TNI AL Serahkan penemuan Korban Musibah 17 Kapal Kepada Kakansar Pontianak


TNI AL Serahkan penemuan Korban Musibah 17 Kapal Kepada Kakansar Pontianak

Komandan Lantamal (Danlantamal) XII Pontianak Brigjen TNI Marinir Andi Rukman selaku Koordinator Tim SAR TNI AL dalam musibah tenggelamnya Kapal di Perairan Kalbar, menyerahkan hasil penemuan dan evakuasi korban oleh TNI AL. Penyerahan 2 Korban selamat dan 5 Jenazah yang ditemukan oleh KRI Kerambit-627 diserahkan oleh Danlantamal kepada Kepala Kantor SAR (Kakansar) Pontianak Bapak Yopi Karyadi di Dermaga Umum Pelindo II Dwikora Pontianak. (Selasa 20/7/21) 

Dalam Konferensi pers yang digelar di dermaga umum Pelindo II Dwikora Pontianak Danlantamal XII Brigjen TNI Marinir Andi Rukman mengatakan "Korban selamat bernama Aris (27) Asal Pontianak dan Maulana (20) nelayan dari Sungai Kakap, keduanya merupakan ABK KM. Kawan Lama 999 , kedua korban yg selamat langsung dibawa ke Rumah Sakit Soedarso Pontianak Sedangkan 5 korban yang ditemukan telah meninggal dunia di evakuasi ke RS. Polri Anton Soedjarwo guna penanganan lebih lanjut." Jelas Danlantamal. 

Berawal dari pantauan udara pada Senin (19/07/21), Lettu Laut (P) Aditya Mulyarajasa Captain Pilot pesawat TNI AL CN235 MPA P-8305 menginformasikan adanya jasad terapung diantara puing-puing kapal kepada Asops Danlantamal XII dan unsur KRI yg melaksanakan pencarian.

Selaku koordinator SAR TNI AL, Danlantamal XII memerintahkan Asisten Operasi untuk berkoordinasi dengan KRI Kerambit-627 yang dikomandani oleh Letkol Laut (P) Kurniawan Kus dan pilot Pesud CN 235 untuk melaksanakan pencarian dan pertolongan korban.

Selanjutnya, KRI Kerambit-627 menuju ke koordinat yg diberikan oleh unsur Pesawat Udara. KRI Kerambit-627 yang sebelumnya telah menemukan 1 jasad korban di perairan Pemangkat, langsung menuju lokasi dan menemukan serta mengevakuasi 6 korban hingga larut malam.

Dihari berikutnya (20/07/21), usai menjalankan sholat Idul Adha ditengah-tengah pelaksanaan SAR, menyisir puing-puing dan bangkai kapal terbalik, KRI Clurit-641 berhasil menemukan 1 jasad korban, selanjutnya dievakuasi ke dermaga Pelindo II Dwikora Pontianak. 

Hingga hari ke-7 pencarian, TNI AL telah mengerahkan 2 Pesawat Udara TNI AL CN 235 P-8305 dan Cassa NC212 P-8203 yang memiliki kemampuan intai maritim; 2 Kapal Perang KRI Kerambit-627 dan KRI Clurit-641 serta 2 Kapal Patroli KAL Lemukutan dan  KAL Sambas dibantu 2 Sea Rider, Tim SAR Lantamal XII Pontianak. 

Dengan mempertimbangkan masih banyak korban yang belum ditemukan dan permohonan keluarga korban, Kepala Kantor SAR Pontianak usia memimpin rapat evaluasi SAR, memutuskan untuk memperpanjang pelaksanaan operasi SAR hingga 3 hari kedepan (hingga jumat 23/07/21). 

“TNI AL akan memaksimalkan kembali pencarian dan pertolongan korban dalam mendukung operasi SAR Gabungan dibawah koordinator Kakansar pontianak" Tegas Danlantamal XII

“Kepala Staf Angkatan Laut, Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M., telah memerintahkan untuk memanfaatkan segala potensi yang dimiliki baik personel maupun Alutsista dalam mendukung kegiatan-kegiatan kemanusiaan seperti operasi SAR yang kita laksanakan saat ini," pungkas Danlantamal XII. 

Sejak digelarnya Operasi Pencarian dan Pertolongan, dari 138 korban, 83 orang telah ditemukan selamat, 22 orang dalam keadaan meninggal dunia, 33 orang masih dalam pencarian.

0 komentar:

Posting Komentar

 

SEL SURYA

SEL SURYA