph.D., dan diikuti lebih kurang 30 peserta yang terdiri dari Perwira TNI AL  berpangkat Letda sampai dengan Letnan Kolonel yang berprofesi sebagai Perwira Pelaut, Intelijen, Hukum, dan perwira Survey/pemetaan dari Mabesal, Koarmada I, II, Kolinlamil, Hidro  Oseanografi, Seskoal dan Puspenerbal.

Kadiskumal saat acara pembukaan mengatakan bahwa sebagai negara maritim dengan perairan yang demikian luas merupakan keniscayaan laut menjadi yang utama sebagai sarana dan wahana mempersatukan bangsa baik dibidang ideologi, politik, hukum, ekonomi, sosial, budaya dan pertahanan keamanan. Disamping itu, luasnya laut yurisdiksi nasional dan besarnya bentangan spectrum ancaman di laut merupakan tantangan bagi TNI AL dalam melindungi kepentingan bangsa Indonesia serta untuk mewujudkan kesejahteraan dan keamanan bangsa Indonesia.

Menurut Kadiskumal, Hukum Laut Internasional diadakan dengan maksud untuk mengatur dan mengurangi adanya konflik antara para pengguna laut baik itu negara pantai, negara pengguna maupun para pengguna. Sebagai aparat penegak hukum di laut maka perwira TNI AL dalam melaksanakan tugasnya dituntut selain mengerti dan memahami hukum nasional maka dituntut pula untuk memahami ketentuan hukum Internasional khususnya yang terkait dengan hukum laut.

“Bersamaan dengan timbulnya permasalahan atau konflik terkait dengan aspek Hukum Laut Internasional yang melibatkan TNI AL serta untuk menjawab tantangan tugas kedepan maka diperlukan kemampuan personel yang mampu dan handal membantu menyelesaikan setiap permasalahan hukum di laut”, tegasnya.

Sementara Wakil Dekan Fakultas Hukum Unpad yang juga adalah Kepala Pusat Studi Hukum Laut Internasional Fakultas Hukum Unpad RA. Gusman Catur Siswandi, S.H., LL.M., Ph.D mewakili Dekan Fakultas Hukum Prof. Dr. An An Chandrawulan, S.H., LL.M merasa terhormat karena dapat bekerjasama dengan TNI AL khususnya di bidang Hukum dan merasa beruntung karena dapat berinteraksi langsung dengan Prajurit Prajurit TNI AL yang setiap hari berhadapan dengan permasalahan permasalahan di laut. "Saya berharap kegiatan ini dapat memberikan kontribusi terhadap perkembangan Hukum Laut Internasional dan Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia dapat lebih menunjukkan peran dan kontribusinya", ungkapnya

Pelatihan Hukum Internasional Terkait Laut Tahun 2019 menghadirkan para pengajar,instruktur dan nara sumber para Akademisi di Bidang Hukum Internasional seperti Prof. Dr. Etty Agoes, S.H., LL.M, Prof. Dr. An Chandrawan, S.H., LL.M, Prof Atip Latipulhayat, S.H., LL.M., Ph.D, Prof. Huala Adolf, S.H., LL.M., Ph.D, Laksma TNI Kresno Buntoro, S.H., LL.M., Ph.D dan Dosen lainnya dengan materi-materi diantaranya isu-isu umum hukum laut nasional dan internasional, prinsip-prinsip dasar hukum internasional dalam konteks kelautan, tindak pidana pertahanan dan keamanan di laut, lingkungan laut, isu-isu khusus dan hak lintas di laut dan kebijakan luar negeri.

Kegiatan yang dihadiri Guru Besar Hukum Laut Internasional Fakultas Hukum Unpad Prof. Dr. Etty R. Agoes, S.H., LL.M,  Manager Operasional Pusat Studi Hukum Laut Internasional Fakultas Hukum Unpad Dr. Prita, Dosen FH Unpad Garry Gumelar Pratama, S.H., M.H., Danlanal Bandung Kolonel Laut
(P) Sunar Solaehuddin dan undangan lainnya ditandai dengan pengalungan tanda peserta latihan dan pertukaran cinderamata.

Demikian berita Dinas Penerangan Angkatan Laut
Readmore »

PELUNCURAN KAL BAER DAN KAL BOSNIK

PELUNCURAN KAL BAER DAN KAL BOSNIK

Komandan Lantamal XII Pontianak Laksamana Pertama TNI Agus Hariadi yang diwakili oleh Aslog Danlantamal XII Kolonel Laut (T) Panugrah Asyari menghadiri acara peluncuran KAL 28 M TA 2019 di PT. Steadfast Marine, dipimpin oleh Kadismatatal Laksamana Pertama TNI Budi Sulistyo,yang diwakili oleh Kasubdis Matkapban Dismatal Kolonel Laut (T) Daryanto, S.E., M.M., di Jalan Khatulistiwa KM 6,6, Kelurahan Batu Layang, Kecamatan Pontianak Utara, Jumat (18/10/2019).

Kadismatal dalam sambutannya yang diwakili oleh Kasubdis Matkapban Dismatal Kolonel laut (T) Daryanto, S.E., M.M., menyampaikan bahwa rangkaian ceremonial pembangunan Kapal Angkatan Laut (KAL) meliputi First Steel Cutting, keel laying launching, dan delevery.

Pada kesempatan yang baik ini telah sampai pada tahap launching, dimana kapal diluncurkan dari dock ke atas air untuk yang pertama kali. Secara teknis launching ini menandai telah selesainya pekerjaan konstruksi badan kapal.

Secara implisit, prosesi launching sebuah kapal menyatakan bahwa kapal tersebut telah siap untuk diberi tugas atau misi menjaga kedaulatan NKRI. Walaupun masih ada kegiatan penyempurnaan dalam proses pembangunan kapal tersebut. Setelah seluruh lingkup pekerjaan terkait dengan pembangunan ini, maka nantinya akan dilaksanakan delevery, yaitu peresmian kapal menjadi Kapal Angkatan Laut dan pengukuhan Komandan KAL.

Nama KAL 28 M yang akan diluncurkan adalah KAL BAER dengan nomor lambung III-9-18 dan KAL BOSNIK nomor lambung III-10-22. Sebelum KAL diluncurkan,  Direktur Utama PT.Steadfast Marine mempersilahkan Kasubdis Matkapban Dismatal Kolonel laut (T) Daryanto, S.E., M.M., untuk memberikan pernyataan peluncuran KAL 28 M, "Pada hari Jumat, tanggal 18 Oktober 2019 pukul 09.53 KAL BAER dan KAL BOSNIK resmi saya luncurkan" selanjutnya dilaksanakan pemotongan tali, sirine dibunyikan dan akhirnya KAL BAER dan KAL BOSNIK diluncurkan dengan diiringi Mars TNI AL "Jalesveva Jayamahe".

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kadismatatal yang diwakili oleh Kasubdis Matkapban Dismatal, Direktur Utama PT Steadfast Marine Rudy Kurniawan Logam, Aslog Danlantamal XII Pontianak, Tim Dismatal, Komandan Satgas KAL 28 M, Direktur Pemasaran Militer Fajar Gunawan, Pawas Platform Satgas KAL 28 M, Pawas Navkom Satgas KAL 28 M, Tim Pendamping Direktur Utama PT Steadfast Marine.
Readmore »

LANAL DABO SINGKEP TERIMA KUNJUNGAN EDUKASI WISATA BAHARI SISWA SLB NEGERI LINGGA

LANAL DABO SINGKEP TERIMA KUNJUNGAN EDUKASI WISATA BAHARI SISWA SLB NEGERI LINGGA

Pangkalan TNI AL (Lanal) Dabo Singkep menerima kunjungan edukasi wisata bahari dari siswa/siswi SLB Negeri Lingga, di Mako Lanal Dabo Singkep, Sabtu (19/10/2019).

Kedatangan 14 siswa dengan 16 orang guru pendamping yang dipimipin Kepala sekolah SLB Negeri Lingga Momon Kusmana, S.Ag., M.Pd., disambut Perwira Lanal Dabo Singkep Pgs. Paspotmar Kapten Laut (PM) Fery Rungkat dalam suasana keakraban dan penuh kasih sayang.

Di Mako Lanal Dabo Singkep, Siswa SLB Negeri Lingga ini diberikan pengenalan tentang profile TNI AL dan diajak jalan berkeliling mengenali lingkungan Mako Lanal Dabo Singkep serta diberikan kesempatan berkunjung ke Mini Zoo Lanal Dabo Singkep.

Para siswa diberikan pemahaman mengenai peran dan fungsi TNI Angkatan Laut/Lanal Dabo Singkep dalam menjaga keamanan wilayah di Perairan Indonesia.

“Lanal Dabo Singkep pada prinsipnya siap bekerjasama dengan instansi lain dan membantu semua kegiatan yang bersifat positif,” ujar Pgs. Paspotmar Lanal Dabo Singkep..
Readmore »

KADISPOTMAR KOARMADA I TUTUP PELATIHAN BELA NEGARA SISWA YAYASAN AL AZHAR SYIFA BUDI JAKARTA

KADISPOTMAR KOARMADA I TUTUP PELATIHAN BELA NEGARA SISWA YAYASAN AL AZHAR SYIFA BUDI JAKARTA

    Komandan Komando Latihan (Dankolat) Koarmada I Kolonel Laut (P) Fauzi, S,E., M.M., diwakili oleh Kepala Dinas Potensi Maritim (Kadispotmar) Koarmada I Kolonel Laut (KH) Riduan, S.Ag., M.M., M.Tr(Hanla) menutup kegiatan Pelatihan Bela Negara bagi Siswa Yayasan Al Azhar Syifa Budi Jakarta, di KRI Semarang-594 yang sandar di Dermaga JICT II, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (18/10/2019).

Dankolat Koarmada I dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kadispotmar Koarmada I menyampaikan bahwa dimasa mendatang generasi muda memiliki tantangan tugas semakin berat dan kompleks dalam menjaga nilai-nilai luhur dan budaya bangsa Indonesia yang berketuhanan dan berbudi pekerti luhur. Hal ini memerlukan jati diri seorang remaja yang mampu membela negara dan berdedikasi sehingga dapat menjalankan tugas dan kewajiban seorang remaja generasi penerus sesuai yang tertuang dalam nilai-nilai Pancasila.

Perlu kita ketahui bahwa keberadaan Indonesia pada posisi dunia memainkan peranan yang sangat penting. Hal ini menjadikan Indonesia memiliki nilai strategis sebagai kawasan negara sehingga membutuhkan para remaja yang berdedikasi dalam mengurus negara di masa depan.

“Pelatihan bela negara selama kurang lebih 3 hari telah mendapatkan pengetahuan tentang cara menjadi remaja yang mandiri dalam rangka menjadi generasi penerus bangsa yang berkualitas. Mereka merupakan salah satu urat nadi jalannya negara guna kepentingan nasional. Kewajibannya sebagai remaja agar  dapat menjalin kerjasama yang baik dengan rekannya  atau dengan orang tua, guru, dan yang lebih dituakan menghormatinya dengan akhlaq yang mulia,” ujarnya.

Diharapkan setelah mengikuti pelatihan ini, para peserta agar tanamkan tekad, semangat dan motivasi yang tinggi untuk selalu belajar, berlatih dan menempa diri agar menjadi remaja generasi penerus bangsa yang berkualitas serta ikuti seluruh proses dinamika pembelajaran di sekolah di setelah kembali ke sekolah nanti.  Serta manfaatkan waktu luang di sekolah untuk mengembangkan pengetahuan, keterampilan dan karakter yang saudara miliki yang telah di pelajari di pelatihan bela negara ini. Sehingga kelak jika menjadi para pemimpin bangsa akan menjadi pemimpin yang mumpuni yang mampu membela negara di segala tantangan yang dihadapi.

    Kegiatan Pelatihan Bela Negara Siswa Yayasan Al Azhar Syifa Budi Jakarta berlangsung selama tiga hari 16 s.d. 18 Oktober 2019 diikuti 82 orang peserta dan 13 orang pembina dengan sasaran latihan yaitu terwujudnya siswa yang memilki semangat jiwa korsa, disiplin, kerjasama, mampu berorganisasi, cinta tanah air, semangat bela negara.

    Selama pelatihan, para peserta dibekali materi tentang kepemimpinan lapangan, wawasan nusantara, bela negara, kebaharian, outbound, motivasi, pemanfaatan otak kanan dan otak kiri.
Readmore »

Kejutan Persit Kodim Klaten Untuk Bhayangkari Cabang Klaten

Kejutan Persit Kodim Klaten Untuk Bhayangkari Cabang Klaten

Kodim Klaten - Kejutan Persit Kodim Klaten Untuk Bhayangkari Cabang Klaten

Ketua Persatuan Istri Tentara (Persit) Kartika Chandra Kirana (KCK) Cabang XLIV Kodim 0723 Klaten Ny Minarso bersama anggotanya datangi Kantor Bhayangkari Cabang Klaten, Sabtu (19/10/19).

Kedatangan Ny Minarso bersama anggota dan pengurus Persit ini untuk memberikan ucapan selamat ulang tahun kepada Bhayangkari Polres Klaten dan disambut hangat oleh Ny Fifi Wiyono Eko Prasetyo selaku Ketua Bhayangkari Cabang Klaten berserta anggotanya.

Pada kesempatan yang baik itu, Ny Minarso sengaja memberikan kejutan dengan memberikan kue ulang tahun karena bertepatan dengan HUT Bhayangkari ke 67 yang jatuh pada tanggal 19 Oktober.

Menurutnya hubungan baik antara Persit dan Bhayangkari ini telah terjalin sejak lama, dengan selalu saling mendoakan saat ulang tahun, hal ini akan semakin mempererat hubungan dan silaturohmi sesama istri abdi negara, yaitu TNI dan Polri.

" semoga Bhayangkari Cabang Klaten selalu jaya, " ucap Ny Minarso istri Komandan Kodim 0723/Klaten Letkol Kav Minarso,S.I.P.

Sementara itu Ny. Fifi sang istri Kapolres Klaten selaku Ketua Bhayangkari Cabang Klaten, sangat terkejut, haru dan senang dengan kedatangan Ketua Persit KCK Kodim Klaten yang memberikan surprice pada ulang tahun Bhayangkari tersebut.

" Semoga kebersamaan antara Persit dan Bhayangkari selalu terjaga selamanya, " kata Ny Fifi sambil merangkul dan memeluk Ny Minarso usai tiup lilin ulang tahun.

Kedatangan Ketua Persit KCK Cabang XLIV Kodim Klaten ke Kantor Bhayangkari tersebut didampingi oleh seluruh Ketua Ranting (Istri Danramil) dan pengurus Persit. Kodim Klaten.
Readmore »

Tiga Kapal Baru Perkuat Bakamla RI (Indonesian Coast Guard)

Tiga Kapal Baru Perkuat Bakamla RI (Indonesian Coast Guard)

Batam, 18 Oktober 2019 (Humas Bakamla RI / PR IDNCG).--- Tiga unit Kapal Negara (KN) baru karya anak bangsa, secara resmi masuk ke jajaran Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla RI) yang kini terkenal dengan sebutan Indonesian Coast Guard (IDNCG). 

Peresmian tiga Kapal Negara (KN) yang berfungsi sebagai kapal patroli itu ditandai dengan pengguntingan pita dalam suatu upacara yang dipimpin langsung oleh Kepala Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Ka Bakamla RI) Laksdya Bakamla A. Taufiq R., di Galangan PT. Citra Shipyard, Batam, Provinsi Kepulauan Riau, Jumat (18/10/2019).

Adapun pemberian nama dan penempatan tugas dari ketiga kapal negara itu masing-masing sbb: KN Pulau Nipah-321 akan ditugaskan mengabdi di wilayah Zona Barat (Batam). Pemberian nama kapal ini diangkat dari nama sebuah pulau terluar Indonesia yang terletak di perbatasan Indonesia - Singapura, merupakan wilayah dari pemerintah kota Batam, provinsi Kepulaian Riau. Pulau ini berada di sebelah barat laut dari pelabuhan Sekupang di Pulau Batam yang dapat dilihat dalam jalur perjalanan ferry dari Pelabuhan Sekupang menuju Nipah adalah 1°9’13” LU, 103°39’11” BT, sejak Indonesia dipimpin Presiden Megawati mulai direklamasi karena hampir tenggelam. Saat ini kawasan tersebut ditempati prajurit TNI di bawah Komando Lanal Batam.


Sementara itu KN Pulau Marore-322 ditugaskan memperkuat jajaran Zona Tengah di Manado. Pulau Marore adalah pulau terluar Indonesia yang terletak di Laut Sulawesi dan berbatasan dengan Filipina. Pulau Marore ini merupakan bagian dari wilayah Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe, Provinsi Sulawesi Utara. Pulau ini berada di sebelah utara dari Pulau Sangihe dengan koordinat 4°44’14” LU, 125°28’42” BT.

Sedangkan KN Pulau Dana-323 ditugaskan untuk memperkuat jajaran Zona Timur, berkedudukan di Ambon. Pulau Dana, Pamana, atau Dana, Dona dan Ndana adalah sebuah pulau terluar Indonesia yang terletak di sebelah Barat Daya Pulau Rote dan berbatasan dengan negara Australia. Secara administratif, pulau ini termasuk wilayah Kecamatan Rote Barat Daya Kabupaten Rote Ndao, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Indonesia. Pulau ini merupakan wilayah paling selatan dari Republik Indonesia juga Benua Asia secara keseluruhan.



Masing-masing KN tersebut memiliki panjang 80 meter, lebar 7.90 meter, tinggi 14.4 meter, kecepatan hingga mencapai 22 knot dan memiliki mesin penggerak 2 unit MAN/2862LE433. Konstruksi kapal baru ini terbuat dari bahan baja.

Ketiga kapal patroli sepanjang 80 meter milik Bakamla RI yang digarap sejak 3 Oktober 2017 itu diketahui merupakan tipe kapal patroli yang dibangun di Indonesia, dimana seluruh tahapan pembangunan kapal mulai perencanaan desain hingga konstruksi fisik dan instalasi sistem murni dilaksanakan oleh tenaga ahli putra-putri bangsa dengan pengawasan penuh oleh Satgas pembangunan kapal Bakamla RI. 

Ketiga kapal tersebut telah melalui serangkaian tahapan dengan sangat baik selama proses pembuatannya di galangan, mulai tahap pembangunan, launching pengapungan kapal pertama kalinya di air, hingga tahap pengujian yang terdiri atas tiga rangkaian yaitu Uji Kelaikan Pabrik, Kelaikan Dermaga, dan Uji Kelaikan Laut.

Dengan berbagai rangkaian uji, ketiga kapal patroli tersebut telah memenuhi persyaratan kelayakan untuk diserahterimakan dari Galangan kepada Bakamla RI.

Dengan keberadaan kapal ini sebagai pendukung Bakamla RI dalam meningkatkan kekuatan dan kemampuan unsur operasional dalam mengemban tugas patroli di laut diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam upaya mewujudkan Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia.

Selain peresmian tiga Kapal Negara (KN), pada kesempatan tersebut dilakukan pula upacara pengukuhan Komandan dari masing-masing Kapal Negara itu, yakni: Letkol Bakamla Andris Benhard dikukuhkan sebagai Komandan KN P. Nipah 321, Letkol Bakamla Raden Haryo Wiji sebagai Komandan KN P. Marore 322, dan Letkol Bakamla Hananto Widhi sebagai Komandan KN P. Dana 323, oleh Kabakamla RI Laksdya Bakamla A. Taufiq R., selaku Inspektur Upacara (Irup).

Upacara yang melibatkan ratusan personel itu diwarnai dengan penekanan tombol sirine oleh Kabakamla, yang bersamaan dengan pengibaran bendera isyarat yang terbentang mulai haluan, anjungan, hingga buritan ketiga kapal patroli tersebut, setelah sebelumnya didahului dengan penyerahan replika kapal patroli 80 m dari Dirut PT. Citra Shipyard, Jovan kepada Kabakamla RI Laksdya Bakamla A. Taufiq R., serta pembacaan laporan pelaksanaan oleh Kepala Biro Sarana dan Prasarana Bakamla RI Laksma Bakamla Amrein, S.E.

Peresmian tiga unit Kapal Negara (KN) tersebut juga diwarnai dengan pemotongan pita oleh Kabakamla RI dan pemecahan kendi oleh Ny. Ina Taufiqoerrochman yang dilanjutkan dengan peninjauan ke semua ruangan kapal.

Kehadiran Kepala Bakamla RI pada acara peresmian tersebut didampingi Deputi Bidang Operasi dan Latihan Laksda Bakamla TSNB Hutabarat, M.M.S., Deputi Inhuker Laksma Bakamla Dade Ruskandar, S.H., M.H., Karo Ren Bakamla Laksma Bakamla Eko Jokowiyono, SE., M.Si., Direktur Operasi laut Laksma Bakamla Nursyawal Embun, Direktur Strategi Laksma Bakamla Sandy Muchjidin Latief, S.I.P., Kepala UPH Laksma Bakamla Parimin Warsito, S.H., Dir Datin Laksma Bakamla Dwi Aris Priyono, S.T., Direktur Hukum Laksma Bakamla Eddy Rate Muis, S.H., M.H., Inspektur Laksma Bakamla Drs. Sarono, M.H., Kepala Zona Kamla Timur Laksamana Pertama Bakamla Vetty V. Salakay, S.H., M.Si., Kepala Kantor Zona Kamla Tengah Laksamana Pertama Bakamla Drs. Bastomy Sanap, S.H.,M.B.A.,M.Hum, serta sejumlah pejabat lainnya.

Upacara peresmian kapal patroli tersebut dihadiri pula oleh sejumlah pejabat daerah maupun TNI dan Polri wilayah Kepulauan Riau.

Seluruh rangkaian kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama dengan latar belakang tiga kapal patroli yang baru saja diresmikan tersebut.

Autentikasi: Kasubbag Humas Bakamla RI Letkol Bakamla Mardiono
Readmore »

UID Bersama Kwaran Matraman dan Sahabat ODI Gelar Sosialisasi Bencana

UID Bersama Kwaran Matraman dan Sahabat ODI Gelar Sosialisasi Bencana

Bertempat di Aula Masjid Bab Al Rusydi Universitas Islam Jakarta, pada Kamis, 17 Oktober 2019, Universitas Islam Jakarta (UID) bersama Sahabat ODI, Disaster Management Institute Indonesia (DMII) serta Dewan Kwartir Ranting Gerakan Pramuka Kecamatan Matraman dan Dewan Racana UID menggelar Pelatihan Manajemen Kebencanaan, kegiatan Pengabdian Masyarakat UID tersebut juga diikuti berbagai unsur Relawan Bencana.

Rektor Universitas Islam Jakarta, Prof. Rahian mengaku mendukung penuh upaya Dewan Racana Gerakan Pramuka UID dalam mendukung pemerintah mengatasi masalah kebencanaan, dan hari ini para mahasiswa serta Pramuka UID memperoleh bekal tambahan dalam membantu masyarakat korban bencana, apalagi kondisi Jakarta pada khususnya maupun seluruh wilayah Indonesia yang rawan bencana, untuk itu kita juga harus siap mengantisipasi masalah kebencanaan jika pada suatu saat ada bencana alam, kita tau letak geografis Indonesia yang dikelilingi Lautan dan memiliki banyak Gunung Berapi yang aktif, serta berada di jalur pertemuan Lempang Indo-Australia, Lempeng Eurasia dan Lempeng Pasifik, yang rawan terhadap bencana Gempa Bumi bahkan Tsunami, untuk itu perlunya peningkatan pemahaman masalah bencana, sehingga nantinya para mahasiswa juga mampu memberika pemahaman masalah bencana, dan jika terjadi bencana mereka juga bisa menjadi ujung tombak dalam penanganannya membantu pemerintah, untuk itu kegiatan hari ini sangat baik untuk mereka, tegasnya.


Hal yang sama juga diungkapkan Waka Kwarcab Jakarta Timur yang juga Wakil Ketua Pramuka Peduli Bencana, Kak Karyono, bahwa kegiatan Pelatihan Kebencanaan ini merupakan programnya Pramuka Universitas Islam Jakarta, agar anggota Dewan Racana UID serta para mahasiswa lainnya, maupun komponen masyarakat peduli bendana, dapat menambah pengalaman, apa-apa saja yang perlu dilakukan jika terjadi bencana, untuk itu pada kesempatan ini diadakanlah semacam seminar dan pelatihan, jadi ada bekal jika adik-adik Pramuka turun saat terjadi bencana.


Dari pengalaman yang sudah dilakukan kemarin, di Pandeglang, Banten, dengan kejadian itu  menjadi titik tolak kegiatan ini, apa yang kita lakukan jika nanti ada terjadi bencana, baik itu di laut ataupun di darat, bahkan jika terjadi kebakaran, jadi setiap anggota Pramuka itu harus siap bersedia jika ada terjadi suatu bencana, tegas Kak Karyono.

Ketua Dewan Racana UID, Vivi Aprili juga mengaku bahwa kegiatan ini tujuan utama adalah membangun kesadaran dan kepedulian para mahasiswa Universitas Islam Jakarta terhadap Bencana, bagaimana seharusnya kita sebagai kaum muda jika ada bencana, apa yang harus kita lakukan terhadap mereka yang terdampak bencana, untuk itu kita berharap kerjasama dengan seluruh komponen masyarakat peduli bencana bisa makin ditingkatkan, termasuk dalam membantu mengatasi pasca bencana dalam trauma healing, untuk memberikan dukungan yang terarah, yaitu tanggap bencana. (Nrl).
Readmore »

Bakamla RI (Indonesian Coast Guard) Bakal Tambah Tiga Kapal Patroli Baru

Bakamla RI (Indonesian Coast Guard) Bakal Tambah Tiga Kapal Patroli Baru

Batam, 17 Oktober 2019 (Humas Bakamla RI / PR IDNCG).--- Dari Batam dikabarkan bahwa besuk pagi, Bakamla RI (Indonesian Coast Guard) bakal memiliki tambahan 3 unit kapal patroli baru yang merupakan karya anak bangsa. 

Peresmian masuknya 3 unit Kapal Negara (KN) ke jajaran Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla RI) itu secara resmi akan dilangsungkan dalam suatu upacara yang akan dipimpin langsung oleh Kepala Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Ka Bakamla RI) Laksdya Bakamla A. Taufiq R., di Galangan PT. Citra Shipyard, Batam, Provinsi Kepulauan Riau, Jumat (18/10/2019).

Adapun pemberian nama dan penempatan tugas dari ketiga kapal negara itu masing-masing sbb: KN Pulau Nipah-321 akan ditugaskan mengabdi di wilayah Zona Barat (Batam). Pemberian nama kapal ini diangkat dari nama sebuah pulau terluar Indonesia yang terletak di perbatasan Indonesia - Singapura, merupakan wilayah dari pemerintah kota Batam, provinsi Kepulaian Riau. Pulau ini berada di sebelah barat laut dari pelabuhan Sekupang di Pulau Batam yang dapat dilihat dalam jalur perjalanan ferry dari Pelabuhan Sekupang menuju Nipah adalah 1°9’13” LU, 103°39’11” BT, sejak Indonesia dipimpin Presiden Megawati mulai direklamasi karena hampir tenggelam. Saat ini kawasan tersebut ditempati prajurit TNI di bawah Komando Lanal Batam. 


Sementara itu KN Pulau Marore-322 ditugaskan memperkuat jajaran Zona Tengah di Manado. Pulau Marore adalah pulau terluar Indonesia yang terletak di Laut Sulawesi dan berbatasan dengan Filipina. Pulau Marore ini merupakan bagian dari wilayah Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe, Provinsi Sulawesi Utara. Pulau ini berada di sebelah utara dari Pulau Sangihe dengan koordinat 4°44’14” LU, 125°28’42” BT.

Sedangkan KN Pulau Dana-323 akan ditugaskan untuk memperkuat jajaran Zona Timur, berkedudukan di Ambon. Pulau Dana, Pamana, atau Dana, Dona dan Ndana adalah sebuah pulau terluar Indonesia yang terletak di sebelah Barat Daya Pulau Rote dan berbatasan dengan negara Australia. Secara administratif, pulau ini termasuk wilayah Kecamatan Rote Barat Daya Kabupaten Rote Ndao, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Indonesia. Pulau ini merupakan wilayah paling selatan dari Republik Indonesia juga Benua Asia secara keseluruhan.

Masing-masing KN tersebut memiliki panjang 80 meter, lebar 7.90 meter, tinggi 14.4 meter, kecepatan hingga mencapai 22 knot dan memiliki mesin penggerak 2 unit MAN/2862LE433. Konstruksi kapal baru ini terbuat dari bahan baja.

Ketiga kapal patroli sepanjang 80 meter milik Bakamla RI yang digarap sejak 3 Oktober 2017 itu diketahui merupakan tipe kapal patroli yang dibangun di Indonesia, dimana seluruh tahapan pembangunan kapal mulai perencanaan desain hingga konstruksi fisik dan instalasi sistem murni dilaksanakan oleh tenaga ahli putra-putri bangsa dengan pengawasan penuh oleh Satgas pembangunan kapal Bakamla RI. 

Ketiga kapal tersebut telah melalui serangkaian tahapan dengan sangat baik selama proses pembuatannya di galangan, mulai tahap pembangunan, launching pengapungan kapal pertama kalinya di air, hingga tahap pengujian yang terdiri atas tiga rangkaian yaitu Uji Kelaikan Pabrik, Kelaikan Dermaga, dan Uji Kelaikan Laut.

Dengan berbagai rangkaian uji, ketiga kapal patroli tersebut telah memenuhi persyaratan kelayakan untuk diserahterimakan dari Galangan kepada Bakamla RI.

Autentikasi: Kasubbag Humas Bakamla RI Letkol Bakamla Mardiono
Readmore »

SISWA SMA AL IMAN LEBANON IKUTI OPENSHIP DI KRI SULTAN HASANUDDIN-366

SISWA SMA AL IMAN LEBANON IKUTI OPENSHIP DI KRI SULTAN HASANUDDIN-366

Sebanyak 54 siswa sekolah menengah atas (SMA) Al -Iman High School Lebanon mengikuti kegiatan open ship di KRI Sultan Hasanuddin-366 di Dermaga Beirut, Lebanon. Rabu (16/10/2019).

Kegiatan openship juga dihadiri Duta Besar Luar Biasa Berkuasa Penuh (LBPP) RI Untuk Lebanon H.E., Hajriyanto Y. Thohari yang didampingi oleh tokoh agama Prof. Dr. K.H. Muhammad Sirajuddin Syamsuddin, M.A. dan Rm. Prof Dr. Franz Magnis Suseno.

Kegiatan diawali dengan sambutan Dansatgas dan Dubes serta perkenalan Prof. Dr. K.H. Muhammad Sirajuddin Syamsuddin, M.A. dan Rm. Prof Dr. Franz Magnis Suseno. Kemudian acara dilanjutkan dengan menerima paparan mengenai kebudayaan Indonesia dan destinasi wisatanya serta penjelasan singkat KRI Sultan Hasanuddin-366 dalam melaksanakan tugas Satgas Maritim TNI Kontingen Garuda XXVIII-K/Unifil yang disampaikan oleh perwira satgas di Lounge Room KRI.

Acara juga dimeriahkan dengan kuis pertanyaan yang dilemparkan kepada rombongan siswa. Setiap siswa yang mampu menjawab pertanyaan mendapatkan hadiah souvenir.

Seusai menerima paparan, para siswa dipandu berkeliling kapal menerima penjelasan dari perwira kapal saat melihat secara langsung berbagai peralatan yang dimiliki oleh KRI.

Komandan Satgas MTF TNI Konga XXVIII-K/Unifil Letkol Laut (P) Cecep Hidayat, S.E.,M.Si. menyampaikan terima kasih atas kunjungan dan kehadiran Dubes, Prof. Dr. K.H. Muhammad Sirajuddin Syamsuddin, M.A., Rm. Prof Dr. Franz Magnis Suseno serta siswa sekolah Al Iman Lebanon.

Menurutnya ini suatu kebanggaan untuk memperkenalkan tentang misi tugas di MTF sekaligus berkesempatan memperkenalkan Indonesia dan kebudayaannya. Khususnya kepada para siswa sekolah Al Iman Lebanon.

"Ini merupakan suatu kegiatan yang sangat penting untuk memperkenalkan Indonesia baik dari segi budaya, kesenian yang dimiliki, maupun tempat destinasi pariwisata. Melalui interaksi ini, diharapkan dapat memperkenalkan Indonesia di dunia Internasional khususnya masyarakat Lebanon,"

“Diharapkan melalui kegiatan ini dapat mendukung promosi pariwisata Indonesia dan meningkatkan kunjungan wisatawan ke Indonesia,” ujarnya.

Kegiatan Openship diakhiri dengan penampilan pentas kesenian budaya oleh prajurit satgas diantaranya tari Jaranan, Rampak Gendang dan Tari Saman yang diiringi oleh Melody Garuda band.

Open Ship KRI Sultan Hasanuddin-366 ini digelar oleh Satuan Tugas Maritim TNI Kontingen Garuda (Konga) XXVIII-K/Unifil (United Nations Interim Force in Lebanon) bekerja sama dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Beirut untuk Lebanon.
Readmore »

DANSESKOAL MENJADI PEMBICARA PADA LOKAKARYA PENGAJAR MUDA CSIS

DANSESKOAL MENJADI PEMBICARA PADA LOKAKARYA
PENGAJAR MUDA CSIS

Seskoal, 16 Oktober 2019, -- Komandan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Danseskoal) Laksamana Muda TNI Dr. Amarulla Octavian, S.T., M.Sc., DESD., tampil sebagai pembicara pada Lokakarya Pengajar Muda Centre for Strategic and International Studies (CSIS) dengan materi “Menjaga Kedaulatan Maritim Indonesia”, yang diselenggarakan di Centre for Strategic and International Studies, Gedung Pakarti Centre, Jalan Tanah Abang III no. 23-27, Jakarta Pusat, Selasa (15/10).
Readmore »

PERWAKILAN PERWIRA MAHASISWA DIKREG SESKOAL ANGKATAN KE-57 HADIRI ICDS 2019 DI UNHAN

PERWAKILAN PERWIRA MAHASISWA DIKREG SESKOAL ANGKATAN KE-57 HADIRI ICDS 2019 DI UNHAN

Seskoal, 16 Oktober 2019, -- Sebanyak 10 orang Perwakilan Perwira Mahasiswa Pendidikan Reguler (Dikreg) Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Seskoal) Angkatan ke-57 TA. 2019 mengikuti kegiatan International Conference In Defense And Security (ICDS) TA. 2019 yang ke-2 dengan tema“ Defense and Security Cooperation for The Next Decades” , yang diselenggarakan Universitas Pertahanan (Unhan) bertempat di Gedung Auditorium Lt.1 Kampus Bela Negara Komplek IPSC Sentul Bogor, Rabu (16/10).

Kegiatan Konferensi ini dibuka langsung oleh Rektor Unhan Letnan Jenderal TNI Dr. Tri Legionosuko, S.IP., M.AP, yang diwakili oleh Warek I Unhan Mayjen TNI Sudibyo, SE, D.S.S, M.Si. Dengan menghadirkan narasumber terkemuka Laksamana TNI (Purn) Prof. Dr. Marsetio, M.M., Duta Besar Singapore Mr. Tan Seng Chye (RSIS Singapore), Prof. Dr. Hamzah dari NDU of Malaysia, , Duta Besar Republik Korea Mr. Kim Chang-Beom, Duta Besar Jepang Mr. Masafumi Ishii, Mayjen TNI (Purn) I Gede Sumerta dan DR Faisal dari Unhan.

Dalam sambutan Rektor Unhan yang dibacakan Warek I Unhan, mengatakan melalui konfrensi ini mempertemukan berbagai kalangan akademisi serta praktisi yang profesional di bidangnya sehingga diharapkan akan tersampaikan informasi ter-up date terkait tema seminar dan akan memunculkan ide-ide konstruktif yang dibangun atas dasar kejujuran akademis, dengan mengadakan berbagai kegiatan ilmiah, seperti seminar, general lecture, dan kegiatan akademis lainnya. Universitas dan lembaga pendidikan tinggi pertahanan selain sebagai media kajian dan  penelitian, eksistensi perguruan tinggi juga merupakan think thank pemerintah dalam mencari solusi terkait isu pertahanan serta dapat mendorong upaya untuk mempererat hubungan bilateral satu negara dengan negara lainnya. Selanjutnya, berharap dengan seminar ini dapat saling memberikan masukan positif demi mewujudkan dunia yang lebih aman dan sejahtera.

Sementara melalui keynotspeechnya Sekjen Kemhan RI yang diwakili oleh Dirjen Strahan Kemhan  Mayjen TNI Rizerius Eko Hadisancoko, S.E., S.AP., M.Si, menjelaskan tentang konsepsi menjaga perdamaian, menghadapi tantangan serta Meninjau kembali wawasan dan pemahaman konsep keamanan dan pertahanan secara global sehingga diperoleh langkah yang tepat dalam menetukan kebijakan, dengan melalui pertimbangan terhadap perkembangan lingkungan stategis, kerjasama kemitraan secara global (Develop global partnerships), dan memprakarsai semangat kebersamaan antar negara (Promoting spirit of inter-country togetherness)

Kegiatan Konfrensi ini bertujuan untuk memahami pentingnya kerja sama pertahanan dan keamanan sebagai kekuatan Softpower yang digunakan untuk ikut serta dalam pemikiran strategis di antara negara Asia Pasifik, kemudian mempromosikan keamanan Regional Asia Pasifik melalui kerja sama pertahanan dan keamanan dalam rangka mencapai lingkungan strategis yang kondusif untuk membangun kemakmuran di wilayah ini, serta mendiskusikan elemen atau prinsip kerjasama pertahanan dan keamanan, terutama untuk masa depan Asia Pasifik untuk menghadapi tantangan krisis dan beberapa potensi konflik di wilayah tersebut.

Selain Perwira Mahasiswa Dikreg Seskoal Angkatan ke-57, kegiatan tersebut diikuti oleh 300 orang peserta dari beberapa unsur seperti ASEAN, Kementerian dan Lembaga, Atase Pertahanan negara sahabat, perwakilan Perguruan Tinggi, Sesko TNI, Seskoad, Seskoau dan Civitas Akademika Unhan.
Readmore »

STUDIUM GENERALE KU 4078, KULIAH UMUM DANSESKOAL KEPADA MAHASISWA ITB

STUDIUM GENERALE KU 4078, KULIAH UMUM DANSESKOAL KEPADA MAHASISWA ITB

Seskoal, 16 Oktober 2019, -- Komandan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Danseskoal) Laksamana Muda TNI Dr. Amarulla Octavian, S.T., M.Sc., DESD., memberikan kuliah umum dengan judul “Teknologi Peperangan Laut Modern” kepada lebih dari 600 Mahasiswa S1,S2 dan S3 dari berbagai Fakultas dan Program Studi Institut Teknologi Bandung (ITB) di Aula Barat ITB, Jalan Tamansari No. 64, Bandung, Rabu (16/10).

Kuliah Umum tersebut dihadiri Rektor ITB Prof. Dr. Ir. Kadarsah Suryadi, DEA., Kepala Pusat Teknologi Pertahanan dan Keamanan ITB Jarot, beberapa dosen ITB, antara lain Alhilal Furqan M.Sc., Ph.D, Dr. Umar Khayan ST. M.T,  Dr. techn. M. Zuhri Catur, Wawan Dewanto Ph.D, serta Dosen Manajemen Strategik sekaligus Pgs. Direktur Pengkajian dan Pengembangan – Dirjianbangdik Seskoal Kolonel Laut (S) Dr. Asep Iwa Sumantri, S.E., M.M., dan Dosen Seskoal Kolonel Laut (KH) Dicky  Dharwaly.

Dalam kuliah umum tersebut, Laksamana Muda TNI Dr. Amarulla Octavian, S.T., M.Sc., DESD., menjelaskan tentang globalisasi melahirkan teknologi persenjataan yang merubah paradigma berpikir prajurit militer dalam peperangan laut modern dan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi informasi era Revolusi Industri 4.0 pada satu sisi berpengaruh positif pada peradaban manusia dan pada sisi lain berdampak negatif pada perkembangan teknologi perang jenis baru yang mengkhawatirkan kelangsungan hidup suatu negara. Militer harus melakukan perubahan dengan melakukan peningkatan kualitas SDM yang mampu mengelaborasi ilmu pengetahuan dan penguasaan teknologi informasi sehingga dapat menyesuaikan dengan kemajuan peperangan laut modern dalam lingkup strategis global.

Menurut Danseskoal, peperangan laut modern harus diimbangi oleh perubahan pada sumber daya manusia angkatan laut yang berperan sebagai inisiator dan pemimpin perubahan berkelanjutan (Sustainable Leader Of Change), membentuk proses serta budaya secara bersama meningkatkan kemampuan perubahan. Peperangan konvensional yang melibatkan militer dengan militer seketika dapat menjadi perang sipil yang tidak mengenal batas wilayah, tidak menjunjung norma dan etika perang, tidak mengenal batas waktu dan bisa terjadi kapan saja serta di mana saja, dan dilakukan oleh siapa saja. Peperangan modern yang selalu diawali dengan perang informasi dan penyebaran isu sebagai bentuk perang urat syaraf (Psy War) lalu membentuk opini yang meresahkan dan membingungkan masyarakat di suatu kelompok, wilayah bahkan negara. Peperangan modern bertujuan sangat sederhana yaitu mengalahkan dan menguasai.

Lebih lanjut dikatakan, untuk menghadapi perang modern di negeri kita, Indonesia harus menyiapkan setiap warga bangsa termasuk mahasiswa untuk memiliki penguasaan teknologi 4.0 meliputi antara lain teknologi digital, big data, otomatisasi dan artificial intelligence disertai kesiapan SDM unggul yang memiliki kemampuan berpikir global, inovatif, kreatif dan berkarakter. Dengan kemampuan teknologi yang dilandasi integritas yang kuat dalam membangun persatuan yang kokoh, saling menjaga dan melindungi serta tidak mudah terhasut atau terpengaruh isu-isu menyesatkan.  Jadilah bangsa yang dewasa dan cerdas, bangsa yang memiliki kesadaran penuh terhadap nilai-nilai nasionalisme dan patriotisme.

“Mahasiswa merupakan sumber daya manusia yang memiliki diversitas yang cukup besar untuk menjadi pemimpin perubahan atau “Leader Of Change” yaitu pemimpin yang selalu belajar dan bertumbuh untuk mencapai tingkat intelegensi yang lebih tinggi dalam upaya pencapaian visi dan misi organisasi maupun pencapaian makna kehidupan setiap pribadi seoarang pemimpin yang terus menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi informasi di era Revolusi Industri 4.0,” tegas Danseskoal.
Readmore »

PANGKOARMADA I HADIRI APEL GELAR PASUKAN PENGAMANAN PELANTIKAN PRESIDEN DAN WAPRES RI

PANGKOARMADA I HADIRI APEL GELAR PASUKAN PENGAMANAN PELANTIKAN PRESIDEN DAN WAPRES RI

    Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) I menghadiri Apel Gelar Pasukan Pengamanan dalam rangka Pengambilan Sumpah dan Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI Tahun 2019 di Silang Monas Jakarta Kamis (17/10/2019).

    Apel Gelar Pasukan dipimpin oleh Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Apel ini bertujuan untuk persiapan keamanan menjelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden pada 20 Oktober 2019 mendatang di Gedung DPR RI Jakarta. Selain itu, apel gelar pasukan ini dilaksanakan dalam rangka untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat serta suksesnya pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI.
  
    Sebanyak 30 ribu personel gabungan TNI dan Polri akan dikerahkan untuk melakukan pengamanan Pengambilan Sumpah dan Pelantikan Joko Widodo dan Ma'ruf Amin sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI Periode 2019-2024.

    Selain menerjunkan pasukan untuk membantu Polri dalam pengamanan Pengambilan Sumpah dan Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI, TNI Angkatan Laut juga menyiapkan pengamanan di wilayah Perairan Jakarta dalam hal ini dipimpin oleh Komandan Gugus Tempur Laut (Danguspurla) Koarmada I Laksamana Pertama TNI Didong Rio Duta, S.T., M.A.P., sebagai Dansatgasla dengan melibatkan unsur KRI Patimura-371 dalam rangka Ops Pam VVIP dan KRI Semarang-594 sebagai unsur Hospitalisasi pada Pengambilan Sumpah dan Pelantikan Presiden dan WakilPresiden RI.
Readmore »

SOSIALISASI ATHAN NEGARA-NEGARA PESERTA MULTILATERAL NAVAL EXERCISE KOMODO 2020

SOSIALISASI ATHAN NEGARA-NEGARA PESERTA MULTILATERAL NAVAL EXERCISE KOMODO 2020

    Langkah awal kegiatan  dua tahunan Multilateral Naval Exercise (MNE) Komodo, dilaksanakan Sosialisasi kepada Athan (Atase Pertahanan) dan Atal (Atase Angkatan Laut) negara-negara peserta Multilateral Naval Exercise (MNE) Komodo 2020 di Ruang Rapat Wisma Elang Laut, Jalan Pangeran Diponegoro No. 48 Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (17/10/2019).

    Acara dibuka oleh Senior Officer For Exercise TNI AL sebagai Ketua Pimpinan Rapat Paban III Latsopsal Kolonel Laut (P) Sigit Santoso dan dihadiri 31 perwakilan negara dari 54 negara yang akan ikut berpartisipasi dalam kegiatan MNE Komodo 2020.

    Komandan Gugus Tempur Laut (Danguspurla) Koarmada I Laksamana Pertama TNI Didong Rio Duta, S.T., M.A.P., dalam sambutannya yang dibacakan Paban III Latsopsal Kolonel Laut (P) Sigit Santoso menyampaikan bahwa pertemuan ini merupakan bagian dari persiapan latihan yang akan dilakukan pada Agustus 2020 di Jakarta, Belitung dan Kepulauan Seribu sekaligus dalam rangka evaluasi pelaksanan MNE Komodo 2018 di Lombok.

    Atas nama Kepala Staf Angkatan Laut, Danguspurla Koarmada I menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya atas partisipasi negara peserta dalam latihan MNE Komodo terakhir tahun 2018 di Lombok. Diharapkan jumlah negara yang berpartisipasi akan meningkat serta mengundang para negara peserta untuk berpartisipasi kembali dengan mengirimkan delegasi dan aset ke MNE Komodo 2020.

    “MNE Komodo 2020 adalah latihan militer dalam operasi militer selain perang dengan tema "Kerjasama Untuk Memperkuat Keamanan Maritim Internasional " kami percaya bahwa kegiatan Komodo adalah salah satu kegiatan penting untuk mewujudkan kemitraan maritim di kawasan ini. Oleh karena itu, untuk mendukung kemitraan ini kita perlu membangun kepercayaan diantara kita dan kepercayaan diantara bangsa-bangsa,” pungkasnya.
Readmore »

LANAL PALEMBANG SAMBUT TIM KAS KELILING BERSAMA KRI BARAKUDA-633

LANAL PALEMBANG SAMBUT TIM KAS KELILING BERSAMA KRI BARAKUDA-633

    Bertempat di Dermaga E Boom Baru PT. Pelindo Cab. II Palembang Komandan Lanal Palembang Kolonel Laut (P) Saryanto beserta seluruh Perwira Staf, Prajurit dan PNS bekerjasama dengan pihak Bank Indonesia menyambut kedatangan KRI Barakuda-633 yang selesai menggelar layanan KAS Keliling ke sejumlah pulau Terdepan, Terluar dan Terpencil, Kamis (17/10/2019).

    Kegiatan ini dilaksanakan selama 9 hari di Provinsi Riau, Bangka Belitung, dan Sumatera Selatan. Kegiatan ini merupakan kerjasama yang dilaksanakan oleh TNI Angkatan Laut dengan Bank Indonesia untuk melaksanakan penukaran uang tidak layak edar dengan uang baru di pulau-pulau terdepan, terluar dan terpencil sekaligus juga menggelar sosialisasi keaslian uang kepada masyarakat.

    Tim gabungan ini membawa uang baru sebanyak Rp. 5,6 Milyar dengan berbagai pecahan ke pulau tersebut dengan sasaran pusat keramaian masyarakat sehingga masyarakat dapat menukarkan uang lusuh dan rusak miliknya.
  
    Dari hasil kegiatan yang dilaksanakan tersebut, uang yang telah ditukarkan oleh masyarakat di daerah pulau yang telah dikunjungi tersebut sebesar Rp. 3,3 Milyar uang baru telah ditukarkan oleh masyarakat.

    Kegiatan ini berakhir dengan pelaksanaan penutupan yang dilaksanakan di Mako Lanal Palembang.
Readmore »

Kolat Koarmada I Bentuk Karakter Siswa Sekolah Al Azhar Melalui Pelatihan Dasar Bela Negara

Kolat Koarmada I Bentuk Karakter Siswa Sekolah Al Azhar Melalui Pelatihan Dasar Bela Negara

Tim Kolat Koarmada I menyelenggarakan Pelatihan Bela Negara yang di ikuti oleh 83 Siswa SMP dan SMA dari Sekolah Al Azhar Yayasan Syifa Budi Jakarta. Pelatihan ini akan berlangsung selama tiga hari 16-18 Oktober 2019 di KRI Semarang 594 yang sedang bersandar di JICT II, Tanjung Priuk, Jakarta Utara.

Dalam amanatnya, Dankolat Koarmada I Kolonel Laut (P) Fauzi, S.E., M.M yang diwakili Pasops Kolat Koarmada I Letkol Laut (P) Sarkolim, S.T,. M.Tr.Hanla menyampaikan bahwa pelatihan ini bertujuan untuk membentuk karakter generasi muda yang merupakan calon pemimpin bangsa dimasa yang akan datang.

"Generasi muda merupakan generasi harapan dan aset yang sangat penting bagi suatu bangsa dalam menentukan nasib bangsa dimasa yang akan datang. Oleh karena itu,  TNI AL melalui Kolat Koarmada I berusaha untuk berkontribusi dalam proses dalam penyiapan generasi muda yang baik bagi bangsa Indonesia dan ikut terlibat dalam proses kaderisasi generasi penerus melalui program pelatihan bela negara bagi siswa Yayasan Al Azhar Syifa Budi Jakarta," ungkapnya. Adapun materi pelatihan yang diberikan kepada para Siswa diantaranya Kepemimpinan, Wawasan Nusantara, Bela Negara, Pembinaan Rohani, Pengetahuan Bahari, Sea Survival, Outbond dan Pengetahuan Mendayung Skoci Karet.

Ditempat yang sama, Kepala Sekolah SMP Al Azhar Yayasan Syifa Budi Jakarta Amsori, S.Si., mengungkapkan bahwa melalui pelatihan ini diharapkan para siswa menyadari betapa pentingnya pembinaan dan pembentukan karakter bagi generasi muda, dapat meningkatkan wawasan kebangsaan dan dapat memperbaiki aspek sikap pribadi masing-masing siswa, serta meningkatkan kecintaan terhadap NKRI.
Readmore »

Bakamla RI Libatkan Kementerian/Lembaga Bahas Blueprint Kebijakan Pengamanan Laut Indonesia

Bakamla RI Libatkan Kementerian/Lembaga Bahas Blueprint Kebijakan Pengamanan Laut Indonesia

Rabu, 16 Oktober 2019 (Humas Bakamla RI/Indonesian Coast Guard)
Bakamla RI menggelar Rapat Kerja Teknis (Rakernis) kedua guna membahas blue print kebijakan pengamanan laut Indonesia yang melibatkan kementerian/lembaga di Aula Mabes Bakamla RI, Jl. Proklamasi No. 56, Menteng, Jakarta Pusat (16/10/19).

Kepala Bakamla RI Laksdya Bakamla A. Taufiq R, membuka langsung acara Rakernis kedua dalam Penyusunan Blueprint Kebijakan Pengamanan Laut Indonesia.

Kepala Bakamla mengatakan bahwa dalam upaya penegakan hukum di wilayah Indonesia secara efektif ada beberapa tantangan yang kita hadapi. Pertama adalah posisi dan konstelasi geografis Indonesia. Kedua adalah posisi Indonesia yang terletak di dua benua, dua samudera, dan kurang lebih 70.000 kapal yang melintasi setiap tahun di perairan Indonesia kemudian terdapat empat choke point dari sembilan didunia. "Tantangan ketiga adalah tentang kewajiban UNCLOS yaitu terkait dengan ALKI, kita harus menjamin tiga jalur ALKI aman untuk digunakan," terang Laksdya Taufiq.



Dikatakannya pula, tugas yang diamanatkan Presiden pada dasarnya Bakamla melaksanakan Patroli keamanan dan keselamatan laut di seluruh perairan Indonesia dan Yuridiksi Indonesia. Jadi tidak hanya di wilayah kedaulatan tapi diseluruh Yuridiksi sehingga Bakamla adalah institusi operasional. Didalam tugas dan fungsi berikutnya adalah menyusun kebijakan nasional tentang keamanan dan keselamatan laut di wilayah perairan Indonesia dan wilayah perairan yuridiksi Indonesia," Jelas Laksdya Taufiq.




Didalam rapat kabinet ditegaskan bahwa Bakamla melaksanakan fungsi Coast Guard di Indonesia. Kalau berbicara Coast Guard maka secara universal mempunyai tiga fungsi yaitu Maritime Security, Maritime Safety dan Defense inward time dibawah Navy. Oleh karena itu Coast Guard merupakan suatu keniscayaan dengan tatanan dunia sekarang ini sehingga penegakan hukum disinergikan oleh Bakamla. Tetapi kita tahu bahwa UU Nomor 32 Tahun 2014 tentang Kelautan tidak menegasikan undang-undang yang lain sehingga undang-undang lain masih berlaku. Hal tersebut bukan menjadi masalah, yang penting adalah bagaimana kita melaksanakan dilapangan bisa bersinergi tanpa harus berkutat atau berdiskusi tentang undang-undang itu karena hal tersebut bukan tataran kita, tataran kita adalah operasional.

Ditegaskan pula, pelaksanaan operasional dilapangan gunakanlah asas OMSP yaitu Unity of Effort (kesatuan usaha) dan legitimacy (dasar hukum kewenangan). Inilah sebetulnya yang menjadikan dasar bagaimana kita bisa bersinergi.

Acara Rakernis ini menghadirkan sembilan narasumber dari kementerian/lembaga negara, yakni Kolonel Laut (P) Sawa, S.E., M.M., (Paban II Operasi Sopsal TNI AL), Dewo Broto (Direktur Pertahanan Keamanan, BPPN), Narendra Jatma, S.H., LLM (Plh. Direktur Keamanan Negara Ketertiban Umum dan Tindak Pidana Umum Lainnya, Kejaksaan Agung), Untung Purwoko, S.E., (Kasubdit Patroli Laut, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai), Mukti W (Direktur 74, BIN), Drs. Ersiwo Zaimaru, S.H.,M.H., (Direktur Hukum, BNN), A Harry Lesmana (Kasi TPI Laut, Direktorat Jenderal Imigrasi), Drs. Ahmed Wijaya, (Asdep 3/V Kamtibnas, Kemenkopolhukam), Kombes Bambang Irianto (Korps Kepolisian Perairan dan Udara, Baharkam Polri).

Bertindak sebagai moderator pada acara yang diikuti puluhan peserta yaitu Kasubdit kerjasama Dalam Negeri Kolonel Bakamla Elli Susiyanti,S.H.,M.H,.M.M. Peserta Rakernis terdiri dari TNI AL, Polair, Bea Cukai, Basarnas, KKP, Hubla, Kejaksaan, Hubla, PSDKP dan Kemenkopolhukam.

Autentikasi : Kasubbag Humas Bakamla RI Letkol Bakamla Mardiono.
Readmore »

JELANG PELANTIKAN PRESIDEN DAN WAKIL PRESIDEN RI WADAN LANTAMAL III BERI ARAHAN KEPADA PARAJURIT DAN PNS

JELANG PELANTIKAN PRESIDEN DAN WAKIL PRESIDEN RI WADAN LANTAMAL III BERI ARAHAN KEPADA PARAJURIT DAN PNS

Terkait situasi yang berkembang di wilayah Jakarta maupun nasional menjelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia tanggal 20 Oktober 2019, Wakil Komandan Lantamal III Jakarta Kolonel Laut (P) Eko Wahjono memberikan arahan kepada prajurit dan PNS jajaran Mako Lantamal III di Lapangan Apel Mako Lantamal III, Jalan Gunung Sahari Raya No.2 Ancol, Jakarta Utara, Rabu (16/10/2019).

Dalam arahannya Wakil Komandan Lantamal III mengatakan bahwa hidup di dunia modern dalam penggunaan handphone di media sosial harus harti-hati, tidak usah ikut-ikutan komentar yang dapat merugikan diri sendiri, dimana hal tersebut tidak hanya dilakukan oleh prajurit dan PNS saja, tetapi juga dapat dilakukan oleh keluarga terutama istri dan anak-anak.

Menggunakan media sosial secara bijak, dalam arti waspada, termasuk menghindari situs yang bersifat negatif, dan jangan lupa sharing sebelum share, serta harus hati-hati dalam mengunjungi situs dan memilih teman agar tidak terpengaruh hal-hal yang buruk.

“Selain daripada itu harus peka terhadap situasi yang berkembang jelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia, apabila nanti mendapat tugas pengamanan harus berpegang teguh pada Sapta Marga, Sumpah Prajurit, Delapan Wajib TNI dan Trisila TNI Angkatan Laut,“ tegasnya.

Diakhir arahannya, menurut Wadan Lantamal III Jakarta Kolonel Laut (P) Eko Wahjono ada tiga kunci atau pondasi dasar hidup manusia untuk keberhasilan seorang anak yaitu agama (islam sholat), dermakan sebagian rezeki (sedekah), dan menghormati orang tua (patuh dan taat kepada orang tua terutama ibu) maka hidup akan mudah dihadapi dan akan sukses.

Hadir pada kegiatan tersebut, Aspers Danlantamal III, Asrena Danlantamal III, Ka Kuwil, Kadiskes Lantamal III, para Kasatker dan Kasatlak Lantamal III.
Readmore »

PANGKOARMADA I SIDAK FASILITAS LINGKUNGAN MAKO

PANGKOARMADA I SIDAK FASILITAS LINGKUNGAN MAKO

    Sebagai pejabat baru di lingkungan Koarmada I, Pangkoarmada I Laksamana Muda TNI Muhammad Ali, S.E., M.M., laksanakan inspeksi mendadak (Sidak) untuk melihat dan mengecek secara langsung kondisi sarana prasarana di lingkungan Mako Koarmada I, Rabu (16/10/2019).

     Dalam sidaknya tersebut, Pangkoarmada I didampingi Kepala Staf Koarmada I, Para Asisten, Kadis dan Kasatker meninjau fasilitas kantin dan gedung Candrasa eks Guspurla yang sedang dalam proses renovasi.

    Pangkoarmada I berpesan agar pembangunan fasilitas di lingkungan Mako Koarmada I harus benar-benar dilaksanakan sesuai dengan prosedur yang ada agar memiliki kualitas yang baik, dan laksanakan pengawasan terhadap proses pembangunan agar tepat waktu dengan hasil yang maksimal.

    “Kita harus memiliki rasa kepedulian dan tanggung jawab yang tinggi dalam merawat semua fasilitas yang ada di lingkungan Mako Koarmada I agar dapat terjaga kebersihan dan kualitasnya,” ujar Pangkoarmada I.

    “Saya akan melanjutkan program pembangunan dan kebijakan Laksamana Muda TNI Yudo Margono, S.E., M.M., yang telah berlangsung, sedang berlangsung, dan akan berlangsung ke depan demi untuk kemajuan dan kesejahteraan Koarmada I,” ungkapnya.
Readmore »

TONGKAT KOMANDO PANGKOARMADA I DISERAHTERIMAKAN

TONGKAT KOMANDO PANGKOARMADA I DISERAHTERIMAKAN

    Kepala Staf Angkatan Laut (KASAL) Laksamana TNI Siwi Sukma Adji, S.E., M.M., memimpin Upacara Serah Terima Jabatan Pangkoarmada I dari Laksda TNI Yudo Margono, S.E., M.M., kepada Laksda TNI Muhammad Ali, S.E., M.M., bertempat di Lapangan Apel Mabesal, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (15/10/2019).

    Secara bersamaan, juga diserahterimakan jabatan Pangkoarmada II dari Laksda TNI Mintoro Yulianto, S.Sos., M.Si., kepada Laksda TNI Heru Kusmanto, S.E., M.M., dan Pangkolinlamil dari Laksda TNI Heru Kusmanto, S.E., M.M., kepada Laksma TNI Ahmadi Heri Purwono, S.E., M.M.,

    Dalam sambutannya, Kasal menyampaikan bahwa apabila kita cermati bersama dinamika perkembangan lingkungan strategis, maka dapat kita simpulkan bahwa tugas TNI Angkatan Laut ke depan sangat dipengaruhi oleh lingkungan strategis global, regional maupun nasional. Prediksi terhadap gangguan keamanan maritim baik di tingkat kawasan dan global yang akan selalu berubah dengan cepat, penuh dengan ketidak pastian, kompleks dan dapat mengecoh, menuntut kesiapsiagaan kita selaku komponen utama pertahanan negara di laut.

    Sebagai konsekuensinya, bangsa ini tentunya membutuhkan Angkatan Laut yang profesional dan modern dalam mengamankan perairan yurisdiksi nasional. Untuk itu, TNI Angkatan Laut akan terus membangun kekuatannya, termasuk profesionalisme prajurit sesuai dengan komitmen pemerintah pada tema dirgahayu kemerdekaan republik indonesia ke-74 yaitu menciptakan “SDM Unggul Untuk Indonesia Maju”.

    “Di dalam mendukung kepentingan nasional dan pencapaian pembangunan kekuatan Angkatan Laut diperlukan peran penting Koarmada dan Kolinlamil yaitu sebagai kotama pembinaan dan operasional tni angkatan laut. koarmada yang bertugas membina kekuatan dan kemampuan komponen ssat, kemampuan peperangan laut, serta kesiapan operasional guna melaksanakan operasi militer perang dan operasi militer selain perang. sementara itu, komando lintas laut militer memiliki tugas untuk membina kemampuan sistem angkutan laut militer (anglamil) termasuk membina potensi angkutan laut nasional (Anglanas) untuk kepentingan pertahanan negara di laut serta melaksanakan angkutan administratif, taktis dan strategis, baik dalam operasi militer untuk perang maupun operasi militer selain perang,” ujar Kasal.

    Jabatan yang telah diserahterimakan ini merupakan jabatan-jabatan strategis di jajaran TNI Angkatan Laut. Penyerahan tongkat estafet kepemimpinan ini merupakan realisasi dari regenerasi di lingkungan TNI Angkatan Laut. Hal ini memiliki nilai dan arti strategis dalam proses pembangunan sumber daya manusia dan peningkatan profesionalisme, baik secara organisasi maupun personel. Dengan demikian, rotasi jabatan pada tingkat eselon pimpinan kotama ini diharapkan akan mampu memberikan semangat serta penyegaran pemikiran, melalui ide dan gagasan baru yang lebih inovatif serta kreatif, bagi peningkatan kinerja organisasi.

    Kegiatan dihadiri oleh Wakasal, Para Pejabat Utama Mabesal, Ketua Umum dan Pengurus Pusat Jalasenastri, Para Pemimpin Kotama TNI Angkatan Laut, Kabakamla, dan peserta upacara yang teridri dari 1 Pleton Satsik Denma Mabesal, 1 Pleton Perwira Menengah, 1 Pleton Perwira Pertama, 1 Pleton Kowal, 1 Pleton Pomal, 1 Pleton Bintara, 1 Pleton Tamtama, 1 Pleton Satkopaska Koarmada I, 1 Pleton Dislambair Koarmada I, 1 Pleton Satuan Udara Koarmada I, 1 Pleton Satuan Marinir Koarmada I, dan 1 Pleton PNS.
Readmore »

Perangi Narkoba, Lantamal III Gelar Sosialisasi Narkoba dan Tes Urine Bagi Prajurit

Perangi Narkoba, Lantamal III Gelar Sosialisasi Narkoba dan Tes Urine Bagi Prajurit

Dalam rangka mengantisipasi penggunaan dan peredaran Narkoba di jajaran Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut III Jakarta, Badan Narkotika Nasional Jakarta Utara beserta staf laksanakan sosialisasi dan tes urine kepada seluruh prajurit dan PNS Lantamal III Jakarta, yang dihadiri Danlantamal III Jakarta Brigadir Jenderal TNI (Mar) Hermanto, S.E., M.M., dan para pejabat lainnya di Gedung Serbaguna Mako Lantamal III, Jalan Gunung Sahari Raya, Ancol, Jakarta Utara, Senin (14/10/2019).

Danlantamal III dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan sosialisasi narkoba dan tes urine yang dilaksanakan di Lantamal III ini bertujuan untuk membangun kesepakatan dan peran serta jajaran Lantamal agar peduli terhadap bahaya narkoba di kalangan prajurit dan PNS Lantamal III.

Selain itu, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba, psikotropika dan zat aditif lainnya (Napza) dengan berbagai implikasi dan dampak negatifnya merupakan suatu masalah internasional yang sangat kompleks yang merusak dan mengancam kehidupan masyarakat, bangsa dan negara, serta melemahkan ketahanan nasional dan menghambat jalannya pembangunan.

Oleh karena itu, Pemerintah Indonesia telah bertekad menumpas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba dengan melibatkan seluruh potensi yang ada baik di pemerintah, masyarakat, LSM dan pihak-pihak terkait lainnya.

Diharapkan kegiatan ini dapat menambah wawasan sehingga mampu menjaga diri bahkan keluarga terlebih anak-anak agar tidak terpengaruh dengan narkoba jenis apapun, baik sebagai pemakai, pengedar maupun bandar.

Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan dan ceramah sosialisasi narkoba oleh nara sumber AKBP Yuanita Amelia Sari, S.E., M.Si., pemberian cinderamata, foto bersama serta pelaksanaan tes urine bagi prajurit dan PNS jajaran Lantamal III.

Hadir pada kegiatan tersebut, Wadan Lantamal III Kolonel Laut (P) Eko Wahjono, Para Asisten, Kafasharkan Jakarta, Dansatrol, Danpomal, Ka Kuwil, Kadiskes Lantamal III, para Kasatker dan Kasatlak Lantamal III.
Readmore »

Bakamla RI Gelar Operasi Udara Maritim di Wilayah Tengah dan Timur

Bakamla RI Gelar Operasi Udara Maritim di Wilayah Tengah dan Timur

Jakarta, 15 Oktober 2019 (Humas Bakamla RI/PR Indonesian Coast Guard) --- Menjaga laut dan perairan Indonesia sebagai tugas pokok Bakamla RI tidak hanya melakukan patroli dengan menggunakan unsur kapal patroli di laut, melainkan juga dilakukan dengan pengawasan di udara, salah satunya dengan menggelar Operasi Udara Maritim  "Bhuana Nusantara" VI yang memasuki hari terakhirnya hari ini, Selasa (15/10/2019).

Operasi udara yang digelar oleh Direktorat Operasi Udara Maritim Bakamla RI di bawah komando Laksma Bakamla Guntur Wahyudi tersebut berlangsung pada 4 - 15 Oktober 2019, dengan area pengawasan di Perairan Tarakan, Samarinda, Gorontalo, Palu dan Ternate.

Agar kegiatan Operasi Udara Maritim mencapai hasil maksimal, Kolonel Bakamla Aries Y. Nugroho ikut turut melaksanakan peninjauan Operasi Udara Maritim "Bhuana Nusantara" VI di Ternate. Sejak tanggal 12 - 14 Oktober 2019 Kolonel Aries turut memantau dan memberikan arahan terkait target operasi, serta melaksanakan koordinasi dengan stakeholder terkait di Ternate.

Operasi patroli udara yang berlangsung di wilayah kamla Zona Maritim Tengah dan Timur Bakamla RI ini didukung pesawat jenis Twin-Otter PK-BRQ dan melibatkan awak pesawat yang menangani Automatic Identification System (AIS), sandi, dan pemotretan udara. Selain personel Bakamla RI, operasi ini juga didukung oleh TNI AU dengan mengerahkan dua orang personelnya yang juga membantu menentukan target operasi.

Pemantauan udara yang dilakukan adalah untuk mendapatkan data visual secara langsung atas aktivitas kapal-kapal, yang sebelumnya diketahui dari monitoring dan pemantauan keamanan laut melalui dashboard Bakamla Integrated Information System (BIIS). Hasil dari pengamatan langsung melalui udara ini selanjutnya menjadi data dukung bagi tindak lanjut unsur kapal yang melaksanakan operasi laut.

Autentikasi: Kasubbag Humas Bakamla RI Letkol Bakamla Mardiono
Readmore »

Bakamla RI Gelar Rakernis Pertama Bahas Blueprint Kebijakan Pengamanan Laut Indonesia

Bakamla RI Gelar Rakernis Pertama Bahas Blueprint Kebijakan Pengamanan Laut Indonesia

Selasa, 15 Oktober 2019 (Humas Bakamla RI/Indonesian Coast Guard)
Bakamla RI menggelar Rapat Kerja Teknis (Rakernis) guna membahas blue print kebijakan pengamanan laut Indonesia yang dihadiri puluhan personel Bakamla RI eselon II, III, IV dan beberapa staf di Aula Mabes Bakamla RI, Jl. Proklamasi No. 56, Menteng, Jakarta Pusat (15/10/19).

Deputi Kebijakan dan Strategi Laksda Bakamla Drs. Hariadi, SH., membuka langsung acara Rakernis Penyusunan Blueprint Kebijakan Pengamanan Laut Indonesia mewakili Kepala Bakamla RI Laksdya Bakamla A. Taufiq R.




Kepala Balamla Laksdya Bakamla A. Taufiq R., dalam sambutannya yang dibacakan oleh Deputi Kebijakan dan Strategi Laksda Bakamla Drs. Hariadi, SH., antara lain mengatakan, saat ini pengamanan perairan Indonesia dan wilayah yurisdiksi Indonesia masih dilaksanakan secara parsial oleh instansi yang berwenang di laut. Dimana operasi keamanan laut belum dilaksanakan secara sinergi, sistem informasi dan sistem peringatan dini yang belum terintegrasi serta koordinasi dan sinergi dalam penegakan hukum belum optimal. Sehingga perlu tindakan khusus dalam penanganan masalah keamanan dan keselamatan di wilayah perairan Indonesia dan wilayah yurisdiksi Indonesia.

Terkait hal tersebut, diperlukan suatu kebijakan pengamanan laut Indonesia. Bakamla RI sesuai dengan UU nomor 32 tahun 2014 pasal 62 memiliki fungsi menyusun kebijakan nasional di bidang keamanan dan keselamatan di wilayah perairan Indonesia dan Yuridiksi Indonesia. Dan sesuai amanat Presiden melalui Kemenkopolhukam kepada Kepala Bakamla RI tanggal 9 September 2018, agar Bakamla RI menyusun cetak biru blueprint kebijakan pengamanan laut  Indonesia. 





Dalam penyusunan blueprint ini tentunya Bakamla RI memerlukan partisipasi dari berbagai pihak, yaitu akademisi, kementerian/lembaga, penerima manfaat dan masyarakat pengguna laut.

Harapannya, melalui penyusunan blueprint yang kita susun ini memperoleh masukan secara komprehensif dari seluruh stakeholders sehingga dapat diimplementasikan serta menjadi pedoman serta bermanfaat bagi semua pihak yang berkepentingan di laut.

Acara Rakernis ini menghadirkan enam narasumber yang cukup memiliki nama di bidang kelautan, yakni Prof. Dr. Ir. Indra Jaya, M.Sc (Institut Pertanian Bogor), Tony Dwi Susanto, S.T., M.T., Ph.D (Institut  Teknologi Sepuluh November), R.A. Gusman Catur S, S.H., LL.M., Ph.d., Dr. Andrian E Rompis, S.H., M H., BB.A. (Universitas Padjadjaran), Dr. James Abrahamsz, S.Pi., M.Si (Universitas Pattimura) dan Dr.rer.nat. Armi Susandi, S.Si.,M.T. (Institut Teknologi Bandung).

Kegiatan Rakernis pertama ini diakhiri dengan tanda tangan komitmen dukungan terhadap penyusunan naskah akademik blueprint kebijakan pengamanan laut Indonesia oleh para narasumber.

Autentikasi : Kasubbag Humas Bakamla RI Letkol Bakamla Mardiono.
Readmore »

TIGA JABATAN STRATEGIS TNI AL DISERAHTERIMAKAN

TIGA JABATAN STRATEGIS TNI AL DISERAHTERIMAKAN

Jakarta, 15 Oktober 2019, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Siwi Sukma Adji, S.E., M.M., memimpin upacara serah terima jabatan (sertijab) tiga jabatan strategis TNI Angkatan Laut, yaitu Panglima Koarmada I, Panglima Koarmada II dan Panglima Kolinlamil. Upacara tersebut berlangsung di Lapangan Apel Detasemen Markas (Denma) Markas Besar Angkatan Laut (Mabesal), Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (15/10).

Panglima Koarmada II yang sebelumnya dijabat oleh Laksamana Muda TNI Mintoro Yulianto, S.Sos., M.Si., selanjutnya akan dijabat oleh Laksamana Muda TNI Heru Kusmanto, S.E., M.M., yang sebelumnya menjabat Panglima Komando Lintas Laut Militer. Laksda TNI Mintoro Yulianto selanjutnya dipromosikan sebagai Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal) menggantikan Laksamana Madya TNI Wuspo Lukito, S.E., M.M., yang akan memasuki masa purna tugas.

Sementara itu pada jabatan Panglima Koarmada I yang sebelumnya dijabat oleh Laksamana Muda TNI Yudo Margono, S.E., M.M., diserahterimakan kepada Laksamana Muda TNI Muhammad Ali, S.E., M.M. Laksda TNI Muhammad Ali sebelumnya menjabat sebagai Koordinator Staf Ahli Kasal sejak Januari 2019, sedangkan Laksda TNI Yudo Margono selanjutnya akan menjabat sebagai Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) I.

Sedangkan pada jabatan Panglima Kolinlamil yang sebelumnya dijabat oleh Laksda TNI Heru Kusmanto, S.E., M.M., akan dijabat oleh Laksma TNI Ahmadi Heri Purwono, S.E., M.M., yang sebelumnya menjabat Kepala Staf Koarmada II Surabaya.

Dikatakan oleh Kasal saat memimpin upacara tersebut, bahwa penyerahan tongkat estafet kepemimpinan ini merupakan realisasi dari regenerasi di lingkungan TNI AL. Menurutnya, hal ini memiliki nilai dan arti strategis dalam proses pembangunan sumber daya manusia dan peningkatan profesionalisme, baik secara organisasi maupun personel.

Dengan demikian, rotasi jabatan pada tingkat eselon pimpinan Komando Utama ini diharapkan akan mampu memberikan semangat serta penyegaran pemikiran, melalui ide dan gagasan baru yang lebih inovatif serta kreatif, bagi peningkatan kinerja organisasi, ungkap Laksamana TNI Siwi Sukma Adji.

Dalam kesempatan ini Kasal juga mengungkapkan tentang peranan penting Koarmada dan Kolinlamil dalam mendukung kepentingan nasional dan pencapaian pembangunan kekuatan laut.

Koarmada bertugas membina kekuatan dan kemampuan komponen SSAT, kemampuan peperangan laut, serta kesiapan operasional guna melaksanakan operasi militer perang dan operasi militer selain perang.  Sedangkan Kolinlamil memiliki tugas untuk membina kemampuan sistem Angkutan Laut Militer (Anglamil) termasuk membina potensi Angkutan Laut Nasional (Anglanas) untuk kepentingan pertahanan negara di laut, serta melaksanakan angkutan administratif, taktis dan strategis, baik dalam operasi militer untuk perang maupun operasi militer selain perang, tandasnya.

Dalam upacara Sertijab tiga jabatan Komando Utama TNI AL ini, diikuti sebanyak 8 Kompi gabungan prajurit TNI AL dari wilayah Jakarta, yang terdiri dari Kompi Perwira, Bintara, Tamtama, Kompi Polisi Militer Angkatan Laut, Kompi Kowal, Kopaska TNI AL, Prajurit Marinir, Penerbang AL, serta kompi Pegawai Negeri Sipil TNI AL.
Readmore »

KADISPENAL TEKANKAN AGAR PRAJURIT BIJAK DAN WASPADA DALAM GUNAKAN MEDIA SOSIAL

KADISPENAL TEKANKAN AGAR PRAJURIT BIJAK DAN WASPADA DALAM GUNAKAN MEDIA SOSIAL

Jakarta, 14 Oktober 2019, Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Pertama TNI Mohamad Zaenal, S.E., M.M., M.Soc.Sc., memberikan penekanan kepada prajurit TNI Angkatan Laut agar lebih bijak dan waspada dalam penggunaan media sosial. Hal ini disampaikan dalam upacara bendera yang dilaksanakan di lapangan apel Detasemen Markas (Denma) Markas Besar Angkatan Laut (Mabesal), Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (14/10).

Selanjutnya Kadispenal dalam amanatnya menyampaikan, bahwa kemajuan teknologi telah memunculkan perang siber yang disertai perang informasi. Penggunaan siber atau internet (dunia maya) telah digunakan dalam perang informasi, di mana salah satu tujuannya adalah memengaruhi dan merubah mindset (pola pikir) seseorang supaya mengikuti kehendak oknum atau kelompok tertentu melalui informasi yang diunggah di media sosial dan media online.

Dalam menyikapi kondisi tersebut, kita dituntut harus semakin kritis, bijak dan waspada agar tidak mudah terpancing dan terhasut oleh segala bentuk informasi yang dapat merugikan diri dan organisasi Angkatan Laut, tegas Laksamana Pertama TNI Mohamad Zaenal.

Mengakhiri amanatnya Kadispenal mengingatkan kepada seluruh peserta upacara beserta keluarga (istri/suami dan anak) untuk tidak melakukan posting, up-loading atau sharing berita, foto, video, menyampaikan statement, komentar, hoaks yang berpotensi menimbulkan polemik, merugikan organisasi, menurunkan citra TNI AL dan bahkan menimbulkan kebencian serta keresahan.(Nrl).
Readmore »

Lagi, Bakamla RI Gelar Latihan Peran Tugas ABK Wilayah Timur

Lagi, Bakamla RI Gelar Latihan Peran Tugas ABK Wilayah Timur

Ambon, Selasa 15 Oktober 2019 (Humas Bakamla RI/Indonesian Coast Guard)
Direktur Latihan Bakamla RI Laksma Bakamla Yeheskiel Katiandagho, S.E.,M.M., kembali membuka acara Latihan Peran dan Tugas ABK Kapal Negara Bakamla pada Wilayah Zona Maritim Timur mewakili Deputi Operasi dan Latihan Bakamla RI
Laksda Bakamla TSNB Hutabarat, M.M.S., di salah satu hotel Ambon beberapa hari lalu.

Dalam sambutannya, Laksma Yehezkiel mengatakan kegiatan pelatihan ini diselenggarakan sebagai upaya dalam menyiapkan personel Bakamla khususnya ABK kapal patroli Bakamla yang terlatih dan kompeten terhadap peran-peran dan tugas masing-masing ABK di kapal patroli.





"Diharapkan dari pelatihan ini, dapat menghasilkan satu kesatuan yang terpadu di kapal, memiliki kesamaan pemahaman dalam pola sikap dan pola tindak untuk mampu bekerjasama, bersinergi, mengintegrasikan setiap bagian dalam satu sistem pada kegiatan mengoperasikan kapal agar siap menghadapi tantangan tugas," ujar Laksma Yehezkiel.

Peserta kegiatan 30 personel terdiri dari ABK KN Kuda Laut 403 dan KN Ular Laut 405 serta sebagai narasumber yaitu Laksma Bakamla Yeheskiel Katiandagho, S.E.,M.M., dan Laksma Bakamla Vetty V. salakay, S.H., M.Si., kemudian sebagai instruktur yaitu Kolonel Bakamla Jukiman Situmorang, S.IK., M.Hum., Kolonel Bakamla Irwan Shobirin dan Mayor Bakamla Angga Heryana, S.T.

Autentikasi : Kasubbag Humas Bakamla RI Letkol Bakamla Mardiono.
Readmore »

 

SEL SURYA

SEL SURYA