KEJAHATAN HTI, WAHABI BUDAYA TRADISI DILARANG HIDUP DI BUMI INDONESIA



KEJAHATAN HTI, WAHABI 
BUDAYA TRADISI  DILARANG HIDUP DI BUMI INDONESIA 
Catatan : KP Norman Hadinegoro.
Pemerhati Budaya Adiluhung..

Kali pertama saya perhatikan wanita Jawa diploroti...gak boleh nyeni lagiiiiii...
Pertama misi mereka dengan dakwah:
Wanita dikerudungin kemudian dicadarin.
Artinya apa? 
Sanggul dan kebaya perlahan tapi pasti akan hilang dari tanah Jawa yang sarat tradisi. 
Hampir semua wanita  yang sudah kerudungan tak akan mau atau tak "enak hati" saat disuruh pakai sanggul.

Kedua larangan mereka : 
Dengan dakwah mereka  Musik dan Nyanyi dilarang.
Walau saling bertentangan tapi ada gerakan mengharamkan musik dan pelarangan wanita menyanyi. Apa akibatnya? 
Gamelan, Campursari, tayub, ludruk, kethoprak, wayang akan tinggal cerita.

Ketiga misi mereka membumi hanguskan kearifan budaya lokal: 
Adat istiadat dan tradisi dilarang.
Akhir-akhir ini banyak yg berceramah tentang pelarangan selamatan, bersih desa, sedekah bumi, larung sesaji dll. Suka tidak suka akan terus menggerogoti pada keberadaan kebudayaan tradisional dipulau jawa.

Keempat :
Pelarangan kata-kata yg berbau tradisional.
Yg terbaru adanya pelarangan penyebutan pada ibu Pertiwi, Sri, Wisnu dan lain sebagainya.

Kelima target dokrin Wahabi, HTI :
Melemahkan kebanggaan masyarakat tradisional  pada budayanya sehingga terkesan cuek saat ada pihak lain yg ingin merusaknya. 
Kalau yang ini erat kaitannya dengan orang tua dan pemerintahan terutama dinas pendidikan yang lebih condong pada budaya asing dan Arab.

Walaupun budaya Jawa saat ini masih eksis, lambat laun akan semakin tergerus oleh gerakan mereka yg sekarang sudah semakin terang-terangan.

Mari cegah ajaran sesat dari kelompok Wahabi, HTI dan FPI yang berselubung agama  untuk merusak kebudayaan nusantara.
Kita semua berkewajiban melestarikan, merawat  kearifan lokal dibumi Indonesia. .

0 komentar:

Posting Komentar

 

SEL SURYA

SEL SURYA