Posal Mukomuko Lanal Bengkulu SAR Korban Kapal Nelayan

P


osal Mukomuko Lanal Bengkulu SAR Korban Kapal Nelayan

Posal Mukomuko Lanal Bengkulu bersama Tim SAR Gabungan melaksanakan evakuasi nelayan tradisional  Bantal yang tenggelam saat mencari ikan di Perairan Pandan Wangi, Kecamatan Kota Mukomuko, Kabupaten Mukomuko, Bengkulu, Kamis (8/10/2020).

Kejadian berawal saat keempat nelayan tersebut berangkat dari derah Bantal untuk mencari ikan di Perairan Mukomuko pada Minggu  (4/10) pukul 07.00 WIB, namun pada Selasa (6/10) pukul 01.00 WIb, saat sedang mencari ikan perahu mereka dihantam ombak besar dan tenggelam. Setelah terombang-ambing di laut, korban an. Taufik dan Bayu mengambil jerigen minyak untuk menahan badan agar tidak tenggelam dan kedua rekannya Sdr. Nanda dan Vidoi memegang tangki minyak. Selanjutnya korban an. Taufik dan Bayu berenang kearah Pantai Batu Badoro Kelurahan Koto Jaya Kecamatan Kota Mukomuko, dan melaporkan kejadian yang menimpa mereka kepada keluarga di Air Haji.

Menyikapi hal tersebut, pihak keluarga koordinasi dengan Danposal Mukomuko, Kapolsek Kota Mukomuko, Kepala Pos Basarnas Mukomuko, Camat Mukomuko, Danramil Kota Mukomuko, dan Lurah Bantal.

Pada pukul 16.30 WIB, Tim SAR mendapat laporan bahwa warga Air Punggur menemukan salah satu korban an. Vidoi (35 tahun) dalam keadaan selamat.
Upaya pencarian terhadap korban yang masih hilang terus dilakukan dengan menyisir pantai mulai dari Pantai Air Punggur kearah Utara (arah Provinsi Sumbar).

Pada Kamis (8/10) pukul 16.00, Tim SAR mendapat informasi dari nelayan jaring  bahwa telah ditemukan jenazah laki-laki yang diduga korban kapal nelayan di Muara Celeng Pantai SP 10 Desa Rawa Mangun Kecamatan XIV Koto Kabupaten Mukomuko. Setelah pihak keluarga mengecek bahwa benar jenazah tersebut adalah Sdr. Nanda (19 tahun) korban yang dinyatakan hilang. Selanjutnya korban dievakuasi ke RSUD Kabupaten Mukomuko untuk diobservasi.

0 komentar:

Posting Komentar

 

SEL SURYA

SEL SURYA