Halal Bihalal Keluarga Besar LPPKI, Tingkatkan Pelayanan dan Perlindungan Konsumen


Halal Bihalal Keluarga Besar LPPKI, Tingkatkan Pelayanan dan Perlindungan Konsumen


Usai melaksanakan puasa Ramadhan, umat muslim di Indonesia mempunyai tradisi unik yang tidak dimiliki negara-negara lain. Suatu tradisi dalam membangun Silaturrahmi serta berhalalbihalal. Sebagai kegiatan yang positif  seperti berkunjung ke rumah kerabat, sahabat hingga komunitas, serta sebagai ajang bermaaf-maafan hingga makan bersama. Hal tersebut juga dilakukan oleh Keluarga Besar Lembaga Perlindungan dan Pemberdayaan Konsumen Indonesia, (LPPKI) Wilayah Jawa Barat, dimana seluruh pengurus dan anggota hadir di kediaman Ketua LPPKI Wilayah Jawa Barat, Pantas Siregar. Seluruh peserta yang hadir, kebanyakan warga Bekasi tersebut, tetap diwajibkan mengikuti protokol kesehatan, dengan 3M, agar tidak terjadi pandemi Covid 19.



Rasa kekeluargaan terlihat cukup kuat, mereka sudah bersatu bersama membantu masyarakat yang mengalami masalah dalam sengketa konsumen, seperti masalah Leasing Mobil dan Motor, masalah tunggakan angsuran Rumah, masalah pinjaman online, serta masalah konsumen lainnya, dan dengan membangun silaturahmi, diharapkan komunikasi dalam membantu warga yang bermasalah bidang konsumen bisa ditingkatkan, tegas Pantas Siregar.


Sekjen LPPKI Jawa Barat, Yunedi Rame pada wartawan menegaskan, bahwa pihaknya bersyukur masyarakat Jawa Barat sudah percaya dengan keberadaan LPPKI Jabar maupun kepengurusan di Kabupaten/Kota se-Jabar, sudah 500 lebih kita menerima pengaduan, dan sebagian besar sengketa konsumen bisa kita selesasikan, terutama yang berkaitan dengan perbankkan maupun leasing.


Keberadaan lembaga perlindungan konsumen (LPPKI) ini disahkan oleh undang-undang nomor 8 tahun 1999, dalam membantu masyarakat yang merasa dirugikan oleh pelaku - pelaku usaha yang nakal, banyak warga masyarakat kurang memahami, dalam hal sosialisasi undang-undang Perlindungan Konsumen tersebut, untuk itu kami hadir untuk membantu banyak konsumen yang merasa di rugikan dalam hal tersebut.



Hal yang sama juga diungkapkan Andi Anggara, Ketua LPPKI Bekasi, bahwa untuk wilayah Bekasi LPPKI telah menangani lebih dari 210 sengketa konsumen, dan sebagian besar atau 50% sudak terselesaikan, seperti kasus kredit kendaraan, pinjaman koperasi, angsuran rumah,serta kasus pinjaman uang lainnya, banyak warga masyarakat yang dibodohi oleh pengusaha nakal, untuk itulah LPPKI Bekasi akan terus membuka pengaduan yang disebar melalui media sosial maupun sosialisasi ke warga Bekasi, tegasnya. (Nrl)

0 komentar:

Posting Komentar

 

SEL SURYA

SEL SURYA