Swab PCR Palsu Beredar Di Halim Perdana Kusuma, 8 Lolos 3 Tertahan, Pelaku Diciduk Satreskrim Polres Jaktim


Swab PCR Palsu Beredar Di Halim Perdana Kusuma, 8 Lolos 3 Tertahan, Pelaku Diciduk Satreskrim Polres Jaktim


Di tengah upaya memerangi Penyebaran Pandemi Covid 19 saat ini, dengan diberlakukannya PPKM Darurat, namun masih juga ada yang memanfaatkan Kesempatan dalam kesempitan untuk meraup keuntungan pribadi, tanpa memperhatikan aspek yang dapat membahayakan orang lain, namun pada Rabu 21 Juli 2021, niat jahat tersebut akhirnya terbongkar oleh Satuan Reskrim Polres Jakarta Timur, dan 5 Pelaku serta 2 pemakai jasa palsu, di gelandang untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.


Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Pol Erwin Kurniawan dalam keterangan Pers didampingi Kasatreskrim Kompol Indra S. Tarigan Jumat 23 Juli 2021 menegaskan, bahwa pelaku kejahatan ini sudah beroperasi menawarkan dan membuat hasil tes Swab PCR palsu di Bandara Halim Perdana Kusuma Jaktim selama satu minggu, pelaku telah mengeluarkan 11 Surat Hasil Swab PCR Palsu, dimana 8 orang lolos terbang dengan Pesawat City Link, sementara 3 orang tertahan tidak bisa terbang.




Dalam operandinya para pelaku mencari dan menawarkan kepada orang lain, tentang surat kesehatan untuk proses penerbangan, setelah ada orang yang mau pelaku langsung membuatkan surat keterangan nergatif hasil SWAB PCR Palsu tanpa melalui mekanisme pemeriksaan kesehatan. 


Di TKP para pelaku mencari dan menawarkan kepada para penumpang pesawat, jasa membuatkan surat keterangan hasil SWAB PCR untuk pesyaratan pemberangkatan dari Bandara Halim Perdana Kusuma tanpa mengikuti Tes Kesehatan.




Dari warga masyarakat korban penipuan melapor ke Petugas Kepolisian dan dari pengembangan di dapati barang bukti alat-alat cetak dan komputer, alat komunikasi dan uang hasil kejahatan, dan di amankan 5 orang, berinisial DI (32tahun), MBR pencetak surat, MGD bertugas memproses dan DDS Menawarkan dan KA Pemakai jasa palsu, sehingga pelaku pemalsun surat keterangan dokter maupun orang yang menggunakan surat palsu terancam hukuman pidana. Dan saat ini ini Polres Jakarta Timur terus mengembangkan kasusnya terhadap pihak-pihak yang diduga bersekongkol melakukan kejahatan pemalsuan surat keterangan dokter tentang hasil tes swab PCR tersebut.


Demikian juga 8 orang pengguna jasa dengan surat palsu yang lolos terbang tersebut juga akan dimintai keterangan di Polres Jakarta Timur.


Pelaku akan terancam pasal berlapis diantaranya
a. Pasal 263 KUHP tentang Pemalsuan dan memalsukan surat dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun, Pasal 268 KUHP tentang Pemalsuan dan memalsukan surat keterangan dokter dengan pidana penjara paling lama 4 (empat) tahun, 

Pasal 14 Ayat (1) UU No. 4/1984 Tentang Wabah Penyakit Menular dengan ancaman penjara paling lama 1 (satu)Tahun dan/atau denda Rp.1.000.000,- serta Pasal 9 Ayat (1) UU No.6/2018 tentang Wabah Penyakit Menular dengan ancaman penjara paling lama 1 (satu) tahun, tegas Kombes Pol Erwin. (Nrl)

0 komentar:

Posting Komentar

 

SEL SURYA

SEL SURYA