INSTITUT TRANSPORTASI DAN LOGISTIK TRISAKTI GELAR GLOBAL RESEARCH ON SUSTAINABLE TRANSPORT & LOGISTICS KE 5



INSTITUT TRANSPORTASI DAN LOGISTIK TRISAKTI GELAR GLOBAL RESEARCH ON SUSTAINABLE TRANSPORT & LOGISTICS KE 5
 

Setelah sukses menggelar Global Research on Sustainable Transport & Logistics (Grostlog) ke 4 ditahun 2020 lalu, pada kamis 2 September 2021, Institut Transportasi dan Logistisk Trisakti menggelar Grostlog ke-5 kalinya, seperti tahun-tahun sebelumnya acara ini menghadirkan pembicara dari berbagai negara dan dihadiri oleh ratusan peserta dari dalam dan luar negeri.


Pembicaranya Grostlog ke 5 tersebut terdiri dari ahli transportasi dan praktisi dari Malaysia, Singapur, Belgia, Belanda, dan Inggris. Tema yang diusung dalam Grostlog tahun ini adalah Sea Transport development for Innovative and Sustainable Transportation and Logistics
 

Dalam konferensi ini mahasiswa dan dosen memaparkan hasil penenelitian yang telah mereka lakukan dan mendapatkan masukan dari reviewer dari dalam dan luar negeri. Konferensi ini juga dapat menjadi ajang interaksi dan diskusi berbagai ahli transportasi dengan tujuan agar terjadi perkembangan dalam inovasi dan keberlanjutan transportasi dan logistik di Indonesia.


Dalam sambutanya Ketua Yayasan Trisakti, Dr Bimo Prakoso dalam sambutannya juga mengucapkan syukur dimana Global Research on Sustainable Transport and Logistics (GRoSTLog) ke-5 bisa digelar pada tanggal 2 September 2021 di Institut Transportasi dan Logistik Trisakti, Jakarta, Indonesia, meskipun saat kita masih di tengah pandemi, maka konferensi diadakan secara online. Dan mengambil tema GrostLog tahun ini adalah "Pengembangan Transportasi Laut untuk Transportasi dan Logistik yang Inovatif dan Berkelanjutan" dan makalah konferensi berfokus pada berbagai topik yang terkait dengan penelitian di bidang teknologi dan keberlanjutan pelabuhan sebagai keunggulan kompetitif, rantai pasokan digital dan terhubung, pelabuhan terbarukan infrastruktur.


Peningkatan kolaborasi sebagian didorong oleh tekanan pada margin dan pengembangan teknologi yang mengarah ke ekosistem yang lebih transparan, pertukaran tenaga pariwisata dan rekreasi, pengelolaan limbah, kebijakan internasional, pelabuhan hijau, dan topik relevan lainnya.

Ada 130 makalah dari berbagai topik di atas. Makalah tersebut dipilih melalui proses peer-review yang ketat. Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia yang terdiri dari 17.499 pulau dengan panjang garis pantai 81.000 km dan perairannya terdiri dari laut teritorial, perairan kepulauan dan perairan pedalaman seluas 2,7 juta km atau 70% dari wilayah Indonesia.

Seperti yang dikatakan Presiden, bahwa kita perlu meningkatkan konektivitas antar pulau dan meningkatkan infrastruktur pelabuhan di kepulauan Indonesia untuk mencapai masyarakat yang adil dan makmur, tegasnya.

Sementara Rektor Institut Transportasi dan Logistik Trisakti (ITL Trisakti) Dr Tjuk Sukardiman mengaku sangat mengapresiasi penuh seluruh panitia yang sudah bekerja keras sehingga terselenggara GrostLog tahun 2021 ini, serta mengucapkan terima kasih kepada seluruh Mitra juga Pemerintah RI yang dalam hal ini diwakili Kementeria Perhubungan, sehingga Konfrensi Internasional ini bisa terselenggara dengan baik.


Pemerintah juga telah memberikan kesempatan kepada para peneliti untuk turut serta mencarikan solusi pembangunan Transportasi dan Logistik, sehingga mampu memberikan masukan pengambilan kebijakan transportasi, baik darat, laut maupun udara. serta mendorong kembali peranserta dan pertumbuhan dunia usaha transportasi dan logistik yang lebih baik lagi.

Untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi secara nasional, sebagaimana dikatakan Presiden Jokowi, bahwa kita perlu meningkatkan konektivitas antar pulau dan meningkatkan infrastruktur pelabuhan serta Bandara dalam rangka mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur, sebagaimana tercantum dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia, papar Dr Tjuk Sukardiman. (Nrl)

0 komentar:

Posting Komentar

 

SEL SURYA

SEL SURYA