Konferensi Internasional GRoSTLog ke 4, Wujud ITL Trisakti Sebagai Institut Berkelas Dunia

Konferensi Internasional GRoSTLog ke 4, Wujud ITL Trisakti Sebagai Institut Berkelas Dunia

Mesti ditengah Pandemi Covid -19, tidak menyurutkan Civitas Akademika Institut Transportasi dan Logistik Trisakti (ITL Trisakti) untuk menggelar International Conference Global Research on Sustainable Transport and Logistics (GRoSTLog), namun pelaksanaan GRoSTLog tahun 2020, sebagai kegiatan ke 4 tersebut digelar dengan menggunakan fasilitas Webinar Zoom maupun fasilitas youtube.

Disela acara Webinar GRoSTLog, Rektor ITL Trisakti, Dr Tjuk Sukardiman menegaskan, bahwa pihaknya bersyukur hari ini ITL Trisakti bisa kembali menggelar GRoSTLog yang ke 4 kali, dimana GRoSTLog pertama digelar tahun 2019, kedua tahun 2020, ketiga tahun 2021, dan hari ini yang ke empat kalinya, dimana panitia yang dipimpin Warek IV, Dr Juliater Simarmata telah menghadirkan para pembicara dari Australia, Jerman, Korea, Jepang, Singapura, Malaysia dan negara lain di Asia maupun Eropa, ini menunjukkan bahwa ITL Trisakti sudah betul-betul menuju World Class Institute.


Para pembicara seperti Hartmut Maergner, (Railway Infrastructure Specialist Germany), Cho Sunghee (Korea Rail Network Authority), Mariko Utsunomiya (Japan International Consultant for Transportation Co Ltd), Okulov Nikolai (Ura State University of Dailway Transport), Ts Dr. Siti Zaharah Ishak (Deputi Director Malaysian Institute of Transporyation Universiti Teknologi MARA), Ir Dr. Azman Senin (Dosen University Kuala Lumpur), Chol Song Bae (Soul Metro), dengan moderator Edwin Pramudi Wikanta, M.Sc, ST.(ITL Trisakti) adalah pembicara mewakili negara-negara yang sudah maju dibidang transportasi antar kota, khususnya yang berbasis Rel, tidak perlu jauh, kita lihat saja di Singapura telah melaksanakan transportasi perkotaan dengan tertip, oleh karenanya mereka ingin berkontribusi ke Indonesia melalui kajian akademik ITL Trisakti.



Pemerintah Indonesia dan beberapa Pemerintah Daerah telah mengembangkan angkutan yang mendukung perkotaan hijau, dengan mengurangi intensitas emisi CO2 dengan membangun angkutan masal dan angkutan logistik yang besar, dan saat ini telah dibangun di Jakarta, Sumatera, Sulawesi bahkan Kalimantan hingga Papua, sehingga akan menghasilkan angkutan atau transportasi yang nyaman, efektif, efisien dan murah, dan ITL Trisakti sangat konsen akan hal itu, serta terus memberikan sumbangan pada pemerintah maupun masyarakat dalam pembangunan perkeretaapian di Indonesia, oleh karena itu di ITLTrisakti telah membuka program studi Perkeretaapian, yang mempelajari tentang rolling stock, railway, sling, menajemen operasi perkeretaapian, semua dipelajari di ITL Trisakti, untuk itu sangat positif untuk dipelajari geneasi muda kita, untuk belajar Perkeretaapian di ITL Trisakti.

Dan ITL Trisakti juga menekankan agar seluruh sistem transportasi bisa terintegrasi dengan baik, bagaimana angkutan antar moda transportasi bisa saling mendukung, baik dari angkutan laut, darat, Udara dengan angkutan Kereta, jadi angkotan moda Integrated tersebut akan terwujud, tegas Dr Tjuk Sukardiman.


Sementara Penanggungjawab kegiatan Konferensi Internasional GRoSTLog ke 4, yang juga Wakil Rektor IV, ITL Trisakti, Dr Juliater Simarmata, menambahkan, bahwa Konferensi Internasional GRoSTLog tahun 2020 ini, mengambil tema "Railway Based Urban Transportation Development for Integrated and Sustenaible Transportation and Logistics", dengan Keynote Speaker, Menhub RI, Budi Karya Sumadi.

Konferensi Internasional GRoSTLog 2020 kali ini merupakan Konferensi Internasional ke 4, Berbagai topik dalam lingkup transportasi dan logistik akan dibahas pada konferensi internasional ini, khususnya dalam Pengembangan Transportasi Perkotaan Berbasis Kereta Api, untuk Transportasi dan Logistik yang Terintegrasi dan Berkelanjutan, Topik-topik di atas tentu saja bersinergi dalam mendukung tema besar, yakni bagaimana aspek dalam transportasi dan logistik menjawab tantangan industri yang semakin dinamis, sehingga dapat menciptakan pertumbuhan industri Perkeretaapian yang baik dan berkelanjutan.

Peserta yang sudah terdaftar di panitia dari 37 Negara, baik Asia maupun Eropa, dan seluruh dosen maupun mahasiswa bisa mengikuti melalui Webinar maupun Youtube, sehingga para mahasiswa akan terbiasa untuk berkolaborasi global, dan Institut Transportasi dan Logistik akan lebih dikenal di berbagai daerah di Indonesia maupun mancanegara, sehingga nantinya para lulusan ITL Trisakti, khususnya program study Perkeretaapian dapat berkontribusi pada bidang transportasi dan logistik di tanah air.

Konferensi seperti ini akan terus kita gelar, untuk kegiatan-kegiatan akademik, dari berbagai partner kita dari seluruh dunia, dan diharapkan akan bisa memberikan masukan-masukan yang kongkrit kepada Pemerintah ataupun kepada industri terkait, khususnya Railway Base seperti LRT, MRT dan KRL Commuter Line.

Seluruh hasil Konferensi Internasional Perkeretaapian ini akan kita serahkan ke Pemerintah guna mendukung pengambilan kebijakan maupun aturan dalam penataan transportasi perkotaan berbasis Rel, apalagi para pembicara adalah pelaku transportasi berbasis rel dari negara-negara yang sudah maju, seperti Korea, Jepang, Singapura, Malaysia maupun Jerman, tegas Dr Juliater Simarmata. (Nrl)

0 komentar:

Posting Komentar

 

SEL SURYA

SEL SURYA