PERLINDUNGAN DAN PENGELOLAAN SITUS SEJARAH MARITIM LANAL CIREBON

*PERLINDUNGAN DAN PENGELOLAAN SITUS

SEJARAH MARITIM LANAL CIREBON

Cirebon, 20 Januari 2021-- Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Cirebon  dengan Komandan Letkol Laut (P) Afif Yuhardi Putera, S.E., M.M., M.A hari ini meresmikan Monumen RI Gadjah Mada 408, Patung Kapten Samadikun dan Soft Opening Museum Bahari Sarwajala yang terdapat di Waterland Ade Irma Kota Cirebon.

Peresmian dilakukan langsung oleh Walikota Cirebon Drs. H. Nasruddin Azis, S.H didampingi Danlanal Cirebon Letkol Laut (P) Afif Yuhardi Putera., S.E., M.M., M.A  dengan dihadiri oleh Danrem 063/SGJ Cirebon Kolonel Inf Elkines Villano Dewangga serta unsur Forkopimda Kota Cirebon dan pejabat kemaritiman serta undangan lainnya.

Danlanal Cirebon dalam kesempatan tersebut mengatakan bahwa Monumen dan Museum ini merupakan upaya perlindungan dan pengelolaan situs bersejarah di Cirebon berupa RI Gadjah Mada-408  yang tenggelam pada 05 Januari 1947 diperairan Teluk Cirebon saat bertempur melawan kapal perang Belanda HR. MS Cortenaer sekaligus sebagai salah satu situs bersejarah dan menjadi obyek wisata bawah air, sehingga dapat sebagai sarana pendidikan dan pariwisata di Kota Cirebon juga bertujuan untuk menanamkan jiwa kebaharian kepada masyarakat umum khususnya bagi generasi muda.

Walikota Cirebon pada amanatnya  menyampaikan semoga ide ini membuat masyarakat tersadar bahwa kota Cirebon memiliki peran penting terhadap perjuangan bangsa dan negara, dengan adanya museum ini  kita harus mampu mengobarkan semangat tumbuh kembangkan ini "Mari sampaikan kepada dunia bahwa di Cirebon ada Museum Bahari Sarwajala". 

Ditengah minimnya pariwisata di Kota Cirebon, semoga Monumen RI Gadjah Mada 408, Patung Kapten Samadikun dan Museum Bahari Sarwajala akan menjadi dampak positif sekaligus magnet untuk menarik minat pariwisata di Kota Cirebon.

0 komentar:

Posting Komentar

 

SEL SURYA

SEL SURYA