Mantan Simpatisan OPM Serahkan Senjata Kepada Satgas Yonif MR 411 Kostrad



Mantan Simpatisan OPM Serahkan Senjata Kepada Satgas Yonif MR 411 Kostrad

(Penkostrad. Senin, 24 Februari 2020).  Satgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 411 Kostrad, Pos Toray menerima senjata api jenis CIS dan dua butir munisi kaliber 22 mm yang diserahkan secara sukarela oleh mantan simpatisan kelompok TPN/OPM berinisial YK (54) warga Kampung Toray, Distrik Sota.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 411 Kostrad Mayor Inf Rizky Aditya S.Sos., M.Han., dalam rilis tertulisnya di Distrik Eligobel, Kabupaten Merauke, Papua. Minggu (23/2/2020).

Dansatgas mengungkapkan, pada saat usai acara KKR yang dilaksanakan oleh Satgas Yonif MR 411 Kostrad di Kampung Sipias pada Sabtu (15/1/2020) lalu, warga Kampung Toray berinisial YK (54) menyampaikan kepada anak piara atau anak angkatnya yakni Praka Andri E Ginting (anggota Pos Toray) bahwa dirinya memiliki senjata api yang disimpannya di hutan.

Lanjutnya, atas informasi tersebut kemudian ditindaklanjuti oleh Danpos Toray yang memberikan perintah kepada personel Pos Toray untuk lebih giat lagi dalam melaksanakan kegiatan teritorial dalam merebut hati rakyat, khususnya kepada warga yang memiliki senjata tersebut.

“Tepatnya pada hari Sabtu (22/2/2020) pukul 23.00 WIT telah datang ke Pos Toray warga Kampung Toray bernisial YK (54) yang secara sukarela menyerahkan satu pucuk senjata api jenis CIS dan sua butir munisi kaliber 22 mm yang diterima secara langsung oleh Danpos Toray Letda Inf Wesly Baslius Tanaem,” terangnya.

“Menurut pengakuannya, yang bersangkutan merupakan mantan simpatisan TPN/OPM, sedangkan senjata api tersebut adalah pemberian dari  saudaranya berinisial APG (60) warga Kampung Toray yang telah meninggal dunia,” sambung Mayor Inf Rizky.

“Saat penyerahan senjata yang bersangkutan mengatakan bahwa kedekatan anggota Pos Toray dengan warga Kampung Toray terkhusus dirinya sangat berbeda dengan Satgas-Satgas sebelumnya, sehingga membuatnya simpati dan berkeinginan menyerahkan senjata api tersebut,” pungkas alumni Akmil tahun 2003 tersebut.

“Setelah dilaksanakan pemeriksaan senjata api jenis CIS dan dua butir munisi kaliber 22 mm tersebut, saat ini telah dilaporkan dan akan segera diserahkan ke Kolaksops Korem 174/ATW untuk ditindaklanjuti.” Pungkasnya.

Autentikasi
Kapen Kostrad, Kolonel Inf Adhi Giri Ibrahim

0 komentar:

Posting Komentar

 

SEL SURYA

SEL SURYA