Kuatkan Nilai Toleransi NKRI, Warga NTT - Jakarta Sambangi Pesantren Al-Hidayah Garut Jawa Barat.


Kuatkan Nilai Toleransi NKRI, Warga NTT - Jakarta Sambangi Pesantren Al-Hidayah Garut Jawa Barat. 

Garut,  Jabar wartanusantara.com - Pengurus Pesantren Al-Hidayah Gan Gan Abdul mengeluhkan kekurangan infrastruktur yang dialami oleh Pesantren Al-Hidayah Limbangan. Kekurangan infrastruktur yang dialami berupa bahan bangunan maupun sandang, pangan, dan papan.

Menurutnya, pondok pesantren Al-Hidayah membutuhkan bantuan infrastruktur untuk membangun asrama Putri dan Putra

"Kami disini punya pondok pesantren Putra sama Putri yang membutuhkan bantuan dari donatur ataupun pihak-pihak terkait untuk membantu memfasilitasi membangun asrama putri maupun asrama laki-laki," ungkap Abdul kepada media, Limbangan, Garut (14/08/2021).

Lanjutnya,"Adapun dari pendidikannya kami mohon bantuan ruang kelas yang mana dua ruang kelas roboh, maka dari itu kepada pihak donatur mohon bantuan dengan sangat," katanya 

"Jumlah santri sebanyak 170, kalau dari pendidikan dari MI, MTS sampai Aliyah kurang lebih ada 600 siswa lebih. Namun kami masih kekurangan ruangan kelas," harapnya. 

Demi mewujudkan rasa cinta dan kasih ke sesama manusia, warga Nusa Tenggara Timur (NTT) yang dipimpin oleh Donal Izaac dan aktivisi kemanusiaan Sandra Hartono, Yohanes Hiba Ndale bersama rombongan masyarakat NTT di Jakarta (Ketua Forum Pemuda NTT - Jakarta) dan lainnya menyambangi pesantren Al-Hidayah di Garut, Jawa Barat. Tertangkap kamera, Taty,  Fridrik Makanlehi, Riky Hayon, Onkari dan lainnya juga ikut dalam rombongan tersebut. 

Seluruh pengurus pesantren sangat senang dan terharu menyambut keluarga besar NTT Jakarta yang memberikan waktunya untuk menyambangi pesantren tersebut. 

Sementara itu, Donald Izaac mengatakan, ini semua karena saya dan kawan-kawan mempunyai rasa kepedulian sosial, menjujung tinggi nilai-nilai universal dan pluralisme

"Kami blusukan ke pesantren ini karena kami mau menjujung tinggi nilai-nilai universal dan pluralisme," jelas Donald 

Sedangkan, menurut aktivis kemanusiaan Sandra Hartono, tolong menolong merupakan sebuah panggilan hati. 

"Sesuai dengan panggilan hati dalam melakukan kegiatan sosial, beta sonde bisa berpangku tangan, apalagi Pak. Haji sudah minta tolong," kata Sandra. 

Menurutnya, infrastruktur pesantren Al-Hidayah sangat prihatin dikarenakan kekurangan modal. 

"Kondisinya sangat memprihatinkan, apalagi yang mereka lakukan ini untuk mencerdaskan generasi penerus bangsa," tutur wanita NTT itu. 

Ia mengatakan,  pesantren ini bagian dari NU yang menjadi tonggak bangsa Indonesia. 

"Pesantren ini bagian dari Nahdlatul Ulama (NU), yg kita tahu sebagai penonggak bangsa," jelasnya

Mewakili tokoh pemuda, Pdt. Yohanes Ndale (Papen. Adi) mengatakan, toleransi antar umat sesama harua dibangun, dibina dan dirawat agar Indonesia tetap teguh dan kuat dalam persatuan NKRI. 

Ia menambahkan, kehadiran masyarakat NTT ke pesantren Al-Hidayah Limbangan merupakan bentuk kepedulian dan kasih sayang antar sesama manusia. 

"Hari ini kami mengunjungi pesantren Al-Hidayah Limbangan. Kami pingin tau kekurangan yang dialami oleh pesantren ini. Bentuk kepedulian kami adalah menjaga persatuan dan toleransi sesama manusia," jelas Adi yang juga merupakan Ketua Forum Pemuda NTT - Jakarta. 

"Persatuan antar umat berbangsa dan bernegara perlu dibangun demi mewujudkan persatuan bangsa ini," pungkas Adi

Bagi yang mau menyumbang donasi berubah barang atau uang dipersilakan menghubungi Ketua Yayasan Pesanteran Al-Hidayah Limbangan, Jihan Nurawali (081315732855)

0 komentar:

Posting Komentar

 

SEL SURYA

SEL SURYA